Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Kominfo

beasiswa

BATAS TENGGAT WAKTU: PENDAFTARAN TERAKHIR 28 FEBRUARI 2017

Kementerian Komunikasi dan Informatika memanggil Pemudi-pemuda terbaik tanah air untuk mengikuti seleksi beasiswa pendidikan S2 luar negeri bagi Aparatur Sipil Negara, TNI, POLRI, dan Karyawan/karyawati swasta yang bekerja di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (dosen dan tenaga pengajar tidak diperkenankan mengikuti beasiswa ini), dengan persyaratan:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Berusia maksimal 37 tahun pada tanggal 31 Desember 2017;
  3. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
  4. Mendapatkan izin pejabat yang berwenang;
  5. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun;
  6. Pelamar harus menunjukkan potensi menjadi pemimpin, pembuat keputusan, memiliki atribut personal, integritas, intelektual dan interpersonal yang mencerminkan potensi ini;
  7. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;
  8. Diutamakan telah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA) dari salah satu perguruan tinggi yang termasuk dalam 300 universitas terbaik dunia;
  9. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0 (dari skala 4,0);
  10. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550;
  11. Memiliki nilai TOEFL iBT minimal 79 atau TOEFL paper-based 570 atau IELTS 6.5;

(Syarat nomor 9 s.d 11 dikecualikan bagi mereka yang telah memiliki Unconditional LoA dari 300 universitas terbaik dunia);

  1. Masa studi maksimal 2 (dua) tahun dengan bidang studi terkait TIK, meliputi:
  2. Ekonomi terkait e-commerce, e-business, digital economy ;
  3. Hukum terkait TIK (hukum siber, hukum IT, hukum telekomunikasi, dll);
  4. Media dan Komunikasi, Komunikasi Bisnis Internasional, Animasi;
  5. Kebijakan publik bidang TIK;
  6. Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Manajemen Informasi, Sistem Informasi, Telematika, Keamanan Informasi; dan
  7. Bidang studi lain yang menunjang pembangunan sektor TIK
  8. Beasiswa ini tidak diperuntukan bagi program studi Master of Business Administration (MBA) dan Kedokteran.
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menanggung tuition fee maksimal setara US$ 20.000 per tahun dan living expenses setara US$ 14.400 per tahun (US$1 = Rp 13.500)
  1. Beasiswa ini terbuka bagi penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan di atas;

INFORMASI SELENGKAPNYA KUNJUNGI: http://beasiswaluarnegeri.kominfo.go.id/site/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *