HUT Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus Ke -18

KOTAAGUNG TIMUR–Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanggamus menggelar resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 18, Senin (19/12) di gedung PKK Kabupaten Tanggamus. Dalam acara puncak itu dihadiri Wakilbupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I, Wakil Ketua TP PKK Tanggamus yang juga Penasehat DWP Hj. Af’illah Samsul, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Tanggamus dan Camat.

Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HUT,
Ny. Fariza Razi, M. Pd, dalam laporannya menyampaikan tema yang diambil dalam peringatan HUT adalah “Pengembangan kualitas istri aparatur sipil negara (ASN) menuju ketahanan keluarga.

” Maksud dan tujuan peringatan HUT DWP ke 18 tahun 2017 ini adalah dapat memperkuat rasa kebersamaan dan bangga terhadap organisasi serta sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi terhadap program pemerintah, ” kata dia.

Ditambahkan Ketua DWP Tanggamus Ny. Arjuliati Syam Andi bahwa peringatan HUT DWP ke 18 ini merupakan wahana dan sarana untuk lebih meningkatkan koordinasi, kerjasama dan konsultasi mengenai berbagai permasalahan yang muncul di dalam organisasi. “Juga dilakukan evaluasi mengenai keberhasilan, hambatan, tantangan serta peluang mengenai program yang telah dilaksanakan oleh DWP selama kurun waktu 1 tahun,” katanya.

Dilanjutkan Arjuliati, bahwa rangkaian peringatan HUT DWP sudah dimulai sejak 23 November lalu dengan menggelar seminar tentang ketahanan keluarga “Mendidik Anak dengan Cinta”, lalu pada tanggal 24 November digelar berbagai lomba, seperti tarik tambang, bakiak, merias tanpa kaca, solo song baik untuk unit pelaksana Kecamatan maupun unit pelaksana SKPD. “Dan pada peringatan puncak digelar lomba merias tumpeng yang pesertanya sebayak 55 peserta. Lalu pada hari ini juga diserahkan tropi dan uang pembinaan bagi peserta yang juara lomba,” kata dia.

Sementara itu, Wabup Tanggamus Hi Samsul Hadi, M. Pd. I meminta kepada seluruh anggota DWP untuk meningkatkan kualitas diri dan mengurangi jiwa konsumtif. “Harus lebih sabar, bantu suaminya dalam menyelesaikan masalahnya, jangan biarkan suami curhat dengan orang lain, seorang istri ASN apalagi pejabat harus mampu menampung apapun keluhan suami, jadilah motivator bagi suami agar bekerja giat demi pengabdian bagi negara, ” kata Samsul.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *