Panahan dan Wushu Tanggamus Dulang Medali di Porprov Lampung ke VIII

Bandar Lampung — Pada hari keempat Porprov Lampung ke VIII ini, Cabang Olahraga (Cabor) panahan tak mau ketinggalan menyumbangkan emas untuk Kontingen Tanggamus, dimana empat atletnya menambahkan 4 medali emas dalam pundi-pundi perolehan medali Kontingen Tanggamus.

Menurut Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Tanggamus Fadhoil, untuk peraihan medali disumbang 3 emas oleh Ahmad Irfan di kelas 50 meter, kelas total jarak Nasional dan kelas aduan perorangan, 1 emas di kelas total beregu Nasional, atas nama Ahmad Irfan, M. Agung Prabowo dan Hilang Audio. Selain itu diraih juga 1 perak atas nama Ahmad Irfan dan 2 perak atas nama Agung Prabowo.

“Alhamdulillah atlet panahan berhasil menyumbangkan medali emas untuk Tanggamus, ini semua karena latihan keras dan kesungguhan dari atlet kita, semoga memotivasi atlet yang lainnya untuk berprestasi,” katanya, Kamis (30/11/2017).

Fadhoil menerangkan, selain empat medali emas dari cabor panahan juga mempersembahkan tiga medali perak untuk Tanggamus, adapun atlet yang meraih perak yskni M. Agung Prabowo kelas 50 meter. Kemudian Ahmad Irfan kelas jarak 40 meter dan kembali M. Agung Prabowo di kelas total jarak Nasional.

“Atlet panahan kami juga menambahkan perbendaharaan medali kita, yaitu meyumbang tiga medali perak, dua atlet penyumbang perak ini, yaitu atlet yang juga menyumbangkan emas untuk Tanggamus, yaitu Ahmad Irfan dan M. Agung Prabowo,” terangnya.

Selain cabor panahan, cabor wushu juga kembali menyumbangkan emas pada hari ini, Rabu (30/11/2017), tidak tanggung-tanggung atlet wushu berhasil merebut 5 medali emas, 4 medali perak serta 3 medali perunggu. Sehingga total perolehan medali dari cabor wushu menjadi 7 emas, 7 perak dan 9 perunggu.

Adapun peraih medali pada Cabor Wushu yaitu, Jasmin 1 Emas dan 2 Perak; Aryo Saputra 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu; Ari Putri Damayanti 1 Emas, Ropiansyah 1 Emas, Chikal Farm Cabita 1 Emas, Dimas Pangestu 1 Emas; Nuri Sagita 1 Emas; Nurul Khotimah 1 Perak; Pahdil 1 Perunggu; Gama Wahyu 1 Perak; Dwi Ayu Andari 1 Perak; Sahrul Paul Sirait 1 Perak dan Bagus 1 Perunggu.

Dengan perolehan tersebut, hingga sore ini (30/11) Kabupaten Tanggamus telah meraih 11 medali emas, 10 medali perak dan 9 medali perunggu. Dengan perolehan medali ini diharapkan mendongkrak peringkat Tanggamus pada ajang Porprov kali ini. (Humas KONI Tanggamus).

Tim Penilai Kunjungi Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KB-Kes Tingkat Provinsi Lampung

Tim Penilai Kunjungi Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KB-Kes Tingkat Provinsi Lampungalang Padang — Selasa (28/11) Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak-PKK- KB Kesehatan Tahun 2017 Provinsi Lampung mengunjungi Pekon Singosari Kecamatan Talangpadang yang mewakili Kabupaten Tanggamus dalam Penilaian Lomba Kesrak-PKK-KB-Kes Tahun 2017.

Rombongan Tim Penilai dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Hj. Aprilani Yustin Ridho Ficardo. Turut hadir pula Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Yuda Setiawan dan sejumlah Kepala OPD Provinsi Lampung beserta jajarannya.

Kedatangan rombongan Tim Penilai disambut langsung Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, Wakil Ketua TP PKK Hj Af’illah, Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya, ST, MM, Ketua DWP Tanggamus Arjuliati Syam Andi, Forkopimda dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Tanggamus beserta Camat se Kabupaten Tanggamus.

Wakil Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Af’illah dalam eksposenya mengatakan, bahwa Pekon Singosari dipercaya menjadi duta dalam kegiatan Lomba Kesrak-PKK-KB-Kes Tahun 2017 ini karena memiliki sejumlah keunggulan diantaranya telah mengaplikasikan 10 indikator pola hidup bersih sehat (PHBS), pemanfaatan perkarangan untuk ditanami buah, sayur dan kolam ikan serta aktif dalam kegiatan gotong royong maupun posyandu.

“Dari 365 rumah, 141 KK telah menggunakan jamban sehat kemudian dalam mendukung program KB, masyarakat Pekon Singosari juga aktif yaitu 178 peserta KB aktif atau 73,85 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) sebanyak 241. 67 akseptor baru, ini membuktikan masyarakat singosari sangat menyadari dan memahami pentingnya kesehatan lingkungan,” ujar Af’illah.

Sementara Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi dalam sambutannya berharap agar Pekon Singosari dapat menjadi wakil Lampung dalam Lomba KESRAK-PKK-KB-KES Tingkat Nasional. Hal itu lanjut Wabup bukanlah tanpa alasan, sebab Pekon Singosari memiliki potensi dan memenuhi kriteria, ditambah lagi seringnya pekon di Tanggamus mewakili Provinsi Lampung dalam beberapa perlombaan ditingkat nasional. Seperti diantaranya mendapatkan penghargaan Pakarti Madya tahun 2013 dalam perlombaan Kesrak-PKK-KB-Kes yang diwakili Pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo, lalu tahun 2014 Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung meraih Predikat II Tingkat Nasional dan ditahun 2016 Pekon Sidokaton Kecamatan Gisting meraih predikat II Nasional kategori Lingkungan Bersih Sehat (LBS).

“Harapan kami tentunya, sangat beralasan sekiranya Pekon Singosari bisa dianggap layak oleh tim penilai untuk menjadi wakil Provinsi Lampung ditingkat nasional,” kata Samsul.

Sedangkan Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Yustin Ridho Ficardo mengatakan, penilaian ini sebagai upaya memberikan penghargaan terhadap berbagai usaha yang telah dilaksanakan. Maka terhadap pelaksanaan Kesrak-PKK-KB-Kes tahun 2017 akan dilakukan penilaian terhadap empat jenis kegiatan yakni pelaksana terbaik kegiatan Kesrak-PKK-KB-Kes, pelaksana terbaik posyandu, pelaksana terbaik PHBS dirumah tangga dan terbaik lingkungan bersih dan sehat.

“Untuk penilaian kegiatan PKK akan dilakukan terhadap lima jenis kegiatan PKK yakni tertib administrasi PKK, pola asuh anak dan remaja, upaya peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK, halaman asri, teratur indah dan nyaman (HATINYA) PKK dan pelaksanaan deteksi dini kanker serviks melalui inspeksi visual asam assetat (IVA) test,” kata Yustin.

Dalam kesempatan itu juga, Yustin membagikan doorprize berupa Umroh untuk dua orang yang sudah lanjut usia (lansia) dan wisata rohani Walisongo kepada lima puluh orang, serta beragam hadiah lainnya bagi masyarakat Pekon Singosari.

Usai acara pembukaan, Yustin melakukan kunjungan ke stan-stan yang memamerkan beragam produk unggulan di Pekon Singosari, yang dibarengi dengan penilaian oleh tim penilai ke berbagai posko yang ada, seperti Posyandu, kebun Toga dan administrasi PKK dan PAUD. (Deni – Kominfo)

Wabup Hadiri dan Buka Pembinaan KIM Se-Kabupaten Tanggamus Tahun 2017

Gisting — Wabup Hi. Samsul Hadi,M.Pd.I., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se Kabupaten Tanggamus Tahun 2017, di Aula Hotel 21, Gisting, Senin (27/11/17).
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan berkaitan dengan dunia informatika ini juga sudah menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat. “Ini satu kemestian yang sudah tidak bisa dibendung lagi, kondisi ini juga dimanfaatkan ada yang menjadi kegiatan yang positif, seperti bisnis jual beli online, sistem online ini juga sudah mulai marak. Ini juga bagus untuk memberi pengetahuan pengetahuan baru bagi kita, dan bisa kita dapatkan dari teknologi Informatika,” terang Wabup
Tetapi juga tidak sedikit lanjut Wabup terdapat sisi negatip dari pemanfaatan teknologi Informatika ini, yang digunakan untuk hal-hal yang tidak bagus seperti penipuan. “Berapa banyak warga Tanggamus yang tertipu atau yang hampir tertipu dengan menggunakan teknologi Informatika. Saya juga sering sekali mendengar ada orang minta tolong begini  begitu, ternyata benar beritanya hoax atau bohong,” tambahnya.
“Maka dari itu perlu kita perhatikan aturan-aturan perundang-undangannya, juga sudah dibuat regulasinya oleh Pemerintah untuk melindungi masyarakat,” jelas Wabup.
Wabup melanjutkan, melalui Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM inilah, yang bisa menyebarkan informasi pada masyarakat, mana berita yang harus ditanggapi, mana yang tidak perlu ditindak lanjuti. “Inilah perlunya rekan-rekan KIM terus memberikan literasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat, terkait informasi,” pinta Wabup.
Wabup juga berharap kepada masyarakat supaya bisa menyikapi semuanya ini dengan baik, terlebih ketika menggunakan teknologi Informatika. “Gunakan bahasa yang baik, gunakan bahasa yang menyejukkan. Jangan menggunakan bahasa yang membuat suasana panas suasana menjadi tidak kondusif, ini yang saya minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus,” ujar Wabup.
Sementara itu Kepala Diskominfo Tanggamus Drs. Sabaruddin dalam laporannya yang dibacakan Sekretaris Diskominfo Bambang Suyodono, M.Si., menyampaikan bahwa KIM adalah kelompok yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat yang melakukan aktivitas informasi, baik dalam menerima, mencari, mengolah, memanfaatkan serta menyebarluaskan informasi. Untuk kepentingan sosial dan pengembangan diri dalam rangka meningkatkan daya saing dan nilai tambah masyarakat.
Adapun KIM di Tanggamus dibentuk sejak tahun 2014, yang saat ini telah terbentuk 23 KIM di 20 kecamatan se Kabupaten Tanggamus. Dengan jumlah anggota 460 orang atau 20 orang 1 KIM. Dimana ini merupakan jumlah minimal sesuai SPM Bidang Kominfo. Namun khusus di Kecamatan Gisting, Talang Padang dan Air Naningan terdapat masing-masing 2 KIM yang dibentuk untuk mensupport potensi desa dalam penilaian lomba terkait di masing masing Pekon.
Bambang melanjutkan, dasar dilaksanakannya kegiatan ini, antara lain; 1) Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 2) Permenkominfo nomor 8 tahun 2010 tentang Pedoman Pengembangan Lembaga Komunikasi Sosial. 3) Permenkominfo nomor 22 tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kominfo di Kabupaten/Kota.
Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Bambang, adalah untuk meningkatkan kualitas SDM Anggota KIM,  meningkatkan nilai tambah anggota KIM dan masyarakat, meningkatkan peran KIM dalam pembangunan dan memfasilitasi terbentuknya jaringan antar anggota KIM se Kabupaten Tanggamus.
Bambang menambahkan sasaran Kegiatan ini 200 orang anggota KIM, yang merupakan perwakilan 23 KIM yang ada di Kabupaten Tanggamus.
Adapun Narasumber untuk kegiatan ini terdiri dari tiga orang, yaitu Nurjoko, S.Kom., MTI., Ketua Jurusan Sistem Informasi IBI Darmajaya; Yuni Arkiansyah, M.Kom., Ketua Jurusan Teknik Informatika IBI Darmajaya dan Derius Putrawan, SP., MM., Kepala Bidang Humas dan IKP Pemkab Tanggamus. (Deni-Kominfo).

Jalan Sehat Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional

Pugung.
Senin Tanggal 24/11/17 Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, M.Pd.i di dampingi Camat Pugung Ismail johansyah menghadiri sekaligus melepas kegiatan jalan sehat yang di selenggarakan oleha PC PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional ke 72 Tahun 2017 yang di laksanan di Lapangan hijau Pekon Waijaha Kecamatan Pugung.

Turut hadir Para Uspika Kecamatan Pugung, Para PC PGRI Kecamatan Pugung dan seluruh Para Peserta jalan sehat yang terdiri dari Para Guru, Siswa Siswi SD, SMP, SMA se kecamatan Pugung dar Para Warga sekitar Pekon Waijaha.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksana Drs.Ichsan menyampaikan bahwa PC PGRI Kecamatan pugung dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional ke 72 Mengadakan kegiatan perlombaan seperti Bola Voly Putra Putri,Paduan Suara, Rebana dan jalan sehat yang di laksakan Pagi ini, kemudian esok paginya Upacara Peringatan Hut PGRI dan Hari Guu Nasional ke 72 yang akan di laksanan dilapangan Pekon Waijaha.
Sementara itu dalam sambutannya Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, M.Pd.i dalam kesempatan tersebut atas nama Pimpinan Daerah mengucapkan selamat Hari Jadi PGRI dan Hari Guru Nasional ke 72 .

Kemudian Beliau mengajak untuk menghormati Guru karna jasa Guru dalam mencerdaskan Anak bangsa amatlah besar dan mencium tangan
Guru Hukumnya Sunah.

Kemudian beliau jiga mengajak kepada semua Guru untuk terus bersemangat dalam mendidik dan menciptakan Anak generasi Bangsa yang berkatakter dalam menata dan meniti serta mengarahkan Anak Anak kedepan dan membangun masa depan Kabupaten Tanggamus. (Ismail ~ Kominfo)

HUT Dharma Wanita Persatuan Ke 18 dan Hari Ibu ke 89

Kotaagung Timur – Jumat (24/11).

Dalam Rangka memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan Ke 18 dan Hari Ibu ke 89 Pemerintah kabupaten Tanggamus  menggelar berbagai macam perlombaan yang di tempatkan di Lapangan sekretariat Pemkab. Tanggamus

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Andi Wijaya,ST.MM., Para Asisten, Kepala OPD Terkait,Para camat, Wakil ketua TP PKK Hj.Af’Illah,S.Pd.I., Ketua DWP Arjuliati Syam., Ibu- ibu Pkk,serta seluruh peserta Lomba perwakilan dari Dinas-Dinas Terkait.

Dalam sambutan ketua DWP Tanggamus Arjuliati Syam beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para peserta yang turut berpartisipapsi untuk mengikuti acara lomba pada hari ini.

 

Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan yakni lomba Tarik Tambang,Bakiak,Merias Wajah,solo song,Mars DWP ,dan menghias tumpeng. Kesemuanya itu merupakan perlombaan yang akan dilaksanakan oleh DWP Kabupaten Tanggamus di rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu Tahun 2017. Perlu diketahui juga bahwa kemarin kita juga melaksanakan Seminar Ketahanan keluarga dan Pelatihan Merangkai Bunga.

Kita sadari bersama bahwa kegiatan semacam ini adalah merupakan wujud dari pembinaan dalam hal memotivasi untuk dapat berkreasi sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral ,etika dan spritual dalam mewujudkkan kualitas sumberdaya  manusia yang dapat membawa kearah yang lebih baik, selain itu juga tentunya sebagai ajang silaturahmi keluarga besar DWP Kabupaten Tanggamus.

Acara HUT Dharma Wanita Persatuan ke 18 dan Hari Ibu ke 89 dibuka secara langsung oleh Ketua DWP Tanggamus Ibu Arjuliati Syam didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj.Af’illah,S.Pd.I dengan ditandai melepas balon ke udara.
(Maridi ~ Kominfo)

Pelepasan Kontingen Tanggamus PORPROV Ke VIII

KOTAAGUNG–Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanggamus melepas Kontingen Tanggamus yang akan mengikuti pekan olahraga provinsi (Porprov) Ke VIII di Bandar Lampung. Prosesi pelepasan dipusatkan dihalaman belakang sekretariat daerah Tanggamus, turut hadir Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Dandim 0424 Tanggamus Letkol ARH Anang Hasto Utomo, jajaran pengurus KONI dan Kepala OPD.

Samsul Hadi dalam arahannya meminta agar para atlet dapat berupaya semaksimal mungkin untuk hasil yang terbaik. “Saya berpesan ikuti kegiatan dengan baik dan berusaha semaksimal mungkin serta bersungguh-sungguh, bertanding dengan sportif dan jangan minder,” kata Samsul.

Berbicara target, Samsul, manargetkan kontingen Tanggamus dapat meraih minimal 30 medali emas dan bisa masuk lima besar. Ia juga menjanjikan bonus bagi atlet yang berprestasi. ” Saya yakin target itu bisa tercapai sebab pembinaan atlet sudah dilakukan semaksimal mungkin begitu juga dengan pemusatan latihan (TC), bahkan Atlet Pencak Silat sudah melakukan TC selama tiga bulan. Kemudian kalau kita bisa juara umum MTQ tahun ini, maka target lima besar adalah sesuatu yang wajar, ” ujarnya.

Untuk bonus sendiri, lanjutnya, sudah disiapkan yakni bagi medali emas Rp15 juta, medali perak Rp10 juta dan perunggu Rp5 juta.” Ada ratusan medali yang disiapkan dalam Porprov, jadi kalau seandainya kita bawa pulang 100 medali itu bagus, tinggal pemkab nanti yang bayar bonusnya, “ujar Samsul.

Ia juga berpesan kepada para atlet untuk selalu menjaga kesehatan dan kekompakan.” Harus selalu kompak bila perlu kalau sudah selesai bertanding jangan buru-buru pulang, tetapi ikut menyemangati temannya yang bertanding dan kepada pendamping harap selalu didampingi apa yang menjadi keperluan atlet agar benar benar diperhatikan, “ujar Samsul.

Dalam kesempatan itu, wabup juga meminta maaf apabila ada yang tidak berkenan baik dari persiapan ataupun hal yang lainnya.” Kami mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dan kalau ada yang kurang mohon agar langsung disampaikan kepada pendamping, ” kata Samsul.

Sementara itu, Wakil Ketua Kontingen Tanggamus, Shofwan mewakili Ketua Kontingen Tanggamus Andi Wijaya dalam laporannya mengatakan bahwa atlet yang berangkat sebanyak 208 atlet dengan rincian atlet putra 137 orang dan atlet putri 71 serta 61 official. “Tanggamus mengikuti 17 cabang olahraga dari total 22 cabor yang diperlombakan.(ral)

Seminar mendidik anak dengan cinta dan pelatihan merangkai bunga

Kota agung Timur- Dalam rangka Hut Darma wanita persatuan Ke-18 dan Hari ibu Ke-89 Kabupaten Tanggamus 2017 DWP Kab. Tanggamus menggelar Seminar bertempat di Aula BPKAD yg mengusung tema “Seminar mendidik anak dengan cinta dan pelatihan merangkai bunga”.
Dalam acara tersebut di hadiri oleh
Ibu Wakil bupati Kabupaten Tanggamus sekaligus sebagai Penasehat Dharma Wanita persatuan (DWP) Hj. Af’ilah, S. Pd. I di dampingi Oleh Ketua DWP Arjuliati syam

Dalam sambutan ketua Darma Wanita Persatuan Arjuliati syam menyampaikan Terima kasih dan penghargaan yg setinggi-tingginya kepada para peserta yang turut berpartisipasi untuk mengikuti acara seminar dan pelatihan ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih pula kepada pihak-puhak yg telah membantu dalam penyelenggaraan kegiatan kali ini sehingga acara ini dapat terlaksana.

Seminar yang digelar ini bertujan untuk menambah wawasan para ibu, anak dan keluarga. Materi yg disampaikan adalah hal-hal terkait kepribadian ideal, cara mendidik anak, peningkatan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Hal ini penting dilakukan mengingat bahwa mencerdaskan bangsa dapat dimulai dari pendidikan di rumah, dan ibu adalah sosok penting dalam memberikan pendidikan kepada anak sejak dini.

Sedangkan tujuan pelaksanaan pelatihan merangkai bunga adalah untuk meningkat kreativitas dan keterampilan ibu-ibu dalam merangkai bunga, minimal untuk kebutuhan sendiri dgn memaafkan bunga yg ada dibpekarangan rumah, untuk meningkatkan rasa cinta dan keperdulian terhadap lingkungan khususnya menanam bunga.
Diharapkan bagi anggota DWP untuk terus terbuka dalam mengembangkan diri. Ilmu baru yg seringkali diberikan
pengurus DWP melalui berbagai pelatihan dan seminar harus bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh anggota DWP.

Dengan berbagai ilmu tambahan tersebut kita akan menjadi wanita yg berwawasan luas dan berperan dalam menciptakan ketahanan dan masyarakat. Kita bisa menjadi lebih baik karena anggota DWP adalah Ibu-ibu yg luar biasa. Kesemua ini untuk mendukung suami sebagai ASN yg kokoh, bersatu, mandiri untuk mempercepat partisipasi dalam pembangunan meliputi tiga bidang yaitu ekonomi, sosial dan budaya.
Dalam acara tersebut Pemateri Ibu Gozali, Mpd

Gelar Senja Pramuka Ke – IV Tanggamus

KOTAAGUNG–Kwarda Gerakan Pramuka Lampung melaksanakan Upacara Gelar Senja ke IV tahun 2017 Rabu sore (22/11) di lapangan Pemkab Tanggamus. Upacara ini dipimpin Anggota Mabida Gerakan Pramuka Lampung Kherlani yang mewakili Ketua Mabida Gerakan Pramuka Lampung M. Ridho Ficardo.

Dalam Upacara Gelar senja kali ini tema yang diangkat yakni “Dengan gelar senja kwartir daerah di Kwarcab Tanggamus kita wujudkan generasi muda yang berkarakter kreatif, inovatif gembira dan menyenangkan,”. Kegiatan ini diikuti sekitar 10 ribu anggota Pramuka dengan rincian 8 ribu pelajar SMA sederajat dan 2 ribu pengurus Kwarcab, Mabicab, Kwaran, Mabiran dan gugus depan. Tampak hadir Ketua Kwarcab Pramuka Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I, Ketua Harian Kwarcab Tanggamus Hi. Andi Wijaya, S. T, M. M, Anggota Mabida Lampung Kherlani, Forkopimda Tanggamus dan kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tanggamus yang juga Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi mengatakan, bahwa pendidikan kepramukaan diselenggarakan dalam berbagai bentuk kegiatan yang mengarah kepada pembentukan pribadi yang mempunyai kreativitas tinggi.

“Melalui gerakan Pramuka ini pada akhirnya akan membentuk insan-insan atau kader-kader pembangunan yang handal, “kata Samsul.

Samsul juga berpesan kepada anggota Pramuka yang masih duduk dibangku sekolah untuk menjaga prestasi disekolah dan menjauhi narkoba.”

“Pramuka harus menjadi contoh buat lingkungan disekitarnya, menjadi pramuka teladan, jangan sampai kakak mendengar ada anggota pramuka yang terkena narkoba. Tetapi kakak yakin, karna kalian aktif dalam pramuka sehingga mudah mengawasinya, oleh karena itu kepada sesama kita untuk saling ingatkan, cegah dan tangkal, “ujar Samsul.

Sementara itu, Kherlani dalam sambutannya mewakili Kamabida Lampung M. Ridho Ficardo berharap agar melalui Gelar senja diharapkan menjadi spirit pengembangan Pramuka yang bermutu sesuai keadaan dan kebutuhan masyarakat sehingga Pramuka diminati.

“Saya mengajak agar kita semua merapatkan barisan dalam pembentukan karakter muda melalui pramuka jadikan pramuka garda terdepan NKRI dan Pancasila. Dan didalam Pramuka ini tidak ada sekat baik itu agama, suku maupun politik, ” kata Kherlani.

TANGGAMUS TARGETKAN LEBIH DARI 200.000 TON GABAH KERING PANEN

Pugung (21/11).

Tanggamus targetkan 200.000 ton lebih gabah kering siap panen, Hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten Tanggamus Bapak Karjiono yang juga menjabat PLT Asiaten II pada sambutannya di acara Penyerahan SK Koordinator Penyuluh Pertanian Se Kabupaten Tanggamus yang di selenggarakan Selasa Pagi (21/11) di halaman Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pugung.

Dengan munculnya surat edaran Mendagri dan Kemenpan serta surat edaran dari BPUSDM, Dimana keberadaan Penyuluh berada di bawah naungan Dinas Pertanian Tanaman  pangan dan Holtikultura jadi kedepan bagian Organisasi kita akan mengadakan penataan dan pembenahan  dan tentunya tidak akan ada lagi Dinas Ketahan Pangan Dan Holtikultura dan akan beralih lagi menjadi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura, karena Peoponsial.

Mumpung hanya Tanggamus dimana Penyuluh berada di Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura.  Dan terbukti beberapa bulan yang lalu per 1 Juli 2017 kita terbitkan  Peraturan Bupati terkait Balai Penyuluh Pertanian ( BPP) dan sampai detik ini hanya Kabupaten Tanggamus saja yang BPP peraturan Bupati. Bahkan kabupaten lain ingin mencontoh tentang Peraturan Bupati terkait malah BPP,

Beliau berharap kepada Para seluruh Penyuluh yang di lapangan maupun yang di Pemkab Beliau mengatakan kita adalah ujung tombak terkait dengan ketersedian  pangan Tanggamus adalah Surplus, Surplus beras  hingga 90.000 Ton menurut data yang ada di Dinas Pertanian dan kedepan kita targetkan 1.000.000 Ton gabah Se Provinsi Lampung dan Kita Kabupaten Tanggamus menargetkan  lebih dari 200.000 Ton gabah kering panen dan peluang itu sangat mungkin untuk kita capai selagi kita terus exsis dengan poksi kita dalam hal ketahanan pangan di Kabupaten Tanggamus.

Sementara itu dalam arahannya Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.i  menyampaikan  bahwasanya Kabupaten Tanggamus memiliki topo grafi dan iklim paling bagus se propinsi Lampung dan nyaris tidak ada istilah musim kemarau. Dan semua itu adalah potensi yang luar biasa.

 

90.000 Ton kita surplus beras dan kita tidak pernah bermasalah dengan ketersediaan gabah , Dengan harga yang cendrung setabil sehingga inflasi kita rendah, dan itu semua  adalah karya dari  Para penyuluh Pertanian khususnya  tanaman padi.

Sampai saat ini sektor Pertanian merupakan kekuatan ekonomi dan andalan  masarakat pedesaan.

Dalam rangka meningkatkan  produksi Pertanian tentu masih banyak yang harus di benahi, salah satunya adalah Sumber Daya Manusia Pertanian. Dan masalah yang di hadapi Petani di Pedesaan adalah rendahnya pengetahuan dan kreatifitas dari pada Petani.

Sumber Daya Manusia adalah ujung tombak dalam menentukan Pembangunan begitu juga  Pembangunan di sektor Pertanian perlu peningkatan Sumber Daya Manusia dan butuh banyak elemen yang ikut serta salah satunya adalah Penyuluh pertanian. Dengan meningkatnya Sumber Daya Manusia yang meningkat khususnya Para Petani, Produksi pertanian pun akan meningkat dan sektor pendapatan masyarakat juga meningkat.

 

Selain tugas pokoknya melaksanakan Penyuluhan pertanian, Penyuluh pertanian juga sebagai inisiator yang senantiasa memberikan  gagasan dan ide ide baru, Penyuluh juga sebagai Fasilisator yang senantiasa memberikan jalan keluar/kemudahan kemudahan , baik dalam menyuluh maupun fasilitas dalam memajukan usaha taninya, dan motifator dimana penyuluh  membuat petani tahu, mau dan mampu mengelola usaha tani dengan baik.

Kemudian melaui penyerahan SK tersebut Beliau berharap agar para penyuluh pertanian lebih meningkatkan  kinerjanya dan senantiasa berpenampilan rapih.

Dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian termasuk turut berperan serta dalam mewujudkan ketahanan pangan  di Kabupaten Tanggamus.

 

Di sela sela acara tersebut  di dampingi Asisten I dan Asisten II secara simbolis Beliau menyerahkan SK kepada Para Penyuluh.

 

Turut hadir Tim TP4K Lampung, Ketua KTNA Kabupaten Tanggamus, DPD PERHIPTANI Kabupaten Tanggamus,  Camat Pugung dan Para Penyuluh Pertanian Se Kabupaten Tanggamus
(Ismail -~ Kominfo)

Wabup Buka Sosialisasi Kabupaten Layak Anak di Tanggamus

Gisting — Selasa (21/11) Wabub Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Kabupaten Layak Aman (KLA) Kabupaten Tanggamus  Tahun 2017, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanggamus, dan bertempat di Aula Hotel 21 Gisting.

 

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati, Ketua P27TAP2A Hj, Afi’lah, Forkopimda, Asisten I Paksi Marga, Kepala OPD Lingkungan Pemkab, Camat Gisting dan Camat Kota Agung Pusat.

 

Wabup dalam sambutannya mengatakan bahwa anak adalah investasi kita dalam masa depan dan menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan. Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkannya.

Wabup juga menambahkan Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi serta pemenuhan yang memang menjadi hak-hak anak yang terintegrasi.

 

“Ini merupakan implementasi dari tindak lanjut komitmen dunia melalui World Fit For Children,” ujarnya.

 

Masih kata Wabup, didalam UU Perlindungan Anak, secara subtantif telah mengatur beberapa hal persoalan anak, yang sedang berhadapan dengan hukum anak dari kelompok minoritas,  anak korban ekspolitas ekonomi, seksual dan lain-lain. Yang dilakukan berdasarkan prinsip non diskriminasi, penghargaan terhadap anak, hak untuk hidup serta tumbuh dan berkembang.

“Didalam UU Perlindungan Anak pertanggung jawaban orang tua, keluarga, masyarakat, Pemerintah dan Negara merupakan rangkaian. Kegiatan tersebut  harus berkelanjutan terus-menerus demi terlindunginya hak-hak anak dalam perkembangannya baik fisik, mental spiritual maupun sosial,” tandas Wabup. (Deni – Kominfo)