SONGSONG TAHUN BARU 2016 MASEHI UNDANG USTAD TAUFIQURRAHMAN

ust.taufik

Pugung – Dalam rangka menyambut pergantian Tahun, dari Tahun 2015 ke 2016 Pemkab Tanggamus  menggelar Pengajian akbar yang mengundang penceramah dari Jakarta Ustad Taufiqurrahman di Lapangan Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung, Selasa (29/12).

pada kesempatan tersebut Bupati Hi. Bambang Kurniawan, ST., dalam sambutan singkatnya berharap tahun 2016 semuanya akan lebih baik dari sekarang, termasuk dibidang pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan  semua segi kehidupan.

dan kepada masyarakat agar tetap menjaga kedamaian antar warga, menjaga persatuan diantara pekon-pekon dengan cara selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah sekecil apapun di tengah-tengah masyarakat.

sementara itu Ustad Taufik dalam tausiahnya menyampaikan beberapa hal diantaranya yaitu ciri-ciri orang yang sukses seperti selalu instropeksi diri dan mempersiapkan bekal menghadap Allah.

kemudian yang kedua adalah cinta kepada nabi Muhammad SAW yakni dengan selalu memanjatkan solawat nabi kepadanya. serta yang ketiga adalah bangun malam mengerjakan ibadah kepada Allah. tutupnya

turut hadir Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0424 Tanggamus, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten, Para Asisten, Kepala Dinas, Camat se-Kabupaten Tanggamus.

68 Kepala Pekon di Lantik

Bupati sedang menyematkan tanda jabatan kepada pejabat yang dilantik di aula GSG Islamic Center Kotaagung

Kota Agung – sebanyak 68 Kepala Pekon secara serentak dilantik secara langsung oleh Bupati, di Lapangan Pemkab Tanggamus, Senin (28/12). Kepala pekon tersebut merupakan hasil dari Pemilihan Kepala Pekon secara serentak beberapa waktu yang lalu.

Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, ST., dalam sambutannya menghimbau kepada para kepala pekon agar dalam melaksanakan program pembangunan harus berdasarkan aturan yang ada. Terlebih lagi dalam hal tertib administrasi pekon harus bisa mempertanggung jawabkan semua anggaran yang telah masuk di pekon tersebut.

“pekon harus bisa memanfaatkan dana desa yang jumlahnya ratusan juta rupiah, untuk itu administrasi dalam penggunaan anggaran tersebut harus jelas sesuai dengan aturan,” tegas Bupati

Namun disini juga Bupati mendorong kepada Kepala Pekon agar jangan takut mengeluarkan uang untuk pembangunan, bila sesuai aturan lanjutkan demi kemajuan Pekon dan Kabupaten Tanggamus.

Turut hadir dalam acara tersebut Unsur Pimpinan Daerah seperti Kapolres Tanggamus, Dandim 0424 Tanggamus, Ketua DPRD, Sekda, serta Para Asisten, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Para Camat se-Kabupaten Tanggamus.

 

 

294 Pejabat Di Lantik

Bupati sedang menyematkan tanda jabatan kepada pejabat yang dilantik di aula GSG Islamic Center Kotaagung

Kota Agung – Sebanyak 294 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik untuk menduduki jabatan tertentu di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus. Dengan rincian jumlah Eselon II-b 13,III-a 17, III-b 54, IV-a 198 dan IV-b 12 orang.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor : 386, 387 dan 388 Tahun 2015 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Struktural Eselon II,, III dan IV di lingkungan Pemkab Tanggamus, ditetapkan pada tanggal 22 Desember 2015, dan  berlangsung di Aula Utama GSG Kompleks Islamic Center Kotaagung, Senin (28/12).

Diantara pejabat yang dilantik untuk eselon II-B yaitu Drs. Sabarudin dengan jabatan baru Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Hi. M. Suratman, S.P.,MM., sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian, Drs. Rustam menjadi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Ovi Ariansyah, SIP.,menjadi Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah serta Drs. Dasmi, MM., sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sementara eselon III-a diantaranya Ali Imron, SH., menjadi Kepala Satuan Pengelolaan Hutan Lindung Kotaagung Utara, Bambang Suyudono, A.Pi., M.Si., sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Ahmad Yani Halim, S.Sos., menjabat Kepala Bagian Umum pada Sekretaris DPRD, Robin Sadek, SSTP menjadi Kepala Bagian Protokol Setdakab.

Eselon III-b Beni Irawan, SE.,MM., sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Eselon IV-a diantaranya Hendarman Wahid, S.Kom., menjadi Lurah Kuripan, Aguslan, S.Sos., Lurah Baros pada Kecamatan Kotaagung serta IV-b Drs. Aripin dilantik menjadi Sub Bagian Umum dan Keuangan pada Kecamatan Gunung Alip.

Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, ST., usai melantik mengatakan bahwa pelantikan kali ini merupakan upaya Pemkab Tanggamus untuk memenuhi komposisi pejabat dari beberapa Dinas atau Kantor/Badan yang baru dibentuk.

Selain itu beliau berharap agar para ASN tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan kinerja dalam bekerja serta harus mampu memiliki program yang dapat menjadikan terobosan baru demi kemajuan Daerah.

BUPATI : MESKIPUN MENDAPAT INSENTIF DARI PEMDA, BAGI TENAGA KERJA SUKARELA GURU TETAP MENERIMA TUNJANGAN DARI BOS ATAU LAINNYA

Bupati sedang menyampaikan arahannya dalam acara silahturrahmi dengan guru TKS di 5 kecamatan bagian barat

Bupati sedang menyampaikan arahannya dalam acara silahturrahmi dengan guru TKS di 5 kecamatan bagian barat

Wonosobo – Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, ST., menegaskan bahwa bagi guru yang berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Sekolah Negeri masih tetap mendapatkan tunjangan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) meskipun mereka telah mendapatkan insentif dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanggamus.

“kalau sudah mendapatkan dana insentif dari Bupatinya atau Pemda para guru TKS masih tetap menerima tunjangan dari BOS atau yang lainnya, karena dana tersebut tidak ada hubungannya,” kata Bupati saat menyampaikan sambutannya dalam acara Silahturrahmi dengan Guru TKS dari lima Kecamatan yakni Pematang Sawa, Semaka, Bandar Negeri Semuong, Wonosobo dan Kotaagung Barat yang berlangsung di Lapangan Kenanga Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo, Rabu (16/12).

Melanjutkan sambutannya Bupati juga mewanti-wanti kepada kepala sekolah agar tidak memotongdana BOS yang diperuntukan bagi tunjangan guru TKS tersebut.

Bupati sedang foto bersama dengan para guru

Bupati sedang foto bersama dengan para guru

Menurut beliau pendidikan merupakan tanggung jawab kita semua, seluruh elemen masyarakat baik aparat pekon, camat, Bupati semuanya memiliki tanggung jawab memajukan pendidikan sesuai dengan bidangnya. Pasalnya maju mundurnya pendidikan kita itu terletak pada kita sendiri.

“Untuk merealisasikan bentuk tanggung jawab dari jajaran Pemkab Tanggamus inilah dimulai dari meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga pendidik yang ada di kabupaten Tanggamus dengan memberikan insentif kepada seluruh TKS guru yang ada di Bumi Begawi Jejama ini, “ Kata Bupati

Bupati menambahkan, bagi guru yang selama ini telah mendapatkan tunjangan dari Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) setelah dapat insentif dari Pemda maka tidak bisa lagi menerima tunjangan dari PGHM, selanjutnya tunjangan PGHM tersebut akan dialihkan kepada guru yang mengajar pada sekolah swasta. imbuhnya

Sementara itu Ketua Panitia yang juga KUPT Pendidikan Pematang Sawa M. Rizal, S.Pd., M.Pd., menjelaskan jumlah guru yang hadir dalam acara tersebut 673 orang yang berasal dari Pematang Sawa 83 orang, Semaka 190, Bandar Negeri Semuong 91, Wonosobo 185, Kotaagung Barat 124.

Serta dihadiri oleh Kasat PolPP, Kepala Kantor Kesbangpol, Kadis Pendidikan, para UPTPendidikan, Kepala Sekolah di lima kecamatan se-Kabupaten Tanggamus, Camat dan Unsur Pimpinan Kecamatan Wonosobo.

Perlu diketahui  bahwa kegiatan silahturrahmi dengan para Guru TKS telah dilakukan di Kecamatan Pulau Panggung dan Gisting belum lama ini juga.

 

PENILAIAN LOMBA KESATUAN GERAK PKK-KB-KESEHATAN TINGKAT PROVINSI LAMPUNG

Bupati dan Tim Penilai Sedang Menyaksikan Yel-Yel Kader Kesrak dalam acara Penilaian Lomba Kesra PKK-KB-Kesehatan di pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur

Bupati dan Tim Penilai Sedang Menyaksikan Yel-Yel Kader Kesrak dalam acara Penilaian Lomba Kesra PKK-KB-Kesehatan di pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur

Kota Agung – Penilaian Lomba Kesatuan Gerak (KESRAK) PKK-KB-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung yang di wakili oleh Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus telah berlangsung pagi tadi, Kamis (03/12).

Dalam eksposnya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.,MM., mengatakan sasaran kesrak kali ini adalah keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera 1 (satu) yang ada di Kabupaten Tanggamus sejumlah 84.381 keluarga, yang tersebar di 20 Kecamatan dan 302 Pekon/Kelurahan.

Untuk mensukseskannya telah dilakukan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-KesehatanTahun 2015 Tingkat Kabupaten Tanggamus, meliputi Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bidang Keluarga Berencana (KB), meliputi Program Keluarga Berencana, Bidang Kesehatan meliputi Gemar ( Generasi Muda Anti Rokok ) Kegiatan ini merupakan program Penyadaran tentang bahaya merokok yang sasarannya remaja.

ketua tim penilail lomba kesrak saat diarak secara adat kebuayan Kagungan dalam lomba kesra di pekon tj agung

Dewi melanjutkan, dalam Pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dan 10 Program Pokok PKK Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Tanggamus yang berlangsung dari Bulan Oktober s/d Desember 2015 telah dapat menunjukkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat diantaranya dibidang Pembinaan Dasa Wisma, Melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dan 10 Program Pokok PKK Tahun 2015 telah dilaksanakan pembinaan kepada masyarakat sasaran, melalui wadah Dasa Wisma sejumlah 7.307 Kelompok Dasa Wisma. Dan terbentuknya Kelompok Dasa Wisma baru sejumlah 113 kelompok.

“Selain itu juga, melalui Momentum lomba ini telah dilakukan kegiatan-kegiatan Penyuluhan dalam rangka merubah sikap dan prilaku masyarakat yang meliputi bidang kesehatan, Keluarga Berencana, Kesejahteraan Keluarga serta Ketahanan Keluarga, rata-rata sejumlah 339 kali penyuluhan,” urai Dewi

Untuk pembinaan Kesertaan Ber-KB Dalam masa kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan dan 10 Program Pokok PKK telah berhasil membina peserta KB Baru sejumlah 12.331 Akseptor dari target sejumlah 17.200 Akseptor dan peserta KB Aktif sejumlah 81.065 Akseptor dari target 85.117 Akseptor.

Sementara dibidang Kesehatan ini Kabupaten Tanggamus lebih terfokuskan pada perubahan sikap dan prilaku masyarakat dalam hal menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan penyuluhan ini mengingat kondisi saat ini banyak jenis penyakit yang disebabkan oleh kondisi kebersihan lingkungan yang kurang memadai. Tambahnya

Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, ST., dalam sambutannya berharapkan melalui kegiatan ini, akan semakin meningkatkan motivasi dan pelaksanaan Kesrak PKK KB Kesehatan di Pekon Tanjung Anom Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung pada umumnya. pasalnya dengan keberhasilan pelaksanaan program PKK-KB-Kesehatan di Kabupaten Tanggamus. Maka sudah tentu akan sangat mendukung terhadap berbagai program pembangunan di Kabupaten Tanggamus, juga di Provinsi Lampung.

????????????????????????????????????

Menyadari akan pentingnya hal tersebut, maka selama ini Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus. Telah bersinergi dan berupaya semaksimal mungkin, agar pelaksanaan program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan-Posyandu, PHBS serta Lingkungan Bersih dan Sehat di Bumi Begawi Jejama dapat berjalan dengan baik, serta mampu memberikan hasil sebagaimana yang kita harapkan.

“Besar harapan kami, kiranya Pekon Tanjung Anom dapat ditetapkan sebagai Pelaksana Terbaik Pertama pada Penilaian Kesrak PKK-KB-Kesehatan-Posyandu, PHBS serta Lingkungan Bersih dan Sehat Tahun 2015 Tingkat Provinsi Lampung ini,” harap Bupati

????????????????????????????????????

Selanjutnya, Ketua Tim Penilai Lomba Uki Basuki, S.Km., M.Kes., mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Hj. Yustin Ridho Ficardo, S.Sos., mengatakan pelaksanaan Kesrak PKK-KB-Kesehatan pada tahun 2015 akan dilakukan penilaian terhadap empat jenis kegiatan, yakni Pelaksanaan terbaik kegiatan kesatuan gerak PKK-KB Kesehatan, Pelaksana terbaik Posyandu, Pelaksana terbaik PHBS dirumah Tangga dan Pelaksana terbaik lingkungan bersih dan sehat.

Uki menjelaskan penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional dalam kategori kabupaten dan kota. Selanjutnya hasil penilaian dari Provinsi Lampung akan disampaikan ke tingkat pusat untuk di adakan klarifikasi ke kabupaten/kota yang menjadi nominasi.

Kabupaten kota yang dikunjungi oleh tim pusat berearti termasuk dalam enam besar pelaksana terbaik tingkat nasional. “Mudah-mudahan kita berharap agar Kabupaten Tanggamus dapat menjadi juara mewakili lampung dalam pelaksana terbaik tingkat nasional selanjutnya,” pungkas Uki.

Hadir dalam acara tersebut 11 anggot Tim Penilai dari Provinsi Lampung, Para Asisten, Kepala Dinas, Camat, KUPT, jajaran Pengurus GOW, DWP, Serta Unsur Pimpinan Kecamatan se-Kabupaten Tanggamus.

 

DEWAN KESENIAN TANGGAMUS RILIS LAMBANG BARU

LAMBANG BARU DEWAN KESENIAN TANGGAMUS

LAMBANG BARU DEWAN KESENIAN TANGGAMUS

Gisting – Dewan Kesenian Tanggamus (DKT) yang dipimpin oleh Hj. Dewi Handajani, SE.,MM., merilis Lambang atau Logo barunya. Dimana logo sebelumnya merupakan satu kesatuan dari DKT Kabupaten Pringsewu yang sekarang sudah menjadi Kabupaten Tersendiri.

“logo yang lama masih melambangkan perwakilan dari masyarakat Pringsewu dengan sudah memisahnya Pringsewu dari Tanggamus secara otomatis logo tersebut yang menyangkut Tanggamus perlu di perbaharui,” ujar Hendra Fery,MM., Sekretaris Umum DKT saat menyampaikan Pers Rilisnya usai menghadiri kegiatan Pengukuhan pengurus Sanggar di Kecamatan Gisting, Selasa (1/12)

Hendra menjelaskan, DKT adalah Organisasi kemasyarakatan dibidang seni dan budaya yang bersifat independen, berlandaskan pada prinsip kemandirian yang mengutamakan kesetaraan dengan berbagai pihak sebagai mitra kerja dan tidak berafiliasi dengan organisasi atau partai politik apapun

DKT didirikan pada tanggal 21 Maret 2001 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya, berkedudukan di Kabupaten Tanggamus.

“Lambang DKT berupa Siger Warna Kuning Emas,Tulisan DKT warna hitam,Tulisan Dewan Kesenian Tanggamus warna merah, Lumba-lumba warna biru, Ornamen Kapal warna coklat, Tulisan Begawi Jejama dalam aksara Lampung, “ ujarnya

Sementara untuk arti Lambang DKT Hendra menjelaskan, Siger Warna Kuning Emas melambangkan sebuah mahkota yang menjadi lambang keagungan dan kehormatan masyarakat daerah Lampung.

Bukan hanya bagi warga asli, tapi bagi warga pendatang, siger menjadi lambang persatuan dan kebanggaan.  Warna siger yang kuning keemasan dapat juga diartikan sebagai simbolisasi kekayaan dan keoptimisan masyarakat Lampung. Bahwa meskipun menjadi tuan negeri, suku asli yaitu penduduk Lampung memiliki hati yang kaya dan berjiwa optimis untuk menerima masyarakat pendatang, saling hormat-menghormati dan bekerja sama demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Dan Tulisan DKT warna hitam artinya merupakan singkatan dari Dewan Kesenian Tanggamus warna hitam melambangkan ketegasan dalam berkarya.

Pria yang menjabat sebagai Ikatan Muli Mekhanai Provinsi Lampung ini memaparkan, untuk Tulisan Dewan Kesenian Tanggamus yang berwarna merah mempunyai arti wadah bagi pelaku seni yang mempunyai keberanian untuk mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya masyarakat Bumi Begawi Jejama.

Sementara untuk lambang Lumba-lumba merupakan ciri khas dan maskot Kabupaten Tanggamus sedang warna biru melambangkan kesejukan dan ‘/ dkedamaian masyarakat Kabupaten Tanggamus

Ornamen Kapal, kapal merupakan perlambang perjalanan hidup manusia sejak lahir sampai menutup mata.  Kapal juga perlambang kehidupan manusia yang bergerak dari satu titik ke titik tujuan.

Tulisan aksara Lampung Begawi Jejama merupakan semboyan masyarakat Kabupaten Tanggamus yang mempunyai arti bahwa hidup bergotong royong, sementara aksara Lampung menggambarkan agar masyarakat Kabupaten Tanggamus melestarikan dan mengembangkan tulisan aksara dan bahasa daerah Lampung dalam kehidupan sehari-harinya. Tambahnya

“dan yang pastinya DKT berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” pungkas pemilik Gelar atau Adok Khaja Wira Utama

LAMBANG BARU DEWAN KESENIAN TANGGAMUS

LAMBANG BARU DEWAN KESENIAN TANGGAMUS

KESENIAN DAN KEBUDAYAAN ADALAH ALAT PEMERSATU ANTAR WARGA

Kota Agung – Keberadaan Seni dan Buvdaya mampu menjadi alat pemersatu bagi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut disampaikan Bupati Hi. Bambang Kurniawan, ST., saat menghadiri acara kegiatan Peresmian Sanggar Kesuma Jejama di Sekolah Dasar (SDN 1 Gisting Bawah) Kecamatan Gisting, Selasa (1/12).

Selama ini beragam seni dan budaya yang ada di Indonesia terutama di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Tanggamus telah mampu menjadikan suatu daerah untuk hidup rukun, saling menghargai dan toleransi terhadap warganya. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Daerah (Pemda) Tanggamus sangat mendukung kegiatan seni budaya melalui berbagai macam program kerja termasuk berupa pemberian bantuan.

“untuk itu saya mendukung kesenian yang sangat beragam di Tanggamus ini agar bisa semakin mempererat persatuan dan lancarnya pembangunan di daerah ini,” katanya

Selanjutnya, beliau menjelaskan, ditahun 2016 ini nanti wilayah Gisting akan dibangun Rest Area yang berada tepat dilintas barat kecamatan Gisting berupa Taman Kota yang terintegrasi dengan beberapa bangunan seperti Kantor Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Tanggamus, Puskesmas dan SD N 1 Gisting Bawah.

“Untuk kantor Dekranasda akan dipusatkan di Gisting yang akan berperan menjadi tempat bernaungnya pelaku seni, pengrajin, sanggar untuk berdiskusi dalam memajukan seni dan budaya di Tanggamus,” imbuhnya

Ia juga menambahkan, untuk membudayakan dan melestarikan seni budaya di seluruh Pekon-Pekon, Bupati menghimbau kepada seluruh Kepala Pekon harus membantu keberadaan sanggar-sanggar di pekon masing-masing dan implementasi dari himbauannya tersebut ia akan mengeluarkan Keputusan Bupati.

Usai Bupati memberikan sambutan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus sanggar, penandatanganan peresmian enam sanggar yang ada di Kecamatan Gisting oleh Ketua DKT Dewi Handajani didampingi Bupati dan Uspika.

Ditempat terpisah saat memberikan keterangan kepada jajaran awak media massa Hj. Dewi menuturkan bahwa, ia sangat menyambut baik dan memberi apresiasi dengan terbentuknya sanggar seni Kecamatan Gisting ini. Beliau juga mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menggiatkan dan menggali budaya yang ada di pekon masing-masing.

“saya mengharapkan agar para tokoh seni dan budaya di Tanggamus menjadi panglima dalam lestarikan dan membudayakan seni budaya kita hingga dapat eksis dalam menghadapi budaya-budaya asing yang tidak sesuai dengan Negara kita,” katanya

Beliau menambahkan, sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas hanya bisa diciptakan apabila kita niat yang kuat untuk mendidik rakyatnya, khususnya generasi muda, yakni melalui pendidikan dan budaya.

Perlu diketahui juga bahwa pada kegiatan itu diremikan enam sanggar termasuk sanggar tuan rumah Sanggar Kesuma Jejama, Sanggar Mentari, Sanggar Seni Olah-Alih, Sanggar Gita Persada Bunga Kantil, Sanggar Trisno Budoo dan Khanggom Jejama.

Kegiatan tersebut hadiri oleh Inspektur Firman Rani, Kepala Dinas Pendidikan Anas Anshori, Kabag Humas dan Protokol Robin Sadek, SSTP., Unsur Pimpinan Kecamatan, Para KUPT Pendidikan, Pelaku Seni, Guru se-Kabupaten Tanggamus.