Bupati Tanggamus dan Duta Besar Korsel Resmikan PLTA di Semaka

Bupati Tanggamus dan Duta Besar Korsel Resmikan PLTA di Semaka

Semaka — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri Peresmian Operasional PLTA Semaka oleh PT. Tanggamus Elektrik Power (TEP) yang berlokasi di Blok 10 Register 39 Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kamis 15/11/18.

Hadir juga dalam Peresmian tersebut Duta Besar Korea Selatan Mr. Kim Chang Beom, Presdir dan CEO KOMIPO Company Mr. Park Hyung Koo, Presdir PT. TEP Mr. Yoo Dung Jong, GM PT. TEP Mr Lim Hyung Chul, Forkompinda Kabupaten Tanggamus, para Asisten dan para Kepala OPD Pemkab Tanggamus, Camat dan Uspika Kecamatan Semaka, Bandar Negeri Semuong, Wonosobo Kota Agung dan Kota Agung Barat, para Kepala Pekon Kecamatan Semaka dan Bandar Negeri Semuong, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda unsur ormas dan undangan.

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih serta ucapan selamat datang kepada Mr. Kim Chang Beom, Duta Besar Korea Selatan beserta rombongan di Kabupaten Tanggamus, serta selamat menikmati keindahan alam di Bumi Begawi Jejama. “Semoga dapat menikmati kegiatan selama di Kabupaten Tanggamus ini, sehingga sekembalinya dari Tanggamus nanti akan membawa kesan dan kenangan indah serta berkeinginan untuk kembali berkunjung ke Kabupaten Tanggamus,” kata Bupati.

Selanjutnya Bupati mengatakan bahwa kebutuhan akan sumber daya listrik sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap manusia di seluruh daerah di era globalisasi saat ini. Karena sesungguhnya listrik memiliki peranan yang sangat penting dalam menggerakkan setiap aktivitas manusia terutama dalam menggerakkan roda perekonomian, karena tanpa adanya sumber energi listrik bagaimana jadinya kehidupan manusia di masa kini maupun di masa yang akan datang.

“Hari ini kita sama-sama hadir disini dalam rangka Peresmian Operasional PLTA Way Semaka dengan kapasitas 2 × 28 MW, di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, oleh PT. Tanggamus Electrik Power (PT.TEP). Dari data yang ada di Pemerintah Kabupaten Tanggamus, proses pelaksanaan proyek PLTA Way Semaka ini sudah dimulai sejak tahun 2011 yang lalu, dimana Bupati Tanggamus telah mengeluarkan Izin Prinsip melalui surat Nomor 050/160/20 fispra/2011, tanggal 8 April 2011 perihal Rencana Pembangunan Energi Power,” terang Bupati.

Bupati menambahkan bahwa dengan adanya PLTA yang memanfaatkan sumber daya air di wilayah ini, maka masyarakat dan difasilitasi oleh PT TEP diharapkan mampu melestarikan sumber daya alam dan menjaga lingkungan yang ada serta dapat menciptakan sumber lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. “Selain itu juga dapat menyediakan tenaga listrik yang murah dan ramah lingkungan serta dapat berdampak pada kesadaran masyarakat untuk melestarikan hutan sebagai penyangga pelestarian sumber daya air,” tambah Bupati.

“Kabupaten Tanggamus saat ini sedang membutuhkan energi listrik yang cukup untuk menunjang aktivitas industri maritim dan industri penunjangnya yang rencananya akan dibangun di tahun-tahun mendatang dan diperkirakan kebutuhan listrik mencapai 150 MW, sementara pasokan energi listrik di Kabupaten Tanggamus saat ini sangat minim, artinya diperlukan sebuah investasi di bidang energi listrik paling tidak sebesar 250 MW untuk menunjang aktivitas industri serta multiplier effectnya. Dengan keberadaan PLTA ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan listrik bagi industri di wilayah Tanggamus kedepannya,” harapnya.

Bupati juga menyampaikan rasa optimisnya dan merasa yakin bahwa Kabupaten Tanggamus kedepan akan semakin maju dan modern. “Investor akan semakin melirik Tanggamus dengan keberadaan PITA ini, suplay listrik akan semakin mencukupi untuk memenuhi industri skala menengah sampai skala besar,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Korea Selatan, yang dalam hal ini diwakili oleh Mr Kim Chang Beom. “Bahwa ini menunjukkan kontribusi dan perhatian besar dari pemerintah Korea Selatan dibidang energi listrik bagi Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung, sehingga diharapkan capaian pembangunan Kabupaten Tanggamus dapat diwujudkan. Semoga dengan Tersedianya infrastruktur PLTA ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pembangunan daerah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanggamus,” pungkas Bupati.

Sementara GM PT. TEP Kim Min Ho, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemprov Lampung, Pemkab dan masyarakat Tanggamus, sehingga PLTA Semaka bisa beroperasi. “Dengan telah beroperasinya PLTA ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan listrik Lampung pada umuumnya dan Tanggamus pada khususnya,” ujarnya.

Acara Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita secara bersama sama oleh Bupati Tanggamus, Duta Besar Korea Selatan, Presdir dan GM PT. TEP juga Forkopimda Kabupaten Tanggamus.

Usai acara Peresmian dilakukan peninjauan lokasi perkantoran PT. TEP, serta penanaman pohon di halaman kantor setempat.

Bupati Hadiri Pengajian dan Bagikan Bantuan Keagamaan di Kecamatan Pugung

Bupati Hadiri Pengajian dan Bagikan Bantuan Keagamaan di Kecamatan Pugung

Pugung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membagikan bantuan dana untuk Majelis Taklim, Guru Ngaji, Khotib dan Pembantu Pencatat Nikah (PPN) se Kecataman Pugung, yang bertempat di Lapangan Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung, Rabu (14/11/18).

Dalam Laporan Ketua Panitia yang disampaikan Muhammad Sarwidi, diketahui jumlah penerima dana hibah untuk Majelis Taklim sebanyak 145 Orang, Guru Ngaji 27 orang, Khotib 27 orang, dan PPN 15 orang.

Bupati Tanggamus yang akrab disapa Bunda Dewi ini mengawali sambutannya mengatakan mudah-mudahan kegiatan yanv dilaksanakan mendapat barokah dan memberi manfaat. Bunda Dewi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pugung, karena setelah pelantikan baru kali tersebut bertatap muka.

Bunda Dewi juga meminta dukungan agar kedepan segala program dan amanah dapat diwujudkan. “Dengan amanah yg cukup berat ini, kami membutuhkan bantuan dan dukungan dari masyarakat yg ada di Tanggamus. Dengan kebersamaan kita bersatu. Karena ini adalah bentuk komitmen kami berdua Wabup untuk membangun Tanggamus, tidak hanya terlihat secara fisik saja, tetapi kita harus membangun manusia secara seutuhnya,” harap Bunda.

Bunda Dewi juga menghimbau kepada Kepala Pekon agar melalui dana desa yang cukup besar, dapat mengembangkan potensi di wilayah pekonnya masing-masing. “Dengan dana desa juga kita akan menggalakkan potensi yg harus kita kembangkan, mengubah sumber yang ada menjadi sumber ekonomi yg lebih maju sehingga dapat bermanfaat bagi Masyarakat Tanggamus,” ujarnya.

Bunda juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga suasana aman, nyaman dan kondusif. Apalagi di tahun politik ini, agar jangan sampai terpecah belah dengan adanya hasutan-hasutan dan terprovokasi dari luar sehingga memutuskan tali persaudaraan.

Lebih lanjut Bunda menyampaikan musibah yang terjadi belakangan ini di Tanggamus dan mengajak para jemaah berdoa agar terhindar dari bencana. “Akhir-akhir ini di Kabupaten Tanggamus juga banyak cobaan baik tanah longsor maupun banjir. Untuk itu melalui kegiatan pengajian ini mari kita tak henti-hentinya berdoa pada Allah agar Tanggamus dijauhkan dari bencana. Juga mari kita senantiasa mengingat Allah, serta bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya,” ajak Bunda.

Kemudian berkaitan dengan pemberian bantuan, Beliau berharap dengan pemberian bantuan tersebut dapat lebih meningkatkan kadar keimanan masyarakat. Selain itu beliau juga berpesan agar tidak hanya terpaku dibidang keagamaan saja, melainkan mampu bersinergi untuk menciptakan sesuatu dibidang UMKM serta menggerakkan pelatihan-pelatihan yang lain, sehingga dapat menambah wawasan dan pada akhirnya bisa memajukan sektor perekonomian untuk masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Selanjutnya acara diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Penceramah KH. Abdul Ghofur, yang menyampaikan makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta menekankan peningkatan keimanan dan ketaqwaan umat muslim.

Turut hadir dalam pengajian tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus Nur’aini Hamid Lubis, Camat Pugung Hardasyah, Uspika Kecamatan Pugung, Ketua TP PKK Pugung, Kepala Pekon Way Jaha, Tokoh Masyarakat, Muslimat, Wanita Amanah, serta tokoh masyarakat setempat dan para Undangan.

Kasdam II/SWJ Tutup TMMD ke 103 Tahun 2018 Kodim 0424 Tanggamus

Kasdam II/SWJ Tutup TMMD ke 103 Tahun 2018 Kodim 0424 Tanggamus

Sumberejo – Kasdam II/SWJ Brigjen TNI. Syafrial, psc, M.Ter (han)., secara resmi menutup TMMD ke 103 Kodim 0424 Tanggamus Tahun 2018. Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan Sailing, Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Selasa (13/11/18).

Dalam kegiatan tersebut Kasdam disambut langsung oleh Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani, SE, MM., bersama Danrem 043/Garuda Hitam Kolonel Kav. Erwin Djatniko, S.Sos, serta Dandim 0424 Letkol. Anang Hasto Utomo, M. Han.

Turut Hadir Direktur Pamobvit Kombespol. Prabowo Santoso mewakili Kapolda Lampung, Forkopimda Kabupaten Tanggamus, Sekdakab Tanggamus, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD Pemkab Tanggamus, Camat serta Kepala Pekon SE Kecamatan Sumberejo.

Dalam Laporan Hasil Kegiatan TMMD ke 103 yang disampaikan oleh Dandim 0424 Letkol (Arh). Anang Hasto Utomo, SIP, M.Han., TMMD Ke 103 Thn 2018 Kodim 0424/Tanggamus berlangsung selama 30 hari dari tanggal 15 Oktober 2018 s/d 14 November 2018. Dengan sasaran pembangunan fisik berupa pembangunan sarana dan prasarana yang menyentuh kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dalam bentuk : a) Pembangunan dan Perkerasan Badan Jalan dengan Onderlagh dengan ukuran P 1211 M X L- 3 M X 0,15. b) telah rampung 100%,Pembangunan Jembatan dengan ukuran P = 6 M X L = 4 M X T = 2m. c)telah rampung 100%,Pembangunan 9 unit Gorong-gorong Buis beton. d) telah rampung 100%,Pembangunan 1 unit Gorong-gorong Plat Decker Panjang 4m Lebar 1m. e) twlah rampung 100%,Normalisasi Badan Jalan Panjang 680m, Lebar 3m. dan f) telah rampung 100%,Pembukaan Badan Jalan Panjang 460m, Lebar 3m telah rampung 100%.

Adapun kegiatan non fisik, adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan mental spiritual atau kejuangan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat, yang meliputi : a) Pelayanan Pengobatan Gratis. b) Pelayanan KB- Kesehatan. c) Penyuluhan Kesadaran Hukum dan Kamtibmas. d) Penyuluhan Bela Negara. e) Penyuluhan Bahaya Narkoba. f) Penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan. g) Kegiatan Kemah Bakti Pramuka. h) Pemutaran Film Penerimaan Prajurit TNI dan Film Dampak Internet. i) Penyuluhan Perternakan dan Perkebunan. j) Lomba Lukis Tingkat TK dan SD. k) Pelayanan KTP anak, Akte dan KTP Elektronik Pasar Murah. l) Pelayanan Sim C dan Sim E. m) Memberikan bantuan mesin jahit. n) Memberikan Bantuan Alat Olah Raga.

Usai pembacaan Laporan hasil kegiatan TMMD ke103 upacara dilanjutkan dengan Penandatanganan Naskah Hasil Kegiatan TMMD dan Penanggalan tanda peserta dan penyerahan alat kerja oleh Inspektur Upacara.

Dalam Upacara tersebut Kasdam membacakan amanat KSAD selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD ke103 TH 2018 menyampaikan, selama hampir satu bulan sejak kegiatan TMMD 103 lakukan secara resmi dibuka pada tanggal 15 Oktober 2018 yang lalu, para Prajurit TNI, Anggota Kepolisian, Aparat Pemda Serta segenap masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan baik fisik maupun non fisik yang mencakup 50 Desa sasaran di 50 kabupaten Kota di seluruh Indonesia. “Dimana setiap kegiatan TMMD ini kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancar di setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama sama bekerja di lapangan,” terang Kasdam.

“Hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa yang memiliki visi dan misi bersama guna mengatasi persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat. Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikatnya dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta kita pelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa yang bermuara pada terbentuknya pertahan nasional yang kokoh,” urai Kasdam.

Beliau juga atas nama KSAD menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada para Gubernur, Bupati, Wali Kota, Instansi Kementerian terkait dan khususnya kepada masyarakat, yang telah bahu membahu bersama prajurit mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD yang ke 103.

Mengakhiri amanatnya Kasdam berpesan kepada anggota satgas TMMD dan segenap masyarakat, supaya tetap mempertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun secara bersama sama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli bangsa kita. Peliharalah hasil hasil Program TMMD ke 103 ini dengan sebaik baiknya untuk kemaslahataan seluruh warga masyarakat, serta teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa,” tutupnya.

Usai Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan oleh Kasdam kepada para orang tua angkat prajurit, dimana mereka menjadi tempat tinggal prajurit TNI yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke 103 di Pekon Argopeni, serta penyerahan Piagam Penghargaan kepada masyarakat yang menghibahkan tanahnya dipakai untuk kegiatan TMMD. Selain itu dilakukan juga

penyerahan bantuan material untuk pembangunan Masjid Pekon Argopeni dan penyerahan mesin jahit untuk UKM. Terdapat juga penyerahan Piala Lomba Mewarnai Tingkat TK dan Playgrup, Piala Lomba Melukis tingkat SD, Piala Lomba Sepakbola, serta dilanjutkan dengan foto bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau Stan Pameran UKM dan kesehatan serta meninjau sekaligus meresmikan nama jalan dan nama jembatan yang di bangun melalui Program TMMD, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasdam ll/Sriwijaya.

Bupati Tanggamus Sidak di Puskesmas Rawat Inap Air Naningan

Air Naningan – Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani, SE.,MM., siang tadi setelah menghadiri Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembagian dana Majelis taklim secara tiba-tiba Bunda Dewi, Sidak (inspeksi mendadak) di Puskesmas Rawat Inap Pekon Air Naningan Kecamatan Air Naningan, Senin (12/11/18).

Dalam Sidak Bunda Dewi melihat langsung kegiatan pelayanan di Puskes tersebut. Selanjutnya Bunda mengecek absensi Pegawai dengan mengabsen satu-persatu Pegawai Baik PNS, Bidan PTT dan Honorer.

Bunda mengharapkan kepada para pegawai di Puskes Air Naningan supaya datang tepat waktu, sehingga dapat memberikan pelayanan dengan baik dan cepat.

“Kasian jika pasien sudah datang pagi-pagi sementara petugas kesehatannya datang jam siang, ” kata Bunda

Usai memberikan berbagai arahan kepada pegawai Puskes Bunda Dewi tak lupa mengecek pasien di ruang rawat inap, mengecek keadaan ruangan Petugas Puskes dan tempat-tempat kesehatan yg lain.

Bunda Dewi,mengapresiasi Keadaan Puskesmas Rawat Inap Air Naningan,Dia merasa bangga setelah keliling melihat kondisi puskesmas ,tetap jaga kebersihan ,kenyamanan ,dan disiplin dalam bekerja agar para pasien yg datang kesini bisa merasa puas dengan pelayanan kalian semua dan tidak merasa kecewa,Ujar Bunda.

Setelah selesai keliling,bunda Dewi Melakukan Penanaman Pohon Durian dihalaman Kantor UPT Puskesmas rawat inap Air Naningan didampingi kepala Upt Bapak Bambang dan turut mendampingi Ketua DWP Nuraini Lubis sekaligus ketua Dekranasda Tanggamus.

Bunda Dewi Serahkan Bantuan Keagamaan di Empat Kecamatan

Bunda Dewi Serahkan Bantuan Keagamaan di Empat Kecamatan.

Air Naningan — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM., menyerahkan bantuan dana operasional kepada 525 kelompok Majelis Taklim, Guru Ngaji, Khotib dan Pembantu Pencatat Nikah (PPN) untuk Kecamatan Air Naningan,Sumberejo, Ulubelu, dan Pulau Panggung yang ditempatkan di Gedung Balai Pekon Margomulyo Kecamatan Air Naningan.Senin (12/11/18).

Dalam kesempatan tersebut Bupati yang akrab disapa Bunda Dewi ini berpesan kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dan menjaga kebersamaan diantara warga. “Jangan mudah terprovokasi, karena itu akan memecah belah persatuan. Ingatlah kebersamaan sangatlah indah dan persatuan itu mahal harganya,” ujarnya.

Bunda Dewi melanjutkan akhir-akhir ini di Kabupaten Tanggamus banyak cobaan baik tanah longsor maupun banjir. Beliau mengajak para jemaah berdoa agar masyarakat terhindar dari bencana dan selalu mengingat Allah, serta bersukur atas nikmat dan karunia Allah SWT. ‘Untuk itu melalui kegiatan pengajian ini mari kita tak henti-hentinya berdoa pada Allah agar Tanggamus dijauhkan dari bencana. Juga mari kita senantiasa mengingat Allah, serta bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya,” ajak Bunda.

Di Tahun 2019 nanti,akan kita Anggarkan alat USG untuk setiap Puskesmas rawat inap guna memudahkan bagi ibu-ibu hamil untuk periksa kandunganya.

Pada kesempatan ini juga ,bunda dewi mengetuk hati para ASN” ,Kepala -kepala Pekon dan pegawainya untuk bersumbang sih memberikan uluran tangan guna membantu meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yg terkena musibah Banjir bandang di Kelumbayan Kemarin. ” Mudah-mudahan kita semua akan diberikan keleluasaan

Dan terketuk hati kemanusiaan kita untuk meringankan beban mereka, Kata Bunda “.

Selanjutnya, untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk program lanjut usia bunda berharap agar semua dikawal dari awal sampai akhir dalam pembagiannya sehingga pembagiannya merata dan tidak ada penyimpangan sedikitpun.

Kepada kepala” pekon tolong kita bersama-sama memanfaatkan dana desa/pekon supaya penggunaannya tepat sasaran dan tidak menyimpang dari azas Hukum,sehingga bisa bermanfaat untuk orang banyak dan masyarakat diTanggamus yg kita cintai ini,Ucapnya”.

Turut hadir dalam kegiatan pengajian Caleg DPRD Prov.Lampung Yanuar Irawan dr Partai Pdi.P,Joko Santoso dr Partai PAN, Nuarini dr Partai Nasdem, Herawansyah dr DPRD tanggamus, Ikhwani dr Partai Pdi.P, Safaruddin dr Partai Perindo,Bustami Zainuddin dari Dpd RI,, Penceramah Bp. Ahmad Kaswita, tokoh masyarakat Bp. Tukirin, bp.Kholidin, Camat Air Naningan Thalut, Camat Ulu Belu Arpin,Camat Sumberejo Ahmad Ngalim, Camat Pulau Panggung Agustam hamid,

Kepala Pekon Margomulyo Ahmad Suprihatin, serta Para ketua TP PKK dari 4 Kec. Yakni Air Naningan,Ulu belu, Sumberejo, dan Pulau Panggung.

BUPATI HADIRI PERINGATAN HARI PAHLAWAN, HARI KORPRI, HARI GURU DAN HKN TAHUN 2018

BUPATI HADIRI PERINGATAN HARI PAHLAWAN, HARI KORPRI, HARI GURU DAN HKN TAHUN 2018

Kota Agung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani menghadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan sekaligus Hari Guru dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Lapangan Upacara Pemkab Tanggamus Komplek Pemda Tanggamus, Senin (12/11/18).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0424 Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, M.han. Dalam sambutan tertulis Bupati yang disampaikan oleh Dandim, dikatakan peringatan tersebut sebagai momentum dalam rangka menumbuh kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial. Oleh karena itu nilai kepahlawanan sejatinya tidak akan pernah usang atau lekang dimakan zaman, karena pada setiap waktu dapat diimplementasikan dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sepanjang masa sesuai perkembangan zaman. “Untuk itu penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan selalu menjadi penting karena dapat digunakan sebagai parameter tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan Pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan dan menjaga tetap utuh nya NKRI,” ujar Dandim.

Dandim melanjutkan, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke 54 yang diperingati setiap tanggal 12 November, tema yang diusung yaitu Aku Cinta Sehat Ayo Hidup Sehat. “Mulai dari kita tema ini memberikan makna bahwa melalui komitmen HKN ke-54 masyarakat lebih bersemangat untuk melakukan gerakan masyarakat hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan Indonesia sehat,” jelasnya.

Selain itu Dandim juga menyampaikan pelaksanaan Program 55 Aksi Desa Asik dibidang kesehatan, yang terdiri dari penanganan kesehatan bagi usia lanjut yang berusia 65 tahun ke atas, kunjungan ke rumah lansia atau homogen dengan menggunakan fasilitas motor reaksi cepat (MRC) bagi seluruh warga lansia Kabupaten Tanggamus yang telah memiliki kartu lansia, menyediakan fasilitas USG di seluruh Puskesmas secara bertahap dimulai pada tahun 2019, meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan, menambah jumlah dokter spesialis, meningkatkan kualitas tenaga kesehatan non ASN, meningkatkan kualitas kader kesehatan di Posyandu balita dan kader lansia, menambah Armada Puskesmas Keliling di setiap Kecamatan dan mengkoordinasi untuk mempercepat terwujudnya program unggulan Desa Gratis di setiap pekon.

Kemudian dalam rangka peringatan Hari Korpri, Dandim mengatakan sejak didirikan pada tanggal 29 November 1971 Korpri telah menunjukkan peran dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bangsa dan negara. “Sebagai organisasi yang mewadahi para pegawai negeri sipil, melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan melayani keperluan masyarakat dalam berbagai bidang, Saya berpesan kepada jajaran Korpri untuk menjaga kode etik profesi, sumpah jabatan dan Panca Prasetya Korpri, dan melayani Rakyat dengan konsep pelayanan RATU (Ramah, Amanah, Tegas dan Unggul),” ujarnya.

Sedangkan dalam rangka memperintati Hari Guru Nasional Tahun 2018, Dandim mengatakan bahwa Guru memiliki peran yang amat mulia dan strategis. “Guru akan menentukan masa depan bangsa, tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga, karena pernah dididik oleh para Guru,” tegas Dandim.

Namun walau begitu lanjut Dandim, amanah Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Guru, belum bisa menjawab permasalahan guru. Karena hingga kini profesionalisme guru masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya yang lebih keras agar Guru di Kabupaten Tanggamus menjadi pekerja profesional. Untuk lebih bersemangat lagi dalam bekerja dan bersinergi, dengan cara menjadikan komitmen semua pihak. “Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah bertekad meningkatkan kesejahteraan Guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan tenaga honorer. Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja Guru,” harapnya.

Pada pelaksanaan Upacara ini dilakukan juga Penyerahan Satya Lencana Karya Satya atas pengabdian PNS yang telah mencapai masa kerja 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Penyerahan dan penyematan Satya Lencana dilakukan oleh Bupati Tanggamus, dengan didampingi oleh Dandim 0424, Kapolres, para Asisten Sekdakab dan Kepala BKPSDM Tanggamus.

BUPATI LEPAS TIM BANTUAN BENCANA KE KELUMBAYAN

BUPATI LEPAS TIM BANTUAN BENCANA KE KELUMBAYAN

Kota Agung — Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Upacara Pemkab Tanggamus. Bupati Hj. Dewi Handajani didampingi Dandim 0424 Letkol ARH, Anang Hasto Utomo, Kapolres AKBP. I. Made Rasma, SIK., melepas Tim Bantuan Penanggulangan Bencana ke Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan.

Tim terdiri dari 1 pleton Satuan Pol PP, 1 pleton Tim Potensi SAR Dishub Tanggamus, 1 Tim Paramedis dan 1 Tim Logistik pembawa 3 truk bantuan bahan pokok sumbangan dari OPD, instansi vertikal dan masyarakat. Pelepasan Tim yang dilaksanakan melalui Apel ini adalah dalam rangka membantu dalam penanggulangan bencana pasca banjir.

Mengawali sambutannya Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu korban banjir di Kecamatan Kelumbayan. “Saya atas nama Pimpinan kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik tenaga, pikiran, materi dan lain sebagainya, mudah-mudahan apa yang kita laksanakan ini akan dapat membantu dan meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ucapnya.

Bupati juga berpesan kepada Tim Bantuan untuk melaksanakan tugas dengan baik, serta mengajak semua OPD ikut membantu menurunkan Tim ke lokasi bencana. “Kepada seluruh jajaran tim bantuan, saya sangat mengharapkan bahwa kalian semuanya dapat melaksanakan tugas dengan baik, karena tentunya dalam pelaksanaan tugas ini tidak ada kompensasi apa-apa, selain bentuk kepedulian. Insya Allah semuanya akan mendapatkan pahala dan ganjaran yang berlipat ganda dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Saya berpesan bahwa saudara-saudara kita disana sangat membutuhkan uluran tangan kita. Saya pun mengajak kepada seluruh pihak, kepada seluruh jajaran OPD untuk dapat segera menurunkan Tim di lokasi bencana alam di Kecamatan Kelumbayan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu juga Bupati menceritakan hasil kunjungannya beberapa hari yang lalu (Jum’at, 9/11) ke lokasi bencana di Kecamatan Kelumbayan. “Saudara-saudara kita disana membutuhkan bahan makanan, alat-alat kesehatan dan obat-obatan. Juga bantuan untuk segera ditanyakan lagi dokumen identitas masyarakat yang telah hilang terbawa oleh arus banjir, dan masih banyak hal-hal lain lagi yang tentunya perlu bantuan dari kita semuanya,” ungkap Bupati.

“Tentunya pemberian bantuan yang kita laksanakan hari ini hanya simbolis, karena dari jajaran Pemerintah Kabupaten sendiri, sejak hari pertama terjadinya bencana alam telah mengirimkan bantuan berupa bahan makanan dan personil baik itu dari Dinas Sosial dan juga dari BPBD. Hanya mungkin karena keterbatasannya masih terdapat beberapa hal yang belum teratasi. Perlu banyak perhatian dan kepedulian dari semua pihak, dari seluruh donatur dan juga relawan untuk membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita. Jadi saya sangat mengharapkan bahwa bantuan bantuan ini tidak hanya terhenti pada hari ini saja, tetapi kita akan melihat dan juga tentunya kita akan terus memonitor apa yang diperlukan agar saudara-saudara kita yang ada di kecamatan Kelumbayan,” jelas Bupati.

Tak lupa Bupati berdoa bagi para korban banjir dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu korban banjir di Kelumbayan. “Mudah-mudahan pemberian bantuan ini agar dapat terus kita lanjutkan, dan saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana diberikan kesabaran dan ketabahan, serta dapat melalui semua cobaan ini. Terima kasih juga kepada pihak swasta yang telah memberikan bantuan alat beratnya, untuk membantu puing-puing yang berserakan, mebersihkan material longsor yang terjadi akibat bencana longsor,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan pesan moral yang penting bagi semua pihak, baik masyarakat maupun pihak yang terkait. “Mudah-mudahan ini semuanya akan menjadi pembelajaran bagi kita semuanya, untuk dapat tetap melestarikan hutan kita, agar bencana seperti ini dapat kita hindari. Apalagi Tanggamus ini termasuk daerah yang rawan bencana. Kita juga tetap harus banyak-banyak berdoa, mudah-mudahan kejadian seperti di Palu (Sulteng) dan juga kejadian-kejadian di daerah lainnya baik itu bencana gempa, tsunami dan bencana bencana lainnya tidak terjadi di Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan Jonsen Vanissa, Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, serta para Kepala OPD Pemkab Tanggamus.

Wakil Bupati di Ulubelu : Sidak 4 Instansi dan Galang Dana Korban Banjir

Wakil Bupati di Ulubelu :
Sidak 4 Instansi dan Galang Dana Korban Banjir

Ulubelu — Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’I, S.Ag., melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Kantor Kecamatan Ulu Belu, Jum’at (9/11/18). Sidak tersebut sontak membuat kaget para pegawai di Kecamatan setempat. Dalam sidak Wabup melihat langsung kegiatan pelayanan publik di Kecamatan dan selanjutnya mengecek absensi pegawai dengan mengabsen satu-persatu pegawai baik PNS maupun honorer. Wabup juga mengecek kondisi ruangan kantor, baik kebersihan maupun kerapihannya.

Dalam sidak tersebut Wabup memberikan pengarahan kepada para pegawai agar disiplin dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan sesuai dengan slogan Pelayanan RATU. “Para pegawai Kecamatan supaya datang tepat waktu, sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sebagaimana slogan Pelayanan RATU (Ramah, Amanah, Tegas dan Unggul) yang sekarang sedang digalakkan,” ujar Wabup. Usai memberikan pengarahan Wabup juga melakukan penanaman pohon di halaman Kantor Kecamatan, sebagai gerakan penghijauan di Kabupaten Tanggamus.

Selanjutnya Wabup didampingi Camat Ulubelu Arpin, S.Pd., menuju ke Puskesmas Rawat Inap Ulu Belu. Ditempat ini Wabup disambut oleh Kepala Puskesmas Bidan. Cikmah dan jajaran. Seperti sebelumnya Wabup melihat langsung kegiatan pelayanan petugas yang ada disana. Sesaat kemudian Wabup memerintahkan para pegawai untuk melaksanakan apel pagi, dengan beliau sendiri sebagai Pembinanya. Dalam apel singkat tersebut, selain mengabsen kehadiran para pegawai secara satu-persatu, baik PNS, Bidan PTT dan honorer di Puskesmas tersebut.

Senada yang disampaikan saat di Kantor Kecamatan, Wabup meminta para pegawai di Puskesmas supaya datang tepat waktu dan melaksanakan pelayanan sebagaimana slogan Pelayanan RATU. sehingga dapat memberikan pelayanan dengan baik dan cepat kepada masyarakat atau pasien yang datang ke Puskesmas.“Kasihan jika pasien sudah datang pagi-pagi sementara petugas kesehatannya datang pada sa’at jam siang,” ujar Wabup. Ditempat ini Wabup juga mengecek keberadaan pasien dan kondisi di ruang rawat inap serta keadaan ruangan lainnya di Puskesmas tersebut.

Usai sidak di Puskesmas, Wabup melanjutkan sidaknya ke SMP Negeri 1 Ulubelu. Setibanya di sekolah tersebut, Wabup langsung prihatin dengan kondisi sekolah. Selain karena ketidak hadiran Kepala Sekolah, juga terlihat tidak adanya gambar atau foto para Pemimpin Negara, seperti Presiden, Gubernur dan Bupati di ruang Kepala Sekolah. Dihadapan para dewan Guru beliau menyampaikan bahwa pentingnya gambar atau foto pemimpin Negara terpasang di Sekolah. “Selain (pemasangan foto) wajib, itu juga dimaksudkan agar para murid lebih tahu dan mengenal pemimpinnya,” terang Wabup. Ditempat ini juga Wabup melaksanakan penanaman pohon dan foto bersama dengan para dewan Guru setempat.

Sidak Wabup masih berlanjut ke SMA Negeri 1 Ulubelu. Kondisi serupa juga ditemui di sekolah ini. Dengan tidak hadirnya Kepala Sekolah dan kondisi bangunan yang memprihatinkan, ditambah lagi dengan proses belajar mengajar yang tidak maksimal, dimana banyak tenaga pengajar yang absen dan jumlah siswa yang tidak masuk sekolah. Dalam pengarahannya, Wabup meminta kepada para tenaga pengajar di sekolah tersebut untuk meningkatkan kinerjanya lebih lagi kedepan, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanggamus.

Usai melanjutkan sidak, Wabup menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan sosial, dengan mengikuti takjiah di Pekon Girimulyo, tepatnya di kediaman Almarhumah Siti Mudatun yang meninggal dunia pada Kamis sore dikarenakan sakit. Dimana Almarhumah adalah salah satu ASN yang berprofesi sebagai Guru SDN 3 Girimulyo Kecamatan Ulubelu.

Dalam suasana berkabung tersebut, Wabub mewakili Pemkab Tanggamus, menyampaikan rasa bela sungkawa atas meninggalnya Almarhumah serta mendoakannya. “Mewakili Pemkab Tanggamus, saya menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam. Mudah-mudahan amal ibadah Almarhumah di terima dan ditempatkan disisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan ikhlas,” ucap Wabup yang diamini jemaah yang hadir.

*Ajak PT. PGE Bantu Korban Banjir*

Usai melakukan sidak di 4 Instansi Pemerintahan. Wabup Hi. AM. Syafi’i masih dengan didampingi Camat Ulu Belu, melakukan kunjungan kerja ke Kantor PT. Pertamina Geothermal Energi (PGE) Ulubelu, sebagai perusahaan BUMN yang mengelola potensi panas bumi di Ulubelu untuk memproduksi energi listrik di Provinsi Lampung.

Kedatangan Wabup dan rombongan yang telah diberitahukan sebelumnya, diterima dengan baik oleh pihak perusahaan yang diwakili oleh Manager HSSE Widodo, Manager HR Andi Nur Ihmawan dan Public Relation (Humas) Irfan.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung, yaitu untuk bertemu dengan Pimpinan PT. PGE, dalam rangka menggalang dana demi membantu meringankan korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tanggamus.

Menanggapi hal tersebut, Manager HSSE PT.PGE Widodo mengatakan bahwa pihaknya menerima ajakan tersebut, dan selanjutnya akan menyampaikan dan membahasnya dengan Pimpinan. Selanjutnya jika hal tersebut sudah di musyawarahkan dan sudah ada keputusan, pihaknya akan menghubungi Pemkab Tanggamus melalui Camat Ulubelu.

Bunda Dewi Kunjungi dan Santuni Korban Banjir di Pekon Umbar, Kelumbayan

Bunda Dewi Kunjungi dan Santuni Korban Banjir di Pekon Umbar, Kelumbayan.

Kelumbayan — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., atau akrab disapa Bunda Dewi didampingi ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos., beserta rombongan mengunjungi korban banjir bandang yang melanda Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan, Jum’at (9/11/18).

Semula pada Kamis (8/11/18) Bunda Dewi akan mengunjungi korban banjir, usai memberikan bantuan keagamaan di Kecamatan Cukuh Balak. Namun dikarenakan ruas jalan Cukuh Balak – Kelumbayan Barat di beberapa titik yang mengalami longsor dan terhalang oleh pohon tumbang, maka saat itu perjalanan tidak dapat dilanjutkan. Akhirnya diputuskan pada kunjungan hari ini Bunda Dewi beserta rombongan menempuh perjalanan ke Kelumbayan melalui jalur Teluk Betung – Pesawaran – Tanggamus.

Bunda Dewi dan rombongan tiba di lokasi sekitar Pukul 10.00 WIB, dan singgah ke Posko Banjir di rumah Kepala Pekon Umbar Samsuddin. Pada kesempatan tersebut, Bunda Dewi menyampaikan ucapan turut berduka cita atas musibah banjir bandang yg menimpa masyarakat Pekon Umbar dan sekitarnya. Bunda Dewi juga mengajak warga untuk tabah dan sabar atas musibah yang terjadi. “Ini semua adalah ujian dari Allah SWT. Semoga kita semua selalu sabar dan tabah dalam menerima cobaan dan ujian ini. Kepada Korban jiwa yg meninggal dunia terbawa arus banjir, semoga keluarga yg dtinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini, dan semoga kedepan kita bisa merenungi atas kejadian ini serta bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena siapa yang tahu musibah akan datang, karena hanya Allah lah Yang Maha Tahu,” kata Bunda.

Bunda Dewi juga menghimbau kepada masyarakat yg tinggal di bantaran sungai Pekon Umbar dan sekitarnya, agar terus dan selalu waspada. “Masyarakat agar selalu waspada, jika ada kejadian seperti ini lagi, segera melaporkan kepada Camat atau Kepala Pekon, supaya diteruskan kepada Pemkab Tanggamus,” himbau Bunda Dewi.

Lebih lanjut Bunda Dewi menyampaikan, terkait dengan kejadian musibah ini, Pemkab Tanggamus akan mengganti dan melaporkan kepada Pemerintah Pusat atas apa saja kerugian dan kerusakan yang terjadi. Akibat dampak dari banjir bandang Pekon Umbar ini, sebanyak 22 rumah hanyut terbawa air, 116 rumah rusak berat dan 365 rumah terkena dampaknya.

Terkait upaya fisik, Pemkab Tanggamus akan segera memperbaiki beronjong yg jebol di bantaran sungai, untuk menghindari banjir susulan. Selain itu akan segera menurunkan Eksavator untuk membersihkan badan jalan yang tertimbun tanah guna memudahkan para pengendara yang lewat.

Pemkab Tanggamus juga lanjut Bunda, akan segera mengganti sertifikat tanah yg hanyut, dan akan segera dikoordinasikan dengan BPN Tanggamus. Menyikapi pendidikan anak sekolah akan diberikan bantuan seperti seragam, buku, alat tulis, serta baju layak pakai. Kemudian terkait dengan dokumen kependudukan, seperti KK, Akta Kelahiran, KTP, akan dikoordinasikan juga dengan Disdukcapil.

Juga terkait perlunya air bersih dan permohonan CSR dari PT. Danone (AQUA) akan segera dikoordinasikan. Untuk permasalahan listrik, pihak PLN sudah turun tetapi perlu ditegaskan dan dikoordinasikan kembali, untuk sementara Pemkab Tanggamus akan menyediakan genset dan diesel sebagai penerangan sementara.

Demikian juga dalam menyikapi kondisi kesehatan dan kebutuhan makanan korban banjir. Bunda Dewi menyatakan bahwa pihaknya sudah mendirikan Pos Kesehatan dan Dapur Umum di sekitar lokasi banjir. Termasuk akan menurunkan Satpol PP sekitar 20 orang untuk berjaga dan memantau keadaan di sekitar lokasi bencana.

Ditempat ini, Bunda Dewi memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban banjir, guna membantu korban banjir yang ada.

Selain itu untuk kebutuhan logistik korban banjir, dari pengamatan di lokasi, bantuan logistik yang diberikan kepada para korban sebagian sudah tiba dilokasi, seperti kasur, selimut, tikar, beras, minyak goreng, gula, obat-obatan dan logistik lainnya untuk meringankan beban para korban banjir.

Usai pemberian bantuan beliau langsung menuju lokasi korban yg dilanda banjir bandang. Perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu karet milik Basarnas Tanggamus. Tiba di lokasi kejadian Bunda Dewi disambut tangis haru dari para warga yang tinggal di Pekon tersebut. Bunda Dewi kembali menghibur dan menenangkan warga yang sedih. “Yang sabar ya bapak ibu, semua ini cobaan dan ujian dari Allah SWT,” ujar Bunda Dewi. Bunda Dewi juga meminta kepada warga agar senantiasa berdoa dan memohon perlindungan Allah SWT, agar kejadian seperti ini tidak terulang, yang diamini para warga korban bencana.

Selanjutnya, Bunda Dewi dan rombongan melanjutkan perjalanan meninjau kondisi pasca banjir di lokasi lain, yaitu ke Pekon Purwosari, tepatnya di Dusun Lebak Wangi Merambung, dilanjutkan ke Pekon Margomulyo dan jalan lintas Pekon Pertiwi dari Pekon Kubu Langka ke Pekon Banjar Sari, yang masih terisolasi dan karena dampak longsor yang menutup badan jalan.

Disela kunjungan tersebut Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus Halimi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat beronjong sepanjang 500 meter dan tanggul induk Way Umbar jebol, yang menghanyutkan beberapa rumah warga yg bermukim ditempat tersebut. “Akibatnya dampak dari kejadian ini adalah seperti jalan penghubung dusun Sukajadi sepanjang 3 Km lumpuh total, beronjong jebol 500 m, jembatan gantung putus, serta sawah lebih kurang 15 hektar rusak berat dan gagal panen,” terangnya.

“Penyebab kejadiannya, akibat hujan yang begitu deras, yaitu pada Rabu malam Kamis (7/11/18) sekitar jam 11 malam sampai jam 3 dini hari Kamis (8/11/18). Air tersebut tidak terbendung akibat dari pertemuan sungai Way Umbar, Way Merbau, Way Kubu Langka dan Way Rilau. Sehingga air sungai meluap dengan perkiraan tinggi genangan air sekitar 7 meter dari ketinggian rumah warga. Ditambah hujan yang terus menerus turun sejak sepuluh hari sebelum terjadi banjir,” tambahnya.

Usai melakukan kunjungan ke lokasi banjir. Bunda Dewi juga mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir, yaitu Almarhumah Bi Acik (60Thn). Bunda Dewi menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban dan meminta agar keluarga korban sabar dan ikhlas dengan musibah yang terjadi. Tak lupa Bunda Dewi juga memberikan santunan kepada keluarga korban, yang diterima salah satu anak almarhumah. “Bunda menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga Almarhumah. Selanjutnya Bunda juga meminta agar keluarga dapat sabar dan ikhlas atas kejadian ini, serta senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT. Amiin ya Robbal Alamiin,” ujar Bunda.

Turut mendampingi Bupati pada kunjungan tersebut, Anggota DPRD Tanggamus Herwan, SE.,, Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi, Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, Kadis Sosial Rustam, Camat Kelumbayan Bahroni, Camat Kelumbayan Barat Hadi Winarto, Kepala Pekon Umbar Samsuddin, para Kepala Pekon, serta Tim Reaksi Cepat Penanggulan Bencana (TRC-PB).

Longsor Halangi Bunda Dewi Kunjungi Korban Banjir di Pekon Umbar

Ingin Kunjungi Korban Banjir Bunda Dewi Terhalang Longsor

Kelumbayan Barat – Usai melaksanakan pembagian bantuan keagamaan dan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cukuh Balak. Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani atau akrab disapa Bunda Dewi yang mendapatkan info terjadinya banjir bandang di Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan yang memakan korban jiwa 1 orang, menghanyutkan 22 rumah, merusak 144 rumah dan merendam sekitar 300an rumah, bergegas menuju Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, untuk meninjau korban banjir disana.

Namun ditengah perjalanan Bunda Dewi yang didampingi Camat Cukuh Balak dan rombongan Protokol, Patwal dan Humas terhenti, akibat terhalang oleh tanah longsor di tengah jalan Perbatasan Cukuh Balak dan Kelumbayan Barat.

Bunda Dewi sempat ingin menerabas jalan ke Pekon Umbar, namun Tagana Cukuh Balak menyarankan agar Bunda Dewi tidak memaksakan perjalanan. Hal itu dikarenakan berdasarkan informasi warga, jalur tersebut tidak hanya longsor tetapi terdapat beberapa pohon tumbang yang menghalangi ruas jalan yang akan dilalui.

“Kalo jalan make motor bisa gak” tanya Bupati pada Kasubbag Protokol Ridho. Namun setelah dikonfirmasi kepada warga dan Tagana jawabnya tidak bisa.

Bahkan Bunda Dewi sempat menanyakan apakah bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Kembali Tagana dan warga mengatakan tidak bisa, karena selain faktor jarak, mereka khawatir juga dengan faktor keselamatan.

Akhirnya diputuskan besok pagi Jum’at (9/11/18) Bunda Dewi akan meninjau korban banjir di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan.

Atas kejadian tersebut Bunda Dewi mengucapkan turut berbela sungkawa kepada para korban, khususnya keluarga almarhumah yang meninggal akibat hanyut terbawa arus banjir. “Bunda turut prihatin dan berduka atas bencana ini. Terlebih kepada keluarga almarhumah Bi Acik (60th). Mudah-mudahan para korban tetap kuat, tabah dan ikhlas,” ujar Bunda dengan wajah sedih.

Bunda Dewi juga tak lupa menghimbau agar warga di wilayah rawan banjir senantiasa waspada terhadap resiko banjir yang terjadi di musim penghujan ini. Hal ini dikarenakan memang wilayah Kabupaten Tanggamus merupakan wilayah yang rawan terjadinya bencana banjir dan longsor di musim penghujan.

Sementara Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi menerangkan, hingga Kamis sore, satu dusun dan sejumlah pedukuhan masih terisolasi. Satu jembatan gantung putus, jalan tertutup longsor, listrik padam, sejumlah sepeda motor hanyut.

“BPBD Tanggamus dan Pekon Umbar mendirikan Posko disana, untuk mendistribusikan makanan siap saji, tikar, dan tenda, menampung warga yang kehilangan rumah,” terang Romas.