Wabup Buka Kegiatan Basic Training HMI Kabupaten Tanggamus

Wabup Buka Kegiatan Basic Training HMI Kabupaten Tanggamus

Kota Agung — Wakil Bupari Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag.  menghadiri kegiatan Basic Training / Latihan Kader 1 (LK-1) yang diselenggarakan HMI Cabang Bandar Lampung di Aula Islamic Center Kota Agung, Minggu malam (6/1/19).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Kominfo Tanggamus diwakili Kabid Statistik HM. Syaifudin Zuhri, Kepala Kantor Kesbangpol diwakili Kasi Ketahanan Antoni Hasan, Alumni HMI Provinsi Lampung HM. Salamun, Ketua HMI Cabang Bandar Lampung Husni Mubarok, Ketua Panitia Persiapan Pembentukan HMI Cabang Tanggamus Trias Andika, dan Kepala STEBI Kota Agung.

Dalam laporannya, Trias Andika mengatakan bahwa Latihan Kader HMI bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada calon kader HMI dan sebagai persiapan pembentukan Kepengurusan HMI Cabang Tanggamus.

Sementara Husni Mubarok dalam sambutannya menyampaikan bahwa dibentuknya Kepengurusan HMI Cabang Tanggamus, adalah sebagai upaya turut berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Mengingat selain peran pemerintah, juga diperlukan peran serta elemen masyarakat dalam upaya mensejahterakan masyarakat, dan mahasiswa yang merupakan bagian dari kelompok, intelektual muda berkewajiban berperan aktif dalam hal tersebut,” ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya, Husni juga secara resmi membuka Kegiatan Latihan Kader (LK 1) HMI yang dilaksanakan.

Sedangkan Salamun, mewakili Alumni HMI, yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Tanggamus Periode 2009-2014, menyampaikan bahwa sebagai Alumni HMI, dirinya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan LK 1 HMI Persiapan Cabang Tanggamus.

“Dengan keberadaan Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Tanggamus, maka aktifitas mahasiswa tidak hanya konsentrasi pada pembelajaran akademik saja. Namun perlu diimbangi dengan kegiatan ekstra yang positif dan dapat membangun karakter kepemimpinan dimasa yang akan datang,” katanya.

Sementara Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai kaum intelektual muda saat ini dituntut untuk menjadi agen perubahan yang harus sensitif terhadap tantangan jaman. Pergerakan organisasi mahasiswa, khususnya organisasi mahasiswa Islam harus mampu mawas diri terhadap segala dinamika sosial dan politik yg berkembang, sehingga tidak terjebak kepada kepentingan kelompok atau interest group yang semu.

Wabup melanjutkan, pembelajaran kepemimpinan tidak harus berada dilingkungan kampus saja, tetapi juga pada realitas kehidupan sosial kemasyarakatan yang dapat menjadi pembelajaran kepemimpinan yang sesungguhnya. Dengan mengedepankan prestasi untuk kepentingan masyarakat dan bangsa, dan bukan terjebak pd polemik yg mengakibatkan konflik.

“Kita semestinya menyadari bahwa perbedaan itu adalah kodrat, untuk itu bangsa kita yang dikaruniai dengan keberagaman, selayaknya perlu disyukuri dengan saling menjaga harmonisasi dan toleransi, khususnya di Kabupaten Tanggamus yang kultur masyarakatnya majemuk,” kata Wabup.

Wabup juga menambahkan, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus telah membentuk Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika, yang menghimpun keterwakilan golongan, suku dan etnis yang ada. Untuk bersama-sama turut serta membangun dan memajukan Kabupaten Tanggamus.

Pelatihan sendiri diikuti oleh 58 orang peserta, yang terdiri dari 18 orang kader HMI Persiapan Cabang Tanggamus, dan 40 orang kader HMI Cabang Bandar Lampung. (Kominfo/Manzori)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *