PEMKAB TANGGAMUS KUNJUNGI KECAMATAN SEMAKA YANG DI AMUK GAJAH TNBBS

SEMAKA – Selasa (31/10) Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.I di dampingi Sekretaris Daerah Tanggamus Andi Wijaya,ST.MM.  mengunjungi Pekon Srikaton yang ada di Kecamatan semaka akibat amukan dari Gajah yang meresahkan warga yang turun dari Kawasan Taman Nasional Bukit  Barisan Selatan (TNBBS)

Menurut Laporan dari  beberapa Kepala Pekon yang ada di Kecamatan Semaka, bahwa gajah ini sudah lima kali turun ke pemukiman Pekon para Warga dan diperkiraan jumlahnya sekitar 12 Ekor,adapun pekon yang dimasuki Gajah tersebut adalah Srikaton ,Pardawaras,karang Agung,Sidomulyo,Sudimoro Bangun,Srikuncoro,dansripurnomo.

Yang kami sedihkan disini adalah banyak penghasilan para warga yang dirusak oleh Gajah-gajah tersebut Mulai dari tanaman pisang,coklat,kates, tanaman lainnya,bahkan sampai padi yang hampir dipanenpun ludes dimakan oleh Gajah2 tersebut.

Harapan kami dari para kepala2 Pekon dan masyarakat agar supaya Gajah-gajah tersebut dikembalikan kehabitatnya atau hutan lindung dimana tempat semula mereka tinggal.

Banyak Masyarakat beranggapan bahwa gajah ini turun karena banyak para perambah diatas sana akibatnya gajah tersebut diliarkan begitu saja mereka keluar dari tempatny dan mencari makanan yg ada ada di pemukiman para warga.

Warga masyarakat telah berupaya menggiring Gajah2 tersebut dengan berbagai macam cara tetapi hasilnya tidak ada sehingga gajah2 tersebut tetap kembali turun.

Kalau memang Gajah2 tersebut dilindungi oleh UU tentu ada biaya dan pembiayaan yang dibebankan oleh UU tersebut,jadi Harapan kami kembali apapun bentuknya dan solusinya mohon segera untuk diatasi agar supaya Gajah-gajah ini tidak menggangu masyarakat lagi.

Selanjutnya dalam sambutan Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul hadi,M.Pd.I beliau menyampaikan  Beliau meminta kepada Kepala2 Pekon dan Camat agar membuat surat yang lebih jelas tentang laporan kondisi terkini termasuk laporan kerugian.

Kemudian kepada  masyarakat untuk gajah akan tetap kita usir,dan akan kita kembalikan ke habitatnya atau asalnya sehingga besok Pagi akan kita keluarkan surat tanggap darurat sejenis bencana alam  tentang musibah serangan gajah ini.

Untuk selanjutnya kita akan meminjam  gajah terlatih dan para Ahlinya ,yang nantinya akan kita bicarakan kepada Taman Nasional Way Kambas untuk bagaimana cara mengembalikan gajah2 tersebut ke tempat semula.

 

Wabup minta kepada Masyarakat tetap berfikir jernih dan apapun kondisi masyarakat dengan batas pendidikan yang berbeda-beda dan emosi yang bebeda kita semua harus terima.

 

Oleh karna itu maka tugas kita supaya tidak membuat kondisi semakin parah ,harus kita redam ,harus bisa menahan diri ,cari solusi  supaya cepat bisa menyelesaikan masalah ini  dan bila perlu  secepatnya segera datangkan Gajah dari Way Kambas agar bisa segera ditindaklanjuti.

Diberikan juga bantuan secara simbolis oleh Wakil Bupti Tanggamus berupa beras ,makanan ,dan minuman kepda perwakilan para kepala Pekon yang ada di Kecamatan semaka.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Bapak Agus Wahyudiyono Kepala Badan Pengurus TNBBS, para Asisten, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah,Camat Semaka,dan Para  Kepala2 Pekon yg ada di Kec.Semaka. (Maridi – Kominfo)

UPACARA MEMPERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA & HARI SUMPAH PEMUDA

KOTAAGUNG TIMUR – Senin ( 30/10) Komandan Kodim Dandim 0424 Letk.Arh.Anang Hasto Utomo ,S.Ip bertindak sebagai pembina Upacara pada Upacara Bulanan Memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Turut hadir dalam Upacara tersebut  Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili,S.Ik,  Asisten II Bidang Pembangunan Fb.Karjiono,Asisten III Bidang Administrasi Drs.Firman Rani, Para Kepala Organisasi  Perangkat Daerah, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Administrator dan Pengawas,Para Camat se Kab.Tanggamus ,Tokoh pemuda ,unsur ormas dan insan Pers,serta Karyawan Karyawati Dilingkup Pemkab Tanggamus.

Dalam Sambutan Dandim 0424 letkol.Arh.Anang Hasto Utomo,S.Ip mewakil Wabup Tanggamus beliau menyampaikan Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yg sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.

Anehnya,justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini,kita justru lebih sering berselisih paham  mudah mewakili menvonis orang, mudah sekali berpecah belah ,saling mengutuk satu dengan yg lain ,menebar fitnah dan kebencian.

Dalam sebuah kesempatan, Presiden Republik Indonesia yang pertama Bung Karno pernah menyampaikan ” Jangan Mewarisi Abu Sumpah Pemuda,tapi Warisilah Api Sumpah Pemuda kalau sekedar mewarisi Abu saudara-saudara akan Puas dengan Indonesia yang sekarang sudah Satu Bahasa,Satu Bangsa ,dan Satu Tanah Air ,tapi ini bukan Tujuan Akhir”.

 

Oleh karena itu mari kita Sempurnakan Persatuan dan Kesatuan Indonesia,stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada Perpecahan Bangsa.

Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda ,Kita juga memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Pancasila mengandung makna yang amat penting bagi sejarah perjalanan Bangsa Indonesia,karena itulah Pancasila dijadikan sebagai dasar negara. Artinya segala tindak tanduk dari orang- orang yang termaktub sebagai warga negara dari  Republik bersama Indonesia haruslah didasarkan pada Nilai-nilai dan Semangat Pancasila.

 

Peringatan Hari kesaktian Pancasila setiap Tanggal 1 Oktober ,harus dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai2 dan kesaktian Pancasila itu sendiri.Hal ini penting, karena Generasi baru tidak akan memiliki rasa percaya diri dan Kebanggaan atas bangsa ini tanpa mengenali sesungguhnya sejarah kehidupannya.(Maridi- Kominfo)

Wabup dan Jajaran Kembali Kunjungi Korban Banjir di Kelumbayan

Kelumbayan — Sabtu (28/10) Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, bersama Sekdakab Hi. Andi Wijaya, para Asisten, dan Kepala OPD Pemkab Tanggamus, kembali mengunjungi kepada korban banjir bandang di Kecamatan Kelumbayan, sekaligus memberikan bantuan berupa bahan pangan, sandang dan obat-obatan.

Turut serta juga Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Hi. Afillah Samsul beserta jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Tanggamus.

Dalam kunjungan tersebut, selain menyerahkan bantuan, Wabup juga melakukan pertemuan dengan para korban banjir yang ditempatkan di ruang kelas SMAN 1 Kelumbayan.

Dalam pertemuan tersebut Wabup atas nama pribadi dan Pemkab Tanggamus menyampaikan rasa prihatin kepada para korban. Wabup juga mengatakan bahwa musibah dan bencana yang menimpa warga di sejumlah Pekon di Kecamatan Kelumbayan dan Kelumbayan Barat ini adalah cobaan dari Allah SWT, yang harus disikapi dengan ikhlas dan sabar.

Selanjutnya Wabup menyampaikan bahwa Pemkab Tanggamus akan senantiasa berada bersama para korban untuk membantu pangan dan sandang para korban sampai pulih. Termasuk akan membantu mengupayakan rumah yang layak huni bagi korban yang rumahnya rusak atau hilang akibat banjir.
Wabup juga meminta para korban tetap semangat dan tetap menjalankan aktifitas sebagaimana biasa. Agar dapat kembali memulai kehidupan yang normal, bahkan harus lebih baik dari sekarang.

Pada kesempatan tersebut, Wabup memberikan bantuan secara simbolis kepada para korban.

Usai bertemu dengan para korban, Wabup juga kembali mengunjungi sejumlah rumah yang hanyut dan rusak berat di lokasi yang terkena banjir. (Kominfo)

Tanggamus Darurat Bencana : Pemkab Buka Posko Bantuan Korban Banjir

Kota Agung — Menyikapi terjadinya bencana banjir yang melanda sejumlah Pekon (desa) di Kecamatan Kelumbayan dan Kelumbayan Barat pada Kamis pagi (27/10). Selain telah melaksanakan penanganan sesuai standar prosedur penanggulangan bencana. Pemkab Tanggamus juga membuka Posko Bantuan Korban Banjir di dua tempat, yakni di Rumah Dinas Wakil Bupati di Kota Agung dan di Anjungan Tanggamus di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Dengan Posko Induk berada di Kantor Kecamatan Kelumbayan.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana yang dipimpin Wakil Bupati Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, didampingi Sekdakab Hi. Andi Wijaya, ST, MM, dan Asisten Bidang Pemerintahan Paksi Marga, SE.

Dalam rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Pemkab Tanggamus, Jumat (27/10) Wabup juga menyampaikan bahwa sejak kemarin (26/10) Pemkab Tanggamus sudah melakukan Prosedur Tanggap Darurat. Tim Tanggap Darurat juga sudah turun ke lokasi sejak kemarin (26/10) dan sudah stay di lokasi bencana. Tim juga sudah melakukan peninjauan dan pendataan ke lokasi bencana dan dilanjutkan pada hari ini, Jum’at (27/10) untuk mengetahui sejauh mana kondisi korban dan kondisi wilayah yang dilanda banjir.

“Berdasarkan pengamatan kemarin, setidaknya 20 rumah rusak berat, 9 rumah rata dgn tanah dan 2 rumah kehilangan seluruh isi rumahnya karena terbawa air. Untuk infrastruktur yang rusak, terjadi putusnya jalan desa di Pekon Penyandingan dan jalan yang tergerus air di Pekon Sidoarjo, termasuk jalan-jalan lingkungan di Pekon Napal dan Pekon Penyandingan,” kata Wabup.

Wabup juga menambahkan sejak kemarin Pemkab sudah menghubungi semua pihak seperti TNI, Polri, BASARNAS, PMI dan Pramuka. “Sejak kemarin juga semua pihak sudah menuju lokasi dan siap disana. BASARNAS juga sudah mendirikan tenda darurat. Selain itu Pemkab juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Lampung dan BNPB di Jakarta,” katanya.

“Terkait korban, dinyatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Karena banjir terjadi di siang hari sehingga masyarakat bisa mencari lokasi yang aman,” lanjut Wabup.

“Bantuan juga telah diberikan sejak kemarin berupa bahan pangan, beras, mie instant dan makanan siap saji serta obat-obatan. Untuk pakaian layak pakai mulai dikirim hari ini,” tambahnya.

Wabup juga menghimbau seluruh OPD untuk memberikan bantuan berupa bahan pangan dan pakaian layak pakai serta turun ke lokasi untuk melakukan pendataan terkait bidang tugasnya masing-masing. Sedangkan kepada masyarakat di lokasi bencana Wabup menghimbau agar senantiasa waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Sementara Sekdakab Hi. Andi Wijaya, ST, MM., menambahkan terkait rumah yang terkena  banjir, nantinya akan dipelajari bagaimana penanganannya.

“Kami juga akan mengkoordinasikannya dengan Pemrov Lampung terkait hal tersebut. Sedangkan menyikapi kondisi sekolah yang terendam, akan dilakukan pembersihan oleh Pramuka dan masyarakat Pekon setempat,” tambahnya. (Kominfo)

Danrem 043/ Gatam Pimpin Sertijab Dandim 0424/ Tanggamus

Kota Agung – Rabu (25/10) Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam Kolonel. Inf. Hadi Basuki, S.Sos., MM., Pimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0424 Tanggamus dari Letkol. Inf, Hista Soleh Harahap, SIP., kepada Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, S.IP. Sertijab dilaksanakan dengan Upacara Sertijab yang dikomandoi oleh Mayor. Inf. Sutoto di Lapangan Makodim 0424/Tanggamus.
Hadir dalam Upacara Sertijab tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos., Forkopimda Tanggamus, Para Komandan Kodim jajaran Korem 043, Sekdakab, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD Tanggamus, Kepala BPN, Kepala Kantor Kemenag, Kepala BPS, Camat Kota Agung, Para Kasi Korem, Danyonif 143/Tri Wira Eka Jaya, Dan/Ka Satdisjan, Jajaran Korem 043/Gatam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 043/Gatam, Wakil Ketua TP PKK Tanggamus, Ketua DWP Tanggamus, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang jajaran Korem 043/Gatam, serta sejumlah undangan dari unsur Swasta, Ormas dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Danrem mengatakan bahwa pergantian pejabat di lingkungan satuan TNI AD adalah merupakan hal yang lazim terjadi dan itu merupakan bagian dari kegiatan pembinaan organisasi yang termasuk di dalamnya pembinaan personel.
Adapun makna yang terpenting dilaksanakannya alih tugas secara formal dalam bentuk upacara seperti yang sedang kita laksanakan ini, diharapkan ada rasa tanggung jawab moral bagi pejabat baru untuk melanjutkan tugas dan hasil yang telah dicapai oleh pejabat sebelumnya, agar dari waktu ke waktu Satuan Kodim 0424/Tanggamus akan semakin baik dan mampu melaksanakan tugasnya sesuai program dan tugas pokok satuan serta semakin dicintai oleh serah terima jabatan ini.
Sebagaimana biasa Danrem juga mengucapkan selamat dan menyampaikan pesan kepada Dandim yang lama dan yang baru. “Kepada Letnan Kolonel. Inf. Hista Soleh Harahap beserta isteri, atas nama Komando serta sebagai Komandan Korem 043/Garuda Hitam dan pribadi, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas segala pengabdian, dedikasi, loyalitas dan kerja kerasnya selama menjabat sebagai Komandan Kodim 0424/Tanggamus. Saya berharap, pengalaman yang diperoleh selama bertugas di satuan Korem 043/Gatam dapat dijadikan sebagai bekal, guna untuk meningkatkan dan pelaksanaan tugas mengembangkan selanjutnya sebagai Pabandya-3/Latgab Spaban I/Binlat Sopsad.
“Kepada Letnan Kolonel. Arh. Anang Hasto Utomo beserta isteri, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kodim 0424/Tanggamus, Saya berharap kondisi Kodim yang selama ini sudah baik ini hendaknya dipertahankan dan harus lebih ditingkatkan lagi. Jalin kerjasama dengan instansi lain, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Organisasi Masyarakat dan Komponen lainnya agar pelaksanaan tugas satuan dapat dilaksanakan secara maksimal guna mendukung pelaksanaan tugas pokok dari Komando Atas,” ucap Danrem
Lebih lanjut Danrem menyampaikan Kodim 0424/Tanggamus mempunyai wilayah tanggung jawab yang meliputi Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pringsewu, dimana kedua wilayah ini memiliki kondisi sosial, ekonomi, suku bangsa dan adat istiadat dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda dengan Kabupaten lainnya. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh prajurit Kodim 0424/Tanggamus karena penanganan kerawanan tersebut adalah salah satu tugas kita sebagai anggota TNI dalam menciptakan stabilitas wilayah agar tetap kondusif. Tugas dan tanggung jawab Dandim 0424/Tanggamus saat ini cukup berat. Namun saya percaya Letnan Kolonel Arh Anang Hasto Utomo mampu untuk mengemban tugas mulia ini dengan baik.
“Untuk dapat mendukung suksesnya tugas dan tanggung jawab tersebut, saya berpesan kepada setiap prajurit Kodim 0424/Tanggamus untuk meningkatkan dan menerapkan Lima Kemampuan Teritorial dilingkungan masyarakat serta membekali diri setiap prajurit dengan 4 S yaitu : Salam, Senyum, Sapa  dan Silahturahmi, karena semua ini merupakan faktor penting dalam membentuk jati diri keprajuritan di lapangan,” tambah Danrem.
Upacara Sertijab ditandai dengan pelepasan tanda jabatan dari Letkol. Inf. Hista Soleh Harahap, S.IP., dan pemasangan tanda jabatan kepada Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, S.IP., serta pelaksanaan tradisi penciuman Dhuaja Korem 043/Garuda Hitam oleh Dandim yang lama dan yang baru.
Sementara Pasi Intel Kodim 0424/Tanggamus Kapten. Inf. Rusdi mengatakan, sebelumnya Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, S.IP., bertugas sebagai Pabandya Makostrad TNI AD, sedangkan Letkol. Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., nantinya akan bertugas sebagai Pabandya-3/Latgab Spaban I/Binlat Sopsad Mabes AD.
Usai pelaksanaan Sertijab, dilaksanakan juga acara Pisah Sambut dan Ramah Tamah di halaman Makodim 0424/Tanggamus.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., menyampaikan terima kasih dan selamat bertugas ditempat yang baru kepada Letkol. Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., beserta istri. Dirinya juga mengatakan begitu banyak hal-hal baik telah dilaksanakan oleh bapak Letkol. Hista Soleh Harahap.
“Dengan sinergisitas selama kepemimpinan beliau di Kodim 0424/Tanggamus relatif tidak ada polemik dan hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, semua aman dibawah kepemimpinan beliau. Saya juga berharap meski pak Hista Soleh bertugas jauh dari Tanggamus, kenangan dan silaturahmi jangan dilupakan,” ungkapnya.
“Sementara kepada Dandim yang baru, Bapak Letkol. Anang Hasto Utomo, saya mewakili masyarakat Kabupaten Tanggamus mengucapkan selamat datang di Kabupaten Tanggamus. Selama ini kerjasama antara Pemkab Tanggamus dengan TNI telah berjalan dengan baik, oleh sebab itu kami berharap kepada Bapak, agar tidak sungkan dalam menegakkan keamanan dan ketertiban demi kenyamanan di Kabupaten Tanggamus,” tambah Wabup. (Bad-Kominfo)

Penguatan Profesionalisme Guru di Kecamatan Gisting dan Gunung Alip

Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Kegiatan Penguatan Profesionalisme Guru di Kecamatan Gisting dan kecamatan Gunung Alip yang bertemakan”profesional dan keteladanan guru menuju penddikan bermutu”senin (23/10).
Wakil Bupati Tanggamus, Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus Supriyatno, S.Pd., serta Camat gisting yang di wakili Sekkretaris Camat menghadiri sekaligus memberikan pengarahan kepada Guru Sertifikasi dalam Kegiatan Penguatan Profesionalisme Guru TK, SD, SMP se Kabupaten Tanggamus yang dilaksanakan di Gedung NU  Kecamatan Gisting
Dalam sambutannya Wabup berharap Kabupaten Tanggamus kedepan memiliki Guru-Guru atau tenaga pendidik yg berkualitas dan memiliki inovasi dalam bidang pendidikan, karena Guru yg berkualitas dan bermutu akan melahirkan generasi bangsa yg baik, yg bisa membawa perubahan baik kedepan. Guru harus menjadi model yang baik bagi anak didiknya, Guru juga merupakan pelopor terciptanya generasi bangsa yg unggul.
“Mulai sekarang ayo para Guru dan tenaga pendidik, mari kita tingkatkan mutu dan kualitas kita, bekali diri kita dengan ilmu yang bermanfaat, agar menjadi Guru dan tenaga pendidik yg bisa mengantarkan Anak Bangsa maju dan bermanfaat,” tambahnya.
Sementara Supriyatno, S.Pd., dalam keterangan pembukaan kegiatan tersebut jam 10:00 tadi pagi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Pendidikan yang diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme Guru dan Tenaga Pendidik di Kabupaten Tanggamus. Untuk gisting dan gunung alip sendiri kegiatan ini diikuti oleh 322 orang Guru bersertifikasi, baik dari TK, SD dan SMP yang ada di Kecamatan gisting dan kecamatan gunung alip.

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2017 di Sumberejo

Sumberejo — Minggu (22/10) Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi , M.Pd.I., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional yang ke 3, yang dilaksanakan di Lapangan Margoyoso Kecamatan Sumberejo.
Turut hadir bersama Wabup, Sekdakab Hi. Andi Wijaya, ST, Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Hi. AM. Syafe’i , Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat dan Uspika, KH. Marzuki Amin selaku Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tanggamus, Ketua dan Pengurus PCNU Kabupaten Tanggamus, Ketua dan Pengurus GP Ansor, Ketua dan Pengurus Fatayat NU, IPNU, PMII, ISNU Kabupaten Tanggamus, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Santriwan dan Santriwati se Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Selamat Hari Santri Nasional yang ke 3 Tahun 2017.
“Hari ini tahun ketiga Keluarga Besar NU dan seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri, Untuk itu saya Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional yang ketiga,” kata Wabup.
Lebih lanjut Wabup menjelaskan bahwa Hari Santri ini ditetapkan sebagaimana Keputusan Presiden RI No.22 Tahun 2015 bahwa tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, yang merupakan bukti pengakuan Negara atas jasa Para Ulama dan Santri dalam Perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
Hal ini juga sekaligus pengakuan terhadap kiprah Ulama  dan Santri yang tidak lepas dari resolusi Jihad yang di kumandangkan oleh Hadlaratus Syeikh KH.Hasyim Asy’ari, Rais Akbar NU, pada tanggal 22 Oktober 1945 silam dihadapan konsul-konsul NU seluruh Jawa dan Madura. Tanpa Resolusi Jihad NU dan pidato Hadlaratus Syeikh  tersebut  tidak akan pernah ada. Demikian juga peristiwa 10 November di Surabaya yang sekarang kita peringati sebagai hari Pahlawan.
Kiprah Santri teruji dalam pengokohan Pilar Pilar NKRI  yang berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhineka Tunggal Ika. Santri berdiri di garda depan membentengi NKRI dari berbagai ancaman. Pada Tahun 1936 sebelum Indonesia merdeka, kaum santri menyatakan Nusantara sebagai Darussalam. Pernyatan ini adalah Legitimasi fiqih berdirinya NKRI yang berdasarkan Pancasila. Tahun 1945 kaum santri setuju menghapuskan Tujuh kata dalam Piagam Jakarta demi Persatuan dan kesatuan bangsa dan juga kaum santri memberi gelar Presiden RI yang pertama Ir. Soekarno sebagai Waliyyul Amri Ad-Dlaruri Bis Syaukah atau pemimpin sah yang harus ditaati dan menyebut para pemberontak DI/TII sebagai bughat yang harus di perangi. Tahun 1965 kaum Santri berdiri di garda depan menghadapi rongrongan ideologi komunisme. Tahun 1983-1984 kaum Santri juga mempelopori penerimaan Pancasila sebagai satu satunya asas dalam kehidupan berbangsa bernegara, dan menyatakan bahwa NKRI sudah final sebagai Konsensus Nasional (Mu’ahadah Wathaniyyah).
Selepas Reformasi, Kaum Santri menjadi bandul kekuatan moderat sehingga perubahan Konstitusi tidak melenceng dari Khittah 1945. Bahwa NKRI adalah Negara Bangsa bukan Negara Agama, dan bukan Negara suku yang mengakui seluruh warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama, tanpa diskeiminasi berdasarkan suku, ras, Agama, dan golongan.
Wabup juga mengajak kepada seluruh santri untuk dapat menggunakan kemajuan jaman seperti internet sebagai alat kebaikan dan dakwah Islam dan jangan menggunakan kemajuan tersebut sebagai sarana yang dapat menyakiti dan merugikan orang lain.
“Dengan ditetapkannya Hari Santri, berarti eksistensi Santri telah diakui di Indonesia.  Akan tetapi dibalik itu semua, perjuangan para Santri belum selesai, hak-hak Santri harus di penuhi dan yang lebih penting lagi adalah pengakuan persamaan antara Pondok Pesantren dan sistem Pendidikan Nasional, dan ini adalah PR yang harus  segera di selesaikan oleh Pemerintah pusat,” tambah Wabup.
Terakhir Wabup mengajak para santri agar Peringatan Hari Santri Nasional harus dimaknai dengan upaya meneruskan Jihad melawan kebodohan, kemiskinan dan berbagai persoalan yang sedang di hadapi oleh bangsa. (Ismail-Kominfo)

Tanggamus Raih Peringkat V Kejurda Panjat Tebing Tingkat Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Tanggamus meraih peringkat V pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panjat Tebing Tingkat Provinsi Lampung. Event ini diselenggarakan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Lampung di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, tanggal 15 s/d 18 Oktober 2017.
Ketua Harian FPTI Tanggamus, Abdul Marlis mewakil Ketua Umum Fajar Sumantri menyampaikan pada Kejurda ini, Tanggamus menurunkan 3 dari 4 atlit putra, yaitu Ardi Prayoga, Ari Setiawan, Dimas Tri Setya dan Septian Adiguna. Namun nama terakhir tdk bisa mengikuti pertandingan karena masalah kebugaran.
“Meskipun demikian alhamdulillah dari beberapa nomor yang dipertandingkan, Tanggamus berhasil meraih medali, yaitu 2 Emas dan 1 Perak dan menempatkan Tanggamus lada urutan ke 5 pada Kejurda tahun 2017 ini,” tambah Marlis.
Adapun peringkat teratas ditempati oleh Metro diikuti Bandar Lampung, Lampung Selatan dan Pesawaran.
Marlis menambahkan nomor pertandingan yang diikuti Tim Tanggamus, yaitu Boulder perorangan (L), Boulder beregu (L), Lead perorangan (L), Lead beregu (L), Speed perorangan (L) dan Speed beregu (L).
“Mudah mudahan hasil Kejurda ini bisa lebih memotifasi kami untuk mengikuti ajang Porprov dan event-event lain yang lebih tinggi untuk mengharumkan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” harapnya. (KONI Tanggamus)

WABUP LEPAS TIM SENDRATARI DAN PAWAI BUDAYA TANGGAMUS IKUTI NUSANTARA EXPO 2017 DI JAKARTA

Gisting — Kamis (19/10) bertempat di Gedung MA Mathla’ul Anwar Gisting, Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi yang diwakili Asisten Bidang Ekobang Ir. Fx. Karjiono didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Gandung Hartadi melepas Tim Sendratari dan Pawai Budaya Tanggamus untuk mengikuti Nusantara Expo 2017, yang dilaksanakan tanggal 20-21 Oktober 2017 di TMII Jakarta.
Nusantara Expo sendiri merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mewadahi daerah dalam mengenalkan dan mempromosikan seni dan budaya daerahnya masing-masing, yang diikuti  semua daerah di Indonesia.
Dalam sambutan tertulisnya Wabup mengatakan melalui event ini menunjukkan bahwa masyarakat Tanggamus merupakan masyarakat yang mencintai dan melestarikan budaya yang dimiliki. Apalagi ditengah arus globalisasi saat ini, yang telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk budaya daerah. Oleh karena itu Wabup mengajak masyarakat Tanggamus untuk senantiasa melestarikan budaya lokal serta memperkuat tali persaudaraan dan kerukunan.
Wabup juga berpesan kepada rombongan yg berangkat, agar menjaga stamina dan kondisi kesehatan. Selain itu sebagai duta daerah hendaknya menjaga sikap dan perbuatan selama di Jakarta.
“Semoga melalui kegiatan ini akan mengenalkan budaya Tanggamus dan menarik minat wisatawan berkunjung ke Tanggamus,” tambah Wabup.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Gandung Hartadi mengatakan Tim Sendratari dan Pawai Budaya yang berangkat terdiri dari 25 orang penari dan pemusik yang berasal dari Sanggar Bintang Siwa MA Mathla’ul Anwar Gisting, serta 35 orang peserta pawai budaya yang berasal dari gabungan siswa siswi dari SMPN 1 Gisting, SMPN 1 Kota Agung, SMPN 1Kota Agung Timur dan SMAN 1 Sumberejo yang selama ini dilatih dan dibina oleh Dinas Kebudayaan bersama Koreografer Ari Melsi dan Dimas Ningtyas.
Selain Pagelaran Sendratari dan Pawai Budaya, Kabupaten Tanggamus juga akan mengikuti Forum 2017 yang meliputi kegiatan seminar, business matching dan peran pemuda, yang diikuti oleh Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan dan pengrajin kopi dari Wonosobo, yang masih merupakan rangkaian kegiatan Nusantara Expo 2017. (Ismail-Kominfo)