Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD APBD Tahun 2O19

Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD APBD Tahun 2O19

Kota Agung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Tanggamus dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan, Persetujuan DPRD dan pendapat akhir Kepala Daerah terhadap Rancangan APBD Kabupaten Tanggamus tahun 2019, Kamis (29/11).

Rapat yang dihadiri 38 anggota DPRD Tanggamus tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan dan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Forkopimda, Sekdakab Hamid H. Lubis, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan Camat dilingkup Pemkab Tanggamus serta sejumlah undangan, unsur Ormas dan Insan Pers Kabupaten Tanggamus.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Tanggamus, Pahlawan Usman dalam laporannya mengatakan, bahwa penyampaian Bupati mengenai rencangan APBD 2019 pada 7 November lalu sudah dibahas antara Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Pahlawan juga menjelaskan komposisi RAPBD yang telah dibahas bersama.
“Rancangan APBD Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2019, pendapatan Rp 1,806 triliun dan belanja Rp 1,803 triliun dengan komposisi tersebut terdapat surplus Rp 3,2 miliar, kemudian pembiayaan netto Rp 3,2 miliar sehingga silpa Rp 0,” jelasnya.

Usai membacakan laporan, Pahlawan menyerahkan hasil pembahasan ke Bupati Tanggamus dan Pimpinan DPRD Tanggamus. Selanjutnya Pimpinan Rapat Heri Agus Setiawan bertanya kepada Anggota DPRD yang hadir, apakah menyetujui rancangan perda tentang APBD tahun 2019 tersebut, yang disambut jawaban setuju secara serentak dari Anggota DPRD.

Sementara, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam pendapat akhirnya menyampaikan, APBD Tahun Anggaran 2019disusun dan disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan
keuangan daerah, dalam kurun waktu satu tahun.

“Tentunya hal ini disesuaikan juga dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanggamus yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus tahun 2018-2023,” ujarnya.

Sidak di dua Kecamatan : Wabup Minta ASN Bersyukur

Sidak di dua Kecamatan :
Wabup Minta ASN bersyukur

Talang Padang — Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., kembali melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke dua instansi pemerintahan Pemkab Tanggamus. Kali ini ke Kantor Camat Talang Padang, dan Puskesmas Rawat Inap Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kamis (29/11/18).

Dalam sidak tersebut Wakil Bupati mengapelkan seluruh ASN yang hadir dan memberikan arahan. Dalam arahannya beliau berpesan agar para ASN setempat dapat menjaga dan meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan melaksanakan pelayanan dengan pelayanan RATU kepada masyarakat.

Selain itu beliau juga memberikan motivasi dan pesan agar para ASN mensyukuri nikmat Allah SWT, terutama yang sudah berstatus PNS. “Saya berpesan kepada para PNS agar dapat mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan. Karena diluar sana ribuan orang menginginkan atau masih mengantri berebut jadi PNS. Dalam bentuk meningkatkan kedisiplinan dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan berpedoman pada pelayanan RATU,” katanya.

Dalam sidak tersebut Wakil Bupati tanpa didampingi pejabat terkait, hanya didampingi oleh ajudannya Rico.

Sosialisasi penguatan DPD LPM Kabupaten Tanggamus 2018

Sosialisasi penguatan DPD LPM Kabupaten Tanggamus 2018.

Ulu belu – Rabu pagi 28 November 2018 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Menggelar Sosialisasi penguatan Dewan pengurus Daerah (DPD) Lembaga prmberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Tanggamus Tahun 2018 yang di Pusatkan di Balai Pekon, Pekon Datarajan Kecamatan Ulubelu.

Dalam Sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa Idham Khalid AZ, SH, MM yang di Wakili oleh Kabid bina lembaga dan pengembangan partisipasi Evi yunianty, SE. MM menyampaikan Sesuai dengan peraturan Menteri Dalam negeri No 05 Tahun 2007 sebagaimana telah di ubah melalui peraturan Menteri Dalam negeri No 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakat Desa (LKD) adalah wadah partisipasi sebagai mitra pemerintah desa ikut serta dalam perencanaan, prlaksanaan dan pengawasan pembangunan serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa. Sedangkan Lembaga Adat Desa (LAD) adalah Lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli desa yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat desa.

Untuk itu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengelolaan dan pemahaman bagi pelaksanaan kelembagaan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) agar dapat berperan aktif dalam pembangunan pekon yang mengacu pada undang-undang No 06 Tahun 2014 tentang dana Desa.

Harapan kami setelah diadakannya kegiatan ini, agar Bapak/ibu mengetahui peran atau tugas kelembagaan LPM dalam membantu peningkatan pembangunan di Kabupaten Tanggamus khususnya di Pekon Datarajan Pungkasnya.

Kemudian Dalam sambutan camat Ulu belu Arpin menyampaikan Selamat datang untuk rombongan dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus camat berpesan kepada seluruh anggota peserta sosialisasi untuk benar-benar menyerap Ilmu yg akan di sampaikan oleh Pemateri nanti.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Ulu belu Arpin, Pemateri Sutrisno (Sekretaris DPD LPM Kab. Tanggamus), Kepala pekon Datarajan sodri, dan para peserta Sosialisasi penguatan DPD LPM.

Wabup Sidak Dua Instansi di Cukuh Balak

Wabup Sidak Dua Instansi di Cukuh Balak

Cukuh Balak – Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., kembali melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke dua instansi pemerintahan di Kecamatan Cukuh Balak, yaitu Puskesmas Rawat Inap Cukuh Balak dan Kantor Kecamatan Cukuh Balak, Rabu (28/11/18).

Dalam sidak tersebut Wakil Bupati berpesan kepada para ASN dan Pegawai Puskesmas dan Kecamatan Cukuh Balak untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu beliau juga memberikan motivasi dan pesan agar para ASN mensyukuri nikmat Allah SWT, terutama yang sudah berstatus PNS. “Saya berpesan kepada para PNS agar dapat menjadi manusia yang mensyukuri akan nikmat Allah yang telah diberikan pada anda. Karena diluar sana ribuan orang menginginkan atau masih mengantri berebut jadi PNS. Dengan cara meningkatkan kedisiplinan dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan berpedoman pada pelayanan RATU,” katanya.

Dalam sidak tersebut Wakil Bupati didampingi oleh Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi, Camat serta Unsur Pimpinan Kecamatan Cukuh Balak.

Sebelumnya Wabup juga meninjau lokasi yang terkena banjir beberapa waktu yang lalu. Untuk mengetahui kondisi yang ada dalam rangka evaluasi serta pengambilan kebijakan lebih lanjut.

Pekon Dadisari Wakili Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung

Pekon Dadisari Wakili Tanggamus Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung

Wonosobo — Tim Penilai Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KKBPK (Ketahanan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga)-Kesehatan Provinsi Lampung, lakukan penilaian ke Pekon Dadisari, Kecamatan Wonosobo. Kedatangan Tim Penilai yang berjumlah 21orang tersebut disambut oleh Pj. Sekdakab Drs. Hamid H. Lubis, M.Si., mewakil Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafii, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Nuraini Hamid Lubis, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD, serta Camat Wonosobo dan Kepala Pekon Dadisari, Selasa (27/11/18).

Ketua TP PKK Tanggamus, dalam eksposnya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada surat Kepala Perwakilan BKKBN lampung Nomor: 2583/BL.102/J.5/2018 tanggal 26 September 2018 perihal: rapat pemantapan Bhakti Kesrak PKK – KKBK – Kesehatan, serta pedoman pelaksanaan kesatuan GERAK PKK-BBPK-Kesehatan.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan kondisi Pekon Dadisari. “Pekon Dadisari merupakan salah satu pekon mandiri dengan sumber daya alam yang cukup dan selalu mengalami perubahan peningkatan pembangunan baik fisik dan Non-fisik, dengan jumlah penduduk 893 jiwa, jumlah Kepala Keluarga 259, dengan jumlah dusun sebanyak tiga dusun,” katanya.

Beliau juga mengatakan bahwa dipilihnya Pekon Dadisari untuk menjadi perwakilan dalam Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Lampung, berdasarkan seleksi tingkat Kabupaten. “Beberapa pertimbangan sehingga Pekon Dadisari dipercaya sebagai Duta Tanggamus dalam lomba tersebut yakni, sebagai Kampung KB tahun 2018, tervisualisasinya-cakupan program dalam rangka usulan pekon ODF, observasi lingkungan dan sanitasi rumah, inovasi, antusias masyarakat, dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, juara I lomba kebersihan pekon tingkat kecamatan, terbaik kegiatan Kesrak pkk-KKBPK-Kesehatan tingkat Kabupaten, terbaik lingkungan bersih sehat, terbaik PHBS, serta faktor lainnya,” terangnya.

“Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan, keterpaduan antara PKK- Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga serta Kesehatan meliputi, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga terdiri dari tertib administrasi, pola asuh anak dan remaja (PAAR), kelompok Usaha Peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), pemanfaatan tanah pekarangan, kegiatan inspeksi visual asam asetat (IV), lalu KKBPK meliputi, penggerakan dan KIE, pelayanan Aseptor MKJP, bagi pasangan usia subur (PUS), adanya kelompok-kelompok kegiatan BKB, BKR, BKL, dan UPPKS, di pekon Dadisari, Bidang Kesehatan Upaya proses usulan menjadi pekon ODF, PHBS, LBS, tidak ada lagi ibu  melahirkan yang tidak di tolong medis dan posyandu, dan saya persilahkan tim penilai meninjau posko-posko. Mudah-mudahan Pekon Dadisari menjadi yang terbaik ditingkat Provinsi dan kami siap menjadi wakil diajang yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Sementara Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, SE,.MM melalui Pj. Sekretaris Daerah Drs. Hamid H. Lubis menyampaikan Pekon Dadisari merupakan salah satu dari 302 pekon yang ada di Tanggamus. Terpilihnya Pekon Dadisari dalam lomba ini bukanlah kebetulan, akan tetapi keterwakilan ini, sangat didukung oleh berbagai faktor, diantaranya tingginya peran serta masyarakat dalam pembangunan pekon, tingginya pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan, PHBS, pemanfaatan posyandu, pemanfatan tanah pekarangan, dan tingginya kesetaraan masyarakat dalam program KB dan tertib administrasi. “Harapan kami di tahun 2018 ini, tentunya sangat beralasan sekiranya Pekon Dadisari berdasarkan penilaian tim nanti, dianggap layak untuk mewakili Tanggamus kembali menjadi duta Provinsi Lampung, yaitu sebagai pelaksana terbaik Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan dan Insyallah kami mampu mengembannya,” ujarnya.

Sementara Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang diwakili oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Drs. Yuda Setiawan MM, dalam sambutannya menyampaikan Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan dilakukan sebagai ajang mawas diri terhadap berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama tahun 2018. Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan merupakan wahana yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja sehingga lebih terpacu untuk lebih intensif mencapai cakupan program menjelang berakhirnya tahun kegiatan.

“Ada empat jenis kegiatan yang dinilai dalam Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan tahun 2018, meliputi Kegiatan Satuan Gerak PKK- KKBPK-Kesehatan, Posyandu, PHBS rumah tangga, serta lingkungan bersih dan sehat. Untuk kegiatan lomba PKK, dilakukan penilaian lima jenis PKK, tertib administrasi PKK, pola asuh anak dan remaja, Usaha Peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), Halaman asri teratur indah dan nyaman (Hatinya PKK), serta pelaksanaan deteksi dini kanker serviks melalui melalui Visual asam asetat, muara dari kegiatan ini adalah bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dari berbagai lini,” terangnya.

Usai seremoni penyambutan, dilakukan peninjauan oleh rombongan ke lokasi ekspo produk UKM Tanggamus, yang mendapatkan antusiasme pengunjung untuk membeli berbagai produk UKM di stan-stan yang ada.

Selanjutnya Tim penilai juga melakukan penilaian ke sejumlah Pokja dan lokasi yang menjadi indikator penilaian lomba. (*)

Wabub Sidak Puskesmas Rawat  Inap Talang Padang

Wabub Sidak Puskesmas Rawat  Inap Talang Padang

Talang Padang — Dalam rangka menjaga disiplin aparatur pemerintahan Pemkab Tanggamus. Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., didampingi Asisten Bidang Administrasi Drs. Hi. Firman Rani dan Sekretaris Dinas Kesehatan Taufik Hidayat melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Rawat Inap Talang Padang, Kamis sore (27/11/18).

Setibanya di Puskesmas Wabup melihat tingkat kehadiran para pegawai yang cukup baik. Pada kesempatan tersebut Wabup meminta kedisiplinan dan Program Pelayanan RATU terus digalakkan dan ditingkatkan. Apalagi dengan melihat kondisi saat ini, dimana antusiasme masyarakat untuk berobat di fasilitas pemerintah sangat minim dibandingkan dengan fasilitas kesehatan swasta. “Terus jaga disiplin dan tingkatkan pelayanan RATU, agar masyarakat senang berobat ke Puskesmas,” ujarnya.

Wabup juga menyatakan bahwa dirinya tak segan akan mengeliminasi para pegawai  yang tidak menta’ati peraturan. Selain itu beliau juga menyarankan untuk dilakukan penyegaran kepada para pegawai, agar rajin dan tidak malas untuk masuk kerja. “Mungkin dengan penyegaran para pegawai, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Pj. Sekdakab Perintahkan Tim Investigasi Bencana Banjir Bandang

Pj. Sekdakab Perintahkan Tim Investigasi Bencana Banjir Bandang

Kota Agung – Atas terjadinya bencana banjir bandang yang melanda Pekon Umbar beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Pj. Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., memerintahkan Tim Investigasi Bencana Banjir Bandang untuk melakukan investigasi ke Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan.

Hal itu diketahui dari Rapat Tim Investigasi Bencana Banjir Bandang Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekda, Jum’at sore (23/11/18). “Dengan adanya Tim Investigasi ini, diharapkan adanya gerak cepat tangggap darurat atas dampak bencana yang terjadi di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan,” ujarnya.

“Jadwal investigasi dimulai dari hari Minggu (25/11/18) dan selesai hari Selasa sore. Dengan tujuan mensinkronkan data-data dan apa penyebab datangnya banjir. Jadi harus punya dasar yang kuat dan bisa meyakinkan pimpinan. Kalau tim investigasi berhasil, kedepannya.bila terjadi lagi, kita pangkas birokrasinya,” terangnya.

Dalam rapat tersebut Sekda juga memberikan arahan baik secara kebijakan maupun teknis yang harus dilakukan oleh Tim Investigasi. “Dalam peninjauan tersebut, Tim Investigasi titiknya tidak masuk ranah pertambangan dan saat pemanenan kayu tahunan harus dilakukan secara bertahap, tebang pilih, agar terjadi longsor saat musim penghujan. Selain itu saya minta Dinas PU Tanggamus, terkait pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan Provinsi agar segera diajukan, sehingga bantuan bencana dalam bentuk logistik cepat tersampaikan. Untuk pelaporan Tim Investigasi dibuat per sektor dan dijadikan satu, intinya di buat kesimpulan,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan agar dibuat Standar Operasional Prosedur dalam pemberian bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana yang terjadi. “Dibuat SOP bantuan kemanusiaan, agar bisa cepat sampai pada tujuan, juga membangun kembali bila ada kerusakan dan penanggulangan agar tidak terjadi kembali,” tambahnya.

Sementara Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Ir. Fb. Karjiono, meminta agar Tim Investigasi melibatkan pihak KPHL untuk mendamping. “Biar jelas registernya, agar jelas titik mana yang marga dan mana yang kawasan,” tambahnya.

Adapun Tim Investigasi Bencana Banjir Bandang Kabupaten Tanggamus, terdiri 10 orang Pejabat Eselon III dan IV, yang berasal dari 6 OPD, yaitu ; Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Tenaga Kerja serta Dinas Peternakan dan Perkebunan.

Pemkab Tanggamus Tandatangani PKS antara APIP Dengan APH

Pemkab Tanggamus Tandatangani PKS antara APIP Dengan APH

Bandar Lampung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, serta Kajari David Palapa Duarsa, SH., MH., dan Kapolres Tanggamus AKBP. I. Made Rasma. JK, SIK., juga Inspektur Kabupaten Tanggamus Fathurachman, SH., menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) sekaligus melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparatur Penegak Hukum (APH) antara Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Resor, di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis 22 November 2018.

Hadir pada kegiatan tersebut Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sri Wahyuningsih, Wakil Gubernur Lampung Hi. Bachtiar Basri, Kapolda Lampung Brigjend. Pol. Purwandi Arianto serta Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Susilo Yustinus, SH., MH., yang sekaligus menjadi saksi Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) yang dilakukan 15 Bupati/Walikota, 15 Kejaksaan Negeri Kab/Kota dan 15 Kepala Kepolisian Resort Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Inspektur Provinsi Lampung Syaiful Darmawan, SH., MH., dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan perjanjian kerja sama APIP-APH dalam penanganan laporan atau pengaduan yang berindikasi tindak pidana korupsi, sekaligus merupakan pedoman kerja bagi APIP dan APH pada penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Wakil Gubernur Hi. Bachtiar Basri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergitas, koordinasi dan kerjasama antara APIP dan APH dalam penanganan laporan pengaduan maysarakat yang terindikasi pelanggaran hokum atau tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan Pemerintahan di daerah.

Beliau juga berharap setelah adanya perjanjian ini agar semua pihak sudah siap melaksanakannya dan dapat bekerjasama meningkatkan kapasitas aparaturnya terkait dengan penanganan laporan atau pengaduan masyarakat berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. “Untuk itu saya mengajak hendaknya kita selalu berhati-hati dalam melaksanakan tugas pada jabatan manapun dengan menjadikan peraturan dan hukum sebagai perisai diri dalam bertindak dan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Lampung, Polda dan Kejati Lampung yang telah mendukung pelaksanaan PKS antara APIP dan APH tersebut. “Dukungan Anda membuktikan bahwa koordinasi dan sinergi antara instansi pemerintah daerah telah berjalan baik, khusunya untuk mengawal, menjaga dan mendorong pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan jika koordinadi antara APIP dan APH bertujuan untuk menghindari perasaan khawatir dari penyelenggara pemerintahan daerah dalam bertindak, karena takut melakukan kesalahan administrasi yang dapat dipidanakan. Namun dirinya menegaskan koordinasi tersbut bukan untuk melindungi kejahatan atau menutupi tindakan pidana yang terjadi. “Koordinasi antara APIP dan APH bukan untuk melindungi kejahatan atau menutupi tindakan pidana atau melindungi koruptor, juga bukan tempat untuk kongkalikong,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilakukan oleh 15 Bupati/ Walikota dengan 15 Kepala Kejaksaaan Negeri dan 15 Kepala Kepolisian Resort se Provinsi Lampung.

Pj. Sekdakab Lepas Kegiatan Jalan Sehat

Pj. Sekdakab Lepas Kegiatan Jalan Sehat

Talang Padang — Pj. Sekdakab Tanggamus Hamid H. Lubis, M.Si., mewakili Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., menghadiri sekaligus melepas kegiatan Jalan Sehat HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke 73 Tingkat Kabupaten Tanggamus yang dipusatkan di Lapangan Tangsi, Kecamatan Talang Padang, Kamis pagi (22/11/18).

Kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tanggamus tersebut dihadiri juga oleh Ketua PGRI Provinsi Lampung yang di wakili oleh Bpk. Alfarizal, Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Aswin Dasmi, Ketua PGRI Tanggamus, Camat Talang Padang Yulinarti, Uspika Kecamatan Talang Padang, para KUPT Dinas Pendidikan, Ketua PGRI Cabang Talang padang, serta para Kepala Sekolah.

Selain kegiatan Jalan Sehat, dilaksanakan juga kegiatan Bhakti Sosial berupa donor darah, penyerahan tali asih kepada Guru yang purna bhakti serta penyerahan trophy dan Piagam kepada para Guru penulis cerita anak, anak remaja dan cerita populer.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tanggamus yang dibacakan.Pj. Sekdakab Hamid H. Lubis, atas nama Pemkab Tanggamus Bupati menyampaikan Selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke 73 dan semoga momentum tersebut akan menjadikan motivasi para Guru dalam wujud kepedulian, bukti, tekad dan penuh keikhlasan serta kesungguhan dalam membentuk calon penerus bangsa. “Sebagai bangsa yang berdaulat, sekarang ini kita tengah di hadapkan pada pentingnya membangun kesadaran karakter kebangsaan sebagai jatidiri bangsa, dan tak dapat dipungkiri bahwa proses tersebut dibangun dan diawali dalam berbagai jenjang pendidikan formal di sekolah, dengan adanya contoh dan teladan dari para Guru serta sentuhan dalam membimbing dan membina tunas tunas bangsa,” katanya.

“Guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter peserta didik melalui olah hati, olah rasa dan olahraga. Selain itu Guru juga harus mampu mengelola kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat. Semua upaya tersebut dilalukan, mengingat urgensi penguatan karakter semakin mendesak dan tantangan berat yang dihadapi bangsa di masa mendatang,” tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa guru harus mampu dan memiliki kompetensi, profesional dan kemampuan dalam menguasai materi secara luas, yang memungkinkan Guru dalam membimbing peserta didik dalam menguasai materi yang diajarkan. Secara bertahap dan berkesinambungan Pemerintah akan melaksanakan peningkatan kualifikasi dan melakukan sertifikasi profesi guru sebagai bagian dari standarisasi kompetensi guru secara nasional. Oleh karenanya Guru yang telah memiliki sertifikasi mendapatkan tunjangan profesi untuk meningkatkan kesejahteraan Guru.

“Bagi guru yang sudah memiliki sertifikat profesi, Pemerintah akan memberikan tunjangan profesi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan Guru, baik Guru negri maupun swasta, sehingga diharapkan dengan pemberian tunjangan dan dengan diterapkan sistem sertifikasi sebagai profesi tersebut, maka kualifikasi, kompetensi kesejahteraan, harkat dan martabat serta perlindungan Guru akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Tanggamus,” tutupnya.

Usai menyampaikan sambutannya, Pj. Sekdakab melepas Jalan Sehat, yang diikuti ratusan peserta yang antusias mengikuti Jalan Sehat tersebut.

Bupati Hadiri Pengajian dan Bagikan Bantuan Keagamaan di Kecamatan Pugung

Bupati Hadiri Pengajian dan Bagikan Bantuan Keagamaan di Kecamatan Pugung

Pugung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membagikan bantuan dana untuk Majelis Taklim, Guru Ngaji, Khotib dan Pembantu Pencatat Nikah (PPN) se Kecataman Pugung, yang bertempat di Lapangan Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung, Rabu (14/11/18).

Dalam Laporan Ketua Panitia yang disampaikan Muhammad Sarwidi, diketahui jumlah penerima dana hibah untuk Majelis Taklim sebanyak 145 Orang, Guru Ngaji 27 orang, Khotib 27 orang, dan PPN 15 orang.

Bupati Tanggamus yang akrab disapa Bunda Dewi ini mengawali sambutannya mengatakan mudah-mudahan kegiatan yanv dilaksanakan mendapat barokah dan memberi manfaat. Bunda Dewi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pugung, karena setelah pelantikan baru kali tersebut bertatap muka.

Bunda Dewi juga meminta dukungan agar kedepan segala program dan amanah dapat diwujudkan. “Dengan amanah yg cukup berat ini, kami membutuhkan bantuan dan dukungan dari masyarakat yg ada di Tanggamus. Dengan kebersamaan kita bersatu. Karena ini adalah bentuk komitmen kami berdua Wabup untuk membangun Tanggamus, tidak hanya terlihat secara fisik saja, tetapi kita harus membangun manusia secara seutuhnya,” harap Bunda.

Bunda Dewi juga menghimbau kepada Kepala Pekon agar melalui dana desa yang cukup besar, dapat mengembangkan potensi di wilayah pekonnya masing-masing. “Dengan dana desa juga kita akan menggalakkan potensi yg harus kita kembangkan, mengubah sumber yang ada menjadi sumber ekonomi yg lebih maju sehingga dapat bermanfaat bagi Masyarakat Tanggamus,” ujarnya.

Bunda juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga suasana aman, nyaman dan kondusif. Apalagi di tahun politik ini, agar jangan sampai terpecah belah dengan adanya hasutan-hasutan dan terprovokasi dari luar sehingga memutuskan tali persaudaraan.

Lebih lanjut Bunda menyampaikan musibah yang terjadi belakangan ini di Tanggamus dan mengajak para jemaah berdoa agar terhindar dari bencana. “Akhir-akhir ini di Kabupaten Tanggamus juga banyak cobaan baik tanah longsor maupun banjir. Untuk itu melalui kegiatan pengajian ini mari kita tak henti-hentinya berdoa pada Allah agar Tanggamus dijauhkan dari bencana. Juga mari kita senantiasa mengingat Allah, serta bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya,” ajak Bunda.

Kemudian berkaitan dengan pemberian bantuan, Beliau berharap dengan pemberian bantuan tersebut dapat lebih meningkatkan kadar keimanan masyarakat. Selain itu beliau juga berpesan agar tidak hanya terpaku dibidang keagamaan saja, melainkan mampu bersinergi untuk menciptakan sesuatu dibidang UMKM serta menggerakkan pelatihan-pelatihan yang lain, sehingga dapat menambah wawasan dan pada akhirnya bisa memajukan sektor perekonomian untuk masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Selanjutnya acara diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Penceramah KH. Abdul Ghofur, yang menyampaikan makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta menekankan peningkatan keimanan dan ketaqwaan umat muslim.

Turut hadir dalam pengajian tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus Nur’aini Hamid Lubis, Camat Pugung Hardasyah, Uspika Kecamatan Pugung, Ketua TP PKK Pugung, Kepala Pekon Way Jaha, Tokoh Masyarakat, Muslimat, Wanita Amanah, serta tokoh masyarakat setempat dan para Undangan.