Pemkab Tanggamus Raih Peringkat ke III Anugerah Keterbukaan Informasi Tingkat Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali meraih penghargaan, kali ini sebagai Terbaik ke III Anugerah Keterbukaan Informasi Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, dari Komisi Informasi Provinsi Lampung.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung, Hi. Bachtiar Basri dan diterima oleh Kepala Dinas Kominfo Tanggamus mewakili Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, bertempat di Ballroom Hotel Sheraton, Bandar Lampung.
Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017 ini sendiri diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Lampung, dengan 5 Kategori, yaitu 1) Pemerintah Kabupaten/Kota. 2) Instansi Vertikal di Lampung. 3) BUMN/BUMD se Prov Lampung. 4) OPD Pemerintah Provinsi Lampung dan 5) Perguruan Tinggi.
Adapun Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik, untuk kategori Kabupaten/Kota, Kabupaten Tanggamus mendapatkan peringkat ke 3, setelah Kabupaten Pesawaran di Peringkat 2 dan Lampung Barat di Peringkat Pertama. Disusul pada peringkat 4, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan ke 5 Kabupaten Way Kanan.
Sedangkan kategori Instansi Vertikal : 1. BPK RI Perwakilan Lampung 2. Pengadilan Tinggi Bandar Lampung 3. Polda Lampung 4. BPKP Lampung 5. Kanwil Agama Provinsi Lampung.
Sementara untuk Kategori BUMN/BUMD : 1. PTPN VII, 2. PT.KAI Divisi 4 Tanjung Karang, 3. PT.PLN PERSERO Lampung, 4. BPJS Provinsi Lampung dan ke 5. PT. Pelindo II.
Untuk Kategori OPD Provinsi, 1. BAPPEDA 2. Kesehatan 3. ESDM 4. BPJSDM 5. Perhubungan, dan untuk kategori Perguruan Tinggi : 1. ITERA 2. IAIN Metro 3. Perguruan Raden Intan Lampung 4.Universitas Teknokrat 5. Universitas Terbuka Lampung.
Dalam sambutannya Wagub Hi. Bachtiar Basri, berpesan bahwa keterbukaan informasi memang harus transparan tetapi jangan sampai disalah artikan.
Sementara Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung Dery Hendrian, mengatakan bahwa ini kegiatan untuk yang kedua kalinya, karena pada tahun 2016 yang lalu juga sudah pernah dilaksanakan. Dalam UU No. 14 Tahun 2008 Keterbukaan Informasi Publik hak untuk mendapatkan data/informasi itu terdiri dari 3 yaitu 1. Transparansi, 2. Partisifatif dan 3. Akuntabel.
Adapun Kepala Dinas Kominfo Drs. Sabaruddin yang juga selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Tanggamus menyampaikan prestasi ini tercapai berkat Komitmen Pimpinan dan Jajaran Pemkab Tanggamus yang telah mendukung pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tanggamus.
“Prestasi ini tentunya tercapai berkat komitmen dari Pimpinan dan jajaran Pemkab Tanggamus dalam melaksanakan ketentuan sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Salah satunya adalah menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan melalui website www.tanggamus.go.id., sehingga masyarakat luas bisa mengakses informasi melalui website tersebut,” terang Sabaruddin.
“Kedepan kita akan berupaya untuk meningkatkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tanggamus, dalam rangka memberikan pelayanan informasi publik yang prima kepada masyarakat,” tutupnya. (Ria-Kominfo)

Pemkab Tanggamus Selenggarakan Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kota Agung — Rabu (6/12/17) Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan Pengajian dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Tahun 2017 M/1439 Hijriyah, yang ditempatkan di Halaman Kantor Bupati Tanggamus.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi M.Pd.I, Sekdakab Andi Wijaya, Forkopimda Tanggamus, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua DWP, dan seluruh Camat Tanggamus Serta Penceramah KH. Syech Mufasyirin (Abah Anom) dari Pringsewu.
Wabup Hi.Samsul Hadi M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1439 Hijriyah ini dilaksanakan dalam suasana damai dan penuh kebahagiaan.
“Sebagai umat Islam sudah sewajarnya kita lebih dekat mengenal junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, semua semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, menjalankan perintahnya dan menjauhi semua larangannya bahwa kita meneladani segala sikap, perilaku tutur kata serta perbuatan, utamanya dalam mewujudkan keadilan tatanan kehidupan yang semakin Sejahtera,” kata Wabup.
“Saya juga mengajak semua umat untuk senantiasa menjaga ukhuwah persaudaraan, sebagai bangsa persaudaraan sesama umat manusia, dan sesama umat muslim, sehingga masyarakat dapat hidup tentram, penuh nuansa kedamaian serta rasa kebersamaan, karena pengaruh globalisasi akan terus merusak masyarakat, maka dari itu kita harus membentengi diri kita dari pengaruh tersebut dengan meneladani Nabi Muhamad SAW,” tambahnya.
Wabup melanjutkan, Pemkab Tanggamus telah melaksanakan program-program yang bersifat kerohanian yang bernuansa Islami yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemkab Tanggamus. Yang meliputi, 1800 Majelis Taklim masing-masing telah diberi bantuan sebesar Rp500 Ribu, Masjid/Mushola yang dikunjungi setiap pelaksanaan safari Ramadan di 20  Kecamatan masing-masing mendapatkan bantuan sebesar 20 Juta Rupiah dan tahun ini akan kita tingkatkan 15juta rupiah per masjid/Mushola, serta guru ngaji sebanyak 302 orang setiap pekon mendapatkan 600 ribu Rupiah per orang.
Setiap tahunnya juga lanjut Wabup, membantu Penceramah/Khatib sebanyak 302 orang per pekon, dengan masing-masing 600 ribu rupiah per orang dan PPN se  Tanggamus sebanyak 247 oranh dengan jumlah 750 ribu Rupiah per orang, serta Tahun 2017 ini Pemkab telah memberangkatkan umroh ke tanah suci sebanyak 22 orang jamaah.
Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak karena segala pembangunan infrastruktur dan bathiniah yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemkab Tanggamus tidak akan terlaksana dengan baik kalau tidak didukung oleh Masyarakat Tanggamus.
“Saya mengajak kepada kita semua, mari kita tingkatkan rasa ukhuwah persaudaraan diantara kita, demi menatap masa depan yang lebih cerah menuju visi Kabupaten Tanggamus untuk menjadikan masyarakat lebih Sejahtera, Agamis Mandiri, Unggul dan Berdaya Saing,” pungkasnya. (Deni-Kominfo).

Perolehan Medali Kabupaten Tanggamus pada Porprov ke-VIII

Tanggamus–Data valid perolehan medali Kabupaten Tanggamus pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke VIII tahun 2017, hingga hari terakhir laga, Selasa (05/12/2017) adalah 19 emas, 25 perak dan 38 perunggu.
Perolehan medali tersebut menghantarkan Kabupaten Tanggamus di posisi peringkat ke 8 dari 15 Kabupaten/ Kota yang berlaga di ajang Porprov Lampung ke VIII tahun 2017 ini.
Dan tentunya perolehan medali Kabupaten Tanggamus ini, sangat membanggakan masyarakat Tanggamus, karena hanya meleset satu emas dari target 20 emas.
Kemudian jika  dibandingkan pada Porprov sebelumnya yakni Porprov ke VII, perolehan medali Tanggamus ini sangat jauh diatasnya. Sebab pada Porprov ke VII, Tanggamus hanya diperingkat ke 14, dengan perolehan emas hanya 3.
Menurut Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanggamus Ir. Shofwan, MM, peraihan 19 emas tersebut dari cabang olahraga (cabor) catur 1 emas, karate 2 emas, panahan 4 emas, pencaksilat 2 emas, wushu 6 emas, renang 1 emas, tinju 2 emas dan kempo 1 emas.
“Data tersebut dari pengamatan langsung dilapangan saat pertandingan final, oleh para pendamping cabor dan panitia bagian humas,” katanya.
Shofwan menerangkan, untuk perolehan medali perak Kabupaten Tanggamus sebanyak 25 medali, kemudian untuk perolehan medali perunggu Kabupaten Tanggamus sebanyak 38 medali.
Adapun sistem penginputan data medali, sekretariat humas Porprov Kabupaten Tanggamus bersifat mobile, yaitu menginput data langsung ke lokasi pertandingan final, sehingga data yang diperoleh validitasnya tidak diragukan.
“Jadi kami tidak hanya berpatokan data di sekretariat humas dan media pada panitia besar, pendamping cabor langsung turun ke lapangan untuk memvalidasi data perolehan medali Tanggamus,” terangnya.
Diketahui data lengkap perolehan medali Kabupaten Tanggamus yang juga berdasarkan release resmi bagian humas KONi Provinsi Lampung, adalah sebagai berikut, perolehan 19 medali emas, dari cabang olahraga (cabor) catur 1 emas, karate 2 emas, panahan 4 emas, pencaksilat 2 emas, renang 1 emas, tinju 2 emas, wushu 6 emas dan kempo 1 emas.
Untuk perak dipersembahkan dari cabor catur 1 perak, karate 1 perak, panahan 3 perak, panjat tebing 1 perak, pencak silat 3 perak, tinju 4 perak dan wushu 7 perak, kempo 4 perak dan taekwondo 1 perak
Untuk perolehan medali perunggu ditorehkan oleh cabor atletik 1 perunggu, basketball 1 perunggu, karate 8 perunggu, panjat tebing 3 perunggu, pencaksilat 3 perunggu, sepaktakraw 5 perunggu, tinju 6 perunggu, wushu 5 perunggu, kempo 4 perunggu dan taekwondo 2 perunggu.
Adapun urutan peringkat perolehan medali Porprov Lampung ke VIII tahun 2017, adalah peringkat ke-1 Bandar Lampung, 2 Pesawaran, 3 Lamsel, 4 Pringsewu, 5 Metro, 6 Lampura, 7 Lambar, 8 Tanggamus, 9 Lamtim, 10 Lamteng, 11 Way Kanan, 12 Tuba, 13 Pesibar, 14 Tubaba dan terakhir peringkat ke-15 Mesuji.(Tim)

Wabup Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Wonosobo

Wonosobo — Senin malam (04/12/17) Wabup Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., memenuhi undangan warga pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, dalam bentuk rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Turut hadir dalam pengajian tersebut, Camat dan Uspika Kecamatan Wonosobo,  Kepala Pekon dan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Wonosobo.
Dalam pengajian yang bertemakan “Mewujudkan jalinan ukhuwah Islamiyah dan menuju masyarakat yang tentram” tersebut Wabup selain menyampaikan sambutan juga sekaligus bertindak sebagai penceramah.
Dimana dalam ceramahnya Wabup menyampaikan kisah para Nabi dan umatnya, termasuk Nabi Muhammad SAW. Agar ummat Islam bisa mengambil ketauladanan dari cerita tersebut.
Selain itu Wabup mengajak umat Islam untuk lebih meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah, agar kerukunan terjaga.
“Saya mengajak kita semua untuk lebih meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Jangan jauhi alim ulama dan tingkatkan ukhuwah Islamiyah, rukun, maka kita akan hebat tidak akan di lecehkan orang. Mari kita ciptakan Tanggamus dengan suasana tetap aman dan nyaman,” himbau Wabup. (Deni-Kominfo)

Tim Kempo Tanggamus Sumbang Mendali Emas pada PORPROV ke-VIII

Tanggamus—Cabang olahraga (Cabor) kempo tak ketinggalan sumbangkan satu medali emas untuk Kabupaten Tanggamus pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-VIII di Bandar Lampung.
Menurut pelatih Kempo Tanggamus Mudakir mewakili Ketua Persatuan Kempo Seluruh Indonesia (Perkemi) Kabupaten Tanggamus Herri Heryadi, satu medali emas tersebut diraih pada kelas pasangan putri remaja, atas nama Radin Gina Aisya Syarel dan Ayasha Bulan Faiha.
“Untuk sementara atlet kita berhasil menyumbang satu emas untuk Tanggamus, dan kemungkinan meraih emas masih ada, karena ada beberapa atlet kita yang masih laga,” katanya, Senin (04/12/2017).
Mudakir menerangkan, selain menyumbang medali emas kedalam pundi perolehan medali Tanggamus, cabor kempo juga mempersembahkan dua medali perak dan dua perunggu.
Adapun atlet kempo yang menyumbangkan perak bagi Tanggamus adalah di kelas randori 70 kg dewasa putra, atas nama Jamal Esa Putra dan kelas randori putra remaja kelas 60 kg remaja, atas nama Dedi Riyansyah dan Jordan kelas bepasangan remaja B.
Kemudian medali perunggu ditorehkan pada kelas 45 kg remaja putra, atas nama Gilang Nur Cahya dan kelas randori 45 kg dewasa putri atas nama Monica Selvia serta Gilang kelas randori putra remaja kelas 45 kg.
“Kelas embu ada yang masih menunggu pengumuman nilai, mudah mudahan kembali sumbang medali, malam ini juga masih ada kemungkinan mendapat medali,” terangnya.
Mudakir menambahkan, untuk kemungkinan atau kans kembalj memdulang perolehan medali emas, perak atau perunggu masih ada. Karena masih ada enam kelas yang akan dipertandingkan.
“Kami mohon doa dan dukungan kita semua, dan masyarakat Tanggamus, supaya atlet karate dapat kembali berlaga maksimal dan maraih medali emas kembali,” imbuhnya.
Diketahui, dua cabor dipertandingkan hari ini,  yakni kempo dan taekwondo, adapun pada cabang olahraga taekwondo untuk sementara baru menyumbangkan satu medali perak atas nama Tanzil Kelas 63 kg. Dan dua perunggu atas nama Nur Arkila kelas 69 kg mendapat dan Lukman Habib kelas 58 kg, kemudian besok cabor tarkwondo masih akan bertarung di beberapa kelas.
Diketahui, hingga Senin (04/12/2017) pukul 21.00 Wib, perolehan sementara medali emas Kabupaten Tanggamus pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke VIII tahun 2017, adalah 19 emas, 24 perak dan 37 perunggu.
Peraihan 19 emas tersebut dari cabang olahraga (cabor) catur 1 emas, karate 2 emas, panahan 4 emas, pencaksilat 2 emas, renang 1 emas, tinju 2 emas, wushu 6 emas dan kempo 1 emas.
Untuk perak dipersembahkan dari cabor catur 1 perak, karate 1 perak, panahan 3 perak, panjat tebing 1 perak, pencak silat 3 perak, tinju 4 perak dan wushu 7 perak, kempo 3 perak dan taekwondo 1 perak
Untuk perolehan medali perunggu ditorehkan oleh cabor atletik 1 perunggu, basketball 1 perunggu, karate 8 perunggu, panjat tebing 3 perunggu, pencaksilat 3 perunggu, sepaktakraw 5 perunggu, tinju 6 perunggu, wushu 5 perunggu, kempo 3 perunggu dan taekwondo 2 perunggu.(Tim).

Wabup Buka Gebyar PAUD  Kabupaten Tanggamus Tahun 2017

Kota Agung — Wabup Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., menghadiri sekaligus membuka Gebyar PAUD Tingkat Kabupaten Tanggamus Tahun 2017, yang dilaksanakan di Taman Kota Ir. Soekarno, Kota Agung, Senin (04/12/17).
Kegiatan yang bertemakan “Melalui Gebyar PAUD Kabupaten Tanggamus Mengantarkan Generasi PAUD Yang Kreatif, Inovatif, Cerdas dan Berakhlak Mulia” ini diikuti oleh 3.000 orang pendidik PAUD serta 6.000 orang murid PAUD dan TK juga orangtua murid.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten Sekdakab, sejumlah Kepala OPD, Ketua DWP Kabupaten Tanggamus, Pengurus Himpaudi Tanggamus, Ketua dan Pengurus Daerah IGTKI, Camat dan Uspika Kecamatan Kota Agung serta Ketua dan Pengurus Oganisasi Mitra PAUD se Kabupaten Tanggamus.
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan bahwa usia dini merupakan periode perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, para ahli menamakan periode ini sebagai Usia Emas (Golden Age).
“Dengan perkembangan waktu serta diiringi dengan mulai tumbuhnya kesadaran tentang pentingnya pendidikan anak usia dini, maka permasalahan pendidikan anak usia dini tidak saja secara eksklusif menjadi wewenang keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama baik Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat dan juga organisasi-organisasi masyarakat,” kata Wabup.
“Di setiap PAUD anak-anak bisa bermain sambil belajar, dengan bermain sambil belajar dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini dan memberikan pendidikan yang lebih merata dan bermutu  karena potensi anak masa keemasannya dapat tumbuh berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat usianya, yang sehat jasmani rohani dan sosial serta memiliki kesiapan bersaing untuk memasuki pendidikan selanjutnya,” tambah Wabup.
Hal diatas lanjut Wabup, tentunya harus didukung oleh berbagai faktor, yang salah satunya adalah tenaga pendidik dan pendidikan. Karena tenaga pendidik inilah yang sebenarnya memiliki peran penting dalam mengarahkan dan membina perkembangan anak usia dini yang ada di lembaga-lembaga pendidikan.
“Pemerintah Daerah sangat mendukung diadakannya kegiatan Gebyar PAUD ini, karena dengan adanya kegiatan ini akan memacu daya kreativitas pada anak-anak PAUD, yang tentunya akan mendukung tumbuh kembang anak usia dini untuk membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Begawi Jejama, Kabupaten Tanggamus yang kita cintai ini,” pungkas Wabup.
Usai memberikan sambutannya, Wabup Hi. Samsul Hadi, membuka kegiatan Gebyar PAUD Tingkat Kabupaten Tanggamus Tahun 2017, yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Bupati dan Ketua DWP Kabupaten Tanggamus Ny. Arjuliati Andi Wijaya. (Deni-Kominfo)

Cabor Tinju Tanggamus Hantarkan Enam Atletnya ke Babak Final

Bandar Lampung — Jum’at (1/12) Cabor Tinju Tanggamus menghantarkan enam atletnya maju ke babak final.

Menurut Pelatih Tinju Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Kabupaten Tanggamus Wilson Pasaribu didampingi Official Tim Nurdiansyah, kelima petinju Tanggamus yang melenggang kebabak final atas nama Elisa di kelas 64 Kilogram (Kg), Akbar dikelas 40 Kg, Riantomas di kelas 69 Kg, Novi dikelas 60 Kg, Riko di kelas 60 Kg dan Jimi kelas 81 Kg.

“Enam atlet kita dipastikan masuk final, yang akan bertanding besok Sabtu (02/12/2017), yang terakhir masuk final tadi, atas nama Jimi yang bertanding di kelas 81 kilogram yang menang atas petinju lampung utara,” kata Wilson.

Wilson optimis, untuk kans mendulang medali emas dari para petinju Tanggamus yang masuk babak final sangat besar peluangnya. Karena semua atlet tinju Tanggamus yang ke final tersebut telah berlatih keras dibawah arahan dan pengawasan ketat dari pelatih.

“Semua yang maju kebabak final berpeluang mendulang medali emas, kalau saya prosentasekan, sekitar 75 persen dari enam atlet kita tersebut, akan mempersembahkan emas untuk Tanggamus, ” jelas Wilson.

Wilson Pasaribu menambahkan, untuk menghadapi babak final para petinju akan di di berikan arahan dan latihan latihan ringan pelemasan darinya (Wilson, red).

“Jika mereka terus mematuhi apa yang saya arahkan baik tekhnik maupun strategi, mudah mudahan semua bisa mendulang emas. Untuk menghadapi final, tidak ada arahan khusus, dari awal memang sudah kami karantina ketat, besok hanya latihan ringan,” imbuhnya.

Sementara itu salah seorang atlet tinju yang masuk final Jimi kelas 81 Kg menyatakan optimis mempersembahkan emas untuk Tanggamus, bahkan dirinya menargetkan kemenangan cepat terhadap lawannya nanti di final.

“Sebagai seorang atlet tinju tentunya selalu optimis meraih puncak prestasi, dan untuk partai final besok saya optimis menang cepat atau dapat meng ko lawan saya di final,” katanya.

 

Diketahui, pada hari Jumat (01/11/2017) tersebut tidak hanya atlet tinju Tanggamus yang berlaga, diantaranya basket ball, sepaktakraw, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, tenis meja dan panahan.

 

Untul Cabor yang menambahkan medali pada hari ini, yaitu 1 medali emasdari karate, kemudian 3 medali perunggu, dipersembahkan atlet karate 1 perunggu, dan dari atlet silat 2 medali perunggu.

Adapun perolehan medali Kabupaten Tanggamus berdasarkan data yang diperoleh oleh Bidang Humas Porprov Kabupaten Tanggamus, dari hasil pertandingan langsung, hingga pukul 21.00 Wib, Jumat (01/12/2017) adalah 11 medali emas, 10 medali perak, 16 medali perunggu. (Humas Porprov Tanggamus)

Panahan dan Wushu Tanggamus Dulang Medali di Porprov Lampung ke VIII

Bandar Lampung — Pada hari keempat Porprov Lampung ke VIII ini, Cabang Olahraga (Cabor) panahan tak mau ketinggalan menyumbangkan emas untuk Kontingen Tanggamus, dimana empat atletnya menambahkan 4 medali emas dalam pundi-pundi perolehan medali Kontingen Tanggamus.

Menurut Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Tanggamus Fadhoil, untuk peraihan medali disumbang 3 emas oleh Ahmad Irfan di kelas 50 meter, kelas total jarak Nasional dan kelas aduan perorangan, 1 emas di kelas total beregu Nasional, atas nama Ahmad Irfan, M. Agung Prabowo dan Hilang Audio. Selain itu diraih juga 1 perak atas nama Ahmad Irfan dan 2 perak atas nama Agung Prabowo.

“Alhamdulillah atlet panahan berhasil menyumbangkan medali emas untuk Tanggamus, ini semua karena latihan keras dan kesungguhan dari atlet kita, semoga memotivasi atlet yang lainnya untuk berprestasi,” katanya, Kamis (30/11/2017).

Fadhoil menerangkan, selain empat medali emas dari cabor panahan juga mempersembahkan tiga medali perak untuk Tanggamus, adapun atlet yang meraih perak yskni M. Agung Prabowo kelas 50 meter. Kemudian Ahmad Irfan kelas jarak 40 meter dan kembali M. Agung Prabowo di kelas total jarak Nasional.

“Atlet panahan kami juga menambahkan perbendaharaan medali kita, yaitu meyumbang tiga medali perak, dua atlet penyumbang perak ini, yaitu atlet yang juga menyumbangkan emas untuk Tanggamus, yaitu Ahmad Irfan dan M. Agung Prabowo,” terangnya.

Selain cabor panahan, cabor wushu juga kembali menyumbangkan emas pada hari ini, Rabu (30/11/2017), tidak tanggung-tanggung atlet wushu berhasil merebut 5 medali emas, 4 medali perak serta 3 medali perunggu. Sehingga total perolehan medali dari cabor wushu menjadi 7 emas, 7 perak dan 9 perunggu.

Adapun peraih medali pada Cabor Wushu yaitu, Jasmin 1 Emas dan 2 Perak; Aryo Saputra 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu; Ari Putri Damayanti 1 Emas, Ropiansyah 1 Emas, Chikal Farm Cabita 1 Emas, Dimas Pangestu 1 Emas; Nuri Sagita 1 Emas; Nurul Khotimah 1 Perak; Pahdil 1 Perunggu; Gama Wahyu 1 Perak; Dwi Ayu Andari 1 Perak; Sahrul Paul Sirait 1 Perak dan Bagus 1 Perunggu.

Dengan perolehan tersebut, hingga sore ini (30/11) Kabupaten Tanggamus telah meraih 11 medali emas, 10 medali perak dan 9 medali perunggu. Dengan perolehan medali ini diharapkan mendongkrak peringkat Tanggamus pada ajang Porprov kali ini. (Humas KONI Tanggamus).

Tim Penilai Kunjungi Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KB-Kes Tingkat Provinsi Lampung

Tim Penilai Kunjungi Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KB-Kes Tingkat Provinsi Lampungalang Padang — Selasa (28/11) Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak-PKK- KB Kesehatan Tahun 2017 Provinsi Lampung mengunjungi Pekon Singosari Kecamatan Talangpadang yang mewakili Kabupaten Tanggamus dalam Penilaian Lomba Kesrak-PKK-KB-Kes Tahun 2017.

Rombongan Tim Penilai dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Hj. Aprilani Yustin Ridho Ficardo. Turut hadir pula Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Yuda Setiawan dan sejumlah Kepala OPD Provinsi Lampung beserta jajarannya.

Kedatangan rombongan Tim Penilai disambut langsung Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I, Wakil Ketua TP PKK Hj Af’illah, Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya, ST, MM, Ketua DWP Tanggamus Arjuliati Syam Andi, Forkopimda dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Tanggamus beserta Camat se Kabupaten Tanggamus.

Wakil Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Af’illah dalam eksposenya mengatakan, bahwa Pekon Singosari dipercaya menjadi duta dalam kegiatan Lomba Kesrak-PKK-KB-Kes Tahun 2017 ini karena memiliki sejumlah keunggulan diantaranya telah mengaplikasikan 10 indikator pola hidup bersih sehat (PHBS), pemanfaatan perkarangan untuk ditanami buah, sayur dan kolam ikan serta aktif dalam kegiatan gotong royong maupun posyandu.

“Dari 365 rumah, 141 KK telah menggunakan jamban sehat kemudian dalam mendukung program KB, masyarakat Pekon Singosari juga aktif yaitu 178 peserta KB aktif atau 73,85 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) sebanyak 241. 67 akseptor baru, ini membuktikan masyarakat singosari sangat menyadari dan memahami pentingnya kesehatan lingkungan,” ujar Af’illah.

Sementara Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi dalam sambutannya berharap agar Pekon Singosari dapat menjadi wakil Lampung dalam Lomba KESRAK-PKK-KB-KES Tingkat Nasional. Hal itu lanjut Wabup bukanlah tanpa alasan, sebab Pekon Singosari memiliki potensi dan memenuhi kriteria, ditambah lagi seringnya pekon di Tanggamus mewakili Provinsi Lampung dalam beberapa perlombaan ditingkat nasional. Seperti diantaranya mendapatkan penghargaan Pakarti Madya tahun 2013 dalam perlombaan Kesrak-PKK-KB-Kes yang diwakili Pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo, lalu tahun 2014 Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung meraih Predikat II Tingkat Nasional dan ditahun 2016 Pekon Sidokaton Kecamatan Gisting meraih predikat II Nasional kategori Lingkungan Bersih Sehat (LBS).

“Harapan kami tentunya, sangat beralasan sekiranya Pekon Singosari bisa dianggap layak oleh tim penilai untuk menjadi wakil Provinsi Lampung ditingkat nasional,” kata Samsul.

Sedangkan Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Yustin Ridho Ficardo mengatakan, penilaian ini sebagai upaya memberikan penghargaan terhadap berbagai usaha yang telah dilaksanakan. Maka terhadap pelaksanaan Kesrak-PKK-KB-Kes tahun 2017 akan dilakukan penilaian terhadap empat jenis kegiatan yakni pelaksana terbaik kegiatan Kesrak-PKK-KB-Kes, pelaksana terbaik posyandu, pelaksana terbaik PHBS dirumah tangga dan terbaik lingkungan bersih dan sehat.

“Untuk penilaian kegiatan PKK akan dilakukan terhadap lima jenis kegiatan PKK yakni tertib administrasi PKK, pola asuh anak dan remaja, upaya peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK, halaman asri, teratur indah dan nyaman (HATINYA) PKK dan pelaksanaan deteksi dini kanker serviks melalui inspeksi visual asam assetat (IVA) test,” kata Yustin.

Dalam kesempatan itu juga, Yustin membagikan doorprize berupa Umroh untuk dua orang yang sudah lanjut usia (lansia) dan wisata rohani Walisongo kepada lima puluh orang, serta beragam hadiah lainnya bagi masyarakat Pekon Singosari.

Usai acara pembukaan, Yustin melakukan kunjungan ke stan-stan yang memamerkan beragam produk unggulan di Pekon Singosari, yang dibarengi dengan penilaian oleh tim penilai ke berbagai posko yang ada, seperti Posyandu, kebun Toga dan administrasi PKK dan PAUD. (Deni – Kominfo)

Wabup Hadiri dan Buka Pembinaan KIM Se-Kabupaten Tanggamus Tahun 2017

Gisting — Wabup Hi. Samsul Hadi,M.Pd.I., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se Kabupaten Tanggamus Tahun 2017, di Aula Hotel 21, Gisting, Senin (27/11/17).
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan berkaitan dengan dunia informatika ini juga sudah menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat. “Ini satu kemestian yang sudah tidak bisa dibendung lagi, kondisi ini juga dimanfaatkan ada yang menjadi kegiatan yang positif, seperti bisnis jual beli online, sistem online ini juga sudah mulai marak. Ini juga bagus untuk memberi pengetahuan pengetahuan baru bagi kita, dan bisa kita dapatkan dari teknologi Informatika,” terang Wabup
Tetapi juga tidak sedikit lanjut Wabup terdapat sisi negatip dari pemanfaatan teknologi Informatika ini, yang digunakan untuk hal-hal yang tidak bagus seperti penipuan. “Berapa banyak warga Tanggamus yang tertipu atau yang hampir tertipu dengan menggunakan teknologi Informatika. Saya juga sering sekali mendengar ada orang minta tolong begini  begitu, ternyata benar beritanya hoax atau bohong,” tambahnya.
“Maka dari itu perlu kita perhatikan aturan-aturan perundang-undangannya, juga sudah dibuat regulasinya oleh Pemerintah untuk melindungi masyarakat,” jelas Wabup.
Wabup melanjutkan, melalui Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM inilah, yang bisa menyebarkan informasi pada masyarakat, mana berita yang harus ditanggapi, mana yang tidak perlu ditindak lanjuti. “Inilah perlunya rekan-rekan KIM terus memberikan literasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat, terkait informasi,” pinta Wabup.
Wabup juga berharap kepada masyarakat supaya bisa menyikapi semuanya ini dengan baik, terlebih ketika menggunakan teknologi Informatika. “Gunakan bahasa yang baik, gunakan bahasa yang menyejukkan. Jangan menggunakan bahasa yang membuat suasana panas suasana menjadi tidak kondusif, ini yang saya minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus,” ujar Wabup.
Sementara itu Kepala Diskominfo Tanggamus Drs. Sabaruddin dalam laporannya yang dibacakan Sekretaris Diskominfo Bambang Suyodono, M.Si., menyampaikan bahwa KIM adalah kelompok yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat yang melakukan aktivitas informasi, baik dalam menerima, mencari, mengolah, memanfaatkan serta menyebarluaskan informasi. Untuk kepentingan sosial dan pengembangan diri dalam rangka meningkatkan daya saing dan nilai tambah masyarakat.
Adapun KIM di Tanggamus dibentuk sejak tahun 2014, yang saat ini telah terbentuk 23 KIM di 20 kecamatan se Kabupaten Tanggamus. Dengan jumlah anggota 460 orang atau 20 orang 1 KIM. Dimana ini merupakan jumlah minimal sesuai SPM Bidang Kominfo. Namun khusus di Kecamatan Gisting, Talang Padang dan Air Naningan terdapat masing-masing 2 KIM yang dibentuk untuk mensupport potensi desa dalam penilaian lomba terkait di masing masing Pekon.
Bambang melanjutkan, dasar dilaksanakannya kegiatan ini, antara lain; 1) Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 2) Permenkominfo nomor 8 tahun 2010 tentang Pedoman Pengembangan Lembaga Komunikasi Sosial. 3) Permenkominfo nomor 22 tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kominfo di Kabupaten/Kota.
Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Bambang, adalah untuk meningkatkan kualitas SDM Anggota KIM,  meningkatkan nilai tambah anggota KIM dan masyarakat, meningkatkan peran KIM dalam pembangunan dan memfasilitasi terbentuknya jaringan antar anggota KIM se Kabupaten Tanggamus.
Bambang menambahkan sasaran Kegiatan ini 200 orang anggota KIM, yang merupakan perwakilan 23 KIM yang ada di Kabupaten Tanggamus.
Adapun Narasumber untuk kegiatan ini terdiri dari tiga orang, yaitu Nurjoko, S.Kom., MTI., Ketua Jurusan Sistem Informasi IBI Darmajaya; Yuni Arkiansyah, M.Kom., Ketua Jurusan Teknik Informatika IBI Darmajaya dan Derius Putrawan, SP., MM., Kepala Bidang Humas dan IKP Pemkab Tanggamus. (Deni-Kominfo).