Tanggamus Expo 2019 Resmi Dibuka, Bupati Fokuskan Promosi UMKM Tanggamus

*Tanggamus Expo 2019 Resmi Dibuka, Bupati Fokuskan Promosi UMKM Tanggamus*
.
.
Kota Agung – Gelaran Tanggamus Expo (TE) 2019 resmi dibuka, Jumat malam (22/3) pukul 22.00 WIB di Komplek Islamic Center, Kota Agung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi dan Keuangan Theresia Sormin mewakili Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Mantan Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, Wabup Hi. AM. Syafi’i, Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafii, Forkopimda Tanggamus, Deputi Bidang Ilmu pengetahuan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Agus Haryono, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua Dekranasda Nur’aini Lubis, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, serta Apdesi dan tokoh masyarakat.

Pembukaan sendiri dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Theresia Sormin. Pembukaan juga ditandai dengan penekanan tombol sirine secara bersama oleh Staf Ahli Gubernur, Bupati, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda Kabupaten Tanggamus serta pelepasan balon udara.

Kegiatan yang dipusatkan di Komplek Islamic Center Kota Agung tersebut mengambil tema “Dengan Tanggamus Expo 2019 Kita Tingkatkan Pemberdayaan UMKM di Kabupaten Tanggamus”

Dalam laporan Panitia Pelaksana Kegiatan yang disampaikan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Sekdakab Tanggamus FB Karjiyono, Tanggamus Expo merupakan salah satu rangkaian dalam rangka memeriahkan HUT Ke 22 Kabupaten Tanggamus. Adapun maksud dari kegiatan sebagai ruang untuk mempresentasikan dan menumbuh kembangkan potensi pembangunan pariwisata dan perdagangan yang ada di Kabupaten Tanggamus serta menciptakan wadah interaksi bisnis langsung bagi seluruh OPD dan peserta pameran dengan para pengusaha atau buyer (pembeli).

Karjiono melanjutkan, Pelaksanaan Tanggamus Expo 2019 ini berlangsung dari Jumat 22 Maret sampai Senin 25 Maret 2019. “Adapun peserta pameran ada 69 stan, dengan rincian Dinas/Badan/Kantor/Instansi sebanyak 34 Stan, Kecamatan 20 stan, BUMN/BUMD dan Swasta 15 stan,” ujar Karjiyono.

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya berharap pelaksanaan Tanggamus Expo ini lebih baik dan menjadi ajang informasi dan menyerap aspirasi. “Mudah-mudahan lebih baik dari tahun sebelumnya. Saya harap OPD melalui stan pameran ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat khususnya program dan hasil pembangunan yang telah dicapai, juga dapat menyerap aspirasi masyarakat,” kata Bupati.

Dilanjutkan Bupati, tema peningkatan Pemberdayaan UMKM di Kabupaten Tanggamus dimaksudkan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan perekonomian. “Dalam Tanggamus Expo ini selain ajang promosi dari potensi pariwisata dan produk unggulan juga bisa jadi sarana bisnis antara investor dengan buyer, semoga iklim investasi jadi lebih baik lagi,” pungkas bupati.

Sementara Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam sambutannya yang dibacakan  Theresia Sormin berharap Tanggamus Expo menjadi ajang pertukaran bisnis yang dapat meningkatkan devisa Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus.

“Kita harus menarik investor sebanyak-banyaknya ke Provinsi Lampung, Tanggamus Expo ini sangat penting dalam dunia ekonomi dan industri. Semoga melalui Tanggamus Expo ini dapat meningkatkan perekonomian di Tanggamus,” katanya.

Kegiatan ini juga diisi dengan pembagian doorprize bagi pengunjung, penampilan duo aetis penyanyi Duo Intan, yang mendapatkan antusiasme warga Tanggamus yang hadir di lokasi Tanggamus Expo 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan rombongan juga melakukan peninjauan ke Stan-Stan pameran yang digelar oleh seluruh OPD, Kecamatan, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Swasta dan Organisasi. (Kominfo-Maridi)

Tanam 30 Ribu Pohon Akasia, Tanggamus Raih Rekor MURI

*Tanam 30 Ribu Pohon Akasia, Tanggamus Raih Rekor MURI*

Air Naningan — Kabupaten Tanggamus raih Penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI). Piagam Penghargaan tersebut di serahkan oleh Operation Manager MURI Andre Purwandono dan diterima langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, di Objek Wisata Mandi Angin, Kecamatan Air Naningan, Jum’at (22/3/19)

Adapun puncak penanaman pohon dilakukan oleh Bupati, Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda serta Kepala BPDAS Way Seputih Provinsi Lampung, di Objek Wisata Mandi Angin, Kecamatan Air Naningan, yang lokasinya berada di tepi Waduk Batutegi, yang dikenal sebagai Bendungan Terbesar se Asia Tenggara dan memiliki pemandangannya yang indah dan menyejukkan mata.

Sebelumnya penanaman pohon telah dilakukan secara serentak di Kabupaten Tanggamus pada hari yang sama. Tim MURI juga telah melakukan peninjauan ke beberapa titik penanaman dengan didampingi Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus.

Dalam laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gilas Kurniawan disampaikan bahwa  tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai upaya Pemkab Tanggamus dalam penyelamatan  lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi, reboisasi dan penghijauan melalui penanaman pohon. Juga sebagai upaya dalam mengatasi ancaman pemanasan global, baik sebagai pencegahan banjir, erosi tanah longsor dan kekeringan, serta dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tanggamus yang ke 22.

Gilas menjelaskan kegiatan penanaman 30 Ribu bibit pohon akasia, tersebar di Kabupaten Tanggamus. Dengan distribusi penanaman oleh OPD sejumlah 2.800 bibit, instansi vertikal 600 bibit, serta Kecamatan yang meliputi Pekon, Sekolah dan Puskesmas sebanyak 26.600, dan kesemuanya telah ditanam pada tanggal 22 Maret.

Selanjutnya dalam sambutan Operation Manajer MURI Andre Purwandono, sesaat sebelum penyerahan rekor, dirinya menyampaikan bahwa penanaman bibit akasia yang dilakukan oleh Pemkab Tanggamus menjadi pencatatan rekor baru bagi Musium Rekor Indonesia saat ini. “Dimana  sebelumnya belum pernah ada penanaman akasia terbanyak di manapun, baru kali ini dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus. Musium Rekor Dunia Indonesia sebagai lembaga pencatat pertama dan tertua di Indonesia yang selama hampir 29 Tahun selalu mencatat segala bentuk karsa dan karya yang diciptakan oleh insan bangsa indonesia. Dimana hari ini Kabupaten Tanggamus telah berhasil memecahkan sejarah baru dan satu satunya kabupaten yang melakukan penanaman akasia terbanyak se Indonesia,” ujar Andre.

Selain itu selaku perwakilan MURI, Ia berharap mudah mudahan dengan ditanamnya bibit akasia tersebut, nantinya dapat berfungsi untuk mencegah bencana yang terjadi di Kabupaten Tanggamus dan juga dapat memotivasi daerah lain untuk mengikuti kegiatan serupa.

Dalam kesempatan yang sama diserahkan juga Piagam Penghargaan dari BPDAS Way Seputih yang diserahkan oleh Perwakilan BPDAS, Dudi, SP, M.Si., kepada Bupati Tanggamus atas penanaman 30 ribu pohon akasia yang telah dilakukan.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi  penghargaan yang telah diberikan MURI kepada Kabupaten Tanggamus. Karena penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu semangat masyarakat Tanggamus dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu Bupati mengatakan bahwa penghargaan yang didapatkan tersebut bukanlah tujuan utama dari kegiatan yang dilakukan. “Karena esensi dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mengedukasi, mengajak kepada masyarakat Tanggamus untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan mengajak kepada generasi muda untuk menjadikan ini sebagai budaya secara turun temurun,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, penyelamatan lingkungan hidup harus kita mulai dari sekarang  dan tidak bisa kita memulai nanti, pada saat kerusakan sudah parah terjadi, baru kita ribut untuk melakukan upaya-upaya penyelamatan.

“Berbagai kejadian musibah seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tanggamus adalah kehendak Yang Maha Kuasa, akan tetapi bisa kita minimalisir mulai dari sekarang dengan menanam bibit pohon atau mereboisasi, sehingga hal serupa tidak terjadi lagi dimasa-masa mendatang.
Karena kita sebagai manusia secara tidak langsung juga ikut andil dengan terjadinya musibah tersebut. Hutan-hutan digunduli dengan kegiatan illegal logging dan sebagainya yang dapat merugikan kita semua,” tambahnya.

Beliau berharap penyelamatan lingkungan hidup harus secara konkrit dilaksanakan, baik dalam bentuk konservasi tanah dan air.

Bupati juga menerangkan bahwa Pemkab Tanggamus senantiasa melakukan Gerakan tanam pohon setiap tahunnya pada tanggal 10 Januari, sert sesuai dengan program Pemkab, penanaman juga dilakukan disetiap kegiatan Pemerintah Daerah, agar program penanaman pohon berkelanjutan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi lll DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso, Wakapolres Tanggamus Kompol. Andik Purnomo Sigit, Kasdim 0424 Tanggamus Mayor Inf. Syuhada Erwin, Perwakilan BPDAS Hutan Lindung Way Seputih, Way Sekampung, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafii, Ketua Dekranasda Ny. Nur’aini Lubis, para Asisten, Staf Ahli, serta Tokoh Masyarakat dan segenap masyarakat Kecamatan Air Naningan. (Kominfo – Ismail)

Peringatan HUT Tanggamus ke 22 dan HUT Lampung ke 55, Pemkab Laksanakan Berbagai Kegiatan

Peringatan HUT Tanggamus ke 22 dan HUT Lampung ke 55, Pemkab Laksanakan Berbagai Kegiatan.

Kota Agung — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanggamus yang ke 22 dan HUT Provinsi Lampung ke 55, Pemkab Tanggamus menggelar Upacara di Lapangan Merdeka Kota Agung, Kamis (21/3).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan Komandan Upacara Camat Ulubelu Yosa Sumbala. Upacara dihadiri juga oleh Mantan Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Forkopimda Tanggamus, Pimpinan instansi vertikal, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Tanggamus.

Dalam upacara yang diikuti seluruh ASN dilingkungan Pemkab Tanggamus, anggota TNI/Polri, para pelajar dan Ormas ini, ditampilkan juga aksi Drumband oleh SDN 4 Kuripan dan SUPM Kota Agung. Kemudian pembacaan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Tanggamus oleh Ketua DPRD Tanggamus, Pembacaan Pembukaan Undang Undang Dasar 45 oleh Camat Kota Agung Syarif Zulkarnain serta pemberian Satya Lencana Karya Satya kepada 50 orang PNS.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan HUT ini hendaknya menjadi motivasi untuk kemajuan Kabupaten Tanggamus. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para pendiri dan pemimpin Kabupaten Tanggamus selama ini.”Mari kita jadikan setiap untaian peristiwa yang penuh hikmah. Terima kasih kepada pendiri dan pemimpin Kabupaten Tanggamus sebelumnya. Marilah kita satukan tekad sesuai visi Kabupaten Tanggamus yaitu, Tangguh, Agamis, Mandiri dan Sejahtera,” kata Bupati.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan dengan karya dan prestasi, yang dibingkai catatan perjalanan hari ini dan kedepan dengan kerja yang produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan yang lebih gemilang.

Bupati juga menjelaskan tentang program pembangunan Tanggamus kedepan. “Di tahun 2019 ini pula kita akan mulai rencana pembangunan jalan lingkar luar Gisting – Kota Agung, yaitu sebagai alternatif jalur Batu Keramat. Ini merupakan antisipasi kita terhadap kondisi jalan nasional di Batu Keramat yang rawan longsor. Jalan lingkar luar tersebut akan menghubungkan Gisting dan Kota Agung dengan perkiraan panjang 19 km, di tahun anggaran 2019 telah dianggarkan untuk studi kelayakan jalan tersebut,” jelas Bupati.

Bupati juga berpesan, bahwa tahun ini merupakan Tahun Politik, dimana kita akan melaksanakan Pemilihan DPRD Kabupaten hingga pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. “Kita ingin pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasl tanggal 17 April esok dapat berjalan aman, sukses dan lancar. Untuk Itu kita semua harus selalu meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Kondusifitas Kamtibmas sangat kita harapkan guna suksesnya agenda demokrasi tersebut,” harapnya.

*Ziarah ke Makam Pahlawan*

Usai pelaksanaan Upacara, Bupati beserta Forkopimda dan sejumlah pejabat yang hadir, melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Bahagia, Kota Agung Timur.
HUT Tangamus Pemkab Ziarah Tabur Bunga di TMP Bahagia.

Ko-tim– Upacara ziarah taman makam pahlawan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Tanggamus ke-22 tahun 2019 dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bahagia, jalan lintas barat Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kamis (21/03/2019).

Mengawali ziarah dilakukan Upacara penghormatan yang dipimpin oleh Dandim 0424 Letkol. Anang Hasto Utomo, S.IP., M.Han, dengan prosesi mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga serta penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan ditutup dengan do’a.

Adpun peserta Upacara, terdiri dari satu pleton Anggota TNI Kodim 0424 Tanggamus, satu pleton Anggota Dalmas Polri, satu pleton gabungan Polsek, satu pleton Satpol PP Tanggamus, satu pleton Dishub Tanggamus.

Usai Upacara Bupati dan rombongan melakukan ziarah ke makam para pahlawan untuk penaburan bunga.

*Pangan Balak*

Masih dalam rangkaian peringatan HUT, serta dalam rangka memeriahkan dan melestarikan adat budaya Lampung, dilakukan juga acara Pangan Balak yang ditempatkan di Taman Kota, Kota Agung.

Selain dihadiri oleh Bupati, Forkopimda, Anggota DPRD dan Jajaran Pemkab Tanggamus, hadir juga Sultan Sekala Brak Edwarsyah Pernong, Anggota DPR RI Sudin, SE.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan Pangan Balak yang dilaksanakan siang hari ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke 22 Kabupaten Tanggamus. “Selain itu kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk ragam budaya daerah Lampung yang wajib dilestarikan di Bumi Begawi Jejama,” ujarnya.

Sementara Sultan Sekala Brak Edwarsyah Pernong, menyampaikan dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya adat Lampung Sekala Brak untuk menyatukan visi dan misi untuk mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang saat ini dipimpin oleh Ibu Dewi Handajani. “Meskipun pada saat yang lalu kita sempat terpisah pisah oleh hak politik kita, namun saat ini kita bersama sama menjaga, membangun dan mensinergikan apa yang menjadi program prioritas pembangunan Kabupaten Tanggamus, demi kesejahteraan kabupaten sendiri, yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Sultan Edwardsyah Pernong.

Dalam kesempatan ini juga Bupati menyerahkan piala dan hadiah atas perlombaan yang dilakukan dalam rangka Peringatan HUT.

*Tanam 30.000 Pohon Akasia dan Pencatatan Rekor MURI*

Selanjutnya rangkaian kegiatan peringatan HUT Tanggamus masih akan dilakukan pada Jum’at (22/3/19).

Terdapat dua agenda lagi yang akan dilaksanakan, yakni Penanaman 30.000 Pohon Akasia dalam rangka penghijauan, juga Pencatatan Rekor MURI, yang akan dipusatkan di Dusun Mandi Angin, Pekon Sinar Sekampung Kecamatan Air Naningan. Selain itu penanaman pohon ini juga untuk menstimulus masyarakat agar menumbuh kembangkan budaya menanam pohon untuk kelestarian lingkungan.

Pada malam harinya akan dilakukan juga pembukaan event Tanggamus Expo yang akan dilaksanakan dari tanggal 22 s.d 25 Maret di Islamic Center, Kota Agung.

Sebelumnya Pemkab Tanggamus juga telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tanggamus dan HUT Provinsi Lampung. Yang pada tahun 2019 ini dilaksanakan dengan tema Ciptakan Kreativitas dan Inovasi Menuju Perubahan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera. (Kominfo-Tim)

Bupati Kukuhkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus

Bupati Kukuhkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus

Kota Agung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, mengukuhkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus sekaligus membuka kegiatan Dialog Kebhinnekaan Tahun 2019, di GSG Islamic Center Kota Agung, Senin (18/3/19).

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Kantor Kesbangpol, Ajpani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013, Perpu Nomor 2 tahun 2017 Tentang Ormas, Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembaruan kebangsaan di daerah, serta Program 55 Aksi Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Periode 2018-2023.

Ajpani melanjutkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus dibentuk untuk periode 2019-2024 dan dirangkai dengan dialog kebhinekaan tahun 2019 yang mengusung tema “Membangun Dengan Merajut Kebhinekaan Memperkuat Persatuan dan Kesatuan.”

“Adapun maksud dan tujuan kegiatan adalah sebagai wadah gerakan nasionalisme yang terdiri dari multi etnik dan suku, dengan tujuan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di kabupaten Tanggamus,” katanya.

“Forum ini sebagai mitra pemerintah daerah guna merumuskan rekomendasi dengan aspirasi masyarakat dalam kebhinekaan dan ikut membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dalam menanggulangi masalah-masalah konflik sosial kemasyarakatan, menjaga dan merawat keanekaragaman sebagai kekayaan jati diri bangsa, guna mewujudkan toleransi antar ada seni budaya dan etnis dalam membangun Kabupaten Tanggamus agar lebih maju dengan slogan ASIK, Agamis Sejahtera Inovatif dan Kondusif,” terangnya.

“Adapun untuk keanggotaan, Forum Bhinneka Tunggal Ika ini terdiri dari 48 orang, yang berasal dari perwakilan 9 suku bangsa yang ada di Kabupaten Tanggamus,” tambahnya.

Ketua Forum Bhinneka Tunggal Ika Rosihan Anwar, dalam sambutannya menyampaikan Bhinneka Tunggal Ika semboyan bangsa bukan sebagai semboyan belaka, karena semangat kebinekaan itulah yang perlu kita jaga sebagai upaya untuk menjaga stabilitas dan integrasi bangsa. Selanjutnya Ia juga mengajak semua elemen masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk menjaga dan mendukung pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang damai jujur bermartabat dan berkualitas. Mudah-mudahan Pemilu tersebut akan menghasilkan pemimpin bangsa yang dapat dipercaya oleh masyarakat.

Sementara Bupati Tanggamus Dewi Handajani dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun Politik ini, kita akan melaksanakan Pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. “Kita ingin pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasi tanggal 17 April 2019 nanti, unsur kebhinnekaan harus kita pakai. Kita semua harus saling menjaga dan menghargai setiap perbedaan. Sebagai bangsa kita tetap menjaga kesatuan dan persatuan agar tetap teduh, aman, nyaman dan kondusif. Sehingga nantinya akan terpilih pemimpin-pemimpin yang amanah yang bisa memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” katanya.

Bupati juga mengatakan bahwa dibentuknya Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus, merupakan
salah satu dari 55 Program Aksi yang telah dicanangkannya.

Masih kata Bupati, bahwa kita dibumi Indonesia ini memiliki tujuan yang sama, mari kita hilangkan sekat-sekat. “Mari kita satukan hati kita, pemikiran, visi dan misi kita karena apa yang telah dihasilkan selama ini adalah hasil perjuangan dari seluruh komponen bangsa,” ajaknya.

Beliau juga berharap agar Forum tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan tidak membedakan antara suku yang satu dengan
yang lain dan mengantisipasi agar tidak ada perpecahan dalam suatu bangsa. “Mari kita hilangkan sekat itu bersama, karena yang kita butuhkan adalah
semangat untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Tanggamus, dengan cara merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga nantinya akan timbul ide-ide dan inovasi yang bisa kita ambil. Dengan Forum ini juga, dapat membantu pelayanan
kepada masyarakat dalam membangun Kabupaten
Tanggamus melalui jalur Bhinneka Tunggal Ika. Forum
ini juga sebagai mitra Pemerintah Daerah guna merumuskan rekomendasi kepada Pimpinan Daerah, dengan aktif menjaring aspirasi masyarakat dalam kebhinnekaan dan ikut membantu Pemerintah
Kabupaten Tanggamus dalam menanggulangi masalah-masalah konflik sosial kemasyarakatan,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati kembali mengajak semuanya untuk menjaga dan merawat
keanekaragaman sebagai kekayaan dan jati diri
bangsa. “Perbedaan dan Keberagaman itu adalah anugerah dari Allah SWT. Oleh karena itu mari terus kita jaga dan pelihara. Mari kita
bersatu padu mewujudkan Visi Pembangunan kita yaitu Terwujudnya Masyarakat Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera,” tandas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kepala Kantor Kementerian Agama Hi. Murdi Amin, para Asisten Sekdakab, Perwakilan PWI Provinsi Lampung Juniardi, Pasipers Kodim 0424 Kapten. Inf. Sanusi, Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu. Irfan Panjaitan, serta para Kepala OPD, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Ketua Adat, serta elemen masyarakat se Kabupaten Tanggamus. (Kominfo-Deni)

Bupati Tutup Festival Hadroh dan Bazar UP2K PKK

Bupati Tutup Festival Hadroh dan Bazar UP2K PKK

Sumberejo — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani menghadiri sekaligus menutup Festival Hadroh dan Rebana, serta Bazar UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), se Kabupaten Tanggamus, yang ditempatkan di halaman rumah Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii, Pekon Margodadi Kecamatan Sumberejo, Sabtu (9/3/19).

Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan dan menyongsong HUT Kabupaten Tanggamus yang ke-22.

Camat Sumberejo Ahmad Ngalim mengatakan jumlah peserta Festival
seluruhnya adalah 120 Group yang terdiri dari Hadroh Kategori Anak-anak, Hadroh Kategori Umum, Rebana Kategori Ibu-ibu dan Rebana Kategori Umum, yang merupakan perwakilan seluruh Pekon di Kecamatan Sumberejo.

Sedangkan untuk Bazar UP2K, Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafii, mengatakan Bazar diikuti oleh perwakilan dari 20 TP PKK Kecamatan se Kabupaten Tanggamus. “Kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT ke 22 Kabupaten Tanggamus, juga sejalan dengan 10 Program Pokok PKK. Bazar dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 7 sampai 9 Maret 2019,” terangnya.

“Berbagai produk disajikan dalam bazar ini, mulai dari produk makanan sampai produk kerajinan ada disini. Semuanya dihasilkan oleh para kader PKK kecamatan,” tambahnya.

Adapun Bupati Tanggamus dalam sambutannya sebelum menutup kegiatan, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh panitia dan Kecamatan Sumberejo atas terselenggaranya kegiatan Festival Hadroh dan Rebana serta Bazar UP2K. “Tentunya Bunda mengapresiasi kegiatan festival ini dan berterima kasih kepada panitia dan pihak Kecamatan Sumberejo. Karena memang kesenian Hadroh dan Rebana ini harus dilestarikan, karena ini salah satunya seni Islami,” kata Bupati.

Bupati menambahkan, Pemkab Tanggamus akan terus mendukung dan membantu upaya pelestarian dan pengembangan kesenian Islami di Kabupaten Tanggamus.

“Bunda juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada TP PKK Kabupaten dan jajaran, serta para kader atas terselenggaranya Bazar UP2K ini. Mudah-mudahan ini akan meningkatkan motivasi para kader dalam pelaksanaan UP2K, dan mampu meningkatkan kesejahteraaan para kader, serta memberikan manfaat bagi pengunjung bazar,” tambahnya.

Tak lupa Bupati mengucapkan selamat kepada para pemenang dan meminta kepada yang belum menang untuk bersabar dan terus meningkatkan kemampuan, agar menjadi lebih baik lagi kedepan. “Selamat kepada para pemenang, dan epada yang belum menang, harus bersabar dan terus belajar dan tingkatkan kemampuan, agar kedepan menjadi lebih baik, dan mampu menjadi juara,” tandasnya.

Adapun pemenang lomba Festival Hadroh dan Rebana, yaitu :
Untuk Lomba Hadroh Kategori Anak-anak ; Juara 1 diraih MTs Miftahul Huda Semaka, Juara 2 Nurun Najah Sumberejo dan Juara 3 MIMA Margodadi Sumberejo. Kemudian untuk Lomba Hadroh Kategori Umum ;
Juara 1 diraih Al-Madani A Sumberejo, Juara 2 Al-Kais Sumberejo dan Juara 3 A.P.I Bahrul Ulum Pi Sumberejo. Selanjutnya untuk Lomba Rebana Kategori Ibu-ibu ; Juara 1 diraih Al-Mahabbatain Air Naningan, Juara 2 Al-Hanan Sumberejo dan Juara 3 Annisa Group Gunung Alip. Sedangkan untuk Lomba Rebana Kategori Umum ; Juara 1 diraih Al-Rayhan Sumberejo, Juara 2 Al-Hanan B Sumberejo dan Juara 3 As-Shofa Sumberejo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi.
AM. Syafii, Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, serta Pengurus TP PKK Kabupaten Tanggamus dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Tanggamus. (Kominfo-Ismail).

Bupati Tinjau Jalan Longsor di Pekon Negeri Agung, Talangpadang

Bupati Tinjau Jalan Longsor di Pekon Negeri Agung, Talangpadang

Talang Padang — Meskipun hari libur tak menyurutkan langkah Bupati Tanggamus Dewi Handajani untuk beraktifitas. Sebagaimana yang dilakukannya pada Kamis (7/3), dengan meninjau langsung jalan lingkungan yang longsor di Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talangpadang.

Peninjauan tersebut dilakukan Bupati untuk memastikan kondisi yang ada, sekaligus menentukan kebijakan penanganannya.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Camat Talangpadang Herli Rahman, Kabid Humas Derius Putrawan, Kapolsek Talangpadang Iptu Khairul, Perwakilan Dinas PU Firdaus dan Sekcam Talangpadang Imron.

Pj. Kakon Negeri Agung Yuzar menerangkan longsor terjadi akibat gerusan arus sungai yang deras saat hujan. Mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Pekon Negeri Agung Atas, sehingga dikhawatirkan akan memakan korban. “Apalagi jalan yang longsor ini pas di tikungan dan turunan, jadi kalau jalannya licin khawatir ada yang kepeleset dan jatuh,” terangnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati meminta Kakon agar memasang rambu-rambu. Ia juga memerintahkan Dinas PU segera memperbaiki jalan tersebut dan melaporkannya. “Pak Kakon, ini sementara dikasih rambu-rambu ya. Dinas PU, tolong ini dianalisa, bagaimana penanganannya. Bunda mau besok sudah ada laporan bagaimana penanganannya. Berapa hari lagi Bunda kesini, sudah harus ada perbaikan ya,” tegasnya.

Selain melihat kondisi jalan yang longsor, Bupati juga mengomentari banyaknya sampah di bantaran sungai Negeri Agung tersebut. “Ini kok banyak sampah ya. Kakon tolong warganya dihimbau ya, supaya jangan buang sampah di sungai. Ini kan selain tidak enak dilihat, juga bisa mengakibatkan banjir,” ujar Bupati.

“Berdayakan Sokli. Ada kan Sokli nya. Pak Camat tolong ini ditindak lanjuti ya, supaya dibersihkan,” tambah Bupati.

Usai peninjauan, Bupati menyapa satu persatu warga disana dan singgah di salah satu rumah warga untuk bersilaturahmi. Sebagaimana biasanya Bupati yang akrab disapa Bunda ini melayani banyak permintaan foto dari ibu-ibu setempat. (Kominfo)

Bupati Buka Lomba Qasidah Tingkat Kabupaten

Bupati Buka Lomba Qasidah Tingkat Kabupaten.

KOTAAGUNG–Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tanggamus yang ke-22 sudah selayaknya diisi dengan kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat keimanan dan ketaqwaan masyarakat Tanggamus.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani saat menghadiri lomba Qasidah tingkat Kabupaten Tanggamus di Komplek Islamic Centre, Kecamatan Kotaagung, (6/3).

Bupati menyampaikan, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Tanggamus sesuai dengan jargon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus yakni Agamis, Sejahtera, Inovatif dan Kondusif (ASIK). Maka dari itu ia berkomitmen mendorong, mendukung, kegiatan kegiatan yang pada akhirnya mengajak masyarakat Tanggamus sesuai dengan norma-norma agama yang dianut.

“Lomba Qasidah ini juga dalam rangka kita, mensyiarkan ajaran-ajaran agama islam, melalui seni Qasidah ini Mudah-mudahan ada inovasi dan kreatifitas baru yang tentunya menyampaikan syiar agama dengan cara menyenangkan dan menggembirakan,”kata Bupati.

Lanjut bunda Dewi sapaan akrabnya bahwa kegiatan ini dapat lebih dimaknai sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas hubungan sosial antar umat. Karena selain dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama umat muslim ,kegiatan ini dapat dijadikan ajang untuk pelestarian budaya dan seni dalam rangka mendukung khasanah budaya daerah dan budaya nasional.

Mari kita masyarakat Tanggamus agar tetap solid dalam membangun Kabupaten Tanggamus lebih baik lagi kedepan. karena saya dan wakil bupati tidak dapat maju tanpa ada dkungan dari kita bersama.  kepada dewan juri harus per nilailah dengan seobjektif mungkin, sehingga kita akan menemukan bibit yang bisa kita bawa serta tampilkan dilomba tingkat provinsi nantinya, Ucapnya”.

Sementara itu, dalam laporannya kepala Pelaksana kegiatan Arpin menerangkan lomba Qasidah ini diikuti oleh 20 kecamatan, dan diikuti sekitar 200 orang dengan rincian setiap kecamatan mengutus satu kelompok dengan jumlah peserta perkelompok 10 orang.

“Kegiatan ini terselenggaran berkat kerjasama antara Bagian Tata Pemerintahan, dengan Bagian Kesmas Setdakab Tanggamus. Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Tanggamus yang ke-22,”terangnya.

Turut hadir Kabag Kesmas Arpin, MM., Kabag Tapem Wawan Hariyanto, S.STP. MM.,  Tim Juri Dra.Mardiana, Satria, S.Pdi, dan Koko, Para Camat,serta para peserta lomba Qasidah dari 20 Kecamatan. (Kominfo – Maridi)

Bunda Dewi Kunjungi dan Berikan Santunan Korban Banjir di Pugung

Bunda Dewi Kunjungi dan Berikan Santunan Korban Banjir di Pugung

Pugung — Atas bencana banjir yang melanda beberapa pekon di Kecamatan Pugung, Selasa (5/3) dini hari. Rabu (6/3) malam, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengunjungi korban banjir di Pekon Sukamulya, Kecamatan Pugung. Pekon Sukamulya ini mengalami dampak banjir yang paling parah, dimana terdapat 4 rumah warga yang hanyut dan 1 warung yang habis disapu banjir dan puluhan rumah lainnya rusak dan terendam banjir.

Mengawali kunjungannya Bupati mendatangi dapur umum dan mengecek kondisi di dapur umum. Baik terkait jumlah maupun penerima nasi bungkus yang dibagikan. Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan dapur untuk menunjang kebutuhan dapur umum. Bupati berpesan agar jangan sampai ada warga yang  dikecewakan. “Ingat ya, jangan sampai ada warga yang seharusnya menerima tidak kebagian. Bunda mau lakukan pelayanan yang sebaik-baiknya,” tegasnya.

Selanjutnya Bunda Dewi sapaan akrab Bupati Tanggamus mengunjungi korban banjir yang rumahnya hanyut dan tengah mengungsi dirumah kerabatnya.

Dalam kesempatan tersebut Bunda Dewi menyapa dan menyalami satu persatu korban banjir. Beliau menyatakan rasa prihatinnya dan meminta warga untuk sabar dan ikhlas atas cobaan yang dihadapi, serta tetap semangat dan senantiasa berdoa dan bersyukur. “Bunda ikut prihatin ya. Yang sabar dan ikhlas, ini semua cobaan dari Allah. Bunda minta semua tetap semangat dan jangan lupa terus berdoa dan bersyukur,” ujarnya kepada para korban.

Selain itu Bunda Dewi juga menyerahkan santunan kepada para korban yang rumahnya hanyut dan rusak berat, serta meninjau salah satu rumah warga yang rusak diterjang banjir.

Menanggapi keluhan warga, terkait pakaian, seragam sekolah dan buku pelajaran yang hanyut. Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk mendata dan memberikan bantuan secepatnya. “Iya, nanti dibantu ya. Dinas Pendidikan tolong ini segera ditindak lanjuti. Kemarin pak Sekda sudah kesini, tadi siang juga pak Wakil kesini. Jadi mudah mudahan semua sudah didata, tinggal menunggu distribusinya. Nanti semua dibantu ya,” ujar Bupati.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut Angota DPRD Tanggamus Herwansyah, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kepala BPBD Romasyadi, Camat Pugung Hardasyah, Kabid Humas Derius Putrawan dan Kabid Rekonstruksi BPBD Sabar Sitanggang. (Kominfo)

Banjir Hanyutkan 6 Rumah di Pugung : Sekda Himbau Masyarakat Selalu Waspada

Banjir Hanyutkan 6 Rumah di Pugung :
Sekda Himbau Masyarakat Selalu Waspada
Pugung – Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tanggamus pada Senin (4/3), telah mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus, yakni di Kecamatan Pugung, Kecamatan Semaka, Kecamatan Kota Agung Timur, juga tanah longsor di Kecamatan Kota Agung.

Namun dari kesemua lokasi banjir tersebut, yang mengalami dampak terparah terjadi di Kecamatan Pugung, tepatnya di Pekon Suka Mulya dan Tanjung Agung, dimana ketinggian air di mencapai 2 meter, karena meluapnya  sungai Way Gading dan Way Komering, sehingga mengakibatkan 6 rumah hanyut dan dua dusun terisolir.

Hal itu sebagaimana dilaporkan Camat Pugung Hardasyah, bahwa banjir diwilayahnya menapai ketinggian 2 meter dan longsor di beberapa Pekon, diantaranya Pekon Sumanda, Tanjung Agung, Pungkut, Sukamaju, Suka Mulya dan Gading. “Namun yang paling parah di Pekon Suka Mulya, dimana akibat banjir tersebut 4 rumah hanyut, 1 warung roboh, 2 sepeda motor hanyut, 35 rumah terendam banjir dan 1 jembatan gantung putus. Lebih dari 10 titik longsor mengkhawatirkan. Selanjutnya terdapat 15 keluarga, yang terdiri 24 anak-anak dan 35 orang dewasa yang mengungsi. Sedangkan di Pekon Tanjung Agung, terdapat 2 rumah hanyut dan 2 dusun terisolir,” terang Hardas.

Menindak lanjuti kondisi tersebut, sejak Selasa dini hari Pj. Sekdakab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis, telah memerintahkan OPD terkait untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan, baik BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Dinas Pendidikan. Sekda juga memerintahkan agar segera menyiapkan tempat pengungsian, pos kesehatan dan dapur umum.

Tak hanya itu, pada hari yang sama Sekda meninjau secara langsung lokasi banjir di Pekon Suka Mulya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi yang ada, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan, sekaligus memberikan bantuan kepada korban banjir.

Sekda juga menggelar rapat darurat di Balai Pekon setempat. Rapat diikuti Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi, Kepala Dinas Kesehatan Sukisno, perwakilan Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Pekon dan Tagana. Selain tim dari Pemkab Tanggamus, turut juga Anggota DPRD Tanggamus Heri Ermawan.

Hasil rapat memutuskan BPBD menurunkan alat berat untuk penanganan banjir pada daerah yang parah. Selain itu menjadikan Balai Pekon sebagai Tempat Pengungsian dan membuat dapur umum.

Selanjutnya, personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan membantu warga membersihkan genangan air dan lumpur atau sisa banjir di sekolah dan rumah ibadah. ”Kita juga membentuk posko kesehatan di sejumlah pekon terdampak bencana. Mendata sarana belajar seperti buku-buku pelajaran yang rusak. Tanggap darurat bencana ditetapkan hingga satu minggu ke depan,” ujar Sekda.

Lebih lanjut Sekda meminta jajaran Pemkab Tanggamus untuk melayani korban banjir dengan baik dan selalu bersinergi dan berkoordinasi.

Ia juga menyapa para korban agar sabar dan ikhlas dengan cobaan yang ada, serta menghimbau warga untuk selalu waspada. “Bapak, ibu tetap sabar dan ikhlas ya. Ini semua cobaan dari Allah. Selain itu tetap selalu waspada ya,” ujarnya. (Kominfo)

Bupati Hadiri Launching SIPPKD Provinsi Lampung

Bupati Hadiri Launching SIPPKD Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Bupati Tanggamus Dewi Handajani menghadiri kegiatan Launching Sistem Informasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPPKD) di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung.

Kegiatan Launching dibuka langsung oleh Ketua KPK Agus Raharjo, didampingi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Wakil Gubernur Bachtiar Basri dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedy Afrizal.

Turut hadir perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Bupati/Walikota, para Rektor, Anggota Forkopimda, dan berbagai pimpinan organisasi vertikal di Provinsi Lampung, serta Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PPKAD Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, bahwa dengan adanya Aplikasi SIPPKD dapat meringankan kerja sekaligus mengefisienkan penyusunan RAPBD agar lebih maksimal untuk kepentingan rakyat.

“Dulu saya beserta jajaran sampai harus begadang untuk memastikan bahwa RAPBD yang kita susun memang benar-benar efektif dan efisien untuk kepentingan rakyat. Nah sekarang dengan adanya Aplikasi ini semoga dapat lebih efektif lagi, lebih efisien, supaya tidak ada kebocoran dan kita dapat bekerja lebih maksimal untuk kemajuan masyarakat,” katanya.

Gubernur Ridho juga menegaskan, bahwa pengendalian dalam perencanaan memiliki peran yang sangat penting. “Pengendalian dalam perencanaan adalah yang paling penting, ketika kita gagal dalam membuat perencanaan, maka kita telah merencanakan kegagalan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Agus Rahardjo, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Pemerintah Provinsi Lampung melalui Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo untuk melakukan transparansi dan efisiensi tata kelola anggaran pemerintahan. “Yang outputnya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Lampung, dengan melakukan Launching Sistem Informasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPPKD) ini,” kata Agus.

Menurutnya dengan adanya SIPPKD ini, merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh pimpinan daerah untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas. “Jadi SIPPKD ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan sistem yang lebih bagus, optimal dan inovatif. Dan yang lebih penting itu transparansi dan dapat menggandeng masyarakat untuk memberikan masukan, sehingga yang namanya konsep open governance itu pelan-pelan kita wujudkan di negara kita,” ujar Agus.

Launching sendiri ditandai dengan pemukulan Gong oleh Ketua KPK Agus Raharjo didampingi Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Selanjutnya usai kegiatan launching, dilakukan pemaparan oleh Bupati dan Walikota se Provinsi Lampung, yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung di Ruang Pusiban Kompleks Kantor Gubernur lampung. Dimana Bupati Tanggamus mempresentasikan penerapan SIPPKD di Kabupaten Tanggamus. (Kominfo-Firman)