PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR PADA MASYARAKAT DILOKASI OBYEK WISATA KABUPATEN TANGGAMUS.

PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR PADA MASYARAKAT DILOKASI OBYEK WISATA KABUPATEN TANGGAMUS.

GISTING — Asisten III  Bidang Administrasi Firman Rani didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata resmi membuka Pelatihan Pembuatan Souvenir pada Masyarakat dilokasi Obyek Wisata Ekonomi Kreatif,bertempat di Aula Hotel 21Gisting,kecamatan Gisting. Kamis ( 19/4/18).

Dalam sambutan Pj Bupati Tanggamus yang diwakilkan kepada Asisten III Bidang Administrasi Firman Rani, beliau sampaikan bahwa sebagai upaya dalam promosi pariwisata, seni budaya dan ekonomi kreatif Pemerintah Kabupayrn Tanggamus melalui Dinas Pariwisata Mengharapkan kegiatan yang menunjang dan tepat sasaran demi untuk peningkatan investasi daerah,promosi hasil unggulan ,menarik wisatawan dan investor ,mengembangkan objek wisata, informasi dan kegiatan yang atraktif  demi peningkatan kesejahteraaan dan pembangunan dalam masyarakat.

Untuk mendorong kemajuan pariwisata dan peningkatan ekonomi kreatif yg tangguh, perlu adanya program2 pelatihan industri ekonomi kreatif. Sebagaimana langkah-langkah untuk meningkatkan kreativitas yang akan menunjang perekonomian masyarakat melalui pelatihan Pembuatan Souvenir Ekonomi Kreatif yang salah satunya adalah pembuatan kerajinan dari kain yang bisa dibentuk menjadi sebuah karya yang indah dengan harga jual yang bersaing.

Pelatihan Pembuatan Souvenir Ekonomi Kreatif  ini merupakan pelatihan yg berbasis keterampilan yang harus didasarkan dengan kearifan lokal budaya dan tradisi masyarakat. Kerajinan dari kain dan beberapara kerajinan lain yang bahan dasarnya mudah didapat disekeliling kita dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Dengan melalui pelatihan ini pemerintah daerah Kabupaten Tanggamus menginginkan kepada para peserta pelatihan tidak hanya datang, duduk dan mendengarkan materi saja namun dapat mengembangkan dan memasarkan hasil karya ini sebagai produk unggulan  dan Souvenir khas dari Kabupaten Tanggamus, Pungkasnya.

Sementara dalam Laporan Sekretaris Dinas Pariwisata  H. Eko Triyono, SP.MM. yg mewakili Kepala Dispar, beliau sampaikan juga Dasar Penyelenggaran kegiatan ini adalah , UU No. 10 Tahun 2009 ttg Kepariwisataan. Peraturan Presiden  Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 ttg Perubahan atas peraturan Presiden nomor 6 tahun 2015 ttg Badan Ekonomi Kreatif.

Adapun tujuannya yakni, menambah keterampilan untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan bagi kelompok sadar wisata masyarakat sekitar objek wisata. Peningkatan pengetahuan Pengelolaan keuangan kelompok masyarakat khususnya pengelolaan Manajemen ekonomi bergulir. Serta peningkatan pengetahuan dan akses bagi masyarakat dilokasi obyek wisata dalam rangka menjalin kerja sama dengan mitra usaha.

Selanjutnya, sasarannya adalah  kelompok sadar wisata dapat berkiprah dalam pengembangan wisata di Kabupaten Tanggamus yg melalui kegiatan ekonomi kreatif menuju kelompok yang mandiri dan tangguh.

Peserta pelatihan ini berjumlah 50 Orang yg berasal dari 21 kelompok sadar wisata yang tersebar diKabupaten Tanggamus yaitu :

Kelompok Sadar Wisata Penggawa Kec. Kelumbayan sebanyak 2 orang. Kelompok Sadar Wisata Way Lalaan Kec. Kotaagung Timur 2 orang. Pokdarwis Sukaraja Kec. Semaka 2 Orang. Pokdarwis Sidokaton Kec. Gisting 2 orang. Pokdarwis Sukamaju Kec. Ulu belu 2 Orang. Pokdarwis Pesangun Kec. Kelumbayan 2 Orang. Pokdarwis Teluk Paku Kec. Ulu Belu 2 Orang. Pokdarwis Batu Kebau Kec.Kelumbayan 2 Orang. Pokdarwis Pesesekh Khikit Kec. Pematang Sawa 2 Orang. Pokdarwis Wana Wisata Laya Lestari Lebuay Kec. Air Naningan 2 Orang, dan Masih banyak lagi.

Adapaun Narasumber yang akan memberikan Materi berasal dari:

BRI Unit Gisting Kab. Tanggamus dan dari Keripik Sinta.

Turut hadir  Sekretaris Dinas Pariwisata H. Eko Triyono, SP. MM. Sekcam Gisting Royihan,SE. Rizki Julianto ,Narasumber dari Tenaga penyuluh lapangan Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian Prov. Lampung, Sinta dari Keripik Sinta, serta para peserta Pelatihan Pembuatan Souvenir pada Masyarakat dilokasi Obyek Wisata.

Pj Bupati Tanggamus Sambut Tamu dari DPRD Provinsi Lampung

Kota Agung – Anggota DPRD provinsi Lampung Yanuar Irawan  dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Tanggamus, Pesisir Barat Dan Lampung Barat siang tadi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tanggamus, Selasa (17/4).
Dalam kunjungan tersebut beliau disambut oleh Pejabat Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin,MT., didampingi Sekda, Asisten Bidang Pemerintahan , Staf Ahli Bupati, Kepala Bappeda,Kadis Kominfo, Kadis Dukcapil, Kabag Hukum Setdakab, Para Camat Se Kabupaten Tanggamus.
Acara berlangsung diruang rapat Bupati Tanggamus dan diawali kata pengantar Oleh Sekda Tanggamus dan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang Oleh Pj.Bupati.
Dalam sambutannya Pj. Bupati menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait dengan Program Pembangunan yang akan,sedang dilaksanakan di Kabupaten ini, seperti kesiapan dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang akan datang.
Sementara itu anggota DPRD Provinsi Yanuar Irawan menyampaikan bahwa ia merasa tersanjung atas penyambutan yang dilakukan oleh Pj.Bupati Tanggamus dan Jajaran.dalam kunjungannya ini bertujuan menyerap aspirasi, permasalahan yang ada di Tanggamus.
Pada kegiatan itu juga dibuka kegiatan diskusi aspiratif dimana, para camat diberikan kesempatan untuk menyampaikan program pembangunan yang perlu membutuhkan sentuhan dari pemerintah provinsi dan pusat.
Perlu diketahui bahwa Turut hadir dalam acara tersebut Ketua dan 10 Anggota DPRD Tanggamus dari fraksi PDI Perjuangan. Ketua KPU Tanggamus.

DINAS KESEHATAN SOSIALISASI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

ØSOSIALISASI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD)
gisting-Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menggelar Sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dipusatkan di Aula Serumpun padi Gisting Selasa (17/04)
Dalam sambutan Pj Bupati Tanggamus yg diwakili oleh Asisten 3 Firman Ranie beliau menyampaikan “Puskesmas sebagai salah satu institusi publik memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas dituntut untuk dapat melayani masyarakat, dapat berkembang dan mandiri serta harus mampu memberikan pelayanan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan semakin tingginya tuntutan bagi puskesmas untuk meningkatkan pelayanannya, banyak yang muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia bagi operasional puskesmas, alur birokrasi yang terlalu panjang dalam proses pencairan dana, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya untuk mengukur kinerja.

Puskesmas yang sudah menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) berpeluang untuk dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Puskesmas dengan status BLUD seperti yang tertuang dalam permendagri No 61 Tahun 2017 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah, layanan kesehatan diberikan keleluasaan dalam konteks mengelola baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penganggaran.

 

Melalui konsep PPK-BLUD, Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, mendorong enterpreneureship, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka pelayanan publik, sesuai dengan tiga pilar yang diharapkan dari PPK-BLUD ini, yaitu mempromosikan peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan dan tata kelola yang baik.

 

Demi memberikan pelayanan yang lebih maksimal terhadap masyarakat, maka perubahan puskesmas menjadi BLUD merupakan hal penting yang segera kita realisasikan. Hal ini juga sejalan dengan proses Akreditasi Puskesmas yang telah dan sedang dijalankan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas.

 

Penyusunan Standar pelayanan minimal (SPM) merupakan langkah awal untuk melaksanakan janji dalam langkah awal untuk melaksanakan janji dalam perbaikan kwalitas dan kinerja pelayanan publik yang diamanatkan dalam penerapan PPK-BLUD. Setelah SPM tersusun, maka seluruh unit kinerja yang bertanggung jawab untuk menyediakan jenis pelayanan wajib yang telah dituankan dalam SPM wajib mengupayakan agar SPM tersebut dapat dicapai dengan menyusun standar-standar teknis yang telah diterapkan, dan mengembangkan kegiatan-kegiatan perbaikan mengikuti siklus Plan-Do-Check-Action.

 

Pada hari ini sebagai langkah awal pembentukan PPK-BLUD Puskesmas, dilakukan Sosialisasi BLUD yang akan disampaikan oleh Tim Narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan tujuan agar kita semua dapat memahami apa itu PPK-BLUD dan langkah-langkah selanjutnya yang harus dikerjakan sehingga Puskesmas dengan PPK-BLUD di Kabupaten Tanggamus dapat direalisasikan pada Januari 2019 mendatang.

 

Terakhir dalam sambutan Nya, beliau menyampaikan Ucapan terimakasih kepada TIM BPKP Perwakilan Prov Lampung yang menjadi Narasumber dan selanjutnya melakukan pebdampingan untuk pembentukan PPK-BLUD Puskesmas Se-Kabupaten Tanggamus.

 

Turut hadir dalam acara tersebut BPKP perwakilan Prov Lampung, Bapak Rudi dan Ibu Devina, Kadis Kesehatan Kabupaten Tanggamus Sukisno, dan para Kepala UPTD Puskesmas Se-Kab. Tanggamus.

RAKOR BULANAN PEMDA  TANGGAMUS.

RAKOR BULANAN PEMDA  TANGGAMUS.

Kotaagung Timur — Sekretaris Daerah di dampingi Asisten I bidang pemerintahan Paksi Marga  pimpin Rakor Bulanan Pemda Tanggamus bertempat diruang rapat utama Sekretariat Daerah, Selasa  ( 17/4/18).

Dalam sambutan Sekdakab Tanggamus Andi Wijaya. MT. dalam rakor bulanan,beliau sampaikan terakait berapa hal yg menjadi catatan kita semua yaitu tentang  WTP ,mohon

kedepan menjaadi perhatian kita semua agar segera ditindak lanjuti.

Sekda berharap barang milik negara ya milik negara setelah kita pakai mohon untuk dikembalikan.

Beliau juga minta kepada BKD tolong buatkan surat edaran yg akan melakukan mutasi, buatkan surat  pernyataan

bebas memegang aset daerah apapun bentuknya dan  semoga kedepan menjadi perhatian kita agr lebih baik lagi.

Kemudian terkait dengan dana desa beliau minta kepada kepala PMD , agar  untuk  Siskudes  apapun yang dikerjakan oleh kabupaten tidak dikerjakan lagi oleh desa.

Kemudaian terkait msalah kebersihan, agar tetap menjadi perhatian dinas lingkungan hidup agar pemda Tanggamus tetap menjadi pemda yg bersih ,asri, nyaman , dan sehat terhindar dari segala macam penyakit.

Selanjutnya terkait dengan masalah apa yang dilakukan oleh Bpn Tanggamus ,BPN  mengalokasikan 4000 sertifikat untuk pekon tolong untuk kecamatan bisa menjadi fokus perhatian untuk kepentingan perkecamatan seperti sertifikat tanah, sawah, kuburan,dan lain sebagainya.

Sementara dalam sambutan  Pj bupati Ir. Zainal Abdidin. MT., beliau sampaikan tetap jaga keamanan agar Tanggamus selalu jauh dari tindak kriminal orang orang jahat dari luar, ciptakan suasana nyaman ,bersih dan asri agar tanggamus selalu sehat yakni sehat dalam menjalankan tugas dan mampu menciptakan target yg lebih baik.

Beliau ucapkan terima kasih juga karna waktu kemaren saat  pemulangan jenajazah berjalan dengan baik, karna tanpa bantuan kita semua tidak akan terselesaikan.

Selanjutnya kepada Kepala Bappeda  saya ucapkan terima kasih karna kemarin kita telah mendapatkan penghargan terbaik I tentang PPD Lampung tahun 2018 dari Mendagri  Pusat,kedepan saya berharap semoga bisa lebih ditingkatkan lagi dan bisa  mendapatkan penghargaan yg lebih baik lagi untuk kemajuan tanggamus.

Turut hadir ,Sekdakab Tanggamus Andi Wijaya.MT,  Asisten I bidang Pemerintahan Paksi Marga, Para Staf Ahli, Para Kepala OPD terkait, serta Para Camat se Kab. Tanggamus.

PEMKAB TANGGAMUS PERINGATI HARI LINMAS, KARTINI DAN HARI OTONOMI DAERAH

Kota Agung – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus pagi tadi mengadakan Upacara Bulanan dalam rangka memperingati Hari LINMAS, Hari Kartini dan,Hari Otonomi Daerah yang berlangsung di Lapangan Pemkab Tanggamus, Selasa (17/4).
Dalam upacara tersebut bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, serta dihadiri juga oleh Pj.Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin,  MT., Para Pejabat Forkopimda, Sekda, Para Asisten, Kepala Dinas Instansi, Para Camat, Ketua TP PKK Tanggamus, Ketua DWP, Para Pengurus Ormas Kewanitaan di lingkungan Pemkab Tanggamus.
Selaku Inspektur Upacara Dalam membacakan sambutan tertulis dari PJ.Bupati Tanggamus menyampaikan bahwa kehadiran Linmas di Indonesia bersamaan dengan peristiwa perang kemerdekaan, Linmas dibentuk atas dasar kehendak rakyat dengan cara ikut berpartisipasi aktif membantu Angkatan Perang melalui pertahanan garis belakang dalam bentuk penyelenggaraan keamanan rakyat.
 tujuan pembentukan hansip sebagai wadah yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan pemerintahan penanggulangan bencana dan pengungsi hansip sejak tahun 2002 telah berganti nama menjadi perlindungan masyarakat limas yang berfungsi lebih daerah perlindungan masyarakat dan penanggulangan bencana tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran sosok Apparatus linmas yang ada memang memberikan banyak sekali kontribusi bagi warga masyarakat baik tinggal di kota maupun di desa.
Selanjutnya, Tepat hari ini juga merupakan Hari Istimewa bagi pergerakan Emansipasi Wanita karena pada 1 April 1879 yang lalu telah lahir pejuang emansipasi wanita Indonesia yakni RA Kartini dan seperti yang kita ketahui dan kita rasakan bersama bahwa perjuangan RA Kartini dalam mengangkat derajat kaum wanita Indonesia dan dengan kaum pria sungguh besar sehingga perjuangan dan arti semangat rakyat ini ini membuahkan hasil yang sedemikian besar artinya bagi wanita Indonesia pada saat ini dan waktu yang akan datang. Hal ini terbukti tidak sedikit kalau mau kita lihat wanita yang sukses menjadi pemimpin baik di pemerintahan politik maupun di sektor swasta.
“melalui peringatan Hari Kartini ini saya mengajak kepada para wanita di Kabupaten Tanggamus Mari berusaha menjadi wanita dan Ibu yang sehat. Karena dari keluarga yang baik akan muncul pula masyarakat yang baik dan berkualitas untuk meningkatkan kualitas keluarga dengan cara perkawinan yang sah kondisi keluarga yang memiliki kemampuan hidup Mandiri Sejahtera berwawasan kedepan hidup harmonis memiliki jumlah anak yang ideal bertanggungjawab dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu melalui dinas terkait saya mengimbau Mari kita tingkatkan partisipasi dan kepedulian kita kepada wanita-wanita di Kabupaten Tanggamus”ucapnya.
berkaitan dengan Hari otonomi daerah ditetapkan berdasarkan keputusan Presiden tersebut tanggal 25 April menjadi hari otonomi daerah tapi hari otonomi daerah bukan hari libur.
 otonomi daerah memberikan ruang lebih luas dan merespon kebutuhan dan kehendak rakyat di daerah. Namun otonomi daerah juga tetap harus diletakkan dalam konteks kepentingan nasional yang tujuannya adalah kesejahteraan masyarakat.
“Sehubungan akan diadakannya pemilihan kepala daerah secara serentak saya menghimbau kepada seluruh aparatur sipil negara termasuk rekan-rekan TNI dan Polri untuk menyatakan netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tersebut.  berkaitan dengan banyaknya terjadi bencana alam di Kabupaten Tanggamus Besar harapan saya dukungan dari semua pihak tidak hanya pemerintah daerah namun rekan-rekan dari semua unsur untuk dapat saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah bencana ini “pungkasnya.

Komandan Pos SAR Tanggamus rilis jumlah Dan Daftar Nama Korban Kapal Tenggelam

Kotaagung – Setelah simpang-siur, akhirnya Jumat (13/4) dini hari pukul 03.03 WIB, jumlah pasti penumpang kapal penyeberangan Berkah Saudara berhasil dikonfirmasi. Berdasarkan manifest penumpang dan kru kapal yang tenggelam di Batutangkai Telukbrak, Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus pada Kamis (12/4) pukul 14.30 WIB itu, terisi 18 orang.

Setelah personel BASARNAS dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus tiba dari lokasi kapal karam dini hari tadi, Komandan Pos SAR Tanggamus Kapten Adi Ayang Syah memberikan keterangan pasti jumlah penumpang beserta kru kapal Berkah Saudara.

Baik, dini hari ini kami informasikan, data valid jumlah penumpang berdasarka manifest adalah 15 orang. Lalu nahkoda bernama Kasiman (57), warga Pekon Telukbrak, ditambah dua anak buah kapal (ABK) yaitu Imam (22) dan Aang (18). Kami konfirmasikan juga, dari 15 penumpang itu, 2 orang dinyatakan meninggal dunia, 13 lainnya selamat,” jelas Adi pada awak media yang masih bertahan hingga dini hari ini di Dermaga Pelabuhan Kotaagung.

Berikut adalah daftar nama 15 penumpang kapal Berkah Saudara, berdasarkan manifest penumpang dan kru kapal yang disampaikan oleh Adi Ayang Syah.
Korban meninggal:

1. Satiyem (60 tahun)
2. Khaminah (67 tahun)
Korban selamat namun trauma:
2. Bintaro (45 tahun)
3. Jumiati (45 tahun)
4. Jahra (7 tahun)
5. Surojat (38 tahun)
6. Turiah (40 tahun)
7. Nopi (30 tahun)
8. Laras (35 tahun)
9. Susi (18 tahun)
10. Rexi (7 tahun)
11. Umi (30 tahun)
12. Deni (20 tahun)
13. Supardi Yanto (57 tahun)
14. Sanien (40 tahun)

Kru kapal:
1. Kasiman (57) sebagai Nahkoda
2. Imam (22) sebagai ABK
3. Aang (18) sebagai ABK

Kemudian unsur-unsur yang terlibat dalam evakuasi Kamis (12/4) sore hingga Jumat (13/4) dini hari ini, Adi menambahkan, terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Syahbandar Kotaagung, BPBD Tanggamus, Anggota HNSI Kotaagung, Polres Tanggamus, Polair Kotaagung, Polsek Kotaagung, Pos AL Kotaagung, dan petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang Wilayah Kerja Kotaagung

Kapal Tenggelam di Perairan Teluk Semaka

Kotaagung -,Situasi Dermaga Pelabuhan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, malam ini (12 /4) mendadak ramai. Banyak terlihat petugas dari BASARNAS, Polres Tanggamus dan Polsek Kotaagung, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus berjaga-jaga di dermaga setempat. Selain mereka, juga tampak kerumunan warga sipil.

Keramaian di Dermaga Pelabuhan Kotaagung itu lantaran tadi (12/4) sore sekitar pukul 15.00 WIB, Kapal Berkah Saudara yang mengangkut belasan penumpang dari Kotaagung tenggelam di perairan Teluk Naga Pekon Karangbrak, Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus.

Informasi itu dibenarkan Komandan Pos SAR Tanggamus, Adi Ayangsyah tadi sekitar pukul 19.08 WIB via ponselnya.

“Benar bang, ada kapal tenggelam. Tapi lokasi bukan di Dermaga Kotaagung. Yang benar di perairan Teluk Naga Pekon Karangbrak, Kecamatan Pematangsawa. Terjadi sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Nahkoda Kapal Berkah Saudara atas nama Kasiman. Nah, petugas dari tim gabungan, malam ini sedang berjaga di Dermaga Pelabuhan Kotaagung karena kami sedang melakukan penjemputan terhadap belasan korban yang selamat dan anak buah kapal (ABK),” beber Adi.

Ditanya lebih dalam adakah korban meninggal dunia dalam peristiwa kapal tenggelam ini, Adi menjawab, sampai malam ini dilaporkan ada dua penumpang yang meninggal dunia. Lantaran dua penumpang tersebut sudah lanjut usia. Kemudian seorang anak sempat hilang, tapi sudah berhasil ditemukan.

“Soal identitas lengkap daftar korban penumpang maupun ABK yang selamat, meninggal, atau hilang, belum bisa kami informasikan. Karena kami masih prioritaskan evakuasi para korban. Jumlah total penumpang pun belum bisa terkonfirmasi bang. Kita ketemu saja di lokasi penjemputan. Sekalian bisa minta keterangan nahkodanya nanti. Terkait kondisi anak-anak yang baru ditemukan, belum terkonfirmasi bagaimana kondisinya,” terang Adi lagi seraya menyebutkan perkiraan kapal nahas itu bertolak dari Kotaagung pukul 13.00 WIB tadi.

Diduga Penyebabnya Lambung Kapal Pecah

DAN Pos SAR Tanggamus Adi Ayangsyah sempat mengatakan, sementara dari hasil laporan yang mereka terima, Kapal Berkah Saudara tenggelam lantaran lambung kapal pecah dihantam gelombang pasang.

“Sementara ini dari laporan yang masuk, mesin kapal sempat bermasalah. Saat diperbaiki oleh ABK, gelombang pasang datang dan menghantam lambung kapal sampai pecah. Akhirnya tenggelam. Tetapi ini semua sifatnya masih diduga,” jelas Adi

Sekda Andi Wijaya Hadiri Peringatan Ulang Tahun AWPI Tanggamus

Kota Agung – Mengangkat tema “Kita tingkatkan pesonalisme kerja untuk pemberitaan berimbang dan akurat, guna menuju Tanggamus yang lebih baik” Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Tanggamus merayakan  Ulang Tahun ke1.

Kegiatan yang dipusatkan diseketariat DPC AWPI Tanggamus, yang terletak di lingkup Pemda setempat turut dihadiri, Ketua DPD AWPI Provinsi Lampung Hengki Ahmad Jajuli, Ketua DPC AWPI Tanggamus Imron Tara, Ketua DPC AWPI Pringsewu H. Ahkmad Khotob, Seketaris Daerah Kabupaten Tanggamus H. Andi Wijaya, Ketua DPC Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanggamus, Ketua DPC KWRI Tanggamus, Ketua Advokasi Legal Tanggamus Dian S Melyandi, anggota DPRD Tanggamus Kurnain S. Ip, beserta kepala dinas Kabupaten Tanggamus dan insan pers.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana Denni Ramdo mengatakan, dalam rangka hut ke1, telah menyelengarakan beberapa kegiatan, yang diantaranya adalah lomba merpati kolongan, bhakti sosial dengan kegiatan membersihkan pantai terbaya, dan antisipasi berita hoax.

“Sebagai puncak acara hut awpi1, kami AWPI Tanggamus memberikan santunan kepada anak yatim berupa insentif dan buku pelajaran,” ujar Kepala Biro Poros Daily itu (14/4)

Ditempat yang sama, Ketua DPD AWPI Lampung Hengki Ahmad Jajuli mengutip dari Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa, Tentang Hak Asasi Manusia pada pasal 19, setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengamalkan pendapat. Dalam hal ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa ganguan untuk mencari, menerima, dan menyampaikan infomasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas wilayah.

“Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang. Karena itu pers dituntut profesional dan terbuka dikontrol oleh masyarakat dan kode etik jurnalistik,” papar Hengky

Sebagai organisasi pers yang baru, lanjut dia, tentunya AWPI akan disiapkan sesempurna mungkin. Baik secara kelembagaan, sumberdaya manusia, program, maupun tata nilai dan konsep perjuangan.

“Hal ini sangat diperlukan untuk memberikan keyakinan kepada publik, bahwa AWPI dikaola secara profesional oleh pengurus berkomitmen dan memiliki program nyata. Karena itu, saya meminta agar para wartawan yang bernaung di AWPI se-Provinsi Lampung khususnya dalam bekerja memiliki integritas. Karena menjadi wartawan adalah profesi yang mulia. Untuk itu, para wartawan dalam bekerja harus mengedepankan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Bebas tapi harus bertanggungjawab,” Pungkas Ketua DPD AWPI Lampung.

Sementara itu, dalam sambutannya Sekdakab Tanggamus H. Andi Wijaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Pj Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, hal tersebut lantara adanya keperluan diprovinsi Lampung.

Lebih lanjut Andi Wijaya mengatakan, kebersamaan insanpers yang ada di Tanggamus Khususnya banyak meberikan hal baik yang telah dilaksanakan. Hal ini dinilai tidak adanya polemik yang menggangu hubungan antara Pers dan Pemerintah.

“Banyak program yang telah di agendakan Kabupaten Tanggamus. Seperti infrastruktur, kesehatan, dan lain sebagainya, yang membutuhkan dukungan insanpers. Dengan adanya insan pers yang bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui pemberitaan dan dokumentasi,” Kata Andi Wijaya.

Pada kesempatan itu juga Andi berharap, agar  insan pers dapat memberikan berita yang seimbang, dengan fakta sebagai panduan. Yang bisa menetralkan opini yang berkembang.

“Saya harap hubungngan yang baik ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Sekali lagi saya ucapkan selamat hut awpi yang kesatu semoga allah melimpahkan rahmat dan hidayatnya,” Harap Sekda.

Sebagai Sekda, lanjut dia, saya mengucapkan apresiasi dan rasa bangga kepada AWPI Tanggamus, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan. AWPI juga melakukan kegiatan yang positif bagi Tanggamus, yang sejalan dengan program bupati. Didalam masyarakat adalah kita semua.

“Tolong kerjasama yang baik dan dapat menjaga netralitas, khususnya dalam pilkada. Jangan bergerak atas suatu kepentingan atau pung golongan tertentu, siapa pun bupatinya kita tetap bekerja secara profesional,”pungkas Sekda Tanggamus.

Tanggamus Raih Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah Terbaik Dari Kementerian Dalam Negeri

  Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menyerahkan penghargaan perencanaan pembangunan daerah terbai se- Provinsi Lampung kepada Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin.

Bandar Lampung – Kabupaten Tanggamus menjadi daerah terbaik se-Provinsi Lampung dalam penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Atas prestasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menerima piagam dan tropy penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo kepada Penjabat (Pj) Bupati Tanggamus Zainal Abidin.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Provinsi Lampung Tahun 2019. Musrenbangda Provinsi Lampung itu digelar di  Swissbell Hotel, Bandarlampung, Rabu (11/4/2018).

Atas penghargaan tersebut, Kabupaten Tanggamus akan mewakili Provinsi Lampung  pada ajang serupa di tingkat nasional. Sedangkan untuk terbaik kedua diraih Kabupaten Lampung Barat dan terbaik ketiga Kabupaten Lampung Selatan.

Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada Pemirintah Provinsi Lampung dan Kementerian Dalam Negeri  atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemkab dan dukungan masyarakat Kabupaten Tanggamus,” kata Zainal.

Selanjutnya, Zainal menargetkan Kabupaten Tanggamus dapat meraih predikat terbaik pertama di tingkat nasional.

“Dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran pemkab, temasuk Pemerintah Provinsi Lampung sangat kami harapkan, agar Kabupaten Tanggamus dapat memberikan prestasi terbaik di tingkat nasional,” harapnya.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut dia, Pemkab Tanggmus terus melakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan menyempurnakan perbaikan dokumen-dokumen perencanaan pembangunan .

“Selain perencanaan yang baik, juga harus ada konsistensi antar tahap perencanaan, harus terintegrasi baik dalam penyusunan RKPD maupun rencana strategi dinas,” terangnya.

Menurut dia, saat ini Pemkab Tanggamus telah menyusun sejumlah program prioritas pembangunan, diantaranya: bidang infrastruktur, pariwisata, pendidikan dan kesehatan.

Menteri Dalam Negeri Tjhahyo Kumolo dalam sambutanya mengatakan, perencanaan pembangunan harus disusun secara matang dan terukur. Disamping itu, program pemerintah pusat harus berjalan seiring dan sinkron dengan program di tingkat provinsi  mau pun kabupaten/kota.

“Kemudian yang kedua, pemerintahan Prisiden Jokowi memperkuat otonomi daerah dan Lampung merupakan provinsi yang sangat strategis,” ujarnya.

Musrenbang tersebut dihadiri Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah, instasi vertikal dan seluruh kepala daerah di Provinsi Lampung.

Pemkab Tanggamus Kukuhkan Puluhan ASN

KOTAAGUNG–Puluhan aparatur sipil negara (ASN) yang mengemban jabatan administrator, pengawas dan kepala unit pelaksana teknis daerah (UPTD) dilingkungan Pemkab Tanggamus dikukuhkan dan diambil sumpahnya, Rabu (11/4) di Gedung Fasilitas Utama Kompleks Islamic Center Kotaagung.

Prosesi pengukuhan dan pelantikan dipimpin Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie. Pengukuhan ini berdasarkan keputusan bupati Tanggamus Nomor :821.2/609/45/2018 dan Nomor 821.29/611/45/2018 tentang pemberhentian, pemindahan dan pengangkatan kembali PNS dalam dan jabatan administrator selalu inspektur pembantu, Direktur RSUD, jabatan pengawas selaku kasubag,kasi pada Inspektorat/Dinas dan Kepala UPTD Puskesmas, Kepala UPTD Pendidikan dan kebudayaan dilingkungan Pemkab Tanggamus, kemudian Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 821.24.669 Dukcapil tahun 2018 tentang pengangkatan kembali PNS dalam dan dari jabatan pengawas selaku kepala UPTD pada Disdukcapil.

Firman Ranie mewakili Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan pengukuhan dan pengambilan sumpah juga menindaklanjuti Peraturan Bupati Tanggamus Nomor 46 tahun 2017 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja serta tindaklanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 tahun 2017 tentang pedoman pembentukan dan klasifikasi cabang dinas dan UPTD.

“Pengukuhan dan pengambilan sumpah ini karena adanya perubahan nomenklatur baik berubah nama, tipe/kelas maupun perubahan jabatan dari struktural ke fungsional sebagai tugas tambahan seperti direktur RSUD dan kepala UPTD dan sudah mendapat persetujuan dari Mendagri, “kata Firman.

 

Dalam kesempatan tersebut, Firman juga berpesan kepada pejabat yang baru dikukuhkan agar melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme.” Selain itu, hal penting lainnya yang harus saudara-saudara lakukan yaitu peningkatan organisasi maupun individu, disiplin aparatur, pembenahan administrasi menyusun perencanaan program kegiatan sesuai skala prioritas, “katanya.

Firman juga menegaskan kepada ASN yang baru diambil sumpahnya untuk  menjaga netralitas menjelang pemilihan gubernur dan pemilihan bupati.” Sebagai ASN tidak boleh terlibat dalam politik praktis, untuk itu tetap jalankan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat pemersatu bangsa, “pungkas Firman.

Untuk diketahui ada 95 pejabat yang diambil sumpahnya diantaranya Ediyan M. Thoha sebagai Irbanwil I pada Inspektorat Tanggamus, Ir. Suaidi sebagai Irbanwil II,  Indayati sebagai Irbanwil III dan Tabroni sebagai Irbanwil IV. Lalu dr. Yudi Indarto sebagai Dirut RSUD, kemudian dr. Eka Priyan Kepala UPTD Puskesmas Kota Agung, Saifulloh sebagai  Kepala UPTD Puskesmas Siring Betik pada Dinas Kesehatan

Minto sebagai Kepala UPTD Puskesmas Rantau Tijang, Dwo Puji Astutiningsih Kepala UPTD Puskesmas Wonosobo

EM. Winarto  Kepala UPTD Puskesmas Talang Padang, Hasanuddin sebagai Kepala UPTD. Puskesmas Pulau Panggung, Wahyu Dewi Saputra  sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kelumbayan, Saifullah sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gisting, Bambang Nurwanto Kepala UPTD Puskesmas Air Naningan, Aliawati sebagai Kepala UPTD Puskesmas Negara Batin,

dr. Theresia Hutabarat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Pasar Simpang, Hery Susanto Kepala UPTD Puskesmas Sanggi dan Siti Nurani sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sudimoro.