Kunjungan Bupati Tanggamus Ke Pekon Kacapura Semaka

Semaka – Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani, SE.,MM., sore tadi bersilahturrahmi dengan masyarakat Pekon Kacapura Kecamatan Semaka, Senin (22/10).

Dalam acara yang sederhana tersebut dihadiri Camat Semaka Wawan, Para Kepala Pekon se-Kecamatan Semaka.

Bunda Dewi, sapaan akrab Beliau, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Semaka yang telah menjaga suasana kondusif dan persatuan di tengah – tengah kehidupan sehari-hari.

Selain itu beliau juga menyampaikan program kerja 100 hari pertama, 55 aksi serta program Bude Sar’i (Bunda Dewi Serap Aspirasi dan Informasi).

“Untuk itu saya mohon dukungan masyarakat dapat merealisasikan program kerja tersebut demi kemajuan Kabupaten Tanggamus ini, ” katanya.

Salah satu program yang Bunda sampaikan diantaranya Pengadaan alat USG di Puskesmas yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Selain itu, program Kedepan Pemberdayaan perempuan bertujuan agar perempuan bisa lebih maju lagi.

Dan program Paud Mobile, yang akan mendatangi anak-anak yang ada di Kabupaten

“Mudah-mudahan selama 5 tahun kedepan pogram-program yang direncanakan dapat direalisasikan, ” pungkas Bunda

Kunjungan Bupati Tanggamus Ke Kantor Kecamatan Pugung

PUGUNG- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, pagi tadi kembali berkantor di Kecamatan Pugung. Kedatangan mendadak tersebut membuat pegawai Kecamatan sempat panik.

Kedatangan Bupati disambut Camat Pugung beserta jajaran. Seperti biasa Bunda Dewi (sapaan akrab beliau) langsung melihat pelayanan publik di Kecamatan tersebut.

Dalam arahannya Bunda menekankan kembali agar aparatur Kecamatan dapat meningkatkan kedisiplinan yang sejalan juga dengan peningkatan Pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dengan membudayakan pelayanan RATU ( Ramah, Amanah,Tangguh dan Unggul).

Selanjutnya Bunda mengapresiasi atas kreatifitas Kecamatan Pugung yang telah memperindah lingkungan kantor dengan memanfaatkan bahan bekas yang ada. Sehingga membuat para pegawai dan orang yang berkunjung menjadi semakin betah di Kecamatan. Kata Bunda

Terkait kunjungan bunda Dewi terjun langsung melihat pelayanan publik di Kecamatan, Koharudin (40), pria asal pekon Sumanda, mengatakan sangat mendukung dan berharap Bunda dapat sering turun langsung ke bawah.

“Ya kami memang sudah mendengar sejak dilantiknya Bunda Dewi bersama Pak Syafi’i beliau sering terjun langsung ke bawah melihat dan mendengar aspirasi masyarakat, sehingga kami masyarakat kecil bisa menyampaikan masalah yang dihadapi dan dapat cepat ditindaklanjuti, kami menyambut baik, ” Kata Pria yang berkulit sawo matang tersebut di selah selah kunjungan Bunda Dewi.(firman-kominfo)

Lampung Fair 2018 : Bunda Dewi Sambut Tamu di Anjungan Tanggamus

Lampung Fair 2018 : Bunda Dewi Sambut Tamu di Anjungan Tanggamus

Bandar Lampung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., atau yang akrab disapa Bunda Dewi, Sabtu malam (20/10/18) menjadi tuan rumah dan menyambut langsung para pengunjung Lampung Fair 2018 di Anjungan Kabupaten Tanggamus, di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Turut mendampingi Bupati, Pj. Sekdakab Drs. Hamid H. Lubis, M.Si., dan Ketua Dekranasda Nur’aini Hamid Lubis. Demikian juga para Kepala OPD yang terlibat, semua standby pada stannya masing-masing untuk memberikan penjelasan tentang stannya kepada pengunjung Lampung Fair.

Selain menampilkan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Tanggamus, seperti berbagai objek wisata, produk kerajinan, komoditas pertanian, peternakan, perikanan dan produk UKM. Anjungan Kabupaten Tanggamus juga menampilkan sejumlah hasil pembangunan dibidang infrastruktur, baik yang dibangun oleh Pemkab Tanggamus, maupun oleh Pemprov Lampung, salah satunya adalah miniatur Jembatan Way Umbar, sebagai jembatan terpanjang yang dibangun oleh Pemprov Lampung, ada di Kabupaten Tanggamus. Demikian juga disektor pelayanan, dibuka pelayanan pembuatan e-KTP, KK, Akta Kelahiran, pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan darah gratis. Ada juga kopi seduh yang dapat dinikmati secara gratis di Anjungan Kabupaten Tanggamus, serta pembagian ratusan doorprize yang berisi produk UKM Tanggamus, yang dibagikan setiap malamnya.

Kali ini, pembagian doorprize diberikan langsung oleh Bunda Dewi kepada pengunjung yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ringan dari Bunda Dewi dan jajaran. Tampak para pengunjung yang ramai, sangat antusias dalam menjawab pertanyaan dari Bupati, Sekdakab dan jajarannya.

Bunda Dewi menyampaikan bahwa dipilihnya isi doorprize ini dengan produk UKM Tanggamus, adalah untuk mengenalkan produk UKM Tanggamus kepada para pengunjung Lampung Fair dan masyarakat luas, dalam rangka meningkatkan pasar produk UKM Tanggamus. “Doorprize yang dibagikan berisi produk UKM Tanggamus, ini agar produk UKM Tanggamus dapat dinikmati dan semakin dikenal oleh para pengunjung Lampung Fair dan masyarakat luas,” terangnya.

Kemeriahan juga terjadi di Anjungan Kabupaten Tanggamus, dengan digelarnya berbagai atraksi kesenian yang menghibur, seperti gitar tunggal khas Lampung, Segata, Drama Tradisional, Fashion Show Putri Hijab, Musikalisasi Puisi dan Beatbox, yang kesemuanya merupakan kontribusi dari putra-putri Tanggamus.

Lampung Fair 2018 sendiri masih akan berlangsung sampai dengan Sabtu, 27 Oktober 2018. Jadi bagi yang belum sempat datang ke Lampung Fair 2018, ayo kunjungi Lampung Fair 2018 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Jangan lupa, singgah ke Anjungan Kabupaten Tanggamus (*)

Aksi penanaman pohon dan bersih-bersih sungai Way Lalaan

Aksi penanaman pohon dan bersih-bersih sungai Way Lalaan

Kotaagung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.,MM., menghadiri kegiatan
Aksi penanaman pohon dan bersih-bersih Sungai di Kompleks Wisata Air Terjun Way Lalaan Kotaagung Timur, Kamis (18/10).

Dalam kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata tersebut dihadiri juga Penjabat Sekda Tanggamus, Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviar Damayanti, dan Perwakilan PT Tirta Investama Corcom Aqua Mechael Leimena.

Bunda Dewi, mengapresiasi peran serta PT.Tirta Investama turut dalam pelestarian lingkungan di Taman wisata Way lalaan di Kabupaten Tanggamus.

Dia mengatakan, Kabupaten Tanggamus banyak memiliki potensi dan keunggulan, tentunya sejalan dengan pembangunan Kabupaten ini untuk melestarikan lingkungan hidup, termasuk pengembangan pariwisata.

Meski Tanggamus sudah terlihat hijau, namun ini merupakan bantuan serta komitmen untuk menjaga melestarikan lingkungan.

Way lalaan, lanjut Bunda, merupakan wisata unggulan di Kabupaten Tanggamus, dan perlu usaha untuk menjadikannya destinasi wisata unggulan.

Dirinya menginkan ada sinergi untuk berinovasi dengan pihak Pemda dan DPRD Provinsi agar ada penambahan fasilitas di Way lalan, diantara menambah Jalan trak, mengingat way lalaan dekat dengan kebun-kebun durian.

menghimbau kepada tiap- tiap Organisasi Perangkat Daerah bisa berinovasi, jangan stagnan dengan Program Program yang yang ada.

” saya himbau ke tiap tiap OPD ada inovasi jangan kopi paste dengan Program yang lalu,” kata dia.

Usai memberikan sambutan Bunda Dewi langsung melakukan penanaman pohon di Kompleks Way Lalaan dilanjutkan dengan Diskusi bersama Kelompok-Kelompok Sadar Wisata yang ada di Tanggamus.

Upacara Bulanan Pemkab Tanggamus

Upacara Bulanan Pemkab Tanggamus.

Tanggamus — Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar  Upacara Bulanan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, bertempat diLapangan Pemkab Tanggamus, Rabu (17/10/18).

Bertindak sebagai Pembina Upacara Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S. ik.,  M. Si.,

Dalam sambutan Bupati Tanggamus yg diwakili oleh Kapolres Tanggamus AKBP I  Made Rasma, S. Ik.,  M. Si., mengatakan sembilan puluh tahun yg lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul disebuah gedung di Jalan Kramat Raya Daerah Kwitang Jakarta.

Mereka adalah Mohammad Yamin kelahiran sawah Lunto Sumatra Barat mewakili oganisasi Pemuda Jong Sumatranen Bond,  Johannes Leimena kelahiran kota Ambon Maluku mewakili Organisasi Pemuda Jong Ambon, dan Katjasungkana dr Madura serta Cornelis Lefrand  senduk mewakili Organisasi Pemuda Sulawesi Jong Celebes.

Mereka memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yg berbeda-beda. Namun fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan” tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia, inilah yg disebut dengan ” Berani Bersatu”.

Selain itu kita juga memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Pancasila mengandung makna yg amat penting bagi sejarah perjalanan Indonesia, karna itulah pancasila dijadikan sebagai dasar negara ini.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober harus dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan ttg pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian pancasila itu sendiri. Hal ini penting khususnya bagi generasi muda bangsa ini, generasi baru tidak akan memiliki rasa percaya diri kebanggan atas bangsa ini tanpa mengenali sesungguhnya sejarah kehidupannya.

Selanjutnya,  kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 2 Oktober 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya yg harus dilestarikan.Sejak saat itu, setiap tanggal 2 Oktober kita peringati sebagai Hari Batik Nasional.

Untuk itu,  sudah sepantasnya pula kita ikut menyongsong dan mengenang ttg sejarah perbatikan di Indonesia yg sudah merupakan seni dan kekayaan khasanah budaya bangsa indonesia. Dari tahun ke tahun seni kerajinan batik di Indonesia terus melaju pesat  menguasai pasar lokas, nasional,  bahkan Internasional hingga sekarang. Mari kita tingkatkan kecintaan kita terhadap produk batik lokal serta masyarakatkan batik sebagai kekayaaan budaya bangsa, Pungkasnya”.

  

Turut hadir Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.,MM.,  Wakil Bupati H. AM. Syafi’i., Penjabat Sekdab Hamid Heriansyah Lubis,  Kapolres Tangggamus AKBP I Made Rasma Kasdim 0424 Let. inf. Suhada Erwin,  Kajari atau yg Mewakili, Porkofimda, Para Staf Ahli, Para Asisten,  Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i,Ketua DWP Nuraini Lubis, Para Camat se Kab. Tanggamus,  Para Pejabat Tinggi Pratama Administrator dan Pengawas, serta Tokoh Pemuda, unsur Ormas dan Insan Pers se Kab. Tanggamus.

Bupati Tanggamus Buka Kegiatan TMMD Ke-103

Bupati Tanggamus Buka Kegiatan TMMD Ke-103.

SUMBEREJO –Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE, MM, membuka kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) KE-103 Tingkat Kabupaten Tanggamus, di Lapangan Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Senin (15/10). Turut hadir dalam acara tersebut Komandan Resort Militer (Danrem) 043 Garuda Hitam Kolonel Kav. Erwin Djatniko, S.Sos., Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., Dandim O424 Tanggamus Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK., Ketua Pengadilan Negeri Ardhi Wijayanto, SH. M. Hum, para Dandim dilingkup Korem O43 Gatam, para Pamen Korem O43 Gatam, Pj. Sekdakab Tanggamus Drs. Hamid H. Lubis, M.Si, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Sumberejo, para Danramil lingkup Kodim O424 serta Kepala Pekon se-Kecamatan Sumberejo.

Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, SE, MM., dalam arahannya menyampaikan, kegiatan TMMD dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram dari Pangdam II Sriwijaya, lalu Keputusan Bupati Tanggamus serta proposal dari Kepala Pekon Argopeni Kecamatan Sumberejo. Yang mana kegiatan TMMD sebagai salah wujud operasi TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementrian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah yang dilaksanakan secara terintegrasi guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan.

“TMMD pada dasarnya adalah sebagai bentuk partisipasi TNI dalam pembangunan di daerah yang berdaya guna, bagi kepentingan pembangunan, peningkatan kesejahteraan maupun, pertahanan dan ketahanan negara,” kata Bupati.

Bupati menerangkan Pekon yang menjadi sasaran TMMD ke-103 saat ini, relatif aman. Keberadaan Babinsa secara umum dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat dan mempunyai pengaruh yang sangat positif dalam pembinaan terhadap masyarakat dan toleransi antar umat beragama sangatlah tinggi. Akan tetapi aspek strategis antar Pekon maupun Kecamatan tidak lancar karena sebagian masih kurang memadai untuk dilalui kendaraan roda empat sehingga memerlukan normalisasi badan jalan pengerasan jalan dengan pemasangan onderlagh.

“Kecamatan Sumberejo merupakan wakil Kabupaten Tanggamus yang diprioritaskan menjadi sasaran TMMD ke-103. Tempatnya strategis namun memerlukan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana sehingga dapat mendukung pelaksanaan aktifitas sehari-hari. Kabupaten Tanggamus merupakan
penghubung, antara Kabupaten Tanggamus menuju Pringsewu, serta menuju Pesisir Barat, yang memiliki nilai strategis baik dari aspek ekonomi dan pertanian. Tujuan dibangunnya badan jalan hingga onderlagh untuk meningkatkan perekonomian utamanya di sektor perkebunan, perdagangan dan pariwisata dan meningkatkan kelancaran akses jalan dari pekon ke pekon serta mewujudkan pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 043 Garuda Hitam Kolonel Kav. Erwin Djatniko, S.Sos., menyampaikan, selain program TMMD, TNI dalam hal ini juga memiliki program Karya Bhakti yang waktunya kapan saja bisa dilaksanakan. “Karena untuk TMMD sudah ada ditentukan tempatnya dimana, dan tahun depan belum tentu dapat Kabupaten Tanggamus lagi. Namun Tanggamus punya program Karya Bhakti dan itu bisa dilaksanakan kapan saja mulai Januari hingga Desember, kalau TMMD namanya operasi sehingga batas waktu, anggaran dan personilnya ditentukan, untuk TMMD ke-103 ini melibatkan 150 personil dari semua instansi,” terang Danrem.

Sedangkan Dandim 0424 Letkol Arh. Anang Hasto Utomo menjelaskan, sasaran kegiatan fisik dan non-fisik yang dilaksanakan pada TMMD ke-103 yakni, pembuatan dan perkerasan badan jalan onderlagh dengan panjang 1.211 meter dan lebar 3 meter, pembuatan Gorong-gorong buis beton 9 unit, pembuatan gorong-gorong plat deker 1 unit, pembangunan jembatan dengan ukuran 6 x 4 meter, normalisasi badan jalan dengan panjang 680 meter dengan lebar 3 meter, serta pembukaan badan jalan dengan panjang 460 meter dengan lebar 3 meter.

“Adapun kegiatan non-fisik meliputi, pengobatan gratis, sunatan massal, pelayanan KB dan Kesehatan, pameran produk UKM, pelayanan KTP anak, Akte, dan KTP elektronik, penyuluhan tentang tentang bahaya narkoba, serta wawasan kebangsaan, penyuluhan peternakan dan perkebunan, penyuluhan PPPA, Perkemahan Bakti Saka Wira, Pemutaran Film penerimaan prajurit TNI, Pasar Murah dan pembagian sembako, bantuan mesin jahit dan alat olahraga, penyerahan bibit pohon serta lomba mewarnai,” tandasnya.

Bupati Lantik Hamid Heriansyah Lubis, sebagai Penjabat Sekda Tanggamus

Kotaagung – Bupati Hj. Dewi Handajani, SE., MM., Pagi tadi melantik Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., menjadi penjabat Sekretaris Daerah di ruang rapat utama Sekretariat Daerah Kabupaten, Senin (16/10).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.2/934/45/2018 tentang Pengangkatan penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus. Dengan memperhatikan surat gubernur Lampung Nomor : 800/2563/IV.04/2018 tanggal 11 Oktober 2018 perihal Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa pelantikan Penjabat Sekda tersebut merupakan suatu mekanisme lanjutan dari penyerahan Jabatan Sekda dari Andi Wijaya kepada Hamid Heriansyah Lubis sebagai PLT Sekda Tanggamus beberapa waktu yang lalu.

Kepada Penjabat Sekda Bupati berpesan agar dapat mengemban amanah Allah ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kewenangan dan peraturan yang berlaku.

Disamping itu, Bupati berharap kepada Penjabat Bupati agar dapat mengawal , membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menyusun kebijakan, program dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi dari seorang Penjabat Sekda. Serta loyalitas dan pengabdian Pj Sekda kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus.

“Oleh karenanya sekali lagi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah, saya juga sangat mengharapkan apa yang menjadi harapan dan kebijakan beliau agar dapat di ikuti sesuai dengan aturan yang ada,” kata Bupati

Dan yang tak kalah pentingnya, Bupati mengharapkan juga target – target yang harus di capai salah satunya WTP, Program 100 hari kerja, termasuk program-program 55 aksi, dalam hal ini Sekdalah yang berfungsi sebagai motor penggeraknya.

“oleh karenanya saya sangat mengharapkan intensitas komunikasi dan koordinasi harus dapat dijalin dengan baik. Kekompakan kita, kesolidan diantara kita dalam mengemban amanah akan membuahkan hasil akumulasi kinerja yang sangat diharapkan kedepan oleh masyarakat, ” Pungkas Bupati yang akrab dipanggil Bunda Dewi tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia sekaligus sekaligus PLT Asisten 1 Bidang Pemerintahan Jonsen Vanisa, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Burdani, Asisten 2 Bidang Ekonomi FB.Karjiono, Asisten Bidang 3 Bidang Administrasi Firman, serta para kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun  Sedunia ke XI

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun  Sedunia ke XI

GISTING — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.,MM., didampingi Wakil Bupati Hi.AM. Syafi’i,S. Ag., Menghadiri acara Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia ke -XI Tahun 2018,bertempapt di SMP Muhammadiyah Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting. Senin (15/10/18)

Turut hadir  Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Pj. Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis,M.Si., Kasdim 0424 Letk.Inf. Suhada Erwin, Kapolres Tanggamus yg diwakili Ruzan Afani sebagai Kasubag Humas Polres, Porkofimda,Para Asisten, Para OPD, Para Camat, Para Kepala Pekon se Kec.Gisting,Wakil Ketua dan Pengurus Jajaran Penggerak PKK Tanggamus,Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Gisting,serta anak-anakku siswa-siswi SMP Muhammadiyah Gisting.

Dalam laporan Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i  menyampaikan bahwa peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun yang kita selenggarakan pada hari ini merupakan kegiatan kampanye Globalyang lebih dikenal dengan ” Global Hen Woshing Dey”. Kegiatan ini dimulai sejak tahun 2008 yang lalu dan pada tahun 2018 ini adalah merupakan peringatan Tahun ke 11.

Budaya yang terjadi dimasyarakat cuci tangan pakai sabun kadang hanya diaplikasikan pada saat setelah makan ,padahal justru cuci tangan pakai sabun seharusnya dilakukan juga sebelum makan. Mencuci tangan pada saat lima waktu kritis akan sangat berdampak luar biasa membantu dalam upaya pencegahan penyakit diantaranya setelah kejamban, setelah membersihkan anak yang buang air besar (BAB),sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, dan setelah memegang/menyentuh hewan.

Oleh karna itu, maka kampanye cuci tangan pakai sabun pada peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia yg ke 11 ini mengambil tema ” Tangan Bersih Pangkal Sehat “adalah sejalan dengan tujuan yg ingin kita capai dalam kampanye ini yaitu mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular seperti Diare, ISPA,dan Flu Burung,bahkan diharapkan dapat mencegah penularan Rubella. Sejalan dengan kampanye yang dilaksanakkan sepanjang tahun tersebut  maka kami sangat mengharapkan dukungan secar khusus dari OPD terkait baik lintas sektor maupun lintas program untuk mempersiapkan moment dan event berkala dengan melibatkan kemitraaan berbagai kalangan dan masyarakat sehingga tercermin keikutsertaan kebersamaan dan tanggung jawab yang lebih luas untuk tercapainya tujuan kampanye CTPS ini.

Sementara dalam sambutan Bupati Hj. Dewi Handajani, mengatakan Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia Ke XI Tahun yang selalu diperingati setiap tahunnya pada tanggal 15 Oktober, hendaknya bukan hanya  sebagai sebuah kampanye aksi kesehatan yang tidak memiliki dampak positif bagi kehidupan sehari hari untuk menciptakan hidup bersih dan sehat, melainkan bisa diimplementasikan untuk mewujudkan kehidupan bersih tanpa penyakit.

“Jangan hanya menjadi kegiatan ceremonialnya saja, akan tetapi harus diimplementasikan pada kehidupan kita. Karena peringatan HCTPS ini merupakan kampanye kesehatan yang global jadi harus bisa kita terapkan dalam kehidupan kita. Apalagi kampanye global ini sudah masuk dalam usia ke XI,” ujar Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, saat membuka kegiatan HCTPS yang bertempat di SMP Muhammadiyah Gisting.

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini juga mengatakan, bahwa peran aktif orang tua dalam menciptakan hidup bersih dan sehat tentunya sangat diperlukan. Agar buah hati bisa mendapatkan kehidupan yang sehat, karena anak anak adalah sebagai generasi perubahan (Generation of change) yang bisa menjadi pelopor hidup bersih dan sehat, sekarang dan dikemudian hari.

“Memang semua ini butuh proses, tidak bisa terjadi secara instan. Akan tetapi yang terpenting adalah, dari kesadaran diri kita sendiri. Dan saya akan bekomitmen untuk mengajak masyarakat agar bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat dimulai dengan langkah yang mudah namun berdampak luar bisa bagi kesehatan. Kami dari Pemkab Tangamus sangat mensupport kegiatan ini dan dukungan masyarakat juga harus ada. Ayo jadi pelopor dan selalu mengkampanyekan hidup bersih dan sehat,” jelas Bunda, sapaan akrabnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Sukisno menambahkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu langkah konkrit dalam upaya pencegahan terserangnya penyakit pada anak anak dan masyarakat, dan sebagai upaya menurunkan angka kematian pada balita. Di mana angka kematian balita menyentuh angka 5000 meninggal setiap harinya di seluruh dunia. Ini semua diakibat kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan.

“Perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun dapat mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh penyakit diare yang hampir 50% karena pola hidup yang kurang bersih dan kurangnya perhatian asupan makanan yang bergizi. Dan manfaat lain mencuci tangan memakai sabun merupakan cara paling efektif  untuk mencegah penyakit diare dan ISPA. Dan indeks dari badan Kesehatan Dunia yakni World Health Organization (WHO) angka kematian pada anak anak dan balita yang disebabkan oleh ISPA dan Diare dalam pertahunnya sebanyak 3,5 juta diseluruh dunia,” terang Sukisno.

Mantan Direktur Rumah Sakit Daerah Batin Mangunang ini berharap, dengan diadakannya kegiatan ini nantinya masyarakat Kabupaten Tanggamus mulai mengubah perilaku sederhana dengan mencuci tangan memakai sabun pada saat setelah BAB, setelah membersihkan kotoran bayi atau anak sebelum menyiapkan makanan. Kemudian, sebelum dan sesudah makan, setelah memegang unggas atau binatang. “Dengan demikian terlahirlah generasi dan masyarakat yang sehat jasmani maupun rohaninya” pungkasnya.

Gubernur Kunjungi Anjungan Tanggamus pada Acara Lampung Fair 2018

Lampung Fair 2O18 :

Gubernur Kunjungi Anjungan Tanggamus

Bandar Lampung — Gubernur Lampung M. Ridho Fikardo, M.Si., Jum’at malam (11/1O/18) mengunjungi Anjungan Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut dilakukan oleh Gubernur sebelum menghadiri dan membuka secara resmi Lampung Fair 2018 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Lampung Fair sendiri adalah Event tahunan Pemprov Lampung yang digelar untuk mengekspos berbagai potensi yang ada di Provinsi Lampung, yang dilaksanakan selama 16 hari sejak 12-27 Oktober 2O18. Lampung Fair diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota, instansi vertika, serta OPD Pemprov Lampung, unsur swasta serta pelaku usaha, serta ormas dan lembaga NGO yang ada di Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut Gubernur yang didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Susilo Yustinus serta jajaran Pejabat Pemrov Lampung, disambut langsung Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., bersama Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., Forkopimda, PlT. Sekdakab, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda serta jajaran Pejabat dan Camat dilingkup Pemkab Tanggamus.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur meninjau stan-stan yang ada di anjungan Tanggamus. Gubernur juga memuji pembangunan yang telah berlangsung di Kabupaten Tanggamus, baik yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. Salah satunya yang ditampilkan dengan miniatur jembatan Way Umbar di Kecamatan Kelumbayan, yang merupakan jembatan terpanjang yang pernah dibangun Pemrov Lampung.

Gubernur juga tertarik dengan adanya komoditas Pisang Mas Tanggamus yang telah memasuki pasar ekspor, serta keberagaman produk UMKM yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Yang tak kalah menarik perhatian juga tentunya keberagaman dan keindahan pariwisata di Kabupaten Tanggamus.

“Dengan banyaknya pembagunan dan potensi yang ada di Kabupaten Tanggamus, semoga masyarakatnya lebih sejahtera dan Kabupaten Tanggamus makin maju” ujar Gubernur.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE., MM., disela kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Lampung yang telah berkesempatan untuk meninjau Anjungan Tanggamus.

Bupati juga menerangkan bahwa apa yg disajikan di Anjungan Tanggamus adalah gambaran dari apa yang ada di Kabupaten Tanggamus. Selain pembangunan juga banyaknya potensi pariwisata, sumberdaya alam Tanggamus.

Lebih lanjut Bupati berharap melalui Lampung Fair ini, akan menjadikan Kabupaten Tanggamus semakin dikenal, baik oleh wisatawan juga investor, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung, sehingga kedepan Tanggamus semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Pungkasnya