Perayaan Tahun Baru, Dinkes Tanggamus Buka Posko Kesehatan di Sejumlah Objek Wisata

Perayaan Tahun Baru, Dinkes Tanggamus Buka Posko Kesehatan di Sejumlah Objek Wisata

Tanggamus — Sudah menjadi kebiasaan setiap gelaran tahun baru, sejumlah objek wisata banyak di kunjungi oleh masyarakat. Baik untuk merayakan tahun baru maupun untuk menikmati keindahan alam dan kebersamaan dengan keluarga, teman atau kerabat.

Namun demikian, kebahagiaan dan kebersamaan tersebut bukan tidak mungkin terganggu akibat adanya musibah atau gangguan kesehatan para wisatawan yang sedang berada di lokasi wisata.

Oleh karena itu Pemkab Tanggamus melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menurunkan Tim Kesehatan ke sejumlah objek wisata Kabupaten Tanggamus.

Dalam pelaksanaannya, Tim membuka Posko Kesehatan di setiap objek wisata. Dengan melayani keluhan kesehatan dan penanganan atas kemungkinan cidera atau musibah yang dialami wisatawan di lokasi wisata.

Kasi Yankes Dinas Kesehatan Bariyanto, mewakili Kadis Kesehatan Sukisno, mengatakan program ini dilakukan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Program ini merupakan program Dinas Kesehatan, untuk lebih memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tidak hanya di fasilitas kesehatan pemerintah atau di lokasi bencana, namun di objek wisata juga kami siap melayani masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

“Dari laporan Tim Kesehatan di seluruh objek wisata, tidak ditemukan keluhan kesehatan yang berarti atau cidera dan musibah. Bahkan di beberapa objek wisata pantai, nyaris tanpa pengunjung, karena masyarakat masih takut dengan ancaman tsunami,” tandasnya.

Wabup Kunjungi Pospam Natal dan Tahun Baru Rest Area Gisting

Wabup Kunjungi Pospam Natal dan Tahun Baru Rest Area Gisting

Gisting — Selasa sore (1/1/18) Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, meninjau Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Rest Area Gisting.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup diterima Kasat Narkoba Polres Tanggamus Iptu. Anton Saputra, yang juga sedang berkunjung ke Pos tersebut.

Selain menanyakan sejumlah kendala dan kondisi pengamanan yang dilaksanakan, Wabup juga berterimakasih kepada petugas Pos setempat. “Baik, terima kasih kepada pihak Polri, TNI serta petugas Pos lainnya, yang telah melaksanakan pengamanan natal dan tahun baru, sehingga berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Usai meninjau Pos, Wabup juga mengunjungi Rest Area Taman Gisting. Ditempat ini Beliau berkomunikasi dengan pengelola dan pengunjung Rest Area Taman Gisting. “Gimana wifi-nya, bagus nggak,” tanya Wabup. “Bagus pak,” jawab salah seorang pengunjung.

Wabup juga menyempatkan diri untuk mensupport kegiatan yang tengah dilaksanakan oleh Paguyuban Musik Tanggamus (PAMUS) yang tengah menggelar pagelaran musik untuk menghimpun donasi bagi korban tsunami.

“Saya support kegiatan ini, saya apresiasi dan berterima kasih kepada rekan-rekan PAMUS, yang telah peduli untuk membantu korban tsunami,” ucapnya.

Tak lupa Wabup juga memberikan sumbangan dana melalui penggalangan donasi tersebut.

Perayaan Tahun Baru 2019, Pemkab Tanggamus Gelar Istiqosah, Tabuh Bedug dan Hadroh

Perayaan Tahun Baru 2019, Pemkab Tanggamus Gelar Istiqosah, Tabuh Bedug dan Hadroh

KOTA AGUNG — Tabuhan bedug serta lantunan qasidah dan hadroh mengawali pergantian Tahun 2018 ke Tahun 2019, yang digelar oleh Pemkab Tanggamus di Taman Kota Ir. Soekarno, Kota Agung, (1/1/19).

Sebelumnya Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani bersama Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Wakapolres Kompol Andik Purnomo Sigit, Kasdim Mayor Inf. Suhada Erwin, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafii, serta Asisten dan Kepala OPD, menyambangi lapak jajanan tradisional yang dijajakan di tenda-tenda.

Dalam sambutannya menjelang detik-detik pergantian tahun, Bupati menyampaikan agar pergantian tahun baru 2019 menjadi momentum untuk introspeksi diri dan juga bermuhasabah. “Kaitannya dengan sejauh mana capaian-capaian yang telah diberikan kepada Kabupaten Tanggamus serta bangsa dan negara. Dengan evaluasi kita akan dapat memperbaiki diri kita. Kita tinggalkan yang buruk-buruk dan kita tingkatkan yang baik-baik. Dan Mudah-mudahan kita selalu dapat menjaga soliditas dan kekompakan diantara kita semuanya dalam kondisi aman tertib dan kondusif di Kabupaten Tanggamus,” ucap Bupati.

Beliau juga menyampaikan secara bertahap akan terus melakukan pembangunan di berbagai sektor, baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan termasuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Keberhasilan serta capaian saat ini lanjutnya bukan semata keberhasilan Pemkab Tanggamus, akan tetapi merupakan keberhasilan seluruh komponen yang terlibat didalamnya termasuk masyarakat. Akan tetapi dibalik itu semua ia berharap semua miliki tanggung jawab untuk menjaganya,” tambahnya.

“Saya dengan Wakil Bupati, pak Hi. AM. Syafi’i,  terus berkomitmen mengimplementasikan 55 AKSI ASIK. Saya mohon doanya tahun 2019, 55 AKSI ASIK itu bisa dipersembahkan kepada masyarakat, ujarnya.

Bupati juga menjelaskan konsep acara pergantian tahun yang kali ini berbeda. “Ini memang sengaja dikemas lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah, jauh dari kesan hura-hura dan menyuguhkan musik yang bernuansa islami. Dengan harapan Kabupaten Tanggamus mendapat lindungan dari Allah SWT,” pungkasnya.

Tampak hadir seluruh Kepala OPD beserta jajarannya, serta masyarakat Kota Agung dan sekitarnya yang antusias dalam memeriahkan perayaan Tahun Baru 2019.

Sebelumnya pada siang hari (31/12/19), Pemkab Tanggamus juga menyelenggarakan Istiqosah dan Pengajian di Masjid Nurul Faizin, Komplek Islamic Centre, Kota Agung, dengan menghadirkan Penceramah Ustad Zacky Mirza dari Jakarta.

Acara ini digelar sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan selama ini, serta berdoa kepada Allah SWT agar Kabupaten Tanggamus dijauhkan dari musibah dan bencana serta diberikan keselamatan dan kebaikan di Tahun 2019. Dengan tema “Melalui Istighosah kita jadikan landasan spritual untuk membangun kehidupan yang agamis, sejahtera, inovatif dan kondusif.”

Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan hura-hura dalam merayakan pergantian tahun. “Apalagi saat ini Indonesia sedang berduka, sebab baru saja ada bencana Tsunami, tidak hanya Banten dan Lampung Selatan yang terdampak, Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan juga terdampak,” ujarnya.

“Duka mereka tentu duka kita semua, maka dari itu sebagai wujud empati, agar kiranya masyarakat tidak melakukan hal yang sifatnya hura-hura. Mari kita isi dengan kegiatan bermanfaat dan barokah dan mari kita bersama-sama berdoa agar Tanggamus dijauhkan dari mara bahaya dan malapetaka,” ujarnya.

Sementara Ustadz Zacky Mirza dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa mahkotanya manusia itu adalah sehat. Tapi sehat sendiri ada dua kategori, pertama sehat walafiat dan sehat walmaksiat. “Yang namanya sehat walafiat itu anggota tubuh sehat untuk ibadah dijalan Allah, tapi kalau anggota tubuh sehat namun untuk berbuat maksiat seperti ngomongin orang itu namanya walmaksiat,” ujarnya.