KEGIATAN PEMBINAAN POLITIK KEPADA ORGANISASI KEPEMUDAAN

Gisting- Kabupaten Tanggamus melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) melakukan kegiatan Pembinaan Politik (BINPOL) kepada organisasi kemasyarakatan pemuda(OKP) Se kabupaten Tanggamus Tahun 2018, Kegiatan yang bertema meningkatkan peran serta Organisasi kemasyarakatan pemuda dalam menjaga stabilitas politik,  pertahanan dan keamanan demi kelancaran pembangunan daerah dan demi Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut di laksanakan di Aulan Hotel Hosanah Gisting pada kamis siang (08/09/2018).

Maksut dan tujuan diadakannya kegiatan tersebu adalah sebagai upaya Pemkab Tanggamus dalam menjaga stabilitas politik pertahanan dan keamanan di daerah dan untuk meningkatkan kapasitas dan peran organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam mendukung kelancaran pembangunan di daerah dan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan materi dyang di sampaikan,
1. Keberadaan peran organisasi kemasyarakatan Pemuda   (OKP) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Peran organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dalam menjaga stabilitas politik daerah demi kelancaran pembangunan di Kabupaten Tanggamus.
3. Peran organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam menjaga pertahanan dan keamanan di daerah demi kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadiri dalam kegiatan pembinaan tersebut Kasdim 0424  Tanggamus Erwin Suhada,Ketua Komisi 1 DPRD Tanggamus Sumiati, Kapolsek Talang Padang  Yofi Kurniawan Mewakili Kapolres Tanggamus,Kepala Kajari Tanggamus yang di wakili  Kasi Intel kacabjari Talang Padang Wagimin dan kurang lebih 50 pesrta pembinaan yang berasal dari perwakilan ormas pemuda SeKabupaten Tanggamus.

Dalam Sambutan  tertulis Pj. Bupati Tanggamus yang dalam kesempatan tersebut di bacakan langsung oleh kepala  Kantor Kesbang Pol Tanggamus Drs. Ajpani, M.M. yang juga sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat merupakan dari bagian hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,  dalam menjalankan kebebasan tersebut setiap orang wajib menghormati hak asasi dan kebebasan orang lain dalam rangka tertip hukum serta menciptakan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsadan bernegara.

Organisasi kemasyarakayan pemuda(OKP) dengan segala bentuknya hadir dan berkembang sejalan dengan sejarah perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Negara Republik Indonesia organisasi pemuda yang berhimpun dari seluruh penjuru nusantara dan berikrar melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan wadah utama pergerakan kemerdekaan Negara Republik Indonesia, peran dan rekam jejak organisasi pemuda yang telah berjuang secara ikhlas dan sukarela tersebut mengandung nilai sejarah dan merupakan aset bangsa yang sangat penting bagi perjalanan bangsa dan negara.

Dinamika perkembangan ormas kepemudaan dan perubahan sistem pemerintah membawa paradigma baru dalam tata kelola organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, pertumbuhan jumlah ormas kepemudaan dalam kehidupan demokrasi makin menuntut peran fungsi dan tanggung jawab ormas untuk berpartisipasi dalam upaya mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia dan pelaksanaan pembangunan nasional di daerah serta menjaga dan memelihara keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peningkatan peran dan fungsi ormas kepemudaan dalam pembangunan memberi konsekuensi pentingnya membangun sistem pengelolaan Ormas yang memenuhi kaidah Ormas yang sehat sebagai organisasi nirlaba yang demokratis profesional Mandiri transparan dan akuntabel, pada tahun 2018 ini kita telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu penyelenggaraan Pemilukada secara serentak di antaranya memilih bupati dan wakil bupati Tanggamus dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Lampung yang Alhamdulillah telah berlangsung secara wajar demokratis dan aman dan pada tahun 2019 nanti kita akan melaksanakan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif yang kita sama-sama berharap dapat berjalan dengan lancar demokratis.
Dinamika politik pada penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut tentunya membawa konsekuensi pada kompetensi politik dan kelembagaan pendapat serta pilihan yang berbeda beda di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Konsekuensi tersebut jika tidak kita kelola dengan baik maka dapat berpotensi pada konflik antar individu dan antar kelompok masyarakat terlebih seiring perkembangan teknologi informasi, telah membentuk pola interaksi sosial yang sangat bebas di sosial media. Untuk itu menjadi petugas kita bersama seluruh komponen anak bangsa khususnya partai politik dan organisasi kemasyarakatan untuk sama-sama berperan aktif menjaga dan mengelola kehidupan demokrasi yang sehat agar penyelenggaraan pesta demokrasi dapat berlangsung dengan penuh Sukacita demokratis dan aman dalam rangka upaya menjaga dan memelihara stabilitas politik pertahanan dan keamanan di daerah Kabupaten Tanggamus.
Beliau menyambut baik kegiatan pembinaan politik pada organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang diselenggarakan oleh kantor Kesatuan Bangsa dan Politik kesebangpol Kabupaten Tanggamus semoga materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat menambah wawasan dan semangat baru bagi para pengurus dan aktivis ormas Kemudian untuk lebih berperan secara aktif dalam pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara serta tetap setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *