Bupati Hadiri Pengajian Sekaligus Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla

Bupati Hadiri Pengajian Sekaligus Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla

Pugung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handayani menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Mushola yang akan di bangun di kompleks SMA Yayasan Darul Fikri, Pekon Sumanda, Kecamatan Pugung, Sabtu (15/12/18).

Turut hadir pada Pengajian tersebut Anggota DPRD Lampung Hi. Akhmadi Sumaryanto, Camat Pugung Hardasyah, Ketua Yayasan SMA/SMK Darul Fikri Ustad Iwan Ridwan, Kepala Sekolah SMA Darul Fikri Eko Gatot Susilo, Kepala SMK Darul Fikri Dadan Hermawan, Kepala Pekon Sumanda Saibi, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua yayasan SMA/SMK Darul Fikri Iwan Ridwan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya atas kehadiran Bupati dan seluruh tamu undangan, serta terimakasih Kepada Pemerintah Daerah yang terus ikut andil dalam membantu anggaran di setiap pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh yayasan Darul Fikri.

Sementara Bupati dalam sambutannya menyampaikan, pendidikan sangatlah penting dalam pembentukan karakter dan mutu generasi penerus, dan tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk tidak membantu anggaran sektor pendidikan, sesuai dengan program pemerintah pusat.

“Terimakasih kepada Yayasan Darul Fikri, karena yayasan ini merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mencerdaskan generasi penerus di Kabupaten Tanggamus, seiring dengan program yang sedang digalakkan Pemerintah Daerah Tanggamus untuk mencerdaskan anak bangsa,” ucap Bupati.

Selanjutnya Bupati meminta dukungan kepada seluruh masyarakat, para Ulama dan Umaroh untuk mewujudkan 55 Program Aksi Asik.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar 10 juta rupiah, untuk pembangunan musholla yang dilaksanakan. “Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para siswa dan guru karena Mushola adalah tempat sarana ibadah dan da’wah bagi para Siswa dan Guru,” harap Bupati.

Sedangkan dalam tausiah yang disampaikan oleh Drs. Al Muzamil Yusuf, M.Si., beliau mengajak kepada semua yang hadir untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mengajak untuk memperdalam ilmu yg bermanfaat seperti ilmu agama, dan mengajarkannya juga kepada anak anak. Selain itu beliau juga mengajak kepada jama’ah untuk memperbanyak sedekah.

Mengakhiri kegiatan, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Musholla Yayasan Nurul Fikri oleh Bupati Tanggamus, diikuti sejumlah undangan yang hadir.

KUNJUNGI TAMAN KOTA AGUNG WABUP JANJI AKAN PASANG WIFI

Kota Agung – Ada yang mengejutkan bagi pengunjung Taman Kota Ir. Soekarno Kota Agung, Sabtu malam (15/12/18). Bagaimana tidak, tanpa disangka-sangka oleh pengunjung, mereka disapa oleh Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM, Syafi’i, yang juga berkunjung ke Taman Kota tersebut.

Wabup juga menyalami pengunjung yang tengah bersantai, bahkan beliau juga melayani permintaan selfie (swafoto) dari para pengunjung.

Pada kesempatan tersebut Wabup berpesan kepada masyarakat, agar menjaga kebersihan dan ketertiban di Taman Kota. “Sekarang Taman Soerkano bertahap sudah mulai berubah menjadi semakin baik, jadi tolong dijaga dan dirawat, jangan buang sampah sembarangan,” kata dia.

Selain itu beliau menanyakan kepada pengunjung apakah pengunjung mau Taman Kota diberi fasilitas wi-fi internet. “Setuju atau nggak kalau dikasih wifi,” ujarnya. Serentak pengunjung menjawab setuju pertanyaan tersebut.

Wabup melanjutkan, bahwa nantinya fasilitas wifi akan dipasang namun waktunya tetap diatur. “Sejumlah fasilitas umum akan dilengkapi, termasuk wifi dan toilet. Kalau wifi diatur waktunya biar tidak menggangu anak-anak yang mau belajar,” tambahnya.

Beliau berharap Taman Kota tersebut, bisa menjadi tempat bercengkerama bagi keluarga. “Harapannya nanti Taman Kota ini bisa menjadi tempat bercengkrama keluarga bagi masyarakat Kota Agung dan sekitarnya,” pungkasnya. (Kominfo-Rico)

Pemkab Kembali Kirim Bantuan Beras  Untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor

Pugung — Pemkab Tanggamus kembali mengirimkan bantuan beras untuk korban bencana banjir dan tanah longsor, di Kecamatan Kelumbayan dan Limau. Bantuan kali ini dialokasikan untuk Kecamatan Kelumbayan sebanyak 36,14 ton dan untuk Kecamatan Limau sebanyak 8,79 ton.

Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Dinas Sosial Mairosa, ST., mewakili Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani di Gudang Bulog Tanggamus, Jumat (14/12). Pengiriman sendiri dilakukan dua tahap sejak kemarin dan hari ini Sabtu (15/12).

“Adapun bantuan ini dialokasikan untuk 9 Pekon di Kecamatan Limau dan 5 Pekon di Kecamatan Kelumbayan,” terang Mairosa didampingi Kasi Bansos Ismail.

“Sebelumnya Pemkab Tanggamus telah mengirimkan bantuan beras untuk korban bencana di Kecamatan Kelumbayan, Kelumbayan Barat, Cukuh Balak dan Limau, dengan jumlah sebanyak 33,23 ton, dan 3 ton untuk di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan,” tambahnya.

“Adapun penghitungan pemberian bantuan ini berdasarkan hasil kalkulasi dari jumlah korban bencana yang ada, yaitu sebanyak 0,4 kg per jiwa per hari dikali jumlah hari tanggap darurat bencana, yang saat ini selama 14 hari,” terangnya.

Dari laporan Tim Tanggap Darurat Bencana setempat, bantuan telah di distribusikan kepada para korban di lokasi bencana.

Pemkab Tanggamus Terima Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM

*Pemkab Tanggamus Terima Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM*

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanggamus menerima penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Peduli Hak Azazi Manusia dari Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia (Memkumham) Yasona Laoly.

Penetapan penghargaan diberikan berdasarkan SK Menkumham RI Nomor : M.HH-01.HA.02.02 Tahun 2018, tentang Kabupaten/Kota Peduli HAM. Dimana bagi Kabupaten Tanggamus, penghargaan ini merupakan penghargaan yang ketiga kalinya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menkumham Yasona Laoly dan diterima oleh Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, dalam acara Peringatan Hari Hak Azazi Manusia se Dunia ke 70 Tahun 2018, yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Selasa (11/12/18).

Penghargaan ini diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM untuk memotivasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, untuk melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM serta mengembangkan sinergitas satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal di daerah dalam upaya tersebut.

Atas penghargaan tersebut, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengucapkan terima kasih kepada Menteri Hukum dan HAM atas penghargaan yang diberikan. “Tentunya kami bersyukur dan berterima kasih atas diterimanya penghargaan ini. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin peduli terhadap HAM di Kabupaten Tanggamus,” katanya.

Selain itu, Bupati juga meminta jajarannya untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dalam penegakan HAM di Kabupaten Tanggamus. “Saya minta jajaran Pemkab Tanggamus, untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, dalam penegakan HAM di Kabupaten Tanggamus,” tandasnya. (Kominfo)

 

Sidak : Bupati Minta Agar Pegawai Pahami Pelayanan RATU

Sidak : Bupati Minta Agar Pegawai Pahami Pelayanan RATU.

Tanggamus — Selasa sore (11/12/18) Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di tiga OPD Pemkab Tanggamus, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan (PP), Kantor Sat Pol PP, dan Dinas Komunikasi Informatika.

Turut mendampingi Asisten Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, Inspektur Faturrrahman, Kepala BKPSDM Nur Indrati, serta Tim GDN.

Dalam arahannya Bupati mengatakan kepada pegawai Pemkab Tanggamus, baik PNS atau TKS, agar tetap meningkatkan kedisiplinan, karena itu sangat penting sebagai pelayan masyarakat.

Bupati juga meminta para atasan senantiasa melakukan pembinaan kepada jajarannya. “Kedepan kepada atasan tetap lakukan pembinaan kepada para staf dan jajarannya, pahami pelayanan RATU dan apabila semua itu tidak diindahkan, jangan salahkan kami selaku atasan yang lebih tinggi, Apabila nanti sudah dilakukan pembinaan tetapi masih saja melanggar maka akan kita lakukan tindakan secara hukum kepada para pegawai tersebut,” tegas Bupati.

Bupati juga berharap kepada seluruh pegawai agar dapat membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam memajukan Kabupaten Tanggamus.

“Kepada TKS (Tenaga Kerja Sukarela ) agar dapat mengikuti juga peraturan yang sudah diberlakukan, jangan hanya sekedar ngantor saja, tetapi buktikan kinerja kalian di depan atasan. Karena kalian juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting dalam memajukan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai ini,” imbuhnya.

Masalah kebersihan juga menjadi hal yang diaampaikan oleh Bupati, agar tetap dijaga. “Ciptakan suasana nyaman, aman dan bersih. Lokasi kantor harus bersih harus wangi, harus sebersih apa yang saya inginkan, hiasi juga didepan kantor dengan tanaman-tanaman bunga yang indah, agar kantor kita selalu kelihatan asri,” ajak Bupati.

“Absen pagi sore juga harus diterapkan dan itu berlaku untuk semua Dinas, Badan, Kantor, Bagian dan lainnya, serta rekapan absen perbulan harus disiapkan, karena sewaktu-waktu akan kami evaluasi,” tutup Bupati.

Sekda Sidak Dinas Pendidikan

Dalam waktu yang sama, Pj. Sekdakab Drs. Hamid H. Lubis, M.Si., juga melalukan sidak di komplek Perkantoran Pemkab Tanggamus.

Adapun OPD yang dituju adalah Dinas Pendidikan. Dalam sidal tersebut, Sekda menyampaikan bahwa tujuan pimpinan melakukan sidak adalah untuk meningkatkan kinerja jajaran Pemkab Tanggamus. S

Selanjutnya dari absensi yang dilakukan, diketahui terdapat 9 pegawai yang tidak masuk kantor tanpa keterangan. Menyikapi hal tersebut Sekda menegaskan agar hal tersebut tidak lagi terjadi dan meminta Kadis Pendidikan untuk melakukan pembinaan. “Saat ini saya masih mengingatkan, tetapi tidak tahu nanti,” tegasnya.

Selanjutnya Sekda menginstruksikan agar kesembilan pegawai yang tanpa keterangan tersebut, selama tiga hari kedepan melakukan absensi di TU Pimpinan.

Dalam kesempatan tersebut Sekda juga meminta salah satu pegawai menyebutkan pelayanan RATU,  ternyata yang bersangkutan masih keliru menyebutkannya. Menyikapi hal tersebut Sekda kembali menegaskan agar para pegawai memahami apa itu pelayanan RATU. “Bagaimana mau mengamalkannya, jika kepanjangannya saja tidak tahu. Saya minta ini jadi perhatian semuanya, untuk benar benar memahami dan melaksanakan pelayanan RATU dengan baik,” ujar Sekda yang pernah menjabat Kadis Pendidikan ini.

Turut mendampingi Asisten Bidang Ekobang FB. Karjiono, Sekretaris BKPSDM Aan Derajat dan Plt. Sekretaris Diskominfo Derius Putrawan. (*)

Bupati Tanggamus Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Bupati Tanggamus Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran.

WONOSOBO–Musibah Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu mengundang perhatian dari Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM. Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Romas Yadi, orang nomor satu di Pemkab Tanggamus tersebut, meninjau tiga lokasi kebakaran yakni di Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kotaagung Timur, Pekon Sinar Melati, Kecamatan Wonosobo serta Pekon Penanggungan, Kecamatan Kotaagung.

Saat meninjau di lokasi kebakaran di Pekon Sinar Melati, Bupati yang ditemani pemilik rumah Saiful Amri, melihat satu persatu ruangan yang telah habis akibat si jago merah tersebut. Dihadapan Bupati juga Saiful Amri menerangkan kebakaran terjadi pada Jumat (7/10) yang lalu Sekitar pukul 8.30 Wib akibat lilin karena pada saat kejadian kebetulan lampu tengah padam, dan lilin kemudian terjatuh. Pertama kali yang terbakar yakni buku-buku sekolah milik anaknya, lalu kemudian merembet ke kasur, dan membakar plafon kamar, dan dalam hitungan menit api membesar, hingga menghanguskan seisi rumah.

Usai meninjau dan memberikan bantuan di Pekon Sinar Melati. Bunda Dewi sapaan akrabnya kemudian juga meninjau dan memberikan bantuan bagi korban kebakaran di Pekon Penanggungan. Diketahui musibah kebakaran rumah yang diketahui milik Sutak tersebut terjadi pada Minggu (5/8), kebakaran tersebut sempat menghebohkan warga Pekon Penanggungan karena terjadi pada siang hari sekitar pukul 14.30 WIB. Bagian rumah belakang berbahan anyaman geribik bambu dan papan membuat api dengan cepat melahap rumah tersebut.

 

Bupati Tanggamus. Hj. Dewi Handajani menghimbau kepada seluruh masyarakat kedepannya agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Kendati tidak ada korban jiwa tetapi kerugian material ini juga berdampak juga pada korban. Dan hari ini ada bantuan dari Pemkab Tanggamus, berupa uang peduli dari Pemkab Tanggamus, bahan makanan siap saji, beras dan bahan material, kami harapkan mudah-mudahan bantuan ini dapat meringkankan korban yang tertimpa musibah,”kata Bupati.

Seriusi Soal Sampah, Batu Keramat Akan Ditata

Seriusi Soal Sampah, Batu Keramat Akan Ditata.

KOTAAGUNG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus. Sikapi serius persoalan sampah yang menjadi persoalan selama ini. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni menata titik yang kerap ditemui sampah salah satunya yakni Pekon Batu Keramat, Kecamatan Kotaagung Timur.

Turut Mendampingi Asisten Bidang Pembangunan Fb. Karjiono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mulkipli Novem, kadis Kesehatan Sukisno, M. Kes., serta kepala Pekon Batu keramat.

Bupati Tanggamus. Hj. Dewi Handajani menyampaikan, keresahan dari masyarakat tentang tumpukan sampah utamanya di ruas jalan Pekon Batu Keramat menjadi perhatiannya. Yang mana menurut Bupati, dirinya meninjau langsung ke lokasi yang kerap dijumpai sampah didampingi sejumah dinas terkait serta kepala pekon setempat, yang mana kedepan persoalan sampah ini harus menjadi perhatian serius baik itu kontainer sampahnya maupun kesadaran masyarakat yang juga perlu ditingkatkan.

“Permasalahan mendasarnya ialah kesadaran masyarakatnya yang perlu ditingkatkan. Kendati kontainer telah disiapkan akan tetapi, masyarakat tetap saja membuang sampah secara sembarangan, disisi lain jadwal pengambilan sampah juga perlu kita tingkatkan, sehingga tidak menumpuk,”kata Bupati, Selasa (11/12).

Masih menurut, Bunda Dewi sapaan akrabnya. Titik “Favorit” lainnya yang juga masih di Pekon Batu keramat yang kerap ditemui sampah yakni di Gapura perbatasan Gisting dengan Kecamatan Kotaagung Timur. Untuk mensiasati persoalan tersebut bahwa perlu dipasang Banner yang besar himbauan agar supaya tidak membuang sampah sembarangan, hal ini karena menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pekon, kecamatan maupum Pemkab saja melainkan tanggung jawab bersama.

“Kedepan di wilayah Batu Keramat akan kita tata, khususnya disekitar gapura akan tempatkan pot-pot bunga. Dengan harapan siapapun yang hendak membuang sampah ditempat tersebut akan segan,”ujarnya.

Ia menerangkan, dengan telah ditata rapi sehingga menggugah kesadaran masyarakat bahwa wilayah tersebut harus dijaga keindahan dan kerapihannya, sehingga pengendara maupun masyarakat yang lewat tidak lagi resah dengan bau yang menyengat dari tumpukan sampah, tidak hanya dititik itu saja melainkan dititik lainnya yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Tahun depan melalaui Dinas PUPR. Kita usulkan kontainer sampah, akan tetapi kembali lagi seperti yang Bunda sampaikan tadi kesadaran masyarakat yang sangat paling penting, Insyallah jika kerjasama dan sinergi yang baik kita tingkatkan persoalan sampah perlahan akan teratasi,”tandasnya.

Tanam Kembang, Sekda Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan TPS

Tanam Kembang, Sekda Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan TPS

Kota Agung Timur – Sebelum melakukan peninjauan lokasi tebing yang longsor di Jalinbar Sumatera di Pekon Batu Keramat, Sekda menyempatkan diri untuk menanam kembang di lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah di Pekon Batu Keramat, tepatnya di tikungan Letter “S”.

Hal ini dilakukan oleh Sekda, karena sebelumnya banyak sampah berserakan ditempat tersebut, dikarenakan masyarakat masih banyak yang membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga kondisi tersebut tidak elok dipandang mata. “Memang tempat ini adalah TPS sampah dari Pekon Batu Keramat dan sekitarnya yang telah kita sediakan kontainer sampah. Namun masyarakat masih membuang sampah tidak pada kontainer, melainkan berserakan diluar kontainer. Tentunya ini tidak enak dilihat, apalagi ini jalinbar yang banyak dilintasi orang dari luar,” terangnya.

Dirinya berharap dengan penanaman kembang tersebut, masyarakat dapat memahami maksudnya. “Agar masyarakat lebih sadar dan merasa perlu menjaga kebersihan, dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, sehingga kebersihan dapat terjaga,” tandasnya.

Sekda Lantik Direktur RSUD Batin Mangunang

Sekda Lantik Direktur RSUD Batin Mangunang

Kota Agung – Selasa (11/12/18) Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis, M.Si., melantik Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang di Ruang Sekdakab Tanggamus. Adapun pejabat baru yang dilantik adalah dr. Diyan Ekawati, menggantikan dr. Yudi Indarto.

Sebelumnya dr. Diyan Ekawati menjabat sebagai Dokter Fungsional di RSUD Batin Mangunang, sedangkan selanjutnya dr. Yudi Indarto, M.Kes, akan menjabat sebagai Dokter Fungsional di RSUD Batin Mangunang.

“Pelantikan Pejabat adalah suatu hal yang biasa dalam pemerintahan, baik untuk penyegaran maupun untuk kepentingan organisasi.” Demikian disampaikan Sekdakab dalam sambutannya usai Pelantikan.

Sekda juga menyampaikan bahwa pelantikan tersebut telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri. “Pelantikan ini telah sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang berlaku dan telah mendapatkan persetujuan dari Mendagri, berdasarkan Surat Mendagri Nomor : 821/8747/OTDA tanggal 1 Nopember 2018,” terangnya.

Sedangkan Pelantikan ini sendiri telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Tanggamus Nomor 821.20/1956/45/2018 tanggal 11 Desember 2018.

Tak lupa Sekda atas nama Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menyampaikan ucapan terima kasih kepada dr. Yudi Indarto atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Direktur RSUD Batin Mangunang. Sekda juga mengucapkan selamat dan berpesan kepada dr. Diyan agar melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, saya ucapkan terima kasih kepada dr. Yudi Indarto atas pengabdiannya, dan kepada dr. Diyan Ekawati, saya ucapkan selamat. Saya berharap dr. Diyan dapat membenahi dan membuat RSUD Batin Mangunang menjadi lebih baik lagi. Rangkul semua pihak dan tingkatkan koordinasi, khususnya dengan Dinas Kesehatan. Jika pelayanan kesehatan di Puskemas bisa lebih baik, maka pelayanan di RSUD harus lebih baik lagi,” ujar Sekda.

Usai prosesi pelantikan, dilakukan penyerahan memori jabatan dari dr. Yudi Indarto sebagai pejabat lama kepada dr. Diyan Ekawati, serta dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Sekdakab dan tamu undangan.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Asisten Bidang Ekobang FB. Karjiono, Kepala BPKAD Hilman Yoscar, Kepala Dinas Kesehatan Sukisno, Kepada BKPSDM Nur Indrati, Sekretaris RSUD Andi Firdausi, Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Derius Putrawan, serta jajaran pejabat RSUD Batin Mangunang.

Pemkab Akan Usulkan Penguatan Tebing Jalinbar & Penambahan Jalan Lingkar Kota Agung

Pemkab Akan Usulkan Penguatan Tebing Jalinbar dan Penambahan Jalan Lingkar Kota Agung.

Kota Agung Timur — Mengingat resiko bencana yang tinggi di Kabupaten Tanggamus, khususnya tanah longsor. Maka menyikapi banyaknya tebing disisi jalan lintas barat (jalinbar) Sumatera di wilayah Pekon Batu Keramat, Kecamatan Kota Agung Timur yang sering longsor dan dikhawatirkan akan mengganggu bahkan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Juga mempertimbangkan bahwa jalan tersebut merupakan satu-satunya akses transportasi masyarakat, baik untuk warga Tanggamus di wilayah Barat juga untuk pengemudi dari Kabupaten dan Provinsi tetangga.

Pemkab Tanggamus akan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui Satker P2JN (Perencanaan dan Pembangunan Jalan Nasional) Provinsi Lampung, agar menangani secara teknis tebing yang ada disepanjang jalinbar tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., saat briefing bersama OPD terkait, usai meninjau salah satu tebing yang longsor disisi Jalinbar Pekon Batu Keramat. “Kita akan membuat surat kepada P2JN, agar titik-titik longsor ini ditangani. Salah satunya yang akan diusulkan adalah pembuatan terasering,” ujarnya.

Selain membahas permasalahan tebing yang longsor, Sekda juga menyampaikan rencana Pemkab Tanggamus untuk memperpanjang Jalan Lingkar Kota Agung, yang saat ini hanya sebatas jalur Kota Agung – Beton. “Padahal jika jalur Beton – Gisting yang longsor, maka sama saja, jalinbar akan putus dan terjadi penumpukan kendaraan, yang pastinya sangat merugikan masyarakat dan pengguna jalan,” terang Sekda.

“Oleh karenanya Pemkab berencana untuk memperpanjang jalan lingkar yang sudah ada. Dengan menambah pembangunan pada jalur Beton – Gisting, sehingga jalur alternatif ini benar-benar berfungsi,” jelasnya.

Sekda juga meminta Kepala Pekon dan Camat untuk mensosialisasikannya sekaligus meminta izin kepada masyarakat, khususnya pemilik lahan di sepanjang jalinbar yang lokasi tanahnya akan terkena dampak pembangunan tersebut. “Dalam hal ini tentunya perlu izin dari pemilik lahan. Kami berharap Camat dan Kepala Pekon dapat bicara dengan masyarakat, agar menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, agar masyarakat merelakan tanah dan tanam tumbuhnya, untuk penguatan tebing tersebut” tambahnya.

Demikian halnya terkait pembangunan jalan lingkar, Sekda juga meminta Kepala Pekon untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar nantinya mau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan tersebut.

Menanggapi kedua hal tersebut, Kepala Pekon Batu Keramat Masranto menyatakan bahwa dirinya mendukung program tersebut. Bahkan dia menyatakan bahwa sejak lama pihaknya telah mengusulkannya. “Tentunya kami sangat mendukung, bahkan sejak berapa tahun yang lalu kami telah mengusulkannya. Karena jika terjadi longsor, kami juga yang ikut susah membersihkannya. Terkait dengan jalan lingkar, saya yakin masyarakat akan mendukung, karena dengan menyambungnya jalan lingkar tersebut, selain akan membuka akses, masyarakat juga akan diuntungkan, karena harga tanahnya bisa naik berkali lipat,” ungkap Masranto.

Lebih lanjut Masranto meminta agar dalam mensosialisasikan program tersebut, dirinya dibekali dokumen tentang rencana program yang akan dilakukan. “Tapi saya juga minta tolong dibekali dokumen atau semacam catatan, terkait dimana saja titiknya dan berapa meter kebutuhannya, agar saya bisa mengidentifikasi siapa pemilik lahannya dan sekalian bisa menjelaskannya kepada pemilik lahan,” ujarnya.

Menanggapi harapan Kepala Pekon, Sekda meminta Dinas PUPR dalam satu minggu kedepan untuk menyiapkan dokumen yang diminta tersebut. “Dalam minggu ini, PU bersama Pekon dan Kecamatan saya minta untuk melakukan survey, dan melaporkan hasilnya. Agar secepatnya ini dapat kita usulkan,” tandas Sekda.

Turut mendampingi Sekdakab, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan FB. Karjiono, Camat Kota Agung Timur Asriyanto, Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Derius Putrawan, Kabid Bina Marga Ishaq Basuki, Kabid Jasa Konstruksi Firmanto, Kepala Pekon Batu Keramat Masranto serta Babinsa dan Babinkamtibmas Pekon Batu Keramat.