Kantor  Kesbangpol Gelar Sosialisasi Anti Paham dan Gerakan Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT)

Kantor  Kesbangpol Gelar Sosialisasi Anti Paham dan Gerakan Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT).

GISTING ~~ Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  mengelar Sosialisasi Anti Paham dan Gerakan Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT) bertempat di Aula Hotel Hosana Kecamatan Gisting,  Selasa (14/8/18).

Turut hadir Pj. Bupati Tanggamus yg diwakili oleh Kepala Kesbangpol Drs Ajpani,MM., Kasdim 0424 Mayor Inf.  Suhada Erwin,  Kasat intel Polres Tanggamus Samsuri,  SH. MH sekaligus sebagai Narasumber, Antoni Hasan, S. ip Kasi Bina Ideologi,  Seni budaya dan Keagamaan  Narasumber dari Kesbangpol Tanggamus,  Sagimin Kacabjari Talang Padang,  Para Camat Gisting,  Talang Padang, Gunung Alip,  dan sumberejo atau yg mewakili,  serta para peserta Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT) dari Pekon/Kelurahan yang sudah dilantik.

Dalam Laporan Bapak Amir Hasan,  Kasubag TU Kesbangpol melaporkan bahwa dasar kegiatan ini adalah UU No. 15 Tahun 2003 ttg pemberantasan tindak pidana terorisme, serta nota Kesepahaman antara kepolisian Resort Tanggamus dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus No : MoU/18/X/2016 ttg pembentukan satuan tugas (Satgas) anti Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT)  tingkat Pekon/Kelurahan se-Kabupaten Tanggamus.

Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah sebagai Upaya memberikan pemahaman bagi personil Satgas anti Radikalisme,  Komunisme dan Terorisme (RKT)  ttg bahaya paham dan gerakan Radikal,  komunis dan teroris yg mengancam stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI serta sebagai upaya menangkal dan mencegah masuk dan berkembangnya paham dan gerakan radikal,  komunis dan teroris (RKT)  diwilayah Kab. Tanggamus.

Pesertanya perwakilan dari anggota satuan tugas (Satgas)  anti Radikalisme, Komunisme dan Terorisme  (RKT)  dari 4 kecamatan yg ada di Kab.  Tanggamus yaitu Kecamatan Gisting,  Talang Padang,  Gunung Alip,  dan sumberejo.

Adapum materi yg disampaikan adalah Upaya menciptakan situasi Kamtibmas yg kondusif diwilayah Kab.  Tanggamus dalam rangka mencegah masuk dan berkembangnya paham dan gerakan Radikalisme,  Komunisme dan Terorisme (RKT),serta Sebagai upaya menjaga pertahanan dan keamanan dari ancaman paham dan gerakan Radikalisme,  Komunisme dan Terorisme diwilayah Kab. Tanggamus.

Sementara dalam Sambutan Penjabat Bupati yang diwakili oleh Ajpani,  MM Kepala Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol)  mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi bahaya terorisme sampai radikalisme oleh kantor kesatuan bangsa dan politik dengan tujuan memberikan penyadaran kepada masyarakat khususnya generasi muda terkait semangat dan upaya menjaga keutuhan kesatuan NKRI.

Salah satu tantangan nyata bagi keutuhan dan kesatuan bangsa ini adalah Radikalisme, Komunisme dan Terorisme. Terorisme tidak hanya menimbulkan kerugian diMasyarakat melainkan telah mengoyak keutuhan berbangsa dan bernegara,  mereka telah membuat kita saling curiga dan memusuhi serta telah mencabik ikatan persaudaraan dan nilai-nilai toleransi yg sejatinya menjadi kultur bangsa ini.

Saya berharap,  melaui kegiatan ini mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan Nasionalisme dikalangan masyarakat khususnya generasi muda dalam rangka pencegahan paham radikal dan ISIS demi keutuhan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  ,Ucapnya.

Pembukaan Bazar Hewan Kurban

Gisting – Senin (13/8/2018). Sekda Kab. Tanggamus Andi Wijaya,ST.MM mewakili Pj. Bupati Tanggamus membuka secara resmi kegiatan Bazar Hewan Kurban Tahun 2018, kegiatan yang diselenggara berkat kerjasama antara Pemkab Tanggamus melalui Dinas Peternakan dan Asosiasi Kelompok  Peternak Tanggamus (ASPONAK), Asosiasi Peternak Kambing Saburai Tanggamus, Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia(HPKDI Tanggamus ) dan Para pelaku usaha tersebut di gelar pelaksanaannya di Res Area Gisting.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama sehari dan menghadirkan kurang lebih 300 ekor kambing dengan beragam harga jualnya, mulai dari harga Rp. 1.500.000 sampai dengan harga Rp. 4.500.000 per ekornya.

Sementara dalam sambutan tertulis Bupati Tanggamus yang di sampaikan oleh Sekda Kab. Andi Wijaya,ST.MM menyampaikan Bahwa,Pemkab Tanggamus menyambut baik atas di selenggarakannya kegiatan tersebut. Beliau menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum yang sangat baik,sebagai upaya pembangunan sub sektor peternakan untuk lebih di tingkatkan dan di kembangkan,
Pengalaman selama ini menunjukan bahwa sub sektor peternakan memegang peranan yang sangat setrategis dalam pembangunan Daerah maupun Nasional.

Peranan tersebut dapat di lihat dari fungsi produk peternakan sebagai penyedia protein hewani yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia, oleh karenanya tidak mengherankan apabila produk produk peternakan di sebut sebagai bahan pembangun dalam kehidupan. Secara hipotetis peningkatan kesejahteraan Masyarakat akan diikuti dengan peningkatan konsumsi produk produk peternakan, yang dengan demikian maka turut menggerakkan perekonomian pada sub sektor peternakan.

Beliau juga menyampaikan bahwa kita telah memasuki bulan Dzulhijjah yang mana bulan ini merupakan bulan yang bersejarah bagi umat Islam dalam bulan ini umat Islam di seluruh Indonesia akan melaksanakan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji di tanah suci, selain Ibadah Haji Umat Islam dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu penyembelihan hewan kurban ini memiliki dua nilai yaitu nilai spiritual dan nilai kemanusiaan, nilai spiritual karena sebagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan nilai kemanusiaan yang termanifestasi dalam pembagian daging kurban kepada fakir miskin dan kaum duafa. Oleh karena itu agar kurban lebih bermakna maka selayaknya dapat memberikan daging yang aman,sehat,utuh dan halal(ASUH) sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Menjelang hari raya Idul Qurban permintaan kebutuhan ternak akan meningkat dari hari-hari biasa. Peningkatan kebutuhan karena patah Hari Raya Kurban tidak lepas pusat perhatian terhadap pemilihan hewan kurban yang perlu dilakukan dengan benar, selain untuk memenuhi keperluan hewan kurban yang berkualitas juga untuk mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis ke manusia yang kemungkinan dibawa oleh hewan kurban tersebut. Maka salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan mengadakan bazar hewan qurban seperti saat ini, sistem penjualan dan harga berdasarkan timbang badan dan yang terpenting ternak yang dijual di jamin kesehatannya karena di bawah pengawasan petugas kesehatan hewan .

Dengan adanya bazar hewan qurban diharapkan dapat memberikan kemudaha kepada Masyarat yang  hendak membeli hewan kurban serta gambaran tentang bagaimana ternak yang sehat dan memenuhi persyaratan, dan selanjutnya dapat menjadi bazar percontohan bagi tempat-tempat penjualan hewan kurban di wilayah kabupaten Tanggamus maupun Provinsi Lampung.
Beliau juga berharap pada masa masa yang akan mendatang, kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ahmadi Sumaryato Anggota Komisi Dua DPRD Lampung, ir FB Karjiono Asisten Dua Bidang Ekonomi dan Pembangunan,  Para Kepala OPD, Para Camat dan Para  Asosiasi Kelompok Ternak  Tanggamus dan seluruh peserta bazar.

Perlu di ketahui bahwa pada kegiatan tersebut Sekda Membeli satu ekor kambing untuk kurban dengan harga Rp. 3.500.000 dan pelaksanaan pemotongannya nanti di di laksanakan di komplek Perumahan Gria Abdi Negara.

FESTIVAL PANGAN BALAK  DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT RI KE 73 TAHUN

FESTIVAL PANGAN BALAK  DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT RI KE 73 TAHUN.

KOTAAGUNG — Pemerintah Kabupaten Tanggamus Melalui Dinas Pariwisata menggelar Acara Pangan Balak dalam Rangka Memperingati Hut RI ke 73 Tahun 2018,bertempat di Taman Wisata Muara Indah Kotaagung, Jumat (10/8).

Turut hadir Penjabat Bupati Ir.  Zainal Abidin, MT., Ketua Anggota DPRD Heri Agus Setiawan, S. Sos, Kasdim 0424 Inf.  Suhada Erwin,  Perwakilan dari Kapolres Tanggamus,  Ketua TP PKK ibu Hartati Zainal Abidin,  Plh.  Sekdakab Fb.  Karjiono,  Asisten tiga Firman Rani, para Anggota DPRD, Para OPD terkait, Para Camat,  serta para Undangan.

Dalam Laporan Kepala Dinas Pariwisata Ibu Retno Noviana Damayanti, disampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan adalah Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  Dinas Pariwisata No:76 Tahun 2016 Tanggal 29 Desember 2016.

Dengan Tema: ” Dengan Festival Pangan Balak Kita Lestarikan Adat Budaya dan Potensi Wisata Kabupaten Tanggamus”.

Adapun maksud dan tujuannya adalah, Festival pangan balak dimaksudkan untuk melestarikan adat dan budaya kabupaten tanggamus dan mendongkrak kepariwisataan kabupaten tanggamus dangan cara menampilkan dan menumbuh kembangkan potensi pariwisata dan melestarikan adat budaya kab.  Tanggamus.

Sedangkan Tujuannya adalah yakni untuk menggali potensi seni dan budaya yg ada di kabupaten tanggamus serta mempromosikan dan memperkenalkan obyek wisata unggulan, melestarikan adat budaya diKabupaten Tanggamus.

Peserta Pangan Balak ini terdiri dari 60 peserta yakni 36 SKPD,  17 dari Kecamatan, instansi vertikal  dan Organisasi Wanita Kab. Tangganus, serta 7 umun dari Pokdarwis (Kelompok sadar wisata) dan sekolah2 diLingkungan Kec. Kotaagung.

Selanjutnya, Festival Pangan  Balak meliputi : Pangan balak, hiburan, lomba pangan balak berupa Penyajian Rasa, nilai Gizi, dan unsur tradisi/ budaya.

Sementara Dalam sambutan  Pj.  Bupati Zainal Abidin, MT. mengatakan bahwa sektor pariwisata merupakan pemicu berkembangnya perekonomian demi meningkatnya pendapatan masyarakat. Ada 4 pilar penting untuk menciptqkan sektor pariwisata yg baik diantaranya: Aksebilitas, Amenitas, Atraksi, dan ansiliari.

Melalui kesempatan yg baik ini, saya minta semua Dinas terkait agar segera ambil peran sesuai dengan tupoksinya untuk memajukan sektor pariwisata Kab. Tanggamus.  Kawasan muara indah ini adalah milik Daerah Kab.  Tanggamus, maka menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memajukan obyek wisata dan kedepan saya berharap lokasi ini menjadi Rest Area dan pusat perekonomian baru diKawasan Kotaagung dan Sekitarnya.

Festival pangan balak yg kita selenggarakan ini mudah-mudahan akan menjadi pemicu kemajuan pariwisata diKab. Tanggamus pada Umumnya dan Muara Indah pada khususnya.

Kembali saya berharap,  dalam kegiatan ini bisa menjadi Event rutin untuk melestarikan adat dan budaya Kab.  Tanggamus dalam menarik para wisatawan dimasa” mendatang demi kemajuan perekonomian serta pembangunan di Kabupaten Tanggamus.

Selanjutnya, untuk para peserta lomba  saya ucapkan selamat berlomba lakukan secara sportif dan penuh dengan kegembiraan,ucapnya.

Adapun nama-nama Pemenang Lomba Festival Pangan Balak adalah.

Untuk OPD

juara 1. Pu, 2.Bappeda,3. Pmd,  untuk juara Harapan OPD 1.PP PA, 2. Dinas Kesehatan, 3. Bkp SDM.

untuk Kecamatan Juara 1. Gisting, 2. Talang Padang, 3. Kotaagung Pusat,  sedangkan untuk juara Harapan kecamatan juara 1. kec.  Ulu Belu, 2. Cukuh Balak, 3. Bulok.

Selanjutnya untuk umum juara:

1.Pokdarwis Waylaan, 2. SUPM, 3. Persit Kodim, dan Untuk juara penampilan terbaik adalah 1. Dinas Ketahan pangan,  2. Kec.  Semaka, 3.Bank Lampung.

KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA DPD RI & TEAM ROMBONGAN PT. BIO PILAR

Kotaagung Timur – Bertempat di ruang rapat Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin menerima Kunjungan Kerja Reses Anggota DPD RI Anang Prihantono bersama Rombongan PT. Bio Pilar Utama dipimpin Direktur Utama Supratikno, Kamis (9/8/2018).

Anggota DPD-RI Anang Prihantoro fasilitasi pengembangan produk lokal air mineral asal Tanggamus Wayku agar bisa berkembang dan menjadi produk kenamaan dan kebanggaan bagi masyarakat Tanggamus dan Lampung.

Anang Prihantoro menyampaikan, ide untuk memfasilitasi produk unggulan Wayku tersebut muncul pada saat ia melakukan reses pada Bulan Mei lalu, yang mana saat itu ia melihat ada produk unggulan di Tanggamus yakni Wayku yang seharusnya menjadi produk unggulan, dan muaranya bisa memberdayakan masyarakat dan mengangkat nama Tanggamus sebagai pusat sumber air yang luar biasa.

“Kita ingin fasilitasi supaya di Upgrade, baik itu manajemen, SDM dan Tekhnologinya, supaya betul-betul dari Tanggamus keluar produk unggulan, bukan hanya untuk kepentingan Tanggamus saja tetapi untuk Provinsi Lampung,”

Ia menambahkan, Wayku semestinya menjadi raja produk air mineral di Lampung, pemasarannya bisa menyebar di tempat umum di Provinsi Lampung, seperti Bandara, Stasiun Kereta Api, dan Pelabuhan Bakauheni. Dan jika itu telah berjalan tentunya sektor pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Dan mimpi itu tidak mungkin terlaksana, apabila tidak digerakan oleh seluruh kekuatan.

“Saya datang ke Tanggamus ini untuk menjembatani semua pihak yang berkepentingan dan berkompeten, bagaimana agar Wayku ini dapat lebih maju dan berkembang, dan saya akan memantau terus perkembangannya supaya kedepan ada progres dan bisa direalisasikan,”ujarnya.

Sementara itu Pj. Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin, menyampaikan. Kedepan mimpi bangga akan produk lokal dan kemandirian produk lokal bisa saja diwujudkan, karena melihat sumber air yang sangat bagus di Tanggamus terlebih air merupakan kebutuhan pokok.

“Melihat potensi air yang sangat luar biasa ini masa kita tidak bisa menciptakan kebanggaan, bagaimana Wayku ini menjadi produk yang unggul kedepannya,”tandasnya.

Kemudian acara di lanjutkan Mengunjungi secara langsung ke tempat produksi Air minum way ku di Pekon Kampung baru Kecamatan Kotim.

Turut hadir dalam Acara tersebut Asisten 3 Firman ranie, Ketua Dewan Kab. Tanggamus Heri agustiawan, dan para kepala OPD.

Pj. Bupati Lepas Lomba Gerak Jalan Peringatan HUT RI ke 73

Kota Agung – Kamis (9/8/18) Pj. Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin, MT., Membuka sekaligus melepas peserta Lomba Gerak Jalan Dalam Rangka Memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 73 di Kabupaten Tanggamus, yang ditempatkan di Lapangan Merdeka Kota Agung. Lomba ini diikuti oleh 1.200 siswa atau 39 regu se-Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Dalam arahannya Pj. Bupati menyampaikan agar para peserta dapat mengisi kegiatan peringatan Ulang Tahun RI yang ke 73 ini dengan semangat perjuangan sebagaimana yang dilakukan oleh para pahlawan. “Bagaimanapun juga tanpa perjuangan para pahlawan, mungkin kita tidak dapat merasakan nikmat bersekolah, bekerja seperti saat ini. Untuk itu saya menghimbau kepada para peserta agar selain tetap rajin belajar dan berolahraga juga mengembangkan semangat sportifitas,” ujarnya.

Turut mendampingi Pj. Bupati, Asisten III Bidang Administrasi Drs.Firman, Kadis Pendidikan Drs. Aswin Dasmi serta Camat dan Uspika Kecamatan Kota Agung. (Firman-Kominfo)

KEGIATAN PEMBINAAN POLITIK KEPADA ORGANISASI KEPEMUDAAN

Gisting- Kabupaten Tanggamus melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) melakukan kegiatan Pembinaan Politik (BINPOL) kepada organisasi kemasyarakatan pemuda(OKP) Se kabupaten Tanggamus Tahun 2018, Kegiatan yang bertema meningkatkan peran serta Organisasi kemasyarakatan pemuda dalam menjaga stabilitas politik,  pertahanan dan keamanan demi kelancaran pembangunan daerah dan demi Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut di laksanakan di Aulan Hotel Hosanah Gisting pada kamis siang (08/09/2018).

Maksut dan tujuan diadakannya kegiatan tersebu adalah sebagai upaya Pemkab Tanggamus dalam menjaga stabilitas politik pertahanan dan keamanan di daerah dan untuk meningkatkan kapasitas dan peran organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam mendukung kelancaran pembangunan di daerah dan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan materi dyang di sampaikan,
1. Keberadaan peran organisasi kemasyarakatan Pemuda   (OKP) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Peran organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dalam menjaga stabilitas politik daerah demi kelancaran pembangunan di Kabupaten Tanggamus.
3. Peran organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam menjaga pertahanan dan keamanan di daerah demi kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadiri dalam kegiatan pembinaan tersebut Kasdim 0424  Tanggamus Erwin Suhada,Ketua Komisi 1 DPRD Tanggamus Sumiati, Kapolsek Talang Padang  Yofi Kurniawan Mewakili Kapolres Tanggamus,Kepala Kajari Tanggamus yang di wakili  Kasi Intel kacabjari Talang Padang Wagimin dan kurang lebih 50 pesrta pembinaan yang berasal dari perwakilan ormas pemuda SeKabupaten Tanggamus.

Dalam Sambutan  tertulis Pj. Bupati Tanggamus yang dalam kesempatan tersebut di bacakan langsung oleh kepala  Kantor Kesbang Pol Tanggamus Drs. Ajpani, M.M. yang juga sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat merupakan dari bagian hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,  dalam menjalankan kebebasan tersebut setiap orang wajib menghormati hak asasi dan kebebasan orang lain dalam rangka tertip hukum serta menciptakan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsadan bernegara.

Organisasi kemasyarakayan pemuda(OKP) dengan segala bentuknya hadir dan berkembang sejalan dengan sejarah perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Negara Republik Indonesia organisasi pemuda yang berhimpun dari seluruh penjuru nusantara dan berikrar melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan wadah utama pergerakan kemerdekaan Negara Republik Indonesia, peran dan rekam jejak organisasi pemuda yang telah berjuang secara ikhlas dan sukarela tersebut mengandung nilai sejarah dan merupakan aset bangsa yang sangat penting bagi perjalanan bangsa dan negara.

Dinamika perkembangan ormas kepemudaan dan perubahan sistem pemerintah membawa paradigma baru dalam tata kelola organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, pertumbuhan jumlah ormas kepemudaan dalam kehidupan demokrasi makin menuntut peran fungsi dan tanggung jawab ormas untuk berpartisipasi dalam upaya mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia dan pelaksanaan pembangunan nasional di daerah serta menjaga dan memelihara keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peningkatan peran dan fungsi ormas kepemudaan dalam pembangunan memberi konsekuensi pentingnya membangun sistem pengelolaan Ormas yang memenuhi kaidah Ormas yang sehat sebagai organisasi nirlaba yang demokratis profesional Mandiri transparan dan akuntabel, pada tahun 2018 ini kita telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu penyelenggaraan Pemilukada secara serentak di antaranya memilih bupati dan wakil bupati Tanggamus dan pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Lampung yang Alhamdulillah telah berlangsung secara wajar demokratis dan aman dan pada tahun 2019 nanti kita akan melaksanakan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif yang kita sama-sama berharap dapat berjalan dengan lancar demokratis.
Dinamika politik pada penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut tentunya membawa konsekuensi pada kompetensi politik dan kelembagaan pendapat serta pilihan yang berbeda beda di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Konsekuensi tersebut jika tidak kita kelola dengan baik maka dapat berpotensi pada konflik antar individu dan antar kelompok masyarakat terlebih seiring perkembangan teknologi informasi, telah membentuk pola interaksi sosial yang sangat bebas di sosial media. Untuk itu menjadi petugas kita bersama seluruh komponen anak bangsa khususnya partai politik dan organisasi kemasyarakatan untuk sama-sama berperan aktif menjaga dan mengelola kehidupan demokrasi yang sehat agar penyelenggaraan pesta demokrasi dapat berlangsung dengan penuh Sukacita demokratis dan aman dalam rangka upaya menjaga dan memelihara stabilitas politik pertahanan dan keamanan di daerah Kabupaten Tanggamus.
Beliau menyambut baik kegiatan pembinaan politik pada organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang diselenggarakan oleh kantor Kesatuan Bangsa dan Politik kesebangpol Kabupaten Tanggamus semoga materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat menambah wawasan dan semangat baru bagi para pengurus dan aktivis ormas Kemudian untuk lebih berperan secara aktif dalam pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara serta tetap setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

DINAS LINGKUNGAN HIDUP ADAKAN SOSIALISASI PROGRAM ADIPURA

GISTING — Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Lingkungan Hidup adakan Sosialisasi Program Adipura Kabupaten Tanggamus Tahun 2018,bertempat diAula Serumpun Padi  Kecamatan Gisting. Rabu ( 8/8).

Dengan Tema ” Komitmen bersama untuk mewujudkan Tanggamus yang Bersih Nyaman Sehat dan Indah”.

Turut hadir  Pj.  Bupati Tanggamus yang diwakili  oleh Burdani,  SH.  staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik,  Syamdjuniston, SH.MM. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Para Perwakilan OPD Terkait,  Camat Gisting, Kotaagung dan Kotaaagung timur atau yg mewakili,  Narasumber Kemas Amin Yusfi, ST. MM,Sekretaris LH Tanggamus,  serta para Peserta Sosialisasi.

Dalam Laporan Kadis Lingkungan Hidup Syamdjuniston, disampaikan bahwa Dasar Kegiatan ini adalah UU No. 32 Tahun 2009 ttg Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,  Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2012 ttg Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah sejenis sampai rumah tangga., serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.  53 Tahun 2016 ttg Pedoman Pelaksanaan Program Adipura.

Tujuannya adalah, untuk mendorong kepemimpinan pemerintah Kabupaten/Kota dan membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha dengan pemberian penghargaan Adipura untuk mewujudkan wilayah yg berkelanjutan secara ekologis  sosial dan ekonomi.

Adapun materi Pembelajaran yang diberikan antara lain,  seperti Pengertian Adipura, Pengelolaqn Sampah (Kebersihan) dan RTH dilanjutkan diskusi.

Peserta Sosialisasi Adipura sebanyak 25 orang, yang terdiri dari OPD Pihak sekolah,Bank Sampah  dan TPS 3r yg terkait langsung dengan titik Pantau Adipura.

Sementara dalam sambutan Pj.  Bupati  Tanggamus yg diwakili oleh Staf Ahli  Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Burdani, SH., disampaikan Program Adipura merupakan langkah nyata dalam memberikan Perlindungan terhadap lingkungan serta mewujudkan terciptanya kesejahteraan hidup menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan serta mendorong Pemerintah Daerah dan Masyarakat untuk mewujudkan Kota bersih, Indah dan Nyaman.

Sosialisasi Adipura ini diadakan dengan maksud persamaan persepsi baik dari segi pemikiran, pandangan konsep serta gagasan untuk perbaikan, pembenahan sehingga mencapai kondisi optimal serta menguatkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan lingkungan yg bersih, teduh, aman dan tertib yg menjadi harapan kita semua.

Selanjutnya,  Bicara tentang Lingkungan Bersih ,teduh aman dan tertib saya sangat memahami bahwa semua itu tidak semudah yg kita ucapkan namun semua itu perlu komitmen kita bersama baik Pemerintah, dunia  usaha dan Masyarakat ,Ucapnya.

Seminar Kepenulisan dan Launching Buku 18 Penulis Tanggamus

 

Gisting- Kabupaten Tanggamus bersama Global potensi mengadakan Seminar Kepenulisan dan Launching Buku 18 Penulis Tanggamus dengan tema mengembangkan literasi menuju Guru berprestasi yang di selenggarakan di Aulan Serumpun Padi Selasa – (07/08/2018) jam 09.00 Wib.

Dimana di ketahui ke 18 penulis adalah hasil monitoring dari menulis onlain (MMO) yang di monitori oleh Brily Agung, dan MMO tersebut di selelenggaran oleh Pemkab Tanggamus Tahun 2017 yang di pelopori oleh Ibu Yeni Ernani (Growing Fun Inspirator).

Dalam sambutan Ketua Persatuan  Guru Republik  Indoneseia (PGRI) KabupatenTanggamus yang dalam kesempatan tersebut di sampaikan oleh Sekretaris  PGRI  Haris Istanto M.Pd  menyampaikan penulis-penulis kebanggaan PGRI Kabupaten Tanggamus telah membuat buku-buku yang beraneka ragam baik fiksi maupun nonfiksi dan merupakan perintis guru penulis di kabupaten Tanggamus Kompetensi profesional adalah kemampuan guru dalam penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dalam standar nasional pendidikan (SNP). Oleh karena itu guru harus menguasai disiplin ilmunya yang ditandai oleh.
1. penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan isi program satuan pendidikan, mata pelajaran dan kelompok mata pelajaran yang akan diampu.
2. Penguasaan konsep dan metode disiplin keilmuan,teknologi,atau seni yang relevan yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan,mata pelajaran dan kelompok mata pelajaran yang akan diampu.
Atas dasar itulah mestinya guru menjadi penulis baku, guru profesional tentu diukur dengan kemampuannya menjadi teladan bagi para murid karena beragam kreativitasnya dengan memiliki gerakan keunggulan tersebut guru mampu memosisikan dirinya sebagai pribadi yang layak dipercaya dan diteladani oleh peserta didiknya, jika guru sudah diteladani oleh peserta didiknya maka pelajaran bermakna pun mampu dilakukan nya, dalam momen inilah tujuan pembelajaran dapat diraih secara maksimal tak lain karena gurunya mampu menulis buku dari kegemarannya membaca dan kelak muridnya akan mengenangnya sebagai guru yang syarat inspirasi motivasi dan teramat dicintai murid-muridnya.

Menulis dalam hal ini adalah menyampaikan sesuatu dalam bentuk bahasa tulis dengan tulisan tangan maupun mesin ketik, isi tulisan boleh jadi berupa pendapat Gagasan dan pemikiran seseorang hasil tulisan seseorang minimal untuk dibaca sendiri dan menulis dengan tujuan  untuk diketahui dan dibaca oleh orang lain jauh lebih baik dan akan bermanfaat untuk diri sendiri juga  untuk  orang lain. Selain itu menulis juga menjadi sumber inspirasi dalam hidup atau bagi penulis lain yang dibutuhkan media tertentu misalnya media massa cetak dan internet beberapa manfaat menulis adalah menciptakan jembatan berkomunikasi dengan diri sendiri maupun orang lain kebiasaan menulis akan mengasah dan mempertajam kemampuan diri sendiri dalam berbahasa tulis dan menulis akan membantu orang lain dalam menghadapi dan memecahkan suatu masalah yang sedang dihadapi orng lain dan menulis juga dapat meningkatkan daya ingat nalar seseorang dan melatih ketajaman untuk berkonsentrasi. Kemampuan menulis menjadi sebuah prestise dan prestasi kegiatan menulis mendatangkan kepuasan batin dan menulis akan menambah pengetahuan dan wawasan seseorang.

Kedelapan belas penulis tersebut dan Judul buku tersebut adalah sebagai berikut : Edi Mustofa (Khutbah Jum’at), Haris agus Istanto (Ragam Model dan Metode Pembelajaran), Alamin labis ( Tanggamus Bumi Wisata dan Pendekatan BSPM), Kurnia Sai Utami(Dulilah Untuk Gerakan Literasi Indonesia),Mijiono Sukartini (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat), Enita(Nikmatnya Menulis Laporan PTK),Suroso(Lingkungan Sebagai Surga media Pembelajaran),Tri Wahyuni(Lentera Tak kan Pernah Padam),Jumitri(Jurus Jitu BerPTK),Dian Resti(Langit Tanpa Senja),Chamduana Tri Saputra(Guru Zaman Now),Puspita Vemilia Sari(Beri Aku Sepotong Awan),Sri Utami(Jurus Praktis PTK) Nasrulloh(Kupas Tuntas Senam Tanggamus dan 46 Puisi Anak),Vina Nurmala Depi(Jangan Didik Anak dengan Cara Biasa) ,Jamastuti(Aku Kapur dan Papan Tulis),Deswandi(Jangan Takut Bermimpi).

Sementar dalam sambutan tertulis Bupati Tanggamus yang dalam kesempatan tersebut di sampaikan oleh sekertaris Dinas Pendidikan Rahman Husin, S. Sos yang juga membuka kegiatan tersebut
Menyampaikan, terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada panitia dan para nara sumber atas terlaksananya seminar tersebut,
Dan mudahmudahan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dalam hal penulisan buku buku ilmiah maupun buku populer.

Membaca dan menulis adalah cara efektif menambah informasi dan pengetahuan seseorang terutama para guru,  aktivitas membaca dan menulis dapat meningkatkan pengetahuan tenaga pengajar dengan catatan rajin membaca dan menulis niscaya akan banyak pengetahuan yang di peroleh dan ini sangat penting bagi tenaga pengajar.

Sungguh sangat baik jika guru mampu menulis sebuah buku dan dapat bermanfaat bagi pengetahuan orang lain, sebenarnya guru mengajarkan keilmuan tertentu kepada anak didiknya secara lisan.

Jika guru menjadi seorang penulis buku makan ia akan menjasi seorang yang hebat karna mampu mengajarkan keilmuan secara lisan maupun tulisan, Guru adalah tokoh profesi mendidik yang berkiprah dalam bidang kepenulisan, dari segi waktu dan  kesempatan terbuka lebar dengan memilih topik yang bisa di geluti sehari hari, seperti permasalahan bembelajaran,isu pendidikan, kebijakan pemerintah, bahkan menulis tulisan yang bersifat rekreatif dalam berbentuk sastra.

Di era teknologi modern sekarang guru di tuntut berwawasan dan berpengetahuan luas di samping melaksanakan tugasnya,maka guru harus melek dan tidak gabtek teknologi, Khususnya teknologi informasi,

Beliau berharap agar para guru yang mengikuti seminar tersebut agar dapat mengikuti kegiatan tersebut  dengan baik karna banyak pengetahuan yang dapat di peroleh dan bermanfaat bagi para guru.

Hadir dalam acara tersebut Sekertaris Dinas Pendidikan Rahman Husini, S. Sos. beserta jajaran Dinas Pendidikan, dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Supriyanto, M. Pd., perwakilan Dinas Pariwisata , kepala  UPT Pendidikan, Sekertaris PGRI Tanggamus Haris Istanto, M. Pd. Pembina Yayasan Gelobal Potensi Zulwani,SH,MH, Yeni Ernaini ( pemateri), Para Kepala Sekolah Dewan Guru peserta seminar.

Pj. Bupati Lepas 271 Jemaah Calon Haji Tanggamus

KOTAAGUNG–Sebanyak 271 Jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Tanggamus yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 49 dilepas keberangkatannya menuju tanah Suci Mekkah oleh Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin di Aula Islamic Center Kotaagung, Selasa (7/8).

Turut hadir dalam acara pelepasan Kepala Kemenag Tanggamus Murdi Amin, Dandim 0424 Kol Arh. Anang Hasto Utomo yang merupakan tim pendamping haji daerah (TPHD), Wakapolres Tanggamus Kompol Andik Purnomo, Kasdim 0424 Mayor Inf Suhada Erwin, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie dan sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Kepala Kemenag Tanggamus, Murdi Amin dalam laporannya menyampaikan total JCH Kabupaten Tanggamus sebanyak 277 jamaah dengan rincian laki laki 117 orang dan wanita 160 orang, dengan dua kali pemberangkatan,pertama kloter 49 sebanyak 271 orang bergabung dengan jamaah asal Kota Metro dan Bandar Lampung, jamaah nanti diterima di Asrama Haji Rajabasa pukul 14.00 WIB, minap sehari lalu keesokan harinya diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Arab Saudi.

“JCH yang tergabung dalam Kloter 49 Maktab diwilayah Wilayah Syisyah. Sementara kloter 57 sebanyak 6 jamaah tergabung dengan rombongan Way Kanan, Lampung Barat, Lampung Utara, Metro, Tulang Bawang, Pringsewu Pesisir Barat, Lampung Timur dan Lampung Tengah berangkat 12 Agustus, “kata Murdi Amin.

Sementara itu Pj Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, mengimbau agar para JCH menjaga kesehatan. Sebab kondisi cuaca yang berbeda dengan Indonesia.

“Harapannya jaga kesehatan sebab jemaah harus jalani rangkaian tahapan ibadah dan itu memerlukan kesehatan dan kekuatan fisik. Kemudian ikuti apa yang diintruksikan pembimbing disana, semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, “kata Zainal.