Bupati Tanggamus Sambut Kunjungan Tim BALITBANG Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Kota Agung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menyambut secara langsung Tim Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Ruang Rapat Bupati, Jum’at (15/02/19).

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Hi. AM. Syafii, Dandim 0424 Letkol Anang Hasto Utomo, Kapolres yang diwakili Kabagren Kompol. Misbahudin, Pj. Sekdakab Hamid H. Lubis, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta Camat dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Adapun Tim Balitbang Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Dr. Ir. Ane Kusmayanti, M.Sc., selaku Kepala Balitbang KEMENHAN, terdiri dari Sekretaris Balitbang Kemenhan Laksamana TNI. Ir. A. Budi Rahardja Raden, Kapuslitbang Sumdahan Brigjen. TNI. Ahmad Saepudin, SE., MM., Sekretaris/Kabid. Sarpras Puslitbang Sumdahan Drs. Pujiantoro, M.M., serta Anggota/Analisis Pertahanan Negara Tati Hertia, SIP., MM., dan Laode Abdul Malik, SE., juga Tim LIPI ITB.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Tanggamus dan merasa bahagia mendapatkan kunjungan dari Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Dirinya berharap apa yang dilakukan dapat memberikan dampak yang positif bagi kemajuan Kabupaten Tanggamus dan Kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan kunjungan ini akan lebih memperkuat, mempercepat lagi perwujudan daripada Kawasan Industri Maritim dan dapat dibangun di Kabupaten Tanggamus ini,” kata Bupati.

Bupati melanjutkan, bahwa Pemkab Tanggamus tengah melakukan upaya pengembangan rintisan Kawasan Industri Maritim yang sampai saat ini masih berjalan. Bupati juga berharapan agar Kawasan Industri Maritim dan Pertahanan Tanggamus terwujud.

“Ini menjadi Pekerjaan Rumah kami bersama. Menjadi tantangan dan motivasi bagaimana caranya kami dapat menurunkan angka pengangguran. Salah satunya yaitu apabila industri besar hadir di Tanggamus dan juga upaya-upaya kami yang lainnya. Ini paling tidak akan dapat menyerap tenaga kerja yang ada di KabupatenTanggamus ini, sehingga harapan kami kesejahteraan masyarakat akan lebih baik dan meningkat,” tambah Bupati.

Lebih lanjut Bupati juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mendukung program-program Nasional di Kabupaten Tanggamus. “Oleh karena itu atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan masyarakatnya pun akan siap menjaga, mengawal agar program nasional, agar dapat diwujudkan di Kabupaten Tanggamus,” tegas Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Tanggamus berharap agar kunjungan Tim Kemenhan akan nyaman dan berkesan yang baik di Kabupaten Tanggamus, serta menguatkan kelayakan lokasi Kawasan Industri Maritim Tanggamus. “Mudah-mudahan dari hasil studi kelayakan, akan lebih menguatkan lagi dan menguatkan kabupaten Tanggamus layak untuk dijadikan lokasi sebagai Kawasan Industri Pertahanan,” pungkas Bupati.

Sementara dalam sambutan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan RI, Dr. Ir. Ane Kusmayanti, M.Sc., dikatakan bahwa terdapat beberapa aspek yang dilaksanakan dalam penelitian tersebut, seperti strategi pertahanan, penanganan konflik, aspek yang kedua yaitu sumberdaya pertahanan yang mengkaji meneliti tentang sumber daya manusia. Bagaimana kita mentransformasi potensi sumberdaya manusia tersebut bisa memiliki menjadi suatu kekuatan pertahanan, bidang sumberdaya alam dan buatan termasuk sarana dan prasarana,” katanya.

“Kami dalam melaksanakan pengkajian bukan berdasarkan pada mencari suatu permasalahan didalam lingkungan strategis, tetapi juga ada kajian penelitian sebagaimana yang diharapkan oleh pimpinan, dalam hal ini adalah Menteri Pertahanan.
Feasibility studi ini merupakan salah satu kegiatan litbang yang harus ditindak lanjuti karena memang ini harapan dari Menteri Pertahanan. Kementerian Pertahanan ini memiliki suatu rencana pembangunan industri pertahanan dan satu kawasan tertentu. Ada tiga BUMN, yakni PT Dirgantara Indonesia yang memproduksi pesawat terbang, PT Pindad bidang persenjataan, PT PAL bidang industri maritim dan perkapalan. Selama ini industri pertahanan terkonsentrasi di pulau Jawa dan Lampung merupakan salah satu alternatif wilayah yang barangkali bukan lingkungan dan kondisi strategis, tetapi juga satu aspek kedekatan dengan Ibukota Negara,” terangnya.

“Kemudian untuk kepentingan itulah kami diperintah oleh Menteri Pertahanan untuk melaksanakan suatu studi dalam rangka melihat, mengkaji, kelayakan daripada suatu daerah didalam mendukung rencana yang telah ditetapkan di Kementerian Pertahanan ini, dan tentunya studi yang kami lakukan ini merupakan suatu upaya objektif kami didalam melihat mengkaji keberadaan suatu kondisi pada daerah sebagai satu cara langkah awal dalam melaksanakan atau menindaklanjuti rencana yang telah ditetapkan di satuan kami,“ tambahnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa pihaknya membawa lembaga LIPI ITB, yang merupakan suatu institusi yang terakreditasi didalam melaksanakan feasibility. Pihaknya juga akan mengkaji, mengidentifikasi menganalisis, beberapa aspek kelayakan teknis, fisik, ekonomi, operasional ketika suatu industri pertahanan akan dibangun, dengan berbagai karakteristik dan parameter dari industri pertahanan.
“Untuk itu kami hadir disini dalam rangka kulonuwun (mohon izin) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus, untuk menerima kami dalam rangka melaksanakan feasibility, dan kami mohon dukungan baik itu informasi dan data, sehingga kami bisa menampilkan gambaran yang lengkap, objektif, agar hasil feasibility tadi dapat memenuhi harapan kita bersama,” harapnya.

“Langkah awal feasibility inilah yang menjadi tolak ukur, bagaimana rencana pembangunan ini dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertahanan. Jadi itu mungkin harapan kehadiran kami di Tanggamus ini mudah-mudahan tim ini akan bekerja bukan hanya bekerja satu dua hari. Kami tidak hanya melaksanakan wawancara, tetapi juga akan lanjut ke lapangan. Termasuk sekarang juga saat ini merupakan awal dari pada kami melihat langsung lokasi dan itu merupakan suatu modal bagi tim nanti dalam menyusun gambaran dari hasil studi ini,” pungkasnya.

Selanjutnya usai penyambutan dan pemaparan tentang Kabupaten Tanggamus oleh Pj. Sekdakab Hamid H Lubis, Tim langsung meninjau lokasi Kawasan Industri Maritim di Batu Balai Kecamatan Limau. (Kominfo-Firman)

Bupati Lantik Dua Kepala OPD Pemkab Tanggamus

Bupati Lantik Dua Kepala OPD Pemkab Tanggamus

Kota Agung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, kembali melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama setingkat Eselon II-b di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Rabu (13/02).

Pejabat yang dilantik yakni M. Gilas Kurniawan, ST., sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Ir. Mukifli Novem sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 821.2/267/37/2019 tentang Pemberhentian, Pemindahan, Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa jabatan ini merupakan amanah dan semuanya masih dalam tahapan evaluasi.

Bupati meminta agar para pejabat berkomitmen bersama-sama Bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan, pembangunan, termasuk juga pelayanan kepada masyarakat. “Jadi tujuan kita, target kita adalah kemajuan daerah yang pada akhirnya akan membawa kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati

Bupati juga mengharapkan kerjasama, koordinasi yang baik dari jajarannya. “Pemerintah Kabupaten Tanggamus tidak bisa berjalan dan kerja sendiri tanpa adanya koordinasi yang baik baik itu dari Pemerintah Provinsi , pusat dan seluruh jajaran sampai hirarki ke bawah,” ujarnya.

“Oleh karenanya saya selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) menuntut integritas yang tinggi, serta loyalitas,” tegas Bupati.

Masalah kedisiplinan juga menjadi soroton Bupati. Beliau meminta kepada seluruh jajarannya bersama-sama menegakkan kedisiplinan di instansi masing-masing. “Masalah jam kerja agar Kepala OPD dapat mengikuti ritme kerja Bupati. Dimana bisa saja Kepala OPD dipanggil Bupati pas setelah Maghrib, atau Isya. Karena banyak hal yang mungkin perlu dilakukan dan dikoordinasikan diluar jam kerja,” ujarnya.

“Terkadang permasalahan ada yang harus di selesaikan secara teknis. Saya sendiri tidak mau mengambil kebijakan tanpa disertai dengan yang benar, baik secara hukum, mekanisme, birokrasi dan lain sebagainya. Disinilah saya perlu kehadiran dan juga dukungan dari pada seluruh jajaran. Jadi ketika saya memang membutuhkan bantuan, masukan dari Bapak-Bapak dan Ibu, saya tidak mau nanti ternyata tidak ada ditempat,” pungkasnya.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Pj. Sekdakab Hamid H. Lubis, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus. (Kominfo-Firman)

Bupati Tinjau Calon Lokasi Wisata Alam di Kawasan Bendungan Batu Tegi

Bupati Tinjau Calon Lokasi Wisata Alam di Kawasan Bendungan Batu Tegi

Airnaningan – Satu lagi potensi wisata Tanggamus yang akan dikembangkan oleh Pemkab Tanggamus, yaitu lokasi wisata alam di Kawasan Bendungan Batu Tegi, tepatnya di Dusun Mandi Angin, Pekon Sinar Sekampung, Kecamatan Air Naningan.

Dipilihnya lokasi tersebut karena memang secara visual memiliki daya tarik dari pemandangan (view) alam ditepi Bendungan Batu Tegi.

Mengetahui potensi tersebut, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, bersama jajarannya meninjau secara langsung calon lokasi wisata tersebut, Rabu (13/02/19).

Turut dalam kunjungan tersebut Pj. Sekdakab Hamid H. Lubis, Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, Plt. Kepala Bapelitbangda Yadi Mulyadi, Hj. Retno Noviana, Camat Air Naningan Talud, Kepala UPTD KPHL Batu Tegi Ruliansyah, Kabid Cipta Karya Dinas PU dan PR Irfan Wahyudi, serta Kepala Pekon Air Naningan.

Pj. Sekdakab dalam keterangannya mengatakan dipilihnya lokasi tersebut karena memang Bendungan Batu Tegi memiliki nilai jual. “Mengingat jika disebutkan Bendungan Batu Tegi, orang akan terpikirkan Bendungan Terbesar se-Asia Tenggara, dan inilah nilai jualnya,” kata Sekda.

Dirinya juga menghimbau kepada jajaran Bappeda, Dinas Pariwisata dan Camat sudah mulai mensosialisasikan ke masyarakat program tersebut, agar mendapatkan antusiasme masyarakat serta siap mengawal program tersebut kedepannya.

“Karena apapun yang diprogramkan Pemerintah Daerah, tanpa dukungan masyarakat sekitar itu percuma, contohnya dari sisi keamanan dan pemeliharaan, ini semuanya peran dari masyarakat yang ada di sekitar sini,” tambah Sekda.

Sementara Bupati dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat dan semua pihak untuk tetap menjaga semangat bergotong royong, guyub dan solid, serta bersama-sama mengangkat nama Kabupaten Tanggamus, yang tidak hanya sanggup berbicara di tingkat Provinsi tetapi ke tingkat Nasional bahkan Internasional.

Bupati melanjutkan, Bendungan Batu Tegi ini merupakan kekhasan Kabupaten Tanggamus yang tidak dimiliki oleh Kabupaten lain. “Selama ini manfaat Bendungan Batu Tegi tidak langsung dirasakan oleh masyarakat Tanggamus. Untuk itu apa yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan salah satunya masyarakat bisa mengelola kawasan Batu Tegi menjadi destinasi wisata yang dapat memberikan dampak untuk masyarakat di sekitarnya,” katanya.

“Jadi sekali lagi, kami mohon doanya, dukungannya, dan juga tentunya partisipasi masyarakat, bahkan ide masukan untuk kelancaran terwujudnya destinasi wisata di dusun Mandi Angin ini,” kata Bupati

Bupati juga meminta agar seluruh elemen betul-betul serius dan fokus untuk mengembangkan daerah wisata tersebut. “Sehingga orang Tanggamus kalo tidak ke Batu Tegi belum sah, dan dengan banyaknya obyek wisata di Kabupaten Tanggamus, ini akan menjadi penopang wisata Provinsi Lampung. Salah satunya saya ingin keanekaragaman destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung ini ada di Tanggamus,” pungkas Bupati. (Kominfo-Firman)

Wabup Sidak Dua Puskesmas di Kecamatan Sumberejo

Wabup Sidak Dua Puskesmas di Kecamatan Sumberejo

Sumberejo — Dalam rangka evaluasi dan peningkatan kinerja aparatur Pemkab Tanggamus, khususnya yang melaksanakan pelayanan publik. Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke instansi pemerintah dalam lingkup Pemkab Tanggamus.

Sidak kali ini, Kamis (31/1/19) dilakukan ke dua Puskesmas di Kecamatan Sumberejo, yakni Puskesmas Margoyoso dan Puskesmas Sumberejo.

Dalam sidak tersebut, Wabup melakukan pengecekan kehadiran dengan mengabsen satu persatu pegawai setempat.

Mirisnya meskipun sidak telah kerap dilakukan, ternyata masih terdapat pegawai yang tidak disiplin. Dimana di Puskesmas Margoyoso terdapat satu orang pegawai yang sudah 5 bulan tidak masuk kerja.

Menanggapi hal itu Wabup menginstruksikan agar yang bersangkutan diberikan sanksi tegas, sesuai peraturan yang berlaku. “Saya instruksikan agar ini ditindak tegas. Jika perlunya gajinya dihentikan,” tegas Wabup.

Wabup juga meminta kepada seluruh pegawai agar dapat meningkatkan disiplin dan senantiasa mengedepankan pelayanan RATU dan Panca Prasetya Korpri dalam melaksanakan tugas. “Pelayanan RATU jangan hanya dihafal, tapi dipahami dan diimplementasikan. Demikian juga dengan Panca Prasetya Korpri,” pungkasnya. (Kominfo-Firman)

Bupati Lantik Kakon Pesanguan dan Tinjau Jembatan Ambrol di Pematang Sawa

Bupati Lantik Kakon Pesanguan dan
Tinjau Jembatan Ambrol di Pematang Sawa

Pematang Sawa — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, melantik Kepala Pekon (Kakon) pergantian antar waktu (PAW) Pekon Pesanguan di Kantor Kecamatan Pematang Sawa, Selasa (29/1).

Pelantikan Kakon Pesanguan tersebut dilaksanakanberdasarkan keputusan Bupati Nomor B. 24/09/08/2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Pekon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa. Dalam keputusan tersebut memberhentikan Muradi dari jabatannya sebagai Penjabat Kepala Pekon Pesanguan, dan mengangkat Warsito sebagai Kepala Pekon Pergantian Antar Waktu (PAW) Pekon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa.

Dalam sambutannya usai prosesi pelantikan, Bupati selain mengucapkan selamat kepada Kakon yang baru saja dilantik, juga berharap agar Kakon dapat menjalankan amanah, serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat Pekon Pesanguan. “Terlebih Kakon merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, sehingga Kakon dituntut memiliki pengetahuan yang lebih, agar mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat,” kata Bupati.

“Peran dari Kakon berada pada posisi yang sangat strategis, dalam penyelenggaraan otonomi daerah, tugas yang cukup berat diemban oleh Kakon mestinya dibantu oleh segenap komponen masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat tercapai. Bahu membahu dalam menggali potensi yang ada, saya juga minta Kakon yang baru dilantik untuk merangkul semua pihak, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya tanpa pandang bulu,” tegas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menerangkan dalam menciptakan suatu konsep pelayanan prima, dalam pemerintahan Pekon, perlu kerjasama serta kesadaran dan peran aktif dari seluruh staf dan perangkat pekon yang ada, sehingga tugas-tugas dapat berjalan dengan apa yang diharapkan. Beliau berpesaan kepada Kakon untuk segera mempelajari dan memahami tugas serta kewajiban dan wewenang sebagai Kakon.

“Jalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh kelembagaan terutama dengan BHP. Pesan Bunda juga agar bapak Kakon segera membenahi masalah sumber daya aparatur, sumber pendapatan pekon, dan penerapan manajemen demi terealisasinya penyelenggaraan pekon yang baik, mandiri, dan maju, lalu aparatur pekon bisa memahami kondisi wilayah masing-masing,” tambahnya.

Selain itu Bupati juga meminta Kakon dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat, serta melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dengan segenap kemampuan yang ada.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Asisten Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kadis PUPR Riswanda Djunaidi, Kabag Tapem Wawan Haryanto, Camat Pematang Sawa Abdul Somad, serta Uspika Kecamatan Pematang Sawa.

Usai melantik Kepala Pekon Pesanguan, Bupati dan rombongan juga meninjau jembatan penghubung Pekon Way Nipah yang rusak diterjang longsor dan banjir beberapa waktu yang lalu, juga meninjau Kali (sungai) Way Betung Kecamatan Semaka, agar segera dapat diperbaiki. (Kominfo- Maridi)

Bupati Resmikan Jembatan Gotong Royong Banjar Negoro – Kanoman

Bupati Resmikan Jembatan Gotong Royong Banjar Negoro – Kanoman

Wonosobo – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Selasa (29/1/19) meresmikan Jembatan Gotong Royong, yang menghubungkan Pekon Banjar Negoro Kecamatan Wonosobo dan Pekon Kanoman Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus.

Turut Hadir Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Safi’i, Kapolres AKBP. Oct. Hesmu Baroto, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kasdim 0424 Mayor Inf. Suhada Erwin mewakili Dandim Letkol Anang Hasto Utomo, Anggota DPR RI Sudin, para Staf Ahli, Asisten Sekdakab, para Kepada OPD, Camat dan Uspika Kecamatan Wonosobo, Camat dan Uspika Kecamatan Semaka, juga para Kepala Pekon se Kecamatan wonosobo dan Kecamatan Semaka.

Bupati Hj. Dewi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Semaka tersebut.

Pembangunan infrastruktur ini lanjut Bupati, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemkab Tanggamus tiada hentinya
berikhtiar guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemkab Tanggamus selalu memiliki komitmen yang tinggi dalam hal memenuhi
ketersediaan Infrastruktur, berupa prasarana fisik bangunan gedung, kantor, jalan, jembatan dan lain-lain yang merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah,” katanya.

“Jembatan yang kita resmikan hari ini, adalah sarana untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Membangun Tanggamus serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah sebuah proses, sebuah upaya dan sebuah ikhtiar yang berkesinambungan. Diharapkan dengan terbangunnya jembatan penghubung antar kecamatan ini, arus transportasi dan mobilisasi penduduk semakin lancar. Dalam skala yang lebih luas, tentunya dengan seiring meningkatnya laju perkembangan lalu lintas barang, orang dan jasa, sehingga diharapkan dapat memperlancar arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa, yang mana akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pendapatan masyarakat,” terangnya.

Bupati juga menambahkan agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jembatan yang dibangun dengan biaya 15 Milyar Rupiah tersebut dengan baik. “Semua sarana ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat dan pada hakekatnya milik rakyat, oleh karenanya saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memelihara sarana-prasarana infrastruktur ini. Kepada Aparat Kecamatan dan Aparat Pekon, Saya minta untuk secara kontinyu melakukan pembinaan kepada masyarakat dan dapat menjelaskan akan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah dibangun ini. Karena pembangunan infrastruktur ini, manfaatnya tidak hanya dapat dirasakan masyarakat di pekon dan kecamatan tersebut tetapi juga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus dan masyarakat Provinsi Lampung pada umumnya,” tambahnya.

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Tanggamus didampingi sejumlah undangan. Selain itu sebagai wujud rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat setempat, Panitia Peresmian juga menggelar dan menyambut kedatangan Bupati dan rombongan dengan kesenian Reog Ponorogo. Dimana tampak Wakil Bupati dan Ketua DPRD didaulat untuk menaiki Kepala Reog dan diiringi musik khas kesenian tersebut. (Kominfo-Deni)

Bupati Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2019-2023

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Kabupaten Tanggamus 2018-2019, Senin (28/1/19).

Tujuan Musrenbang adalah untuk penajaman, penyelerasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran strategi, arah kebijakan, merumuskan komitmen bersama antara pemangku kepentingan untuk mempedomani RPJMD. Adapun sasaran yang ingin dicapai dari Musrenbang RPJMD ini yaitu tercapainya perencanaan pembangunan yang optimal dengan memadukan aspirasi masyarakat.

Bupati menyampaikan, penyusunan program dan kegiatan diilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun kedepan harus mengakomodir secara bertahap 55 Aksi Desa Asik melalui program inovatif, seperti pelayanan RATU, program pesona Wisata RATU dan program BUDE SAR’I, yang wajib disusun dan dilaksanakan oleh setiap perangkat daerah Kabupaten Tanggamus untuk lima tahun kedepan.

Bupati Resmikan Gedung PAUD Payung Jurai Pekon Batu Bedil

Bupati Resmikan Gedung PAUD Payung Jurai Pekon Batu Bedil

Pulau Panggung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., menghadiri sekaligus meresmikan Gedung PAUD Payung Jurai, di Pekon Batu Bedil Kecamatan, Pulau Panggung, Kamis (17/1).

Turut hadir Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Camat Pulau Panggung Agustam Hamid, Uspika Kecamatan Pulau Panggung, KSPLP Pulau Panggung, Bunda PAUD Kecamatan, Kepala Pekon se Kecamatan Pulau Panggung, Kepala PAUD Payung Jurai, serta wali murid dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya Kepala Pekon Batu Bedil Syahdin Almahaka, mengatakan di Pekon Batu Bedil terdapat tiga PAUD yang berlokasi di 3 Dusun, salah satunya adalah PAUD Payung Jurai, yang diambil dari bahasa Semendo yang berarti anak lelaki pelindung.

Sementara Bupati yang juga Bunda PAUD Kabupaten Tanggamus, dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Pekon Batu Bedil yang telah mengelola dana desa dengan baik, sehingga keberadaan Gedung PAUD Payung Jurai dapat terwujud.

“Dengan telah diresmikannya gedung PAUD Payung Jurai ini, Bunda berharap akan memberikan manfaat yang besar dalam mencetak generasi yang berkualitas di Kabupaten Tanggamus,” katanya.

Selanjutnya menyikapi keluhan masyarakat terkait kurangnya sarana bermain anak di PAUD Payung Jurai, Bupati berjanji akan memberikan bantuan. “Insya Allah Pemkab Tanggamus akan membantu sarana bermain yang dibutuhkan,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, dirinya sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, bahwa segala bentuk hasil pembangunan adalah hasil kerja keras dan kerja sama antara aparat pemerintah dengan seluruh masyarakat. Oleh karenanya Bupati berpesan agar segala macam hasil pembangunan senantiasa dijaga dan dirawat dengan baik.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Tanggamus melaksanakan program lain untuk masyarakat yang perlu disinergikan, salah satunya program kesehatan. “Masyarakat Kabupaten Tanggamus yang sudah lanjut usia, secara bertahap nanti akan dibagikan Kartu Lansia Tanggamus (KLT), agar lansia dapat selalu terjaga kesehatannya. Selain itu terdapat juga program satu ambulan satu desa, yang manfaatnya juga untuk masyarakat. Dimana program tersebut akan direalisassilan secara bertahap, karena anggaran Pemerintah Kabupaten terbatas,” terang Bupati.

Selain itu Bupati berkaitan dengan banyaknya bencana di Kabupaten Tanggamus, tak lupa Bupati menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana yang ada.

Menutup sambutannya Bupati mengajak kepada para orang tua agar sabar, cermat dan penuh kasih sayang dalam mendidik anaknya. Karena hal tersebut sangat berperan dalam pembentukan karakter anak.

Usai memberikan sambutan, Bupati meresmikan PAUD Payung Jurai, yang ditandai dengan pengguntingan pita, serta dilanjutkan dengan meninjau secara langsung Gedung PAUD serta ditutup dengan sesi foto bersama. (Kominfo-Is)

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kapolres Tanggamus

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kapolres Tanggamus

Kota Agung — Menyikapi pergantian Pimpinan Kepolisian Resort Tanggamus, Pemkab Tanggamus menggelar acara pisah sambut antara Kapolres Tanggamus sebelumnya AKBP. l Made Rasma,S.IK. M.Si., dengan Kapolres Tanggamus yang baru AKBP. Hesmu Baroto, S.IK. MM., yang ditempatkan di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Komplek Islamic Center, Kota Agung, Rabu malam (16/1/19).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM., Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, S.Sos, Dandim 0424 Letkol. Anang Hasto Utomo, S.IP., M.Han, Kajari David Palapa Duarsa, Ketua PN, Ketua PA, Kepala ATR/BPN, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kalapas Kota Agung, para Kepala OPD, Camat se Kab. Tanggamus, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta jajaran pejabat Polres Tanggamus beserta para Kapolsek dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, AKBP. I Made Rasma didampingi Ny. Risa Made Rasma, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres dan Pemkab Tanggamus yang selama ini telah banyak sekali mendukung dan membantu tugas dirinya selama menjabat sebagai Kapolres Tanggamus.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas acara yang dihelat Pemkab Tanggamus, dirinya merasa sangat terhormat baik secara organisasi, pribadi maupun keluarga.

“Selama bertugas selama 10 bulan di Polres Tanggamus dengan hiruk pikuknya Pilkada Tanggamus hingga terpilihnya Bupati/Wakil Bupati Tanggamus, seluruh komponen bekerja bersama dalam mewujudkan keamanan yang kondusif,” kata AKBP I Made Rasma.

Menurut AKBP. I Made Rasma, banyak sekali kenangan selama di Kabupaten Tanggamus bergabung bersama Forkopimda dan masyarakat. Senergitas sangat dirasakan hingga kepindahannya.

“Semoga kedepan dapat dilanjutkan oleh Kapolres Tanggamus yang baru sehingga tercipta Kabupatan Tanggamus yang maju dan sejahtera dibawah kepemimpinan Hj. Dewi Handajani dan Hi. AM. Syafii,” ucapnya.

Ia juga memohon doa restu kepada Forkopimda dan masyarakat Tanggamus untuk pelaksanaan tugas ditempat yang baru sebagai Kapolres Lampung Tengah. Juga mendoakan kepada Bupati dan Forkopimda Tanggamus, untuk kesuksesan Kabupaten Tanggamus. “Kami mohon doa restu dalam pelaksanaan tugas sebagai Kapolres Lamteng agar selalu lancar seperti disini, kami juga berdoa untuk Bupati dan Forkopimda juga selalu mendapatkan kesuksesan dalam pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Selaku manusia biasa AKBP I Made Rasma juga memohon maaf apabila selama di Tanggamus memiliki kesalahan kepada semua pihak dan masyarakat. “Apabila kami ada kesalahan selama menjabat Kapolres Tanggamus mohon dimaafkan,” pungkasnya.

Sedangkan Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Baroto didampingi Ketua Bhayangkari Tanggamus Ny. Irene Hesmu Baroto dalam sambutannya berharap kepada Forkopimda dan masyarakat Tanggamus dapat menerima kehadirannya.

Perwira melati dua jebolan Akpol 1998 itu juga meminta dukungannya, sehingga ia dapat menjalankan tugas dengan baik dalam melayani masyarakat maupun menciptakan situasi yang aman dan kondusif di bumi begawi jejama.

“Kami datang ke Tanggamus dengan mengemban amanah dan jabatan baru sebagai Kapolres Tanggamus. Mohon dukungan sebagai warga baru dan berharap dapat saling membantu dalam amanah ini,” ucapnya

Tak lupa dirinya juga menyampaikan selamat kepada AKBP. I Made Rasma selaku Kapolres Lampung Tengah. “AKBP. I Made Rasma adalah satu angkatan dengan kami, selamat atas jabatan Kapolres Lamteng, semoga amanah dan tambah sukses,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya mengucapkan selamat jalan dan ucapan terima kasih kepada AKBP. I Made Rasma atas pengabdiannya selama ini, yang telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam upaya menciptakan suasana yang aman serta kondusif.

“Kami doakan semoga bapak selalu sukses dalam mengemban tugasnya, serta sukses kariernya. Semoga kenangan selama berada di Kabupaten Tanggamus bisa kita kenang bersama. Kami berharap apabila berkenan ke Tanggamus lagi kami akan menerima dengan senang hati,” kata Bupati.

“Saya berharap jalinan silaturahim yang telah terjalin erat selama ini dapat terus berjalan, serta mendoakan AKBP. I Made Rasma dapat lebih sukses dalam mengabdi di tempat yang baru,” ucap Bupati.

Bupati melanjutkan bahwa selama bertugas AKBP I Made Rasma telah melaksanakan tugasnya dengan baik. “Pengawalan penjagaan dan pengaman serta tanggung jawab selama bertugas di Kabupaten Tanggamus selalu sukses termasuk sampai Pengamanan Idul fitri dan Idul Adha. Kami tentunya tidak dapat membalas itu semua selain dari doa dan kecurahan hati untuk mendoakan agar sukses di tempat yg baru,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP. Hesmu Baroto di Kabupaten Tanggamus, beliau berharap sinergitas yang telah terjalin selama ini antara Pemkab Tanggamus dan Polres Tanggamus dapat terus dipertahankan dan bahkan di bawah kepemimpinan AKBP. Hesmu Baroto dapat lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang, dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Tanggamus.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian cindera mata dari Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda dan Kepala OPD Pemkab Tanggamus kepada AKBP. I Made Rasma dan Ny. Risa Made Rasma. (Kominfo-Mar)

Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi Diresmikan

Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi Diresmikan

Air Naningan — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM., menghadiri Peresmian Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi, oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Saiful Bahri, MM., di Kecamatan Air Naningan, Selasa (15/1).

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviana, Camat Air Naningan Thalud, Danramil Pulau Panggung, Kepala UPTD KPHL Batutegi Ir. Yakyan Ruchyansah, M.Si, para Kepala Pekon se Kecamatan Air Naningan, Perwakilan Pokdarwis se Kabupaten Tanggamus serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya Kepala UPTD KPHL Batutegi Ir. Yakyan Ruchyansyah, M.Si., menyampaikan

untuk sampai ke Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi, dapat ditempuh dengan 15 menit perjalanan menaiki perahu dari dermaga Batutegi.

Yakyan melanjutkan, areal tersebut merupakan salah satu potensi wisata yang ada dan mulai dikelola oleh KPH Batutegi. “Dan ini kami sebut sebagai Wana Wisata Tanjung Harapan. Dengan panoramanya yang indah, sehingga wisata ini dapat langsung dinikmati oleh bagi penikmat wisata di sepanjang jalur wisata. Dimana disisi lokasi terdapat pemandangan bentang alam lereng perbukitan yang hijau dan lahan yang dikelola oleh masyarakat di sekitar hutan. Di lokasi ini juga kita dapat melihat terbenamnya matahari di sore hari. Wisata ini dikelola dan dikembangkan bersama objek wisata lain di Air Naningan, yang diharapkan dapat menjadi paket wisata Air Naningan, yaitu Batu Kapal di Waiharong, Curug Tirai di Datar Lebuai dan Cubing di Way Sekampung,” katanya.

“Pada saat ini di lokasi wisata Tanjung Harapan telah tersedia sarana prasarana wisata alam yang di bangun melalui sumber dana APBD Provinsi Lampung dan DAK Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Tahun 2018, dan fasilitas yang tersedia saat ini antara lain Bumi Perkemahan dengan kafasitas 150 orang, 5 sealter dan 1 sealter besar, beberapa rumah pohon, satu kanopytel, kemudian Flying Fox dan sudah di tanam 200 batang dari 7 jenis buah buahan dan kedepan akan di bangun fasilitas lain,” terangnya.

“Wisata ini secara administratif berada di wilayah Kabupaten Tangamus, sehinga pengelolaannya akan melibatkan masyarakat setempat dan kami akan melibatkan pokdarwis dalam pengelolaannya,” tambahnya.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Tanggamus adalah Kabupaten yang sangat indah. Banyak sekali potensi yang ada, yang apa bila kita kembangkan akan menjadi destinasi wisata yang akan memperkaya destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung.

“Salah satunya adalah lokasi binaan dari KPH yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Pekon. Kabupaten Tanggamus menjadi lokasi dari bendungan yang sangat besar yaitu Batutegi, dan mudah mudahan Kabupaten Tanggamus juga akan mendapat manfaat dari keberadan bendungan tersebut. Salah satunya sudah dapat kita lihat peresmian Wisata Tanjung Harapan pada hari ini,” kata Bupati.

“Ini merupakan pemanfaatan dari potensi alam yang ada, jadi fungsinya tidak terganggu, namun ada manfaat yang lainnya yang bisa dibawa bersama, sehingga harapan bisa menjadi salah satu sumber ekonomi baru bagi masyarakat khususnya masyarakat yang ada di sekitar Batutegi,” tambahnya.

Beliau berharap kedepan akan banyak lagi potensi potensi wisata yang berkembang memang lahir dari pihak pihak yang sangat peduli pada kemajuan wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus. “Karena ini juga sesuai dengan misi kami untuk membangun dan meningkatkan sektor pariwisata dengan  mengembangkan potensi potensi alam yang ada,” tandasnya.

Adapun Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kehutanan Prov. Lampung Saiful Bahri, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung diarahkan membangun tiga prioritas, yaitu ;

Ketahanan Pangan, Pengembangan Industri dan Pariwisata. “Pembangunan tersebut mengacu kepada RPJMD agar dapat mewujudkan Visi ‘Lampung maju dan Sejahtera 2019.’ Tentunya untuk mewujudkan visi tersebut harus di tempuh dengan beberapa misi, salah satunya adalah sektor Pariwisata,” kata Saiful.

Saiful melanjutkan, diera digital saat ini, promosi wisata dapat dilakukan dan menyebar secara luas dengan media online, media sosial dan perangkat internet lainnya. Dengan destinasi wisata yang banyak di Provinsi Lampung, Gubernur yakin bisa bersaing dengan daerah lain. Terbukti dengan laju peningkatan kunjungan wisata di Provinsi Lampung pada Tahun 2018, yang bisa mengalahkan Provinsi Bali yang notabene sudah di kenal baik oleh wisatawan domestik maupun manca negara.

“Provinsi Lampung memiliki destinasi wisata yang beragam, diantaranya Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Cagar alam Dan Cagar Alam laut Gunung Anak Krakatau, Teluk Kiluan, Pulau Pahawang, Tanjung Setia dan Taman Hutan Raya Wan Abdul Racman,” tambahnya.

Saiful melanjutkan, kebijakan pemberian akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan sumberdaya hutan merupakan implementasi dari pemanfaatan sumberdaya alam sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Masyarakat setempat dapat berkaloborasi dengan KPH dalam pemanfaatan jasa wisata alam, masyarakat dapat menyediakan jasa pemanduan, kuliner, homestay, dan lain lain, untuk mendukung wisata alam tersebut, sehingga disekitar wisata alam akan terjadi pertumbuhan ekonomi positif, baik kepada masyarakat dan pada akhirnya berdampak pada pembangunan daerah.

“Namun demikian untuk menjaga agar manfaatnya dapat berkelanjutan, maka hutan tersebut harus dikelola secara lestari, sebaliknya bila salah akan menimbulkan bencana yang tidak kita harapkan,” ujarnya.

Beliau juga berharap setelah dibuka secara resmi Wana Wisata Tanjung Harapan Batutegi tersebut, maka kunjungan wisata ke lokasi ini  akan bertambah dan menjadi pengungkit peningkatan ekonomi di wilayah setempat.

“Oleh karenanya kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, meskipun secara kewenangan kehutanan ini berada pada Pemerintah Provinsi. Namun masyarakat dan destinasi ini berada di Kabupaten Tanggamus. Agar didukung dalam penyedian sarana pendukung, dan yang utama dijadikan sebagai salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten Tanggamus,” tambahnya.

Peresmian ditandai dengan pelepasan satwa berupa sejumlah pasang burung dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung mewakili Gubernur Lampung, dengan didampingi Bupati Tanggamus. Usai peresmian dilanjutkan dengan berkeliling menikmati spot spot yang menjadi andalan di Wana Wisata tersebut, juga mengunjungi produk olahan UKM KWT Kecamatan Air Naningan dan ditutup dengan foto bersama. (Kominfo-Ismail)