Pj Bupati Tanggamus Sambut Tamu dari DPRD Provinsi Lampung

Kota Agung – Anggota DPRD provinsi Lampung Yanuar Irawan  dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Tanggamus, Pesisir Barat Dan Lampung Barat siang tadi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tanggamus, Selasa (17/4).
Dalam kunjungan tersebut beliau disambut oleh Pejabat Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin,MT., didampingi Sekda, Asisten Bidang Pemerintahan , Staf Ahli Bupati, Kepala Bappeda,Kadis Kominfo, Kadis Dukcapil, Kabag Hukum Setdakab, Para Camat Se Kabupaten Tanggamus.
Acara berlangsung diruang rapat Bupati Tanggamus dan diawali kata pengantar Oleh Sekda Tanggamus dan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang Oleh Pj.Bupati.
Dalam sambutannya Pj. Bupati menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait dengan Program Pembangunan yang akan,sedang dilaksanakan di Kabupaten ini, seperti kesiapan dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang akan datang.
Sementara itu anggota DPRD Provinsi Yanuar Irawan menyampaikan bahwa ia merasa tersanjung atas penyambutan yang dilakukan oleh Pj.Bupati Tanggamus dan Jajaran.dalam kunjungannya ini bertujuan menyerap aspirasi, permasalahan yang ada di Tanggamus.
Pada kegiatan itu juga dibuka kegiatan diskusi aspiratif dimana, para camat diberikan kesempatan untuk menyampaikan program pembangunan yang perlu membutuhkan sentuhan dari pemerintah provinsi dan pusat.
Perlu diketahui bahwa Turut hadir dalam acara tersebut Ketua dan 10 Anggota DPRD Tanggamus dari fraksi PDI Perjuangan. Ketua KPU Tanggamus.

DINAS KESEHATAN SOSIALISASI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

ØSOSIALISASI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD)
gisting-Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menggelar Sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dipusatkan di Aula Serumpun padi Gisting Selasa (17/04)
Dalam sambutan Pj Bupati Tanggamus yg diwakili oleh Asisten 3 Firman Ranie beliau menyampaikan “Puskesmas sebagai salah satu institusi publik memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas dituntut untuk dapat melayani masyarakat, dapat berkembang dan mandiri serta harus mampu memberikan pelayanan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan semakin tingginya tuntutan bagi puskesmas untuk meningkatkan pelayanannya, banyak yang muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia bagi operasional puskesmas, alur birokrasi yang terlalu panjang dalam proses pencairan dana, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya untuk mengukur kinerja.

Puskesmas yang sudah menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) berpeluang untuk dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Puskesmas dengan status BLUD seperti yang tertuang dalam permendagri No 61 Tahun 2017 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah, layanan kesehatan diberikan keleluasaan dalam konteks mengelola baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penganggaran.

 

Melalui konsep PPK-BLUD, Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, mendorong enterpreneureship, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka pelayanan publik, sesuai dengan tiga pilar yang diharapkan dari PPK-BLUD ini, yaitu mempromosikan peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan dan tata kelola yang baik.

 

Demi memberikan pelayanan yang lebih maksimal terhadap masyarakat, maka perubahan puskesmas menjadi BLUD merupakan hal penting yang segera kita realisasikan. Hal ini juga sejalan dengan proses Akreditasi Puskesmas yang telah dan sedang dijalankan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas.

 

Penyusunan Standar pelayanan minimal (SPM) merupakan langkah awal untuk melaksanakan janji dalam langkah awal untuk melaksanakan janji dalam perbaikan kwalitas dan kinerja pelayanan publik yang diamanatkan dalam penerapan PPK-BLUD. Setelah SPM tersusun, maka seluruh unit kinerja yang bertanggung jawab untuk menyediakan jenis pelayanan wajib yang telah dituankan dalam SPM wajib mengupayakan agar SPM tersebut dapat dicapai dengan menyusun standar-standar teknis yang telah diterapkan, dan mengembangkan kegiatan-kegiatan perbaikan mengikuti siklus Plan-Do-Check-Action.

 

Pada hari ini sebagai langkah awal pembentukan PPK-BLUD Puskesmas, dilakukan Sosialisasi BLUD yang akan disampaikan oleh Tim Narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan tujuan agar kita semua dapat memahami apa itu PPK-BLUD dan langkah-langkah selanjutnya yang harus dikerjakan sehingga Puskesmas dengan PPK-BLUD di Kabupaten Tanggamus dapat direalisasikan pada Januari 2019 mendatang.

 

Terakhir dalam sambutan Nya, beliau menyampaikan Ucapan terimakasih kepada TIM BPKP Perwakilan Prov Lampung yang menjadi Narasumber dan selanjutnya melakukan pebdampingan untuk pembentukan PPK-BLUD Puskesmas Se-Kabupaten Tanggamus.

 

Turut hadir dalam acara tersebut BPKP perwakilan Prov Lampung, Bapak Rudi dan Ibu Devina, Kadis Kesehatan Kabupaten Tanggamus Sukisno, dan para Kepala UPTD Puskesmas Se-Kab. Tanggamus.

RAKOR BULANAN PEMDA  TANGGAMUS.

RAKOR BULANAN PEMDA  TANGGAMUS.

Kotaagung Timur — Sekretaris Daerah di dampingi Asisten I bidang pemerintahan Paksi Marga  pimpin Rakor Bulanan Pemda Tanggamus bertempat diruang rapat utama Sekretariat Daerah, Selasa  ( 17/4/18).

Dalam sambutan Sekdakab Tanggamus Andi Wijaya. MT. dalam rakor bulanan,beliau sampaikan terakait berapa hal yg menjadi catatan kita semua yaitu tentang  WTP ,mohon

kedepan menjaadi perhatian kita semua agar segera ditindak lanjuti.

Sekda berharap barang milik negara ya milik negara setelah kita pakai mohon untuk dikembalikan.

Beliau juga minta kepada BKD tolong buatkan surat edaran yg akan melakukan mutasi, buatkan surat  pernyataan

bebas memegang aset daerah apapun bentuknya dan  semoga kedepan menjadi perhatian kita agr lebih baik lagi.

Kemudian terkait dengan dana desa beliau minta kepada kepala PMD , agar  untuk  Siskudes  apapun yang dikerjakan oleh kabupaten tidak dikerjakan lagi oleh desa.

Kemudaian terkait msalah kebersihan, agar tetap menjadi perhatian dinas lingkungan hidup agar pemda Tanggamus tetap menjadi pemda yg bersih ,asri, nyaman , dan sehat terhindar dari segala macam penyakit.

Selanjutnya terkait dengan masalah apa yang dilakukan oleh Bpn Tanggamus ,BPN  mengalokasikan 4000 sertifikat untuk pekon tolong untuk kecamatan bisa menjadi fokus perhatian untuk kepentingan perkecamatan seperti sertifikat tanah, sawah, kuburan,dan lain sebagainya.

Sementara dalam sambutan  Pj bupati Ir. Zainal Abdidin. MT., beliau sampaikan tetap jaga keamanan agar Tanggamus selalu jauh dari tindak kriminal orang orang jahat dari luar, ciptakan suasana nyaman ,bersih dan asri agar tanggamus selalu sehat yakni sehat dalam menjalankan tugas dan mampu menciptakan target yg lebih baik.

Beliau ucapkan terima kasih juga karna waktu kemaren saat  pemulangan jenajazah berjalan dengan baik, karna tanpa bantuan kita semua tidak akan terselesaikan.

Selanjutnya kepada Kepala Bappeda  saya ucapkan terima kasih karna kemarin kita telah mendapatkan penghargan terbaik I tentang PPD Lampung tahun 2018 dari Mendagri  Pusat,kedepan saya berharap semoga bisa lebih ditingkatkan lagi dan bisa  mendapatkan penghargaan yg lebih baik lagi untuk kemajuan tanggamus.

Turut hadir ,Sekdakab Tanggamus Andi Wijaya.MT,  Asisten I bidang Pemerintahan Paksi Marga, Para Staf Ahli, Para Kepala OPD terkait, serta Para Camat se Kab. Tanggamus.

PEMKAB TANGGAMUS PERINGATI HARI LINMAS, KARTINI DAN HARI OTONOMI DAERAH

Kota Agung – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus pagi tadi mengadakan Upacara Bulanan dalam rangka memperingati Hari LINMAS, Hari Kartini dan,Hari Otonomi Daerah yang berlangsung di Lapangan Pemkab Tanggamus, Selasa (17/4).
Dalam upacara tersebut bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, serta dihadiri juga oleh Pj.Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin,  MT., Para Pejabat Forkopimda, Sekda, Para Asisten, Kepala Dinas Instansi, Para Camat, Ketua TP PKK Tanggamus, Ketua DWP, Para Pengurus Ormas Kewanitaan di lingkungan Pemkab Tanggamus.
Selaku Inspektur Upacara Dalam membacakan sambutan tertulis dari PJ.Bupati Tanggamus menyampaikan bahwa kehadiran Linmas di Indonesia bersamaan dengan peristiwa perang kemerdekaan, Linmas dibentuk atas dasar kehendak rakyat dengan cara ikut berpartisipasi aktif membantu Angkatan Perang melalui pertahanan garis belakang dalam bentuk penyelenggaraan keamanan rakyat.
 tujuan pembentukan hansip sebagai wadah yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan pemerintahan penanggulangan bencana dan pengungsi hansip sejak tahun 2002 telah berganti nama menjadi perlindungan masyarakat limas yang berfungsi lebih daerah perlindungan masyarakat dan penanggulangan bencana tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran sosok Apparatus linmas yang ada memang memberikan banyak sekali kontribusi bagi warga masyarakat baik tinggal di kota maupun di desa.
Selanjutnya, Tepat hari ini juga merupakan Hari Istimewa bagi pergerakan Emansipasi Wanita karena pada 1 April 1879 yang lalu telah lahir pejuang emansipasi wanita Indonesia yakni RA Kartini dan seperti yang kita ketahui dan kita rasakan bersama bahwa perjuangan RA Kartini dalam mengangkat derajat kaum wanita Indonesia dan dengan kaum pria sungguh besar sehingga perjuangan dan arti semangat rakyat ini ini membuahkan hasil yang sedemikian besar artinya bagi wanita Indonesia pada saat ini dan waktu yang akan datang. Hal ini terbukti tidak sedikit kalau mau kita lihat wanita yang sukses menjadi pemimpin baik di pemerintahan politik maupun di sektor swasta.
“melalui peringatan Hari Kartini ini saya mengajak kepada para wanita di Kabupaten Tanggamus Mari berusaha menjadi wanita dan Ibu yang sehat. Karena dari keluarga yang baik akan muncul pula masyarakat yang baik dan berkualitas untuk meningkatkan kualitas keluarga dengan cara perkawinan yang sah kondisi keluarga yang memiliki kemampuan hidup Mandiri Sejahtera berwawasan kedepan hidup harmonis memiliki jumlah anak yang ideal bertanggungjawab dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu melalui dinas terkait saya mengimbau Mari kita tingkatkan partisipasi dan kepedulian kita kepada wanita-wanita di Kabupaten Tanggamus”ucapnya.
berkaitan dengan Hari otonomi daerah ditetapkan berdasarkan keputusan Presiden tersebut tanggal 25 April menjadi hari otonomi daerah tapi hari otonomi daerah bukan hari libur.
 otonomi daerah memberikan ruang lebih luas dan merespon kebutuhan dan kehendak rakyat di daerah. Namun otonomi daerah juga tetap harus diletakkan dalam konteks kepentingan nasional yang tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat.
“Sehubungan akan diadakannya pemilihan kepala daerah secara serentak saya menghimbau kepada seluruh aparatur sipil negara termasuk rekan-rekan TNI dan Polri untuk menyatakan netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tersebut.  berkaitan dengan banyaknya terjadi bencana alam di Kabupaten Tanggamus Besar harapan saya dukungan dari semua pihak tidak hanya pemerintah daerah namun rekan-rekan dari semua unsur untuk dapat saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah bencana ini “pungkasnya.