Bupati Hadiri Sidang Isbat Nikah di Semaka

Bupati Hadiri Sidang Isbat Nikah di Semaka

Semaka – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri pelaksanaan Sidang Isbat nikah Terpadu yang ditempatkan di Pekon Sudimoro Bangun, Kecamatan Semaka. Kamis (06/12/18).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos., Kepala Pengadilan Agama Asrori, SH, MH., Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus Drs. Hi. Murdi Amin, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, sejumlah Kepala OPD, Camat Semaka, serta para Kepala Pekon se Kecamatan Semaka.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan Pemkab Tanggamus sangat mendukung program tersebut dengan telah menganggarkannya melalui APBD Kabupaten Tanggamus. Hal ini dilakukan untuk melengkapi dokumen kependudukan masyarakat Tanggamus yang tidak mampu dalam pernikahan. “Pemkab Tanggamus telah menggarkannya melalui APBD. Agar mereka yang sudah menikah, tapi tidak tercatat di instansi pemerintah, karena sejumlah faktor, salah satunya tidak memiliki biaya, dapat memiliki buku nikah. Dengan demikian administrasi kependudukan mereka legal dan lebih mudah mengurus keperluan lainnya,” ujar Bupati.

Sementara Kepala Pengadilan Agama Asrori, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dari 50 peserta 50 Sidang Isbat Nikah, setelah didata tidak ada kendala, baik administrasi dan lainnya. Ia juga menerangkan pembagian peran masing-masing instansi dalam penyelenggaraan program tersebut. “Dàri Kemenag mengeluarkan buku nikah, Disdukcapil mengeluarkan Akte Nikah, dan itu semua dikeluarkan secara gratis. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan melalui isbat nikah terpadu ini semoga menjadi keluargasakinah, mawaddah,,warohmah,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tanggamus Syarif Husin mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan pihaknya bersama Kantor Kementerian Agama, KUA, Pengadilan Agama, Kecamatan hingga Pekon, yang diikuti oleh 50 pasangan suami istri dari Kecamatan Semaka.

Syarif juga menjelaskan pentingnya keberadaan buku nikah bagi pasangan suami istri. “Buku nikah sangat penting sebagai bukti legalitas pernikahan, juga untuk mengurus atau membuat administrasi kependudukan seperti pembuatan Kartu Keluarga, KTP dan lainnya,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, dilaksanakan juga Pemberian Buku Nikah secara simbolis dari Bupati dengan didampingi Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kemenag dan Asisten, kepada para peserta Sidang Isbat Nikah Terpadu. Selain itu dilakukan juga pembagian 50 paket sembako kepada peserta Sidang Isbat Nikah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *