kambingsaburai

Kambing Saburai

sapi

 

Pertanian merupakan sektor terbesar penyumbang perekonomian di Kabupaten Tanggamus, Pertanian di sini mencakup pertanian tanaman bahan makanan, tanaman obat dan hias, perkebunan, kehutanan, peternakan. Produksi Tanaman Padi tahun 2012 mengalami kenaikan dibanding tahun 2011, hal ini dipengaruhi oleh luas panen, nilai produktivitas tanaman padi rata-rata mencapai 5,56 ton/ha. Produksi Tanaman Padi ladang pada tahun 2012 mengalami kenaikan yaitu mencapai 20 persen dari tahun sebelumnya dengan wilayah Kecamatan Kelumbayan Barat merupakan daerah produksi padi ladang terbesar dengan capaian produksi padi ladang sebesar 1.696 (18.80 %) dari total produksi se-Kabupaten Tanggamus.

Dari keseluruhan luas daratan di Kabupaten Tanggamus, luas areal yang digunakan dan disesuaikan untuk pertanian meliputi 20.643 Ha lahan sawah, serta 132.391 Ha lahan pertanian bukan sawah, dengan berbagai jenis prasarana irigasi/pengairan yang mendukungnya. Berbagai jenis pengairan yang digunakan bagi sektor pertanian di Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan irigasi teknis seluas 5.233 Ha, irigasi setengah teknis seluas 7.854 Ha, irigasi sederhana seluas 2.748 Ha, irigasi desa/non PU seluas 4.009 Ha dan tadah hujan seluas 799 Ha.

Penggunaan lahan bukan sawah di Kabupaten Tanggamus meliputi hutan dan perkebunan. Luas areal perkebunan di Kabupaten Tanggamus adalah 91.620,64 Ha yang meliputi perkebunan rakyat seluas 88.343,14 Ha, perkebunan swasta seluas 1.070 Ha dan perkebunan Negara seluas 2.207,5 Ha. Produksi Tanaman buah-buahan terbesar adalah durian sebesar  66.365 ton, disusul kemudian salak (23.170 ton) sehingga tidak salah apabila Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu sentra buah durian.

Produksi Komoditas perkebunan tahun 2012 terbesar adalah Kelapa Dalam (115.695 ton)  dengan Kecamatan Limau merupakan penghasil terbesar komoditas kelapa dalam dengan mencapai 77.36 persen dari total produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Tanggamus. Kemudian disusul komoditas kopi 25.752,07 ton mencapai 17.22 persen dari total produksi tanaman perkebunan di kabupaten Tanggamus.

Populasi ternak besar di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2012 mencapai 8.136 hewan ternak yang terdiri dari 5.981 ternak sapi dan 2.155 ternak kerbau. Kecamatan Sumberejo merupakan kecamatan dengan populasi ternak sapi terbanyak (1.375 ekor) sedangkan untuk kerbau paling banyak terdapat di kecamatan Cukuh Balak (305 ekor). Populasi ternak kecil sebesar 171.230 ekor yang terdiri dari 164.325 ternak kambing dan 6.905 ternak domba. Kecamatan gisting dan sumberejo dapat dikatakan sebagai sentra ternak kambing dengan populasi ternak mencapai 13,77 dan 13,53 persen. Kecamatan Gisting merupakan Kecamatan dengan populasi ternak unggas terbesar dengan 24,71 persen.

Populasi ternak unggas juga berpengaruh terhadap produksi telur, Kecamatan Gisting menyuplai telur sebanyak 19.68 persen dari total produksi  telur di Kabupaten Tanggamus.