Kunjungan Gubernur Lampung dalam Safari Ramadhan Tanggamus

KOTAAGUNG–Gubernur Lampung Hi. Muhammad Ridho Ficardo, Komandan Resort Militer (Korem) 043 Garuda Hitam, Kolonel Inf Hadi Basuki, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Hi. Mukri, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Lampung, Hi. Suhaili. Mengunjungi Kabupaten Tanggamus dalam rangka Silaturahmi Safari Ramadhan 1438 H di Komplek Masjid Nurul Faidzin, Islamic Center, Selasa (5/6).
Kedatangan Gubernur Lampung beserta rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, Wakil TP PKK Tanggamus Hj Afillah, Plt Sekda Kabupaten Tanggamus Andi Wijaya ST., MM, beserta seluruh kepala dinas, badan, dan kantor dilingkup Pemkab Tanggamus.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Hi. Samsul Hadi menyampaikan, bahwa atas nama seluruh masyarakat Tanggamus mengucapkan selamat datang kepada Gubernur serta seluruh rombongan dan tim safari ramadhan dari Pemprov Lampung, Wabup menjelaskan Pemkab Tanggamus masih tetap terus berjalan kondusif, dan mensinergikan dengan program Pemprov Lampung dengan mengedapankan sektor perekonomian pariwisata yang ada di Tanggamus, dengan tidak meninggalkan pembangunan dibidang SDM.
 
“Kami menyadari apa yang sering disampaikan oleh Pak Gubernur, tentang masih banyak desa kami yang tergolong desa tertinggal, akan tetapi kita sudah melakukan hal-hal dan indikator dan akan kita carikan solusinnya, antara lain pekon yang belum memiliki kantor pekon, serta infrastruktur yang layak akan kita rekomendasikan agar segera dibagun, sehingga kedepannya ditahun 2018 Tanggamus tidak memiliki pekon tertinggal, selain itu kita harus memperbaiki indeks prestasi pendidikan,”kata Samsul.
 
Sementara itu, Gubernur Lampung Hi. Muhammad Ridho Ficardo mengawali sambutannya menyampaikan, Kegiatan safari ramadhan seperti ini, juga pernah dilakukan juga pernah dilakukan ketika pertama kali ia menjabat sebagai Gubernur Lampung dan kala itu Tanggamus menjadi kabupaten yang pertama disambanginya. Masih menurutnya ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Tanggamus yang telah menjaga hubungan komunikasi dengan Pemprov Lampung, dimana menurutnya beberapa bulan terakhir Pemkab Tanggamus intens berkomunikasi dan mencari solusi ditengah pemerintahan yang sangat sulit, sehingga kekompakan dan kedispilian kerja dapat terwujud hingga sampai saat ini.
“Perlu juga saya sampaikan pada tahun 2016, Pemprov Lampung membangun jembatan sebanyak 26 unit, akan tetapi sepanjang sejarah Pemprov Lampung baru membuat rekor dengan bentang terpanjang yakni 120 meter itu di daerah Putih Doh, dan itu pertama kalinya Pemprov Lampung membuat jembatan terpanjang di Kabupaten Tanggamus,”ujarnya.
Masih menurut Gubernur, Pemprov Lampung masih fokus pada pembangunan dan perbaikan infrastuktur jalan dan jembatan di seluruh Kabupaten/ kota di Lampung tak terkecuali Tanggamus, untuk itu lanjutnya Pemprov dalam hal ini akan memberikan perhatian yang lebih kepada Tanggamus karena ada beberapa catatan, diantaranya karena Tanggamus memiliki sumber potensi, baik itu tambang emas, wisata yang terkenal.
“Dan yang perlu perencanaan matang, dan yang harus kita rapatkan dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perindustrian mengenai, perencanaan kawasan industri maritim, karena ini sudah menjadi agenda dari pemerintah pusat, bagaimana memastikan KIM ini tetap berjalan, terbangun untuk kesejahteraan masyarakat, dan saya yakin ini bisa kita jadikan, agenda lainnya perencaan perbaikan jalan akan terus kita kita prioritaskan khususnya di Tanggamus “tandasnya.
Dalam kesempatan itu juga gubernur didampingi  Wakil Bupati menyerahkan bantuan Rp 20 juta bagi masjid, anak yatim Rp 20 juta yang diperuntukan bagi 100 orang, dan menyerahkn  paket sembako bagi 100 orang kaum dhuafa, dan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanggamus Rp 74 juta yang diperuntukan bagi mustahik  dengan jumlah Rp 250 ribu per orang.