Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi Diresmikan

Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi Diresmikan

Air Naningan — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM., menghadiri Peresmian Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi, oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Saiful Bahri, MM., di Kecamatan Air Naningan, Selasa (15/1).

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviana, Camat Air Naningan Thalud, Danramil Pulau Panggung, Kepala UPTD KPHL Batutegi Ir. Yakyan Ruchyansah, M.Si, para Kepala Pekon se Kecamatan Air Naningan, Perwakilan Pokdarwis se Kabupaten Tanggamus serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya Kepala UPTD KPHL Batutegi Ir. Yakyan Ruchyansyah, M.Si., menyampaikan

untuk sampai ke Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi, dapat ditempuh dengan 15 menit perjalanan menaiki perahu dari dermaga Batutegi.

Yakyan melanjutkan, areal tersebut merupakan salah satu potensi wisata yang ada dan mulai dikelola oleh KPH Batutegi. “Dan ini kami sebut sebagai Wana Wisata Tanjung Harapan. Dengan panoramanya yang indah, sehingga wisata ini dapat langsung dinikmati oleh bagi penikmat wisata di sepanjang jalur wisata. Dimana disisi lokasi terdapat pemandangan bentang alam lereng perbukitan yang hijau dan lahan yang dikelola oleh masyarakat di sekitar hutan. Di lokasi ini juga kita dapat melihat terbenamnya matahari di sore hari. Wisata ini dikelola dan dikembangkan bersama objek wisata lain di Air Naningan, yang diharapkan dapat menjadi paket wisata Air Naningan, yaitu Batu Kapal di Waiharong, Curug Tirai di Datar Lebuai dan Cubing di Way Sekampung,” katanya.

“Pada saat ini di lokasi wisata Tanjung Harapan telah tersedia sarana prasarana wisata alam yang di bangun melalui sumber dana APBD Provinsi Lampung dan DAK Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Tahun 2018, dan fasilitas yang tersedia saat ini antara lain Bumi Perkemahan dengan kafasitas 150 orang, 5 sealter dan 1 sealter besar, beberapa rumah pohon, satu kanopytel, kemudian Flying Fox dan sudah di tanam 200 batang dari 7 jenis buah buahan dan kedepan akan di bangun fasilitas lain,” terangnya.

“Wisata ini secara administratif berada di wilayah Kabupaten Tangamus, sehinga pengelolaannya akan melibatkan masyarakat setempat dan kami akan melibatkan pokdarwis dalam pengelolaannya,” tambahnya.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Tanggamus adalah Kabupaten yang sangat indah. Banyak sekali potensi yang ada, yang apa bila kita kembangkan akan menjadi destinasi wisata yang akan memperkaya destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung.

“Salah satunya adalah lokasi binaan dari KPH yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Pekon. Kabupaten Tanggamus menjadi lokasi dari bendungan yang sangat besar yaitu Batutegi, dan mudah mudahan Kabupaten Tanggamus juga akan mendapat manfaat dari keberadan bendungan tersebut. Salah satunya sudah dapat kita lihat peresmian Wisata Tanjung Harapan pada hari ini,” kata Bupati.

“Ini merupakan pemanfaatan dari potensi alam yang ada, jadi fungsinya tidak terganggu, namun ada manfaat yang lainnya yang bisa dibawa bersama, sehingga harapan bisa menjadi salah satu sumber ekonomi baru bagi masyarakat khususnya masyarakat yang ada di sekitar Batutegi,” tambahnya.

Beliau berharap kedepan akan banyak lagi potensi potensi wisata yang berkembang memang lahir dari pihak pihak yang sangat peduli pada kemajuan wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus. “Karena ini juga sesuai dengan misi kami untuk membangun dan meningkatkan sektor pariwisata dengan  mengembangkan potensi potensi alam yang ada,” tandasnya.

Adapun Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kehutanan Prov. Lampung Saiful Bahri, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung diarahkan membangun tiga prioritas, yaitu ;

Ketahanan Pangan, Pengembangan Industri dan Pariwisata. “Pembangunan tersebut mengacu kepada RPJMD agar dapat mewujudkan Visi ‘Lampung maju dan Sejahtera 2019.’ Tentunya untuk mewujudkan visi tersebut harus di tempuh dengan beberapa misi, salah satunya adalah sektor Pariwisata,” kata Saiful.

Saiful melanjutkan, diera digital saat ini, promosi wisata dapat dilakukan dan menyebar secara luas dengan media online, media sosial dan perangkat internet lainnya. Dengan destinasi wisata yang banyak di Provinsi Lampung, Gubernur yakin bisa bersaing dengan daerah lain. Terbukti dengan laju peningkatan kunjungan wisata di Provinsi Lampung pada Tahun 2018, yang bisa mengalahkan Provinsi Bali yang notabene sudah di kenal baik oleh wisatawan domestik maupun manca negara.

“Provinsi Lampung memiliki destinasi wisata yang beragam, diantaranya Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Cagar alam Dan Cagar Alam laut Gunung Anak Krakatau, Teluk Kiluan, Pulau Pahawang, Tanjung Setia dan Taman Hutan Raya Wan Abdul Racman,” tambahnya.

Saiful melanjutkan, kebijakan pemberian akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan sumberdaya hutan merupakan implementasi dari pemanfaatan sumberdaya alam sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Masyarakat setempat dapat berkaloborasi dengan KPH dalam pemanfaatan jasa wisata alam, masyarakat dapat menyediakan jasa pemanduan, kuliner, homestay, dan lain lain, untuk mendukung wisata alam tersebut, sehingga disekitar wisata alam akan terjadi pertumbuhan ekonomi positif, baik kepada masyarakat dan pada akhirnya berdampak pada pembangunan daerah.

“Namun demikian untuk menjaga agar manfaatnya dapat berkelanjutan, maka hutan tersebut harus dikelola secara lestari, sebaliknya bila salah akan menimbulkan bencana yang tidak kita harapkan,” ujarnya.

Beliau juga berharap setelah dibuka secara resmi Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi tersebut, maka kunjungan wisata ke lokasi ini  akan bertambah dan menjadi pengungkit peningkatan ekonomi di wilayah setempat.

“Oleh karenanya kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, meskipun secara kewenangan kehutanan ini berada pada Pemerintah Provinsi. Namun masyarakat dan destinasi ini berada di Kabupaten Tanggamus. Agar didukung dalam penyedian sarana pendukung, dan yang utama dijadikan sebagai salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten Tanggamus,” tambahnya.

Peresmian ditandai dengan pelepasan satwa berupa sejumlah pasang burung dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung mewakili Gubernur Lampung, dengan didampingi Bupati Tanggamus. Usai peresmian dilanjutkan dengan berkeliling menikmati spot spot yang menjadi andalan di Wana Wisata tersebut, juga mengunjungi produk olahan UKM KWT Kecamatan Air Naningan dan ditutup dengan foto bersama. (Kominfo-Ismail)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *