Bupati Hadiri Kegiatan Bakti Sosial Di Limau

Bupati  Samsul Hadi,M.Pd.I., pagi tadi menghadiri bakti sosial Penyerahan Dana Operasional Posyandu Balita dan Lansia yang berlangsung di Aula  Pekon Kuripan Kec. Limau , Rabu (31/1)

Dalam sambutannya Bupati Mengatakan bahwa, Posyandu merupakan sentra kegiatan PKK sehingga harus didukung sebagai upaya membentuk dan mewujudkan keluarga sehat.

Sebagai kader posyandu khususnya di Kecamatan Limau  bukan sekedar ada, tapi harus mampu menunjukkan kapasitasnya didalam melayani dan pemberian informasi yang tepat terhadap kesehatan dan kecukupan gizi anak, Ibu hamil dan menyusui.

“Dengan adanya posyandu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga yang kekurangan gizi,” kata Bupati

Dia melanjutkan pada tahun ini biaya untuk operasional posyandu dinaikkan Rp200 ribu, sehingga menjadi Rp600 ribu dari sebelumnya Rp400 ribu, biaya tersebut tanpa ada potongan sedikit pun. Tegasnya

“Tugas dari para kader cukup berat, karena harus mampu memberikan informasi, penyuluhan dan pelayanan kesehatan berupa kecukupan gizi dan Kesehatan lbu dan Anak (KIA),” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Idham Khalid menjelaskan Kecamatan Limau sendiri terdapat sejumlah 32 Posyandu yang terdiri dari 21 Posyandu Balita dan 11 Posyandu  Lansia.

Dengan dilakukannya penyerahan dana operasional posyandu diharapkan pelayanan kepada masyarakat khususnya ibu hamil, anak balita dan lansia semakin maksimal serta dapat bermanfaat dan memotivasi kader untuk tetap aktif membantu dalam penyelenggaraan posyandu, sehingga dapat mempertahankan upaya upaya pemberdayaan Kader Posyandu. Pungkasnya

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Limau Mahpuz,S.Sos., Kepala Pekon Kuripan,Ketua DWP Arjuliati Syam, didampingi Ibu- ibu Kader PKK Tanggamus, serta Para Kader Balita dan Lansia se Kecamatan Limau.(*)

Bupati Serahkan Bantuan Batik & Dana Operasional Posyandu di Kecamatan Pugung

Pugung — Senin (29/01/18), Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., didampingi Ketua TP PKK Hj. Af’illah Samsul Hadi dan Ketua DWP Ardjuliati Andi Wijaya, menyerahkan bantuan Bahan Batik dan dana Operasional Posyandu Balita dan Posyandu Lansia Bagi para Kader di Kecamatan Pugung, yang ditempatkan di Pekon Rantau kijang Kecamatan Pugung.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa Posyandu merupakan sentra kegiatan PKK sehingga harus didukung sebagai upaya membentuk dan mewujudkan keluarga sehat. Perempuan sebagai kader Posyandu di Tanggamus khususnya di Kecamatan Pugung bukan sekedar ada, tapi harus mampu menunjukkan kapasitasnya didalam melayani dan memberikan informasi yang tepat terhadap kesehatan dan kecukupan gizi anak, Ibu hamil dan menyusui. Selain itu dengan adanya Posyandu diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga yang kekurangan gizi.

 

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya akan memberikan tambahan insentif bagi para kader Posyandu se Kabupaten Tanggamus.

 

“Tahun ini insentif untuk operasional para Kader Posyandu dinaikkan 200 ribu rupiah, dari 400 ribu rupiah menjadi 600 ribu rupiah, tanpa ada potongan sedikitpun. Tugas dari para kader cukup berat, karena harus mampu memberikan informasi/penyuluhan dan pelayanan kesehatan berupa kecukupan gizi dan Kesehatan lbu dan Anak (KIA),” katanya.

 

“Dengan dilakukannya penyerahan dana operasional posyandu diharapkan pelayanan kepada masyarakat khususnya ibu hamil, anak balita dan lansia semakin maksimal serta dapat bermanfaat dan memotivasi kader untuk tetap aktif membantu dalam penyelenggaraan posyandu, sehingga dapat mempertahankan upaya upaya pemberdayaan kader Posyandu” pungkas Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Idham Khalid, mengatakan bahwa di Tanggamus terdapat 678 posyandu balita dengan jumlah kader sebanyak 3.553 orang. Sedangkan posyandu lanjut usia (lansia) berjumlah 369 posyandu dengan jumlah kader sebanyak 1.155 orang. Sehingga secara keseluruhan terdapat 1.047 Posyandu dengan jumlah kader 4.708 orang se Tanggamus” ujarnya.

 

Pemerintah Kabupaten Tanggamus memberikan bantuan dana operasional kepada 28 Posyandu Balita dan lansia dgn jumlah kader 88 Orang di Kecamatan Pugung.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Camat dan Uspika Kecamatan Pugung serta Kepala Pekon dan Perangkat Pekon Rantau Tijang. (Deni-Kominfo).

TP PKK TANGGAMUS ADAKAN BAKSOS DAN PENYERAHAN DANA OPERASIONAL POSYANDU BALITA/LANSIA

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus menyerahkan bantuan Bahan batik kader dan dana Operasional Posyandu Balita serta Lansia se-Kabupaten Tanggamus yang diserahakan secara langsung oleh Bupati Hi. Samsul Hadi dan Ketua TP. PKK Tanggamus Hj. Af’illah, kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Kotaagung Timur, Kamis(25/1)

Dalam sambutan Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi mengatakan bahwa, Posyandu merupakan sentra kegiatan PKK sehingga harus didukung sebagai upaya membentuk dan mewujudkan keluarga sehat. Perempuan sebagai kader posyandu di Tanggamus khususnya di Kecamatan Kotaagung Timur bukan sekedar ada, tapi harus mampu menunjukkan kapasitasnya didalam melayani dan pemberian informasi yang tepat terhadap kesehatan dan kecukupan gizi anak, Ibu hamil dan menyusui.

 

“Dengan adanya posyandu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga yang kekurangan gizi,” kata Bupati Samsul.

Dia melanjutkan pada tahun ini biaya untuk operasional posyandu dinaikkan Rp200 ribu, sehingga pada tahun ini biaya operasional posyandu menjadi Rp600 ribu dari sebelumnya Rp400 ribu, biaya tersebut tanpa ada potongan sedikit pun.

 

“Tugas dari para kader cukup berat, karena harus mampu memberikan informasi/penyuluhan dan pelayanan kesehatan berupa kecukupan gizi dan Kesehatan lbu dan Anak (KIA),” terangnya.

Dengan dilakukannya penyerahan dana operasional posyandu diharapkan pelayanan kepada masyarakat khususnya ibu hamil, anak balita dan lansia semakin maksimal serta dapat bermanfaat dan memotivasi kader untuk tetap aktif membantu dalam penyelenggaraan posyandu, sehingga dapat mempertahankan upaya upaya pemberdayaan Kader Posyandu.

 

 

Sementara itu Kepala Dinas PMD Idham Khalid,mengatakan bahwa, di Tanggamus terdapat 678 posyandu balita dengan jumlah kader sebanyak 3.553 orang. Sedangkan posyandu lanjut usia (lansia) berjumlah 369 posyandu dengan jumlah kader sebanyak 1.155 orang. Sehingga secara keseluruhan terdapat 1.047 Posyandu dengan jumlah kader 4.708 orang se Tanggamus.

 

Pemerintah Kab. Tanggamus memberikan bantuan dana operasional kepada 45 Posyandu Balita dan lansia dgn jumlah kader 173 Orang di kecamatan Kotaagung Timur.

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Kecamatan Kotaagung Timur Hamzani,SE,, Uspika Kecamatan Kotaagung Timur,Kapolsek Kotaagung,Koramil Kotaagung, serta Para Kader Balita dan Lansia se Kecamatan Kotaagung Timur (Maridi).

SEKDAKAB Dikukuhkan Menjadi Ketua Dewan Pengurus KORPRI

GISTING–Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tanggamus Hi. Andi Wijaya, S. T, M. M dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Tanggamus periode 2018-2023.

Pengukuhan jajaran pengurus KORPRI yang baru tersebut dipimpin Staft Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Theresia Sormin mewakili Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, Rabu (24/1) di Aula Hotel 21, Kecamatan Gisting.

Ditunjuknya Andi sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Tanggamus ini setelah melalui Musyawarah Daerah (Musda) Pertama yang digelar selama dua hari di Hotel 21.

Usai dikukuhkan, Andi Wijaya mengatakan bahwa fokus kedepan KORPRI adalah koordinasi dan konsolidasi Internal serta pengembangan usaha yang tujuannya untuk meninjau kesejahteraan anggota.

“Program kerja KORPRI ini bersusun, sehingga harus dikoordinasikan dan konsolidasi kan, dalam waktu dekat kita akan hidupkan kembali koperasi KORPRI yang sudah cukup lama vakum, lalu pembentukan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) yang dapat memberikan jasa bantuan hukum tanpa berbayar, ” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi juga bersyukur, sebab penyelanggaran Musda berjalan dengan lancar dan sukses. Ia juga memuji beberapa program Dewan Pengurus KORPRI Tanggamus yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

” Lancarnya kegiatan ini merupakan suatu kebahagiaan bagi kami. Terimakasih kepada jajaran KORPRI Provinsi Lampung yang sudah hadir dan mendampingi. Saya juga ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta Musda khususnya kepala unit SKPD dan Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Tanggamus, Ruwiyati yang sudah berupaya maksimal, kalaupun ada yang kurang pas, tidak apa-apa sebab itulah kerja, tentunya harus dievaluasi, ” pungkas Andi Wijaya.

Sementara itu, Theresia Sormin berharap agar KORPRI Tanggamus dapat terus berkiprah secara maksimal serta dapat menjalankan program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.

” Saya berharap jajaran pengurus baru dapat memaksimalkan tupoksi Korpri sesuai UU No 5 tahun 2014 tentang ASN dan susunlah program kerja secara realisitis, sehingga manfaatnya benar benar dirasakan oleh anggota, “ujarnya.

Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah

GISTING– 22 ton cadangan beras pemerintah (CBP) disiapkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), yang bekerjasama dengan Pemprov Lampung serta Pemkab Tanggamus, dalam operasi pasar, cadangan beras pemerintah (OP-CBP) habis diserbu masyarakat. OP-CBP akan terus dilakukan melihat animo masyarakat masih tinggi.

Kepala Dinas Perdagangan Ferynia dalam sambutannya saat launcing OP-CBP, di Rest Area Taman Gisting menyampaikan. OP-CBP dilaksanakan berdasarkan permintaan dari Pemkab Tanggamus kepada Pemprov Lampung, hal ini mengingat harga beras dengan kualitas medium merangkak naik, dengan harga Rp 11 ribu hingga Rp 13 ribu rupiah, kenaikan harga beras tersebut tidak hanya di Tanggamus,  melainkan juga terjadi berbagai kabupaten/kota lainnya di Lampung, sehingga Pemprov Lampung bekerjasama dengan Bulog melakukan OP-CBP di kabupaten/kota untuk membantu masyarakat.

 

“Untuk itu Bapak Gubernur memerintahkan untuk melakukan OP-CBP di seluruh kabupaten/kota, saat ini Bulog untuk bulan Januari hingga Maret 2018 menyiapkan 6 ribu ton CBP, untuk di pasarkan di seluruh masyarakat Lampung,”kata Ferynia, Rabu (24/1).

Ia menerangkan, untuk harga eceran tertinggi (HET) beras medium yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan seperti yang di pasarkan kepada masyarakat saat ini ialah Rp 9.450 rupiah untuk Lampung, lalu kemudian Pemprov Lampung bekerjasama dengan Bulog dapat menjual dengan harga lebih murah dari HET yakni Rp 9.350, namun mempertimbangkan dan mengingat permintaan masyarakat dari seluruh Lampung maka ditetapkan harga beras medium Rp 8.500 rupiah.

 

“OP-CBP, yang disiapkan hari ini yakni 22 ton, dengan rincian 12 ton untuk Kecamatan Gisting dan 10 ton untuk Talang Padang, bisa setiap hari dilaksanakan, apabila Tanggamus mempersiapkan toko-toko untuk mitra bekerjasama dengan Bulog sampai dengan akhir Maret mendatang, dan jika permintaan tetap banyak dan harga tetap melambung Bulog akan tetap persiapkan karena stok cukup

Sementara itu, Bupati Tanggamus. Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I menyampaikan, Pemkab Tanggamus mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Lampung serta Bulog Divisi regional (Divre) Lampung yang telah mengadakan OP-CBP bagi masyarakat Tanggamus, khususnya di Kecamatan Talang Padang dan Gisting, dalam upaya untuk menekan tingginya harga beras akhir-akhir ini.

 

“Dan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat di Tanggamus untuk meningkatkan produktifitas pertanian serta bisa mendorong Pemkab Tanggamus untuk bisa kedepan menampung padi masyarakat sehingga padi tidak terjual ke daerah, sehingga harga beras terus stabil,”ujarnya

Penyerahan  Bantuan Batik Kader & Dana Oprasional Posyandu Balita, Lansia Serta Bhakti Sosial Tim Penggerak PKK Kecamatan Ulu Belu

Ulu Belu 24/01.

Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.I bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus Hj.Af’illah Samsul dan di dampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Idham Ghalid,SH.,MM dan Camat Ulu Belu Rusmanto,S.Pd menghadiri kegiatan Penyerahan  Bantuan Bahan Batik Kader Dan Dana Oprasional Posyandu BalitaDan Lansia Serta Bhakti Sosial Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus yang di laksanakan di Kecamatan Ulu Belu.

Turut hadir Para Uspika Kecamatan, Para Kepala Pekon,seluruh Para Kader Posyandu Balita dan Lansia serta  seluruh Masyarakat Ulu Belu yang Kurang mampu yang mendapat Bantuan dari acara Bhakti sosial tersebut.

 Setelah kecamatan Pulau Panggung dan Kecamatan Sumberejo kini  Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.P.di dan Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Tanggamus Hj.Af’illah Samsul  menghadiri kegiatan yang sama yang di selenggarakan di wilayah Kecamatan Ulu Belu yang di laksanakan di Balai Pekon Pekon Ngarip Kecamatan Ulu Belu.

Dalam laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Idham Khalid melaporkan  bahwa di wilayah kecamatan Ulu Belu terdapat 69 Posyandu yang terdiri 51 Posyandu Balita dan 18 Posyandu Lansia yang pada kesempatan tersebut akan di berikan  bantuan bahahan batik dan dana Oprasional sebesar 600.000,00  yang bersumber dari Dana Hibah Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2018.

Sementara itu dalam sambutanya Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.P.di menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh kader baik  Balita Maupun Lansia atas kerja kerasnya selama ini dalam usaha menyehatkan masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Di sampaikan juga  bahwa  Posyandu saat ini menjadi sentra kegiatan PKK sehingga harus dI sukung penuh sebagai upaya  membentuk dan mewujudkan keluarga sehat.

Beliau berharap  kepada seluruh Para Kader Posyandu di  Kabupaten Tanggamus  khususnya di wilayah Kecamatan Ulu Belu, bukan hanya sekedar ada  akan tetapi Para Kader harus mampu menunjukan kapasitasnya di dalam  melayani dan memberikan informasi yang tepat terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi terhadap Anak,Ibu hamil,dan Ibu  menyusui.

dengan di berikan di awal Tahun dan di naikannya dana oprasional posyadu sebesar 20 %  yang tadinya 400.000,00 naik menjadi 600.000,00   Beliau berharap kepada Para kader agar bekerja secara maksimal dalam pelayanan kepada Masyarakat khususnya kepada Ibu hamil,Anak Balita dan Lansia serta dapat bermanfaat dan memotifasi kader untuk tetap aktif membantu dalam penyelenggaraan posyandu, sehingga  dapat mempertahankan upaya upaya
pemberdayaan Kader posyandu.

 

Disela-sela kegiatan tersebut diberikan secara simbolis bantuan batik dan dana oprasional posyandu kepada perwakilan kader dan bantuan sembako kepada kepada Masyaralat kurang mampu yang ada di wilayaah Ulu Belu .
Setelah itu rombongan menghadiri kegiatan yang sama yak ni di kecamatan Air Naningan

Rapat Koordinasi Bulanan

 

Kota Agung – Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., pagi tadi membuka kegiatan rapat koordinasi bulanan di ruang rapat utama sekretariat daerah Kabupaten Tanggamus, dalam kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Sekda Tanggamus, Para Asisten, Staf Ahli Bupati serta Jajaran Kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Dalam arahannya Bupati berharap dengan rapat koordinasi yang dilakukan pada awal tahun di bulan Januari ini dapat meningkatkan pembangunan di Bumi Begawi jejama ini. Selain itu beliau juga berharap agar permasalahan kenaikan harga beras di Kabupaten Tanggamus dapat teratasi dengan baik. Bisa juga berupa kegiatan operasi pasar sehingga bisa menekan kenaikan harga di masyarakat.

Selain itu Bupati menginginkan agar Pemda Tanggamus dapat mempertahankan kembali  predikat WTP dari BPK,  Juara Adipura  tahun 2018 dapat diraih untuk itu beliau menghimbau kepada seluruh jajaran baik di Kabupaten, Kecamatan serta Pemerinahan Pekon  untuk melakukan kegiatan kebersihan dan penghijauan dilingkungan kantor masing-masing.

Terkait dengan Pilkada di Kabupaten Tanggamus, beliau menghimbau kepada jajarannya agar tidak terprovokasi, buat Tanggamus damai, buatlah masyarakat Tanggamus cerdas, nyaman dan suasana tentram.

Bupati Serahkan Bantuan Dana Operasional & Batik Bagi Posyandu se Kabupaten Tanggamus

Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., didampingi Ketua TP PKK Hj. Af’illah Samsul menyerahkan Bantuan Dana Operasional dan Batik bagi Posyandu Balita dan Posyandu Lansia se KabupatenTanggamus. Pada hari ini Selasa (23/01/18) diserahkan bantuan untuk di Kecamatan Pulau Panggung dan Sumberejo, yang ditempatkan di Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung.

 

Pada kesempatan ini dilaksanakan juga kegiatan Bhakti Sosial, berupa pemberian bantuan sembako bagi keluarga yang tidak mampu dan para janda di wilayah setempat.

Dalam sambutannya Bupati meminta para kader posyandu untuk lebih meningkatkan kinerja pelayanan untuk balita dan lansia, serta mampu memberikan informasi atau penyuluhan dan pelayanan kesehatan berupa kecukupan gizi dan KIA (kesehatan ibu dan anak) pada sasaran posyandu serta lebih mencurahkan kasih sayang kepada anak anak dan menghargai kedua orang tua. Beliau juga menambahkan untuk tahun depan akan menaikkan insentif bagi para kader sebesar 200 ribu Rupiah.

Sedangkan kepada para penerima bantuan beliau berharap agar jangan pernah menilai bantuan yang diberikan dari bentuk, ukuran maupun besarnya, tetapi lihatlah dari ke ikhlasan untuk saling tolong menolong dengan sesama.

Sementara dalam pelaporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus Idham Kholid, dikatakan bahwa di Tanggamus terdapat 1.047 Posyandu, yang terdiri dari 678 Posyandu Balita dan 668 Posyandu Lansia. Ditambahkan oleh Idham pemberian bantuan ini bertujuan untuk menjadi penyemangat dan miningkatkan tanggung jawab para kader dalam melaksanakan kegiatan posyandu di Kabupaten Tanggamus. (Deni-Kominfo)

Penyambutan 1047 Mahasiswa/i KKN UNILA

KOTAAGUNG–1047 Mahasiswa Universitas Lampung (UNILA) periode I tahun 2018 yang berasal dari berbagai fakultas akan melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) selama 40 hari kedepan, 1047 mahasiswa tersebut tersebar di 16 kecamatan dan 129 pekon di Tanggamus.

 

Penerimaan mahasiswa KKN UNILA tersebut berlangsung di ruang rapat utama (Rupatama) Pemkab Tanggamus, yang dihadiri Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, Koordinator pembimbing lapangan BPKKN-UNILA Budi Harjo, Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Tanggamus Gilas Kurniawan, serta berbagai SKPD Pemkab Tanggamus dan dari UNILA.

Dalam sambutannya, Koordinator BPKKN UNILA Budi Harjo menyampaikan, pelaksanaan KKN UNILA Periode pertama tahun 2018 ini akan berlangsung selama 40 hari kedepan, yang diikuti oleh 1047 mahasiswa dari berbagai fakultas yang tersebar di 16 kecamatan diantaranya kecamatan Kotaagung Barat, Kotaagung Pusat, Kotaagung Timur, Wonosobo, Semaka, Pematang Sawa, Talang Padang, Sumberejo, Air Naningan, Pulau Panggung, Ulu Belu, Bulok, Cukuh Balak, Limau, Kelumbayan, dan Kelumbayan Barat.

“Kemudian untuk dosen pembimbing lapangannya ada 16, jadi masing m-masing kecamatan ada dosen pembimbingnya, Mahasiswa KKN untuk periode pertama tahun ini akan fokus melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan dua tema yakni upaya pengentasan kemiskinan dan pengembangan wisata di Tanggamus,”kata Budi Harjo, Senin (22/10).

Dalam kesempatan tersebut lanjutnya, Ia mengajak kepada Pemkab Tanggamus untuk secara bersama-sama bersinergi memaksimalkan semua potensi, seperti diketahu UNILA memiliki potensi sumber daya manusia dan Pemkab Tanggamus memiliki program, tentunya dengan kerjasama yang baik tersebut diharapkan dalam 40 hari kedepan akan mampu mengoptimalkan potensi wisata dan upaya pengentasan kemisikinan.

 

“KKN dilakukan setahun dua kali, periode kedua tahun 2018 akan dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September, atas kerja sama yang baik ini kamu ucapkan terima kasih, dan selanjutnya kami dari UNILA sesuai dengan serah terima dari UNILA kepada Pemprov Lampung dan kepada Pemkab, maka selama 40 hari kedepan keberadaan mahasiswa KKN menjadi bagian dari Pemkab Tanggamus,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I melalui Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie menyampaikan, KKN bagi perguruan tinggi merupakan implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mengedepankan pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat, sebagaimana ditegaskan pada pasal 20 UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

 

“Melalui momentum KKN ini diharapkan, mahasiswa mampu memposisikan diri ditengah masyarakat, menjadi agen perubahan dalam proses pengambilan gagasan baru, karena salah satu tujuan diterjunkannya mahasiswa ke lapangan adalah untuk mensinergikan ilmu pengetahuan yang selama ini diterima di bangku kuliah, dengan kehidupan nyata di lingkungan masyarakat,”ujarnya

 

Sementara itu, Kepala Dinas Litbang Tanggamus, Gilas Kurniawan didampingi Sekretaris Muaiyin Zen menyampaikan, semua mahasiswa nantinya diharapkan dapat membaur dan membantu tugas di pekon yang sesuai dengan tema yakni upaya pengentasan kemiskinan dan mengoptimalkan potensi wisata, dan dalam kurun waktu 40 hari tersebut Litbang akan melakukan monitoring dan evaluasi apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa tersebut selama KKN berlangsung.

 

“Mahasiswa diharapkan dapat menggali semua potensi yang belum tergali oleh pekon, sehingga dengan harapan apa yang belum diketahui dapat disampaikan oleh mahasiswa, tentunya dengan pengetahuan yang mereka miliki, dan mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik,”tandas Gilas.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla SMPN 1 Kota Agung oleh Bupati Tanggamus

 

Kota Agung — Rabu (17/01/18) Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi meletakan batu pertama pembangunan Musholla Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMPN 1) Kota Agung.

 

Dalam sambutannya Bupati Tanggamus mengatakan tujuan didirikannya Musholla ini, untuk memacu dan menanamkan kepada seluruh siswa/siswi agar selalu taat menjalankan ibadah dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah.

“Dengan adanya Musholla ini, semoga bisa meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT dalam beribadah, lalu membawa dampak yang positif khususnya bagi keluarga besar SMPN 1 Kota Agung dan umumnya bagi kita semua dalam membangun nuansa yang agamis,” terangnya.

 

Bupati juga berharap Musholla ini selain menjadi fasilitas untuk melakukan ibadah khususnya shalat bagi seluruh guru dan siswa/siswi, juga sebagai pengembangan spiritual.

 

Pada kesempatan itu juga Bupati memberikan bantuan bagi pembangunan Musholla, berupa uang tunai dan material semen.

 

“Kalau biaya dari Pemkab memberi bantuan uang 10 juta Rupiah, dan dari saya pribadi 100 sak semen,” kata Bupati.

 

Acara dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Musholla SMPN 1 Kota Agung oleh Bupati Tanggamus. Tampak mendampingi Bupati, Kadis Pendidikan Johansyah, Kadis Kebudayaan Gandung Hartadi, Kadishub Razi Azanisyah, Kaban Pol PP Yumin, Ketua PWI Tanggamus Sunaryo, Camat dan Uspika Kecamatan Kota Agung, KUPT Pendidikan Kecamatan Kota Agung dan Kepala SMPN 1 Kota Agung. (Deni-Kominfo)