BPBD Berikan Pembekalan Pekon Tangguh Bencana Pada Mahasiswa KKN di Tiga Kecamatan

BPBD Berikan Pembekalan Pekon Tangguh Bencana Pada Mahasiswa KKN di Tiga Kecamatan

Air Naningan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) di Kabupaten Tanggamus. Sebagaimana yang dilaksanakan di Pekon Air Kubang, Kecamatan Air Naningan, Rabu (16/1).

Sekretaris BPBD Tanggamus Maryani, mewakili Kepala BPBD Romasyadi mengatakan, tujuan dilakukannya pembekalan adalah dalam rangka terbentuknya Pekon Tangguh Bencana di pekon-pekon yang rawan bencana. “Hal ini perlu dilakukan agar pekon-pekon ini nantinya lebih siap dalam menghadapi dan mengantisipasi terjadinya bencana di wilayahnya,” terang Maryani.

Maryani melanjutkan, dalam pembekalan mahasiswa akan dibekali materi kebencanaan secara umum dan konsep menuju desa atau pekon tangguh bencana. “Nantinya mahasiswa akan mengajak masyarakat di pekonnya masing masing untuk melaksanakan pembentukan Pekon Tangguh Bencana, yang dimulai dari pembentukan relawan, mengkaji potensi bencana yang bisa terjadi dan mengancam pekon tersebut, serta menganalisa kerentanan yang ada di pekon dan kapasitas yang dipunyai pekon tersebut,” tambahnya.

Sementara Ketua Program KKN Unila 2019, Sri Waluyo, STP., M.Si, Ph.D., yang juga sebagai Training of Trainer (ToT) Desa Tangguh Bencana menyampaikan, bahwa KKN tahun ini bertema kebencanaan atau tematik bencana. “Dimana para dosen Unila pun sudah mengikuti ToT Fasilitator Destana atau Desa Tangguh Bencana yang diadakan oleh BNPB di Provinsi Bangka Belitung pada bulan November 2018,” katanya.

Dirinya mengatakan seluruh mahasiswa KKN harus mengerti dan mampu menjelaskan ke masyarakat mengenai kebencanaan dan konsep Desa Tangguh Bencana.

Sri melanjutkan, pada tahun 2019 ini bencana masuk dalam kurikulum wajib bagi seluruh Perguruan Tinggi, karena dianggap sama pentingnya dengan materi bela negara dan anti korupsi. “Selama ini Perguruan Tinggi yang sudah memasukan bencana pada kurikulumnya adalah UI, ITB dan UGM,” terangnya.

“KKN kali ini diikuti oleh 331 orang mahasiswa, dengan waktu selama 40 hari, yang ditempatkan pada 6 pekon di Kecamatan Kelumbayan Barat, 10 pekon di Kecamatan Air Naningan dan 19 pekon di Kecamatan Semaka,” tambahnya.

Adapun Pemateri dari BPBD dalam pembekalan tersebut yakni Sekretaris BPBD Tanggamus Ns. Maryani, Kabid Kesiapsiagaan BPBD Parsiyam, dan Kasi Kesiapsiagaan BPBD Fina, serta Kasi Pencegahan BPBD Indra.

Sebelumnya Selasa (15/1), pembekalan juga telah dilaksanakan di Kecamatan Kelumbayan Barat, yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Tanggamus Rusli Shoheh. Selanjutnya pembekalan juga akan dilakukan di Kecamatan Semaka. (Kominfo-Mar)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *